Pandemi, Nopri Malah Tambah Armada Distribusikan Sembako
Kerugian Akibat Investasi Ilegal Rp 117 T
OKUT Jadi Penghasil Ikan Patin Terbanyak di Sumsel
DPK Simpedes Naik hingga Rp 100 M
KAYUAGUNG - BRI Cabang Kayuagung menggelar pengundian program Panen Hadiah Simpedes periode September 2020-Februari 2021, kemarin (5/8). Kali ini yang beruntung Yasin, nasabah Lubuk Seberuk. Dia membawa pulang hadiah utama mobil Toyota Sienta 1,5 VM. Hadiah diserahkan langsung Pimpinan Cabang BRI Kayuagung, Agus Doso Pramono. Agus mengatakan program ini rutin digelar emam bulan sekali. Yang bisa ikut pengundian nasabah yang memiliki Tabungan Simpedes. "Kalau tabungan Simpedesnya ada saldo Rp 100 ribu, sudah dapat 1 nomor undian," jelasnya.Karena pengundian di masa pandemi, pihaknya tak banyak mengundang nasabah. "BRI Kayuagung saat ini memiliki jaringan yang sangat luas, terdiri satu kantor cabang, dua kantor cabang pembantu, dan 18 kantor unit, ucapnya. Selain itu pihaknya juga memiliki 27 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan 1.700 BRILink.
Sejauh ini, kata dia, untuk perolehan DPK (dana pihak ketiga) dari tabungan Simpedes, walaupun di masa pandemi, selama enam bulan terakhir berhasil naik hampir Rp 100 miliar. "Ini menggambarkan kepercayaan masyarakat masih tinggi," katanya. Harapannya ke depan, nasabah yang mendapat hadiah dan yang belum bisa meningkatkan saldonya sehingga bisa mengikuti program selanjutnya. Saat ini, kata dia, ada program buka rekening tanpa harus datang ke kantor. Namanya digital saving. "Jadi nasabah bisa buka rekening via handphone. Ada aplikasi buka rekening BRI.co.id. Di dalamnya nanti sudah berbentuk rekening. Jika nasabah membutuhkan ATM dan buku tabungan bisa langsung ke kantor cabang BRI,” kata nya. Sementara itu, selain bagikan hadiah mobil, pihaknya juga mengundi pemenang 12 unit motor New Mio M3 123 CW Yamaha, 8 unit Motór Free Go Yamaha, serta I sepeda Lipat 2980RX Pacific.
Ekonomi Sumsel Melesat 5,71 Persen
BLT Gaji Cair Pekan Depan
Tayangan Digital Marak Saat Pandemi OMG-Mediasmart Kerja Sama
Rp 675 Juta untuk Baju DPRD
Setelah muncul kasus pungutan liar bantuan sosial, terkuak pula anggaran bahan pakaian wakil rakyat di DPRD Kota Tangerang, Banten, naik dua kali lipat di tengah situasi pandemi Covid19. Anggaran pengadaan bahan pakaian wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang tahun 2021 mencapai Rp 675 juta. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari tahun 2020 se besar Rp 312,5 juta. Pemerintah Kota Tangerang menjelaskan bahwa 109 perusahaan ikut dalam tender pengadaan bahan pakaian DPRD Kota Tangerang tahun 2021 dengan pagu anggaran Rp 675 juta.
Dalam laman Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa 238 juta hingga Rp 671 juta. Masih dilaman yang sama, pagu anggaran pengadaan bahan pakaian DPRD Kota Tangerang tahun 2020 sebesar Rp 312,5 juta. Tender diikuti 18 perusahaan dengan tawaran harga mulai dari Rp 230 juta hingga Rp 301 juta. "Saya tidak tahu penentuan pagu anggaran karena sistem lelang. Lelangnya bagaimana saya tidak tahu," ucap Sekretaris DPRD Kota Tangerang Agus Sugiono, Rabu. Dia menyebutkan, anggaran sebesar itu untuk bahan pakaian dari 50 anggota DPRD Kota Tangerang. Setiap anggota akan mendapat empat jenis pakaian dengan total lima setelan yang terdiri dari satu setel pakaian sipil lengkap, pakaian sipil resmi, dan pakaian sipil harian serta dua setel pakaian dinas harian."Spesifikasi setiap pakaian mengacu pada standar satuan harga dari pemerintah setem pat. Saya belum tahu spesifikasi dan harga setiap setelannya," ujarnya.
Pengadaan pakaian wakil rakyat itu berlangsung setahun sekali sesuai Peraturan Peme rintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Kota Tangerang mencapai 250 setel. 675 juta, satu setelan dikenai biaya Rp 2,7 juta. Misbah Hasan mengatakan, spesifikasi baju DPRD Kota Tangerang antara tahun 2020 dan 2021 perlu diperiksa. Demikian juga harga pasaran di tengah situasi pandemi Covid19 guna memastikan wajar atau tidak nya anggaran tersebut. Setiap tahun ada kenaikan harga, tetapi tidak wajar kalau sampai naik 100 persen. 2020 dan 2021. Jika spesifikasinya sama, cek harga di tengah pandemi karena jarang naik signifikan," katanya.
Sebelumnya, Kota Tangerang juga dikejutkan dengan pungutan liar yang mewarnai penyaluran bantuan sosial. Tangerang menerima 47 aduan melalui pesan teks ke nomor 08111500293. Aduan tersebut berasal dari sejumlah wilayah se Kota Tangerang. Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Deonijiu de Fatima mengatakan, penyidik sudah memeriksa tujuh orang yang terdiri dari enam warga dan satu pendamping sosial Program Keluarga Harapan di Karang Tengah. Belum ada tersangka dan tidak menutup kemungkinan akan ada pemeriksaan terhadap warga atau pendamping sosial lain nya. Dalam pemeriksaan diketahui, lima warga Karang Tengah itu menerima bansos tidak sesuai jumlah semestinya. Mereka menerima Rp 500.000 dari seharusnya Rp 600.000 sehingga mengadukan dugaan pungli oleh pendamping sosial di wilayah mereka.
IPO Usaha Rintisan Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital
Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Pandu Sjahrir, ”Di mata global, startup dari India, Indonesia, dan Amerika Latin dianggap punya potensi besar. Dari segi pasar, pasar di tiga negara ini sangat potensial. Dia lantas mencontohkan kasus Bukalapak yang akan resmi IPO pada 6 Agustus 2021. Hingga sekarang, jumlah orang yang mendaftar untuk membeli saham Bukalapak telah mendekati 1 juta orang. Diminati belasan hingga puluhan ribu investor ritel.
Pengacara teknologi di firma hukum global ”Withers”, Joel Shen, menambahkan, pertumbuhan pesat ekonomi digital di Indonesia dan Asia Tenggara telah melahirkan startup bervaluasi 1 miliar dollar AS atau unicorn generasi pertama. Nama-nama besar, seperti Gojek, Tokopedia, Ovo, Traveloka,dan Bukalapak, didirikan oleh generasi wirausaha bidang teknologi yang merupakan penentu transformasi digital di Indonesia
Senada dengan Pandu, Joel menilai, investor perusahaan modal ventura yang melakukan exit strategy sepanjang 2021 akan mempunyai modal baru guna ditempatkan kembali ke startup. Pada akhirnya, itu semua akan menggairahkan ekonomi digital.”Mantan pendiri dan eksekutif senior kemungkinan akan mencari petualangan baru, dan mungkin mendirikan bisnis baru,” katanya.Sejumlah perusahaan modal ventura di Singapura didirikan investor Indonesia, seperti East Ventures, Alpha JWC, Intudo Ventures, AC Ventures, dan Venturra Capital. Mereka berkontribusi terhadap lahirnya sejumlah startup baru.Ekonomi digital Indonesia yang hanya bernilai 8 miliar dollar AS pada 2015 meningkat lima kali lipat menjadi 44 miliar dollar AS pada 2020. Laporan”SEA E-Economy 2020” yang dirilis Google, Temasek, dan Bain & Co memprediksi ekonomi digital di Indonesia tumbuh tiga kali lipat menjadi 124 miliar dollar AS pada 2025.Golden Gate Ventures dalam laporan Southeast Asia Startup Ecosystem 2.0 memperkirakan total 468 perusahaan modal ventura melakukan exit strategy pada kurun 2020-2022. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan proyeksi yang ada di laporan edisi 2019.
Jejaring Bisnis Grup Salim Semakin Membesar Lagi
Jakarta - Grup Salim terus mengepakkan sayap bisnisnya. Selain eksis di bisnis lama, Grup Salim kini ambil bagian di sejumlah sektor bisnis, mulai dari perbankan, energi, infrastruktur, data center hingga teknologi. Grup Salim memiliki 6,07% saham PT Bank Mega Tbk dan juga PT Medco Energi International Tbk (MEDC). Salim memiliki saham MEDC melalui Diamond Bridge Pte Ltd. Perusahaan ini merupakan holding company yang berbasis di Singapura serta dikendalikan oleh pemilik Grup Salim. Diamond Bridge menjadi pemilik saham MEDC sejak tahun 2019 lalu.
Grup Salim melalui Diamond Bridge disebut-sebut sudah memperbesar kepemilikan sahamnya di MEDC menajdi lebih dari 60% sehingga berstatus sebagai pemilik saham mayoritas. Hal ini terjadi lantaran perusahaan itu mendanai Medco Daya Abadi Lestari untuk mengakuisisi Ophir Energy Plc. Selain di Medco dan Bank Mega, Grup Salim juga mempunyai kepemilikan saham di PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK). Hingga kini, Salim masih setia memegang 9% saham Elang Mahkota Teknologi. EMTK terbuka bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendorong kolaborasi usaha.









