;

Pertanian Topang Ekonomi RI Selama Pandemi

Mohamad Sajili 14 Sep 2021 Sinar Indonesia Baru

Wakil Presiden RI Maruf Amin menilai sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi nasional selama pandemi. Menurutnya, sektor ini telah membantu memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ma'ruf mengingatkan tiga hal penting yang menjadi tujuan utama pembangunan pertanian Indonesia. Ketiganya meliputi pemenuhan pangan rakyat secara total, peningkatan kesejahteraan petani dan peningkatan ekspor berkelanjutan.

Soal stok pangan, Ma'ruf mengatakan saat ini ketersediaan beras di Indonesia sudah cukup terjamin. Hal ini terlihat dari jumlah stok beras dan nilai total ekspor. Hal inilah yang terlihat pada minggu ketiga di bulan Agustus 2021, di mana stok beras kita mencapai 7,60 juta ton, kemudian total ekspor berdasarkan catatan BPS mencapai 2,24 miliar dolar.


BRI Sah Jadi Induk Holding Ultra Mikro

Mohamad Sajili 14 Sep 2021 Sinar Indonesia Baru

Holding Ultra Mikro yang melibatkan tiga entitas BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM resmi terbentuk. Hal ini seiring dilakukannya penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah pada Pegadaian dan PNM sebagai penyertaan modal negara kepada BRI selaku induk holding di Jakarta hari ini.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir bersama dengan Direktur Utama BRI Sunarso.

Milestone bersejarah bagi UMKM ini tidak mengubah porsi kepemilikan pemerintah atas saham pengendali di BRI. Di sisi lain, setelah holding terbentuk, negara tetap memiliki satu lembar saham merah putih seri A atau golden share di Pegadaian dan PNM.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan hal ini menjadi tonggak bersejarah berdirinya Holding Ultra Mikro yang memiliki visi ekonomi kerakyatan. Ia mengatakan Holding Ultra Mikro akan memberikan berbagai kemudahan dan biaya pinjaman dana yang lebih murah dengan jangkauan yang lebih luas, pendalaman layanan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.


Industri Bahan Peledak, Dahana Ekspor Lagi ke Australia

Yuniati Turjandini 13 Sep 2021 Bisnis Indonesia

PT Dahana (Persero) mengekspor bahan peledak Cartridge Emulsion sebanyak 250 ton ke Australia atas pesenan Johnex Explosives Australia. Direktur Operasi PT Dahana (Persero) Bambang Agung mengatakan ekspor tahun ini merupakan prestasi tersendiri untuk perseroan di tengah situasi pandemi Covid-19. "Keberhasilan  melaksanakan ekspor ke empat kalinya ini lahir dari kepercayaan konsumen Dahana di Australia atas kualitas bahan peledak yang kami produksi." katanya.

Cartridge Emulsion Dahana memiliki keunggulan dengan standar kualitas yang sangat tinggi, dengan menggunakan bahan baku terbaik, proses produksi yang sangat presisi dan kualitas yang tinggi. Pada prosesnya, Dahana melibatkan konsumen untuk melakukan quality control melalui pertemuan daring, sehingga mutunya dapat dipastikan sesuai dengan keinginan konsumen  "Harapan kami kedepannya, tidak hanya mengirim Cartridge Emulsion saja, tetapi produk bahan peledak lainnya juga dapat eksis di Australia." katanya.

Perwakilan Johnex Australia di Indonesia Benny Benyamin menambahkan pihaknya mengimpor 250 ton Catridge Emulsion dari Dahana karena dipicu tingginya permintaan di Benua Kanguru "Meningkatnya permintaan ini juga disebabkan oleh performa produk Dahana yang baik dan mampu melampui para pesaingnya dengan produk sejenis dari negara tetangga." kata Benny. (YTD)


Bisnis Pusat Data, Ada Perang Di Data Center

Yuniati Turjandini 13 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Ibarat ada gula ada semut, bisnis pangkalan data di Indonesia diserbu banyak peminat. Sayangnya, tidak semua peminat sukses menggeluti bisnis yang lagi naik daun selama masa pandemi Covid-19. Adalah PT Indosat Tbk, justru dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melego bisnisnya di sektor pangkalan data atau data center. Pada Rabu (8/9), Bloomberg melaporkan emiten telekomunikasi berkode saham ISAT itu bakal menjual bisnis pangkalan data ditengah proses konsolidasi di industri  telekomunikasi Tanah Air. Perusahaan Telekomunikasi tersebut disebut-sebut berusaha untuk menjual aset yang bukan bagian dari bisnis inti mereka, seperti menara dari nirkabel dan pangkalan data. Namun, pertimbangan penjualan pangkalan data oleh Indosat masih berada pada tahap awal pembahasan.

Sementara itu, SVP Head of Corporate Communication Indosat Steve Saerang mengatakan perusahaan belum bisa memberikan konfirmasi terkait dengan informasi tersebut. "Setiap kemungkinan transaski penjualan atau perusahaan struktur aset atau management memerlukan pengumuman resmi korporasi." ujarnya kepada Bisnis. Princeton Digital Group Data Centres merupakan  perusahaan yang fokus dalam bisnis pusat data. Namun Group Head Corporations XL Axiata Triwahyuningsih mengatakan belum memiliki rencana untuk menjual kembali data pusat. Dia menjelaskan pertimbangan XL Axiata melepas pusat bisnis data dan melakukan pengelolaan bisnis pusat data membutuhkan kompetensi khusus. 

Sementara itu, Ketua Bidang Network dan Infrastruktur Indonesia Digital Empowerment Community (IDIEC) Aryanto A. Setyawan meyakini operator seluler tidak terlalu membutuhkan pusat data. Adapun  kekurangannya, adalah ketergantungan mengenai ketersedian dari semua aspek pusat data, termasuk pola kerja sama bisnis sebagai penyewa. ''Akan ada perubahan pengelolaan, tentu hal ini akan menimbulkan pertanyaan bagaimana kualitas layanan ke depan? Seharusnya lebih baik." Kata Ian Yosef M. Edward  Ketua Pusat Kejian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi. (YTD)

RI Akhiri Kerja Sama REDD+ dengan Norwegia

Yuniati Turjandini 13 Sep 2021 Investor Daily, 13 September 2021

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk mengakhiri Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/Lol) antara Pemerintah RI dan Kerajaan Norwegia tentang Kerja sama Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (Reducing Greenhouse Gas Emission From Deforestation and Forest Degradation/REDD+) terhitung mulai 10 September 2021. Pemutusan kerja sama REDD+ tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap komitmen Indonesia dalam pemenuhan target pengurangan emisi. Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri RI disebutkan disampaikan melalui Nota Diplomatik, sesuai ketentuan Pasal XIII Lol REDD+, kepada Kedutaan Besar Kerajaan Norwegia di Jakarta.

Merespon hal tersebut, Pemerintah Norwegia menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung upaya Indonesia melindungi hutan dan lahan gambut pasca pemutusan REDD+. "Kami sangat menghargai kolaborasi yang terjalin dan kami siap untuk terus  mendukung upaya Indonesia dalam melindungi hutan dan lahan gambut, dalam langkah-langkah yang disepakati bersama." demikian isi pernyataan Inisiatif Iklim dan Hutan Internasional Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia seperti dilansir Antara, Sabtu (11/9). Norwegia menyatakan, tahun lalu pemerintahnya mengumumkan kontribusi 530 juta krona untuk hasil capaian pengurangan deforestasi Indonesia pada 2016/2017, sejalan dengan apa yang tertuang dalam Lol REDD+.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan bahwa PT Pertamina (Persero) telah memasuki babak baru, benar-benar hanya jadi holding, semua yang berbau operasional sepenuhnya diserahkan ke subholding. Dahlan juga mendengar selentingan bahwa setelah restrukturisasi, Pertamina lebih bisa mencari uang. Terutama dari pasar modal. Sub-sub holding itu bisa go public. Satu-persatu. Mereka sudah bukan BUMN, mereka sudah berstatus anak perusahaan. Bahkan anak-anak perusahaan subholding-cucu pertamina- juga bisa go public sendiri-sendiri, (YTD)

Komoditas Pertanian, Ekspor Kopi Terkendala Logistik

Yuniati Turjandini 13 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia memperkirakan volume pengiriman kopi bakal lebih rendah pada tahun ini akibat masalah kelangkaan peti kemas yang memicu lonjakan biaya pengapalan. Ketua Bidang Kopi Speciality dan industri Kopi Indonesia Moelyono Soesilo menyebutkan harga rata-rata kopi saat ini 15% lebih tinggi dibangdingkan dengan tahun lalu. Namun, dia menjelaskan pelaku usaha tidak dapat memanfaatkan kenaikan harga ini secara optimal akibat kendala pengapalan.

Data Kementerian Perdagangan memperlihatkan ekspor kopi, teh, dan rempah-rempah dalam kode HS 09 selama dalam kurun waktu Januari-Juli 2021 bernilai US$756,2 juta, naik tipis 1,02% dibandingkan dengan Januari-Juli 2020 yang bernilai US$748,6 juta. Kopi asal Indonesia masih menjanjikan seiring dengan besarnya permintaan dari negara lain. "PPI bersama buyer telah menandatangani kontrak ekspor kopi ke Mesir sebanyak 600 ton, terhitung mulai September hingga Desember 2021, dengan nilai setara dengan US$1,2 juta," ujar Direktur Utama Perusahaan Perdagangan Indonesia Nina Sulistyowati.

Koordinator Wakil Ketua Umum III Kamar dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Sintha  W. Kamdani menilai produk pertanian menjadi salah satu kelompok produk yang memperlihatkan pertumbuhan ekspor sepanjang pandemi. Kendala terbesar untuk ekspor pertanian sejauh ini masih berkutat pada kesiapan pasokan karena produktivitas Indonesia yang fluktuatif, selain itu, terdapat kendala dalam pemenuhan standar produk. "Bila kita ingin mengembangkan ekspor produk pertanian secara signifikan, kami harap kedepannya pemerintah melakukan reformasi sistematik di sektor pertanian dan edukasi petani agar produk pertanian kita bisa diekpor," kata Sintha. (YTD)

Menko Airlangga Apresiasi OJK dan Perbankan Bantu Akses Pembiayaan UMKM-Sektor Informal

Mohamad Sajili 13 Sep 2021 Surya

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM yang mencapai 99,9 persen dari pelaku usaha juga telah berhasil menyerap tenaga kerja sebesar 97 persen dari total tenaga kerja Indonesia. Secara keseluruhan, UMKM telah berkontribusi sebesar 61,07 persen terhadap PDB Indonesia atau senilai Rp 8.573,89 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan dalam membantu menyelamatkan UMKM dan sektor informal di masa pandemi.

Dalam webinar yang bertajuk "OJK Dorong Perbankan Selamatkan UMKM dan Sektor Informal" yang diselenggarakan oleh Alika Communication, Kamis (9/9), Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama bagi permulihan UMKM dan sektor informal saat ini adalah akses pembiayaan.

"Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh OJK dan perbankan. Saya sangat mengapresiasi OJK dan perbankan atas dukungannya dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, terutama untuk UMKM dan sektor informal," ujar Menko Airlangga.


Kepala Sekolah Tajir Punya Harta 1,6 T

Mohamad Sajili 13 Sep 2021 Surya

Sosok Nurhali mendadak jadi bahan perbincangan setelah namanya disebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nurhali rupanya masuk dalam daftar 10 pejabat terkaja di Indonesia versi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.

Total, Nurhali memiliki harta kekayaan mencapai Rp 1,6 triliun per 17 Februari 2021. Ia pun masuk dalam daftar pejabat terkaya bersama sejumlah menteri.

Bahkan Nurhali ada di urutan ke-7 pejabat tajir di Indonesia. Nurhali adalah Kepala SMKN 5 Tangerang yang beralamat di Jalan Tripraja nomor 1 RT 3 RW 5, Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.


Wisatawan Mulai Macetkan Batu

Mohamad Sajili 13 Sep 2021 Surya

Jumlah kendaraan yang keluar dari Kota Batu meningkat hingga 25 persen dibanding saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Terjadi kemacetan lebih dari satu km menuju keluar Kota Batu di Pertigaan Pendem.

Kanit Dikyasa Ipda M Huda menjelaskan, peningkatan kendaraan terjadi karena penurunan level PPKM di Kota Batu.

Untuk diketahui, tiga tempat wisata telah mendapat izin kembali buka di Kota Batu. Yakni Jatim Park 2, BNS dan Selecta. Ini menjadi magnet mulai masuknya gelombang wisatawan ke Kota Batu.

Guest Relation Officer Jawa Timur Park 2 Edo Mayranda menjelaskan, pihaknya operasional sejak Sabtu (11/9). Di hari pertama, sekitar 130 wisatawan masuk. Mereka yang tidak bisa masuk sebagian besar karena membawa anak di bawah usia 12 tahun. Anak di bawah usia 12 tahun dilarang masuk. Peduli Lindungi pun mengidentifikasi status wisatawan.


Mulai Ramai, Tas Hermes Sampai LV Diobral Harga Corona, Cek!

Administrator 13 Sep 2021 CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia -  Fenomena obral mengobral barang mewah di kalangan atas kembali muncul di tengah kondisi pandemi yang belum berkesudahan. Berbagai produk bermerek yang identik sebagai kehidupan glamor, kini tak luput diobral oleh para pemiliknya. Di situs jual beli OLX misalnya, banyak tas mewah seperti Louis Vuitton (LV) hingga Hermes yang dijual dengan harga miring. Salah satunya Hermes Calfskin bridel logo clutches yang dijual dengan harga Rp 57 juta. Ada juga pilihan lain bisa mengarah pada Hermes Constance Wallet yang dibanderol dengan harga Rp 62 juta. " Comes with box and reciept (receipt luar negeri, Airport frankfurt), 98% very good condition," tulis penjual. Selain ada juga Hermes Bag Evelyn Mini yang dijual dengan harga Rp 35 juta. Di situs resmi Hermes, tas ini memiliki banderol $3.375 atau Rp 48 juta (Kurs 1 USD = Rp 14.250). Sayang, di situs resminya tas dengan ukuran panjang 11,4 cm, tinggi 11,8 cm dan lebar 3,1 cm ini sedang kosong. Namun, jika mengarah pada barang preloved, ini bisa menjadi pilihan. "Complete set, receipt from hermes paris, no deffect, Superr like new, Harga baru sekarang Rp 40-43 juta," tulis penjual. Beralih ke Louis Vuitton, ada Louis Vuitton Mini Soft Trunk dengan harga Rp 31,5 juta. Penjual mengklaim kondisinya Very Near Deadstock (VNDS) dengan nilai 9,8/10 atau mendekati baru karena jarang digunakan. Ada juga Louis Vuitton LV Malle Petite Monogram dengan harga Rp 45 juta. Padahal, ketika membeli harga aslinya hampir menyentuh Rp 80 juta, artinya ada penurunan hampir setengah harga. Penjual mengklaim kondisi barangnya seperti baru. "Comes with box, dustbag and receipt (beli di harga 77,5jt rupiah), harga supernett." tulisnya. Bagaimana tertarik berburu barang-barang mewah berharga miring di tengah pandemi?

Pilihan Editor