Perdagangan Elektronik, Serapan Gudang Modern Meningkat
Permintaan perGudangan modern di dekat pusat kota cenderung meningkat selama beberapa tahun ini, seiring dengan pertumbuhan perdagangan elektronik di Indonesia. Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia Yunus Karim mengatakan pertumbuhan perdagangan elektronik (e-commerce) dan kemitraan dengan beberapa perusahaan logistik pihak ketiga menjadi sumber utama permintaan gudang jenis itu. Saat ini, menurutnya, pasokan ruang gudang modern terkonsentrasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan wilayah unggulan di Cikarang (Bekasi) dan Jakarta. Dia melanjutkan penyewa seperti e-commerce mulai mencari ruang yang terletak dekat dengan pusat kota. “Selain dari ruang pergudangan, data center atau pusat data juga menjadi daya tarik dari para investor dan pelaku bisnis baik lokal maupun internasional,” katanya, Minggu (24/10).
Tren permintaan sewa gudang di area Jabodetabek menunjukkan hasil positif pada Kuartal III/2021. Namun, tidak ada pasokan baru pada kuartal ini. Walaupun di kuartal ketiga ini tidak ada gudang yang dibangun, imbuhnya, pergudangan modern tetap mendapatkan permintaan pasar dari sisa gudang yang masih kosong. Stok ruang gudang yang tersedia di Jabodetabek sekitar 2 juta meter persegi. Dia memperkirakan ada tambahan 500.000 meter persegi ruang gudang baru di wilayah itu. Pada kuartal III/2021, tingkat hunian mencapai 93% naik dari kuartal sebelumnya yang sebesar 91%.
Tags :
#PerdaganganPostingan Terkait
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023