;

SKK Migas: Penerimaan Migas 2021 Lebihi Target

Yuniati Turjandini 23 Oct 2021 Investor Daily

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK:Migas) memperkirakan lifting migas sampai  akhir tahun nanti bakal di bawah target. Meski demikian, dengan lonjakan harga minyak dan gas global yang cukup siginifikan, penerimaan migas justru jauh lebih tinggi dari target. Hingga September, penerimaan negara dari migas tercatat mencapai US$ 9.53 miliar atau 131% dari target yang ditetapkan US$ 7,28 miliar. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan, pandemi Covid yang masih berlangsung membuat pelaksanaan beberapa kegiatan hulu migas tertunda.

Pihaknya masih berupaya untuk meningkatkan lifting migas nasional hingga akhir tahun nanti. Sayangnya, proyeksi lifting migas SKK Migas masih dibawah target APBN. "Diharapkan ditahun ini lifting minyak bisa 665 ribu bph atau 94% dari target 705 ribu bph, dan gas 5.529 MMscfd atau 98% dari target 5.638 MMscfd," kata Dwi dalam jumpa pers daring. Sementara untuk gas, tambahan lifting akan diperoleh dari kegiatan optimasi penyerapan sebesar 55MMscfd dan optimasi operasi 20 MMscfd. "Situasinya untuk lifting migas lebih baik," ujar dia.

Terkait rendahnya realisasi lifting, Dwi menyebutkan masih adanya dampak pandemi Covid-19. Selain produksi Migas awal tahun yang rendah sebagai akibat pandemi yang berlangsung dari tahun lalu, beberapa kegiatan ditahun ini pun juga tertunda. Per September dia merinci, realisasi seismik 2D baru sepanjang 1.917 km atau 54% dari target 4.569 km, seismik 3D 815 km2, dan pengeboran ekplorasi baru 21 sumur atau 41%  dari target 48 sumur.  (yetede)

The Fed: Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat

Yuniati Turjandini 22 Oct 2021 Investor Daily

Kemacetan rantai pasokan dan kekurangan tenaga  kerja telah membuat  pertumbuhan ekonomi  Amerika Serikat (AS) melambat dan berkontribusi pada kenaikan tajam harga-harga. Hal itu disampaikan The Federal Reserve (The Fed) dalam laporannya, Rabu (20/10) waktu setempat. Kendala dan kekurangan pasokan barang menyebabkan harga yang meningkat secara signifikan di sebagian besar wilayah AS. The Fed dalam laporan terbaru beige book-nya mencatat ada peningkatan ketidakpastian dalam prospek ekonomi kedepan. Sementara aktivitas ekonomi meningkat pada tingkat sedang hingga moderat selama beberapa minggu terakhir, di sebagian besar wilayah laju pertumbuhan melambat.

"Perlambatan terjadi  karena gangguan rantai pasokan, kekurangan tenaga kerja, dan ketidakpastian terkait (penyebaran) varian Delta Covid-19," kata laporan itu. Analisis tersebut dibuat berdasarkan diskusi banyak kontak bisnis dan komunitas di 12 wilayah bank sentral. Disiapkan sebelum pertemuan kebijakan The Fed berikutnya pada 2-3 November 2021. The Fed kembali melaporkan pemulihan AS pascapandemi mulai kehilangan tenaga. Meski demikian, pejabat The Fed diperkirakan akan mengumumkan rencana untuk mulai menarik kembali langkah-langkah stimulus di tengah kekhawatiran tentang kenaikan inflasi.

Gubernur The Fed Jerome Powell telah mengatakan untuk beberapa waktu bahwa lonjakan harga diperkirakan bersifat sementara dan akan kembali. The Fed tengah menyimbangkan kebijakannya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi terus mendukung pertambahan pekerjaan baru, sementara juga menjaga inflasi yang diharapkan kembali ke target 2%. Adapun tingkat inflasi saat ini telah mendekati dua kali lipat dari yang diharapkan. Pembatasan pandemi menyebabkan kelangkaan beberapa barang, seperti semikonduktor serta backlog dalam transportasi. (yetede)

Indonesia Harus Punya Bank BUMN Syariah

Yuniati Turjandini 22 Oct 2021 Investor Daily

Indonesia, tak disangsikan lagi, adalah pasar keuangan syariah terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk muslim sekitar 229 juta jiwa atau 87,2% dari total populasi, negeri ini berpotensi menjadi pusat, kiblat, sekaligus panutan (trend setter) industri keuangan syariah global. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, DPR, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong industri keuangan syariah. Upaya paling fundamental adalah membuat  dan mengimplementasikan Undang-Undang (UU) No.21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Langkah krusial lainnya yang telah ditempuh pemerintah adalah menggantungkan tiga bank syariah milik bank badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank BRI Syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (Bank Syariah Indonesia/BSI). Sejalan dengan beroperasinya BSI mulai 1 Februari 2021, pemerintah meluncurkan peta jalan (roadmap) perbankan syariah. Ekonomi syariah Indonesia, jika berkaca pada data Global Islamic Economy Indicator, masih paradoks. Indonesia berada dibawah Malaysia, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab. 

Sejujurnya, visi menjadikan Indonesia sebagai pusat industri keuangan syariah dunia masih jauh panggang dari api. Pangsa pasar perbankan syariah di Tanah Air bahkan baru mencapai 6,3%. Masyarakat Indonesia secara umum belum 'melek keuangan syariah'. Sekali lagi, perlu upaya ekstra dari segenap pemangku kepentingan. Selain harus terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, pemerintah perlu membuat perubahan yang bersifat struktural, dimana negara memiliki kepanjangan angan untuk hadir secara langsung dalam industri keuangan syariah. 

Karena itu, sangat logis jika sejumlah kalangan, terutama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), mengusulkan supaya BSI dijadikan BUMN, bukan sekadar anak usaha BUMN. Keberadaan bank BUMN syariah diperlukan untuk mengakselerasi pengembangan keuangan syariah nasional, tak cuma di sektor perbankan.

Usulan agar BSI dijadikan bank BUMN bisa dipahami. Dengan menjadi bank BUMN, BSI akan mendapatkan dukungan lebih kuat dari pemerintah, baik dari sisi hukum, pendanaan, maupun operasional. Perubahan status BSI dari anak perusahaan BUMN menjadi BUMN juga bakal meningkatkan kepercayaan publik.

Tak kalah penting, dengan menjadikan BSI sebagai BUMN, pemerintah akan memiliki flagship perbankan syariah. Setelah menjadi bank pelat merah, BSI pun bisa membangun konglomerasi keuangan syariah, dari mulai asuransi syariah, multifinance syariah, perusahaan sekuritas syariah, manajer investasi (MI) syariah, hingga perusahaan fintech syariah.

(yetede)

Ekosistem Digital Bantu Kurangi Kesenjangan UMKM

Yuniati Turjandini 22 Oct 2021 Investor Daily

Akses kependanaan menjadi salah salah satu cara untuk  membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk tumbuh secara berkelanjutan. Namun, tanpa ekosistem digital, masih sulit bagi perbankan untuk menjangkau mereka. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi panel  bertajuk Inklusi  Finansial Digital dalam mengurangi Kesenjangan, dalam webinar World Business Angel Investors Week (WBAW) pertama di Indonesia dengan  tema besar Diplomasi Bisnis untuk Kewirausahaan Internasional (Business Diplomacy International Intepreneurship) di Jakarta  pada Kamis, 21 Oktober 2021. Diskusi pada sesi ketiga atau terakhir itu dipandu oleh Anthony Wonsono, deputi CEO Alami, Dima Djani, menjelaskan, tanpa ekosistem digital, sangat sulit bagi lembaga keunagna untuk menjangkau mereka yang tidak terjamah perbankan, khususnya mereka yang tinggal di pedesaan.

"Dan ini hanya dapat dilakukan dengan ekosistem digital yang sudah berjalan. Dan sekarang,  banyak lembaga keuangan digital atau tekfin yang memiliki solusi finansial yang embedded untuk membantu mereka," kata Dima. Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johhny G Plate yang diwakili Staf Khusus Menkominfo Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia Deddy Permadi mengatakan, dalam pengupayakan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan, Indonesia tengah menggelar infrastruktur digital diseluruh Indonesia. "Ini semua tidak hanya untuk revolusi industri 4,1 tapi juga meningkatkan transformasi digital dengan meningkatkan utilitas data dan teknologi-teknologi baru, sehingga dapat menjadi momentum bagi inovasi dan utilitasi data," kata Deddy. (yetede)

Pemerintah Tambah Stock Vaksin

Yuniati Turjandini 22 Oct 2021 Investor Daily

Pemerintah menambah persediaan stok vaksin Covid-19   dalam rangka mengejar terget vaksinasi terhadap 70% terhadap total sasaran masyarakat pada akhir 2021. Pemerintah terus berupaya keras mendatangkan vaksin melalui berbagai  skema. Hari itu, Indonesia menerima kedatangan 1.210.950 dosis vaksin jadi AstraZeneca sebagai bentuk dukungan dari pemerintah Jepang," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi  melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis (21/10) Indonesia menerima dua jenis vaksin Covid-19 untuk tahap ke 95 dan 96. Kedatangan vaksin ke 95 berupa vaksin Pfizer, mendarat di Bandara Seokarano Hatta Jakarta da Bandara Sepinggan Balik Papan,Kalimanatan Timur. Kedatangan vaksin tahap 96 adalah donasi vaksin AstraZeneca dari pemerintah Jepang. Dengan kedatangan vaksin pfizer dan AstraZeneca tersebut, kata Nadia, total jumlah vaksin yang hadir di Indonesia sekitar 288,6 juta dosis dengan berbagai merk  yang tiba dalam bentuk vaksin jadi maupun dalam bentuk bahan baku atau bulk. Pada kedatangan kali ini, vaksin pfizer akan langsung didistribusikan ke 10 provinsi di Sumatera dan Kalimantan untuk kemudian digunakan diwilayah-wilayah tersebut. (yetede)

Permohonan PKPU Terhadap Garuda Ditolak

Yuniati Turjandini 22 Oct 2021 Investor Daily

Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak pengajuan penundaan kewajiban pembayaran utang PKPU oleh My Indo Airlines Garuda Indonesia Tbk (GIAA). "Garuda Indonesia pada Kamis (21/10) telah menghadiri putusan siang Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menolak  PKPU oleh My Indo Airliness selaku kreditur  kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10). Selanjutnya menurut dia, Garuda akan tetap berfokus pada upaya pada restrukturisasi  kewajiban usaha dan operasinya, serta menjamin operasi penerbangan untuk angkutan penumpang dan kargo berjalan normal.

Sebelumnya, Garuda pada 16 Juli 2021 menerima surat panggilan sidang dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait adanya permohonan PKPU yang diajukan oleh PT My Indo Airliness terhadap perseroan. Pengajuan PKPU tersebut sehubungan dengan adanya kewajiban usaha Garuda kepada My Indo Airliness yang belum dapat terselesaikan dalam kaitan kerja sama  layanan penerbangan kargo yang dijalankan oleh kedua pihak. Sebelumnya Garuda telah mencapai kesepakatan restrukturisasi yang terdiri atas lembaga perbankan dan non-perbankan.

Disisi lain,Garuda masih melakukan finalisasi penyusunan proposal  recana bisnis terbaru. Belum rampung dan kami harapkan segera selesai, "jelas Irfan Setiaputra. Menurut dia, nilai filosofis dari rencana bisnis baru  adalah Garuda bakal lebih simple atau ringkas, berprofit, dan tetap menyediakan layanan full service. Dia menyebutkan, dengan filosofi seperti itu, maka jumlah dan type pesawat Garuda Indonesia bakal berkurang. Lebih lanjut, sebagai konsekuensi, rute-rute yang akan dilayani operator penerbangan itu pun bakal dikurangi. Nantinya, Garuda lebih fokus ke penerbangan domestik dan kargo. (yetede)

Perdagangan Internasional, Kinerja Ekspor Kian Menjanjikan

Hairul Rizal 22 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Kinerja ekspor Indonesia berpeluang terus menguat seiring dengan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 di sejumlah negara tujuan ekspor. Presiden Joko Widodo mengatakan torehan ekspor Indonesia tengah berada pada masa puncaknya sepanjang tahun ini. Namun, dia mengingatkan agar para pemangku kepentingan tidak lengah dan harus secara konsisten meningkatkan daya saing. Menurutnya, kinerja ekspor dalam negeri berpotensi untuk bergerak positif lantaran pasar ekspor global masih terbuka luas. Alasannya, mitra dagang strategis Indonesia sudah menunjukkan pemulihan ekonomi seiring pelandaian kurva pandemi beberapa waktu terakhir. Dia mencontohkan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal kedua tahun ini mencapai 7,9% secara year-on-year (YoY), Amerika Serikat mencatatkan 12,2%, Jepang tumbuh 7,6%, dan India tumbuh 20,1%.

Dugaan Korupsi Perum Perindo, Bekas Petinggi Jadi Tersangka

Hairul Rizal 22 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Perum perindo. Di sisi lain, saksi dalam kasus tersebut meninggal dunia saat akan diperiksa oleh penyidik. Ketiga tersangka yang diumumkan Ke­jagung yakni bekas Vice President Per­­dagangan Pe­nang­­kapan dan Pe­ngelolaan Perum Perindo Wenny Prihatini, Direktur PT Pri­ma Pangan Madani Nabil M. Ba­syuni, dan Direktur PT Kemilau Bintang Timur Lalam Sarlam. Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan ketiga tersangka ditahan di dua lokasi yang berbeda. 

Leo, sapaan akrabnya, menga­ta­kan dua tersangka Nabil M. Ba­syuni dan Lalam Sarlam ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Sedangkan Wenny Prihatini ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung. “Ketiga tersangka langsung dita­han selama 20 hari ke depan sejak 21 Oktober 2021 sampai de­ngan 9 November 2021,” ujar Leo di Kejaksaan Agung, Kamis (21/10). Sementara itu, bekas Staf Senior Divisi Perdagangan Perum Perindo Iwan Pahlevi mendadak meninggal dunia ketika tengah diperiksa sebagai saksi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) Kamis (21/10). Leo menjelaskan bahwa Iwan Pahlevi adalah salah satu dari tujuh orang saksi yang telah dijadwalkan untuk diperiksa terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi Perum Perindo.

Bisnis Pangkalan Data, Data Center Grup Salim Mulai Beroperasi

Hairul Rizal 22 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Grup salim melalui PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur resmi mengoperasikan Data center berkapasitas 15 MW pada kuartal IV/2021. Grup Salim membangun pangkalan data itu dengan menggandeng PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) sebagai mitra strategis. Data center itu berstatus siap beroperasi dan menjadi bagian dari fasilitas data center hyperscale terbesar di Indonesia. Executive Director Salim Group Axton Salim mengatakan tingkat kebutuhan data center di Indonesia meningkat drastis dalam 2 tahun terakhir. Menurutnya, digitalisasi terus berkembang pesat dengan adaptasi komputasi awan yang terus meningkat.

H2 dan Grup Salim telah berkomitmen untuk memastikan layanan selalu terjaga dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini, H2 telah mengandeng tiga provider jaringan yaitu Indonet, Matrix NAP Info, dan TransIndonesia Network. Pangkalan data itu dibangun di kawasan Pertiwi Lestari Industrial Estate, Karawang yang memiliki total luas area sebesar 86 hektare. Gedung data center tersebut setinggi 10 lantai, 6 lantai di antaranya merupakan data hall dengan total kapasitas sebesar 3.000 rack dan total daya listrik sebesar 15 MW. Grup Salim dan DCI Indonesia merupakan pihak terafiliasi karena 11,12% saham DCII dimiliki oleh Anthoni Salim. Bos Indofood itu memborong saham DCII pada Mei 2021 untuk investasi di bidang teknologi.


Kebijakan Pajak, Pengetatan Tarif Dimulai

Hairul Rizal 22 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Otoritas fiskal mulai melakukan penyesuaian tarif pajak untuk menjaga belanja perpajakan atau tax expenditure tetap dalam kendali. Pada tahap awal, pengetatan tarif diterapkan atas Pajak Penjualan atas Barang Mewah untuk kendaraan bermotor. Perubahan tarif itu tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 141/PMK.010/2021 tentang Penetapan Jenis Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Tata Cara Pengenaan, Pemberian, dan Penatausahaan Pembebasan, dan Pengembalian PPnBM. Dalam beleid itu, otoritas fiskal menetapkan tarif PPnBM terendah untuk kategori kendaraan bermotor penumpang kurang dari 10 orang sebesar 15%. Adapun dalam ketentuan yang selama ini beraku, tarif terendah tercatat sebesar 10%. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pengetatan ini menunjukkan bahwa tarif murah atas pajak konsumsi belum mampu berdampak besar pada ekonomi. Selain itu, menurutnya kebijakan ini juga makin menegaskan bahwa insentif pajak yang dikucurkan selama ini kurang tepat sasaran sehingga membebani belanja perpajakan.


Pilihan Editor