;

Perusahaan Perakit Iphone Mau Bangun Pabrik Mobil dan Motor Listrik di RI

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Sinar Indonesia Baru

Perusahaan yang terkenal sebagai perakit produk iPhone, Hon Hai Precision Industry (Foxconn) bakal berinvestasi di Indonesia pada industri kendaraan listrik. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan telah memperoleh komitmen dari perusahaan elektronik Taiwan tersebut.

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kami menanti kerja sama Foxconn di Indonesia karena sejalan dengan visi besar dalam melakukan transformasi ekonomi untuk menciptakan nilai tambah.

Pada kesempatannya, Chairman Foxconn Young Liu menjelaskan bahwa Foxconn berencana membangun industri baterai listrik dan kendaraan listrik secara menyeluruh di Indonesia. Kendaraan listrik yang akan dikembangkan adalah roda empat dan roda dua.


Disdag Dorong Ekspor Udang

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Banjarmasin Post

Memperhatikan perkembangan ekspor Kalsel pada September 2021, ternyata ekspor komoditi perikanan dalam beberapa bulan terakhir ini, selalu mengalami kenaikan, baik volume maupun nilainya. Pada Agustus naik 124 persen dibandingkan dengan Juli 2021

Ini menunjukkan, komoditi perikanan Kalsel punya pangsa pasar yang positif di luar negeri. Satu di antara komoditas perikanan yang diekspor adalah udang. Jenis udang yang diekspor antara lain udang pink, udang Windo dan udang lainnya.


Perdagangan Elektronik, Serapan Gudang Modern Meningkat

Hairul Rizal 25 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Permintaan perGudangan modern di dekat pusat kota cenderung meningkat selama beberapa tahun ini, seiring dengan pertumbuhan perdagangan elektronik di Indonesia. Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia Yunus Karim mengatakan pertumbuhan perdagangan elektronik (e-commerce) dan kemitraan dengan beberapa perusahaan logistik pihak ketiga menjadi sumber utama permintaan gudang jenis itu. Saat ini, menurutnya, pasokan ruang gudang modern terkonsentrasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan wilayah unggulan di Cikarang (Bekasi) dan Jakarta. Dia melanjutkan penyewa seperti e-commerce mulai mencari ruang yang terletak dekat dengan pusat kota. “Selain dari ruang pergudangan, data center atau pusat data juga menjadi daya tarik dari para investor dan pelaku bisnis baik lokal maupun internasional,” katanya, Minggu (24/10).

Tren permintaan sewa gudang di area Jabodetabek menunjukkan hasil positif pada Kuartal III/2021. Namun, tidak ada pasokan baru pada kuartal ini. Walaupun di kuartal ketiga ini tidak ada gudang yang dibangun, imbuhnya, pergudangan modern tetap mendapatkan permintaan pasar dari sisa gudang yang masih kosong. Stok ruang gudang yang tersedia di Jabodetabek sekitar 2 juta meter persegi. Dia memperkirakan ada tambahan 500.000 meter persegi ruang gudang baru di wilayah itu. Pada kuartal III/2021, tingkat hunian mencapai 93% naik dari kuartal sebelumnya yang sebesar 91%.


Perdagangan Karbon, Pembahasan Detil Diperlukan

Hairul Rizal 25 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta adanya pembahasan yang lebih detail antara pemerintah dan swasta terkait perdagangan karbon. Langkah tersebut bertujuan agar pemerintah dan pelaku usaha mampu berkolaborasi dengan baik untuk mencapai netral karbon atau net zero emission 2060. Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kadin Indonesia Shinta W. Kamdani mengungkapkan pelaku usaha mendorong agar perdagangan karbon atau carbon trade dapat dikedepankan dalam upaya menekan emisi karbon. Oleh karena itu, dia menilai mekanisme perdagangan karbon perlu dibahas lebih detail antara pemerintah dengan pengusaha sebagai bentuk kesepahaman dalam mengetahui teknis perdagangan karbon. “Sudah ada pajak karbon sekarang, tapi apa sih carbon trading. Kita mau belajar dari best practice negara lain apa yang mau mereka lakukan. Jadi kita bersama-sama ini semua melakukan kolaborasi,” katanya akhir pekan lalu.

Berkaitan dengan perdagangan karbon, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginisiasi sistem cap and trade carbon melalui uji coba jual beli karbon di subsektor ketenagalistrikan, khususnya di lingkungan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara yang sifatnya masih voluntary pada Maret—Agustus 2021. Dia menambahkan uji coba perdagangan karbon ini menerapkan mekanisme cap, trade, dan offset sehingga diperlukan pembatasan terhadap nilai emisi karbon yang dihasilkan dari setiap pembangkit listrik batubara.

Sandiaga Ingin Kontribusi HIPMI

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Surya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengajak pelaku usaha muda yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pengusaha Musa Indonesia (HIPMI) untuk terus berkontribusi dalam peningkatan ekonomi nasional, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Karena HIPMI ada di garda terdepan. HIPMI adalah organisasi yang selalu mampu menelurkan ide kreatif, ide yang luar biasa untuk bisa menyerap banyak tenaga kerja dan membuka peluang usaha seluas-luasnya.

Keinginan tersebut bukan tanpa alasan karena data Badan Pusat Statistik menunjukkan tiga subsektor ekonomi yang paling banyak berkontribusi terhadap ekonomi Indonesia adalah kuliner sebesar 41,5 persen, fashion 17,7 persen, dan kriya 15 persen.


Mafia Mainkan Harga Tes PCR

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Tribun Timur

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menduga ada mafia di balik pengadaan tes polymerase chain reaction atau PCR yang kini menjadi syarat wajib bagi calon penumpang pesawat udara. Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan, para mafia tes PCR diduga memainkan harga guna mengakali Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

HET PCR di lapangan banyak diakali oleh provider dengan istilah "PCR Ekspress". Alhasil, harga tes PCR kemudian naik berkali-kali lipat. HET PCR di lapangan banyak diakali provider (penyedia) dengan istilah 'PCR Ekspress', yang harganya tiga kali lipat dibanding PCR yang normal. Ini karena PCR normal hasilnya terlalu lama, minimal 1x24 jam.


PPKM Level 2, Industri Bioskop Mulai Bangkit

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Tribun Timur

Penurunan level Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jadi angin segar industri bioskop di Kota Makassar. Sebagaimana diketahui, saat ini Makassar saat ini berada di PPKM level 2.

Beberapa kelonggaran pun berikan pemerintah, termasuk pembukaan kembali bioskop. Dulunya mal diharuskan tutup pukul 20.00, kini menjadi pukul 21.00. Jam pertunjukan bioskop pun yang sebelumnya hanya hingga sore hari, sudah menjadi semakin panjang hingga malam hari.


GIMNI Minta HET Minyak Goreng Naik Jadi Rp 15.600

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Tribun Timur

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) meminta Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng dievaluasi. Saat ini HET minyak goreng kemasan sederhana tercatat sebesar Rp 11.000 per liter. GIMNI meminta HET minyak goreng dapat naik hingga Rp 15.600 per liter.

Sahat bilang saat ini harga minyak sawit mentah (CPO) sebagai bahan baku minyak goreng telah mencapai Rp 14.010 per kilogram (kg). Sementara itu dibutuhkan biaya angkut yang mencapai Rp 350 hingga Rp 370 per kg.

Industri produsen minyak goreng juga disebut terpisah dengan industri pengemas minyak goreng. Sehingga Sahat bilang industri minyak sawit memiliki rantai produksi yang banyak.


Rupiah Diproyeksi Terus Melemah

Mohamad Sajili 25 Oct 2021 Tribun Timur

Analis Monex Investindo Futures menyebut, data indeks manufaktur yang akan dirilis akan menjadi data pelengkap untuk melihat kondisi ekonomi terbaru AS. Selain itu, pidato Powell terkait kebijakan tapering juga dinantikan oleh pelaku pasar.

Jika Powell memperkuat pandangan pasar soal tapering, rupiah berpotensi melemah. Namun, sejauh ini sikap Powell sudah cenderung hawkish seiring inflasi AS yang sudah cenderung meningkat. Sementara Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual juga melihat sentimen yang akan mewarnai perdagangan besok adalah ekspektasi tapering serta kekhawatiran akan inflasi.

Menurutnya, hal ini akan membuat indeks dolar AS kembali menguat sekaligus menekan rupiah pada Senin.


AS Akan Membela Taiwan Dari Invasi Tiongkok

Yuniati Turjandini 23 Oct 2021 Investor Daily

Presiden Joe Biden mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) akan membela Taiwan jika Tiongkok menyerangnya. Pernyataan ini memicu peringatan dari Tiongkok pada Jumat (22/10), yang mengatakan tekadnya untuk mengambil kembali pulau demokrasi tersebut tidak boleh diremehkan. Pemerintah Tiongkok menganggap Taiwan-yang memiliki pemerintah sendiri- sebagai bagian dari wilayahnya. Otoritas negera tersebut telah berjanji akan merebut Taiwan suatu hari nanti, jika perlu dengan cara paksa. Wacana tersebut mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir dan memperparah kekhawatiran pulau  berpenduduk 23 juta orang. Konfilk ini pun dapat memicu tindak kekerasan diruang lingkup global.

Saat ditanya dalam acara Town Hall CNN pada Jumat (22/10), apakah pemerintah AS akan membela Taiwan jika Tiongkok menyerbu. Biden menjawab, "Ya, kami memiliki komitmen untuk itu." demikian dilansir AFP. Penyataan Biden tersebut bertentangan dengan kebijakan lama AS yang disebut ambiguitas strategis. Pada kebijakan ini, posisi Pemerintah AS membantu sekedar mambangun pertahanan Taiwan tetapi tidak secara eksplisit berjanji untuk datang membantu pulau itu jika terjadi perang. Pernyataan Biden pun disambut oleh pemerntah Taiwan yang telah mendesak untuk meningkatkan aliansi internasional agar dapat melindungi drir dari negeri Tirai Bambu

"Tiongkok tidak memiliki ruang untuk kompromi pada isu-isu yang melibatkan kepentingan intinya. Pemerintah AS tidak boleh meremehkan apa yang disebut oleh Tiongkok tekad, teguh, kemauan keras, dan kemampuan kuat Tiongkok untuk bertahan terhadap apa yang dilihatnya sebagai ancaman terhadap kedaulatannya," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin dalam konferensi pers. Menurut Biden, Pemerintahj AS membuat komitmen suci untuk membela sekutu-sekutu Partai Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Kanada dan Eropa. Ini sama halnya dengan Jepang, dengan Korea Selatan, dan dengan Taiwan. Gedung Putih mengatakan pada wartawan pada kedua kesempatan itu bahwa kebijakan AS tentang Taiwan tidak berubah. (yetede)

Pilihan Editor