Pandemi, Nopri Malah Tambah Armada Distribusikan Sembako
06 Aug 2021
Tribun Sumsel
PALEMBANG, TRIBUN - Pandemi covid-19 yang melanda tanah air sejak 2019 lalu ternyata tidak berdampak pada bisnis sembako yang digeluti Nopri, distributor sembako di kawasan Macan Lindungan. Usaha yang dirintisnya sejak 2011 lalu ini justru tumbuh pesat saat pandemi bahkan menambah tujuh Armada baru mobil Isuzu niaga untuk keperluan distribusi sembako di dalam dan luar kota. Nopri mengatakan tujuh Armada yang ditambahnya terdiri dari empat unit truk engkel Nlr 55 TX, dua pick up Traga dan satu unit light truck NMR 71 THD 5.8. Dia bersyukur bisnisnya justru tumbuh 5 % selama pandemi dan jangkauan pemasarannya juga semakin luas. Tadinya jangkauan distribusi hanya kawasan Sumsel saja dengan satu mobil dan empat kabupaten kota di Sumsel bergilir mendistribusikan sembako ke agen ke 12 kali keberangkatan setiap bulan. Kini distribusi sembakonya di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). "Bisnis sembako tidak terdampak karena sektor esensial dan boleh melintas ke mana saja sehingga bisnis tumbuh 5 % sejak pandemi," ujar Nopri ditemui di tokonya, Kamis (5/8/2021). Nopri mengatakan bisnis sembako ini kuncinya pada Armada angkutan sehingga harus mencari armada bandel, irit bahan bakar, mudah sparepart serta purna jualnya bagus. Harga unit baru juga selisih hingga Rp 50 juta dengan pabrikan lainnya. Semua keunggulan itu ada pada Isuzu itulah sebabnya hingga kini semua armada angkutannya 19 unit Isuzu.
Penjualan mobil niaga di Sumsel tidak terdampak pandemi karena jumlah penjualan mobil sebelum dan sesudah pandemi sama jumlahnya. Sementara itu Branch Manager Isuzu Palembang mengatakan mobil niaga memiliki pangsa pasarnya sendiri di Palembang karena perekonomian Sumsel ditopang sektor perkebunan juga batubara membuat penjualan mobil niaga tidak terdampak. Dimas mengatakan setiap bulan Isuzu bisa menjual 55 - 60 unit mobil niaga berbagai tipe. Angka ini sama saja baik sebelum dan saat pandemi seperti ini tidak berubah.
Karet dan batubara, sawit menjadi komoditas unggulan Sumsel. Apalagi saat ini harganya naik. Selain menyasar angkutan komoditi, dikatannya mobil ini juga bisanya digunakan dalam bisnis logistik karena banyak perusahaan jasa pengiriman memanfaatkan mobil truk jenis box untuk armada angkutan logistik dan sembako. Dimas menambahkan, Isuzu juga ditopang oleh after sales yang baik karena memiliki layanan bengkel yang tersebar merata di sejumlah kabupaten kota di Sumsel seperti di Tugumulyo, Prabumulih, Muba, OKI dan Palembang. Layanan bengkel teranyar yakni Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) yang memudahkan konsumen merawat kendaraan tanpa harus datang ke bengkel karena tinggal telpon maka mekanik akan datang memperbaiki kendaraan baik karena alasan emergency atau karena perlu diperbaiki di rumah atau tempat usaha karena tidak sempat dagang langsung ke bengkel.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
09 Feb 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023