Penjualan Mobil Tahun Depan Ditargetkan 950 Ribu Unit
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan mobil tahun depan berkisar 900-950 ribu unit, naik 6-12% dibandingkan estimasi tahun ini 850 unit per September 2021, penjualan mobil naik 68% menjadi 627 ribu unit. Hal ini didorong perbaikan ekonomi dan insentif pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PpnBM-DPT) mobil berkapasitas mesin 1,5-2,5 liter.
Ketua Umum Gaikindo Johanes Nagoi menerangkan, penjulan mobil masih sulit menembus level normal, sebanyak 1 juta unit pada 2022. Namun jika pandemi Covid-19 membaik, Gaikindo mungkin saja mengerek target ke level itu. "Penanganan Covid yang baik dan melandainya kasus membuat GHAS (Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show) dapat kembali diselenggarakan, dengan mematuhi protokol kesehatan pemerintah" katanya.
Di sisi lain, GHAS 2021 digelar 11-12 November 2021. Pameran ini diikuti 24 merk otomotif, sebagian dari mereka menggelar debut dunia di Pameran ini. Hyundai Indonesia secara resmi memperkenalakn Hyundai Creta di pameran ini. SUV ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 299 juta. Dan beraneka harga dari berbagai jenis mobil dengan merk ternama. (Yetede)
Pemerintah Diminta Cermat dalam Penetapan Upah Minimum 2022
Pemerintah diminta cermat dan hati-hati dalam menggunakan komponen-komponen sebagai dasar pertimbangan untuk menetapkan upah minimum 2022, salah satunya komponen rata-rata konsumsi per kapita disuatu provinsi. Pasalnya, pandemi Covid-19 telah menekan konsumsi masyarakat akibat banyak sektor usaha yang terdampak. Jangan sampai kita mengunakan data rata-rata konsumsi per kapita di tahun ini dan akhirnya keluar angka yang lebih kecil. Ketika lebih kecil, (itu) akan mempengaruhi secara keseluruhan," ujar peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet saat dihubungi Investor Daily, Selasa (9/11)
Sejumlah pihak berharap, penetapan upah minimum 2022 bisa menjaga daya beli buruh sehingga mereka tetap mampu memenuhi kebutuhan secara layak. Pemerintah tengah mengkaji penetapan upah minimum 2022, diantaranya dengan mempertimbangkan usulan serikat buruh yang meminta kenaikan sebesar 10%. Menurut Yusuf, penetapan upah minimum dinilai memenuhi keselarasan dalam tripartit, yakni antara pemerintah, pengusaha, dan buruh, "Saya kira mekanisme tripartit yang terlibat dalam penentuan upah ini harus selaras. Meskipun diatas kertas sulit dilakukan, karena sering kali permintaan buruh relatif sedikit terakomodir dalam penentuan upah secara minimum." ucap dia.
Secara terpisah, Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) Adi Mahfuz Wuhadji mengatakan, perhitungan upah minimum mengacu pada Undang-Undang nasional Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja dan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34/2021 tentang pengupahan. Pihaknya masih menunggu data dari Badan Pusat Statistik (BPS) ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Penentuan upah minimum dilakukan berdasarkan data-data dari BPS. Data tersebut akan diserahkan BPS kepada Kemenaker. Kemenaker menetapkan upah minimum baru setelah itu ditentukan secara lebih detail oleh pemerintah daerah. (Yetede)
Pajak Karbon Jadi Beban Baru Industri
Isu perubahan iklim dan tren energi hijau mengubah peta jalan industri dalam negeri. Apalagi, pemerintah juga ikut dengan mulai menerapkan pajak karbon mulai 1 April tahun depan. Kebijakan ini berpotensi menekan sejumlah industri yang mengonsumsi dan menghasilkan banyak karbon. Ujungnya, tekanan itu bakal mengusik pertumbuhan ekonomi lantaran sumbangsih sejumlah sektor cukup besar bagi ekonomi. Pajak karbon mulai berlaku April 2022. Tahap awal, pajak karbon menyasar sektor PLTU batubara. Namun sejumlah industri mulai menghitung efek pungutan pajak karbon. Mereka yang bakal menanggung pajak karbon seperti industri tekstil, semen, kertas, hingga keramik. Ian Syarif, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai, industri tekstil bakal terdampak aturan pajak karbon. Apalagi, industri tekstil juga menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Tanpa pajak karbon industri tekstil sudah tertekan oleh tren kenaikan harga komoditas tersebut. Efeknya, harga jual produk hilir seperti garmen ikut naik.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Aromatik Olefin dan Plastik (Inaplas) Fajar Budiono juga bilang, beban pengeluaran industri plastik akan naik jika pajak karbon diterapkan. Apalagi, belum semua negara menerapkan pajak karbon terhadap industrinya. Inaplas menilai kondisi ini akan memicu persaingan kurang sehat di industri plastik apabila pemerintah abai terhadap aspek pengawasan. Bukan mustahil Indonesia akan kebanjiran produk impor plastik dan turunannya dari negara yang belum menerapkan pajak karbon. Di sisi lain, belum tentu produsen plastik lokal bisa bersaing lantaran harus berurusan dengan beban pengeluaran yang tinggi. "Indonesia jadi pasar bagi produk plastik. Impor plastik yang masuk bisa mencapai 1 juta ton per tahun. Kalau tak diawasi dengan baik bisa bahaya," ungkap dia.
Andalkan Penerimaan PPh dari Orang Super Kaya
Pemerintah mematok penerimaan perpajakan tahun depan bisa bertambah Rp 139,3 triliun menjadi Rp 1.649,3 triliun. Kenaikan ini efek penerapan Undang-Undang Harmonisasi Penerapan Perpajakan (UU HPP). Andalan penerimaan 2022 berasal dari pajak pertambahan nilai (PPN) lantaran kenaikan tarif dari 10% menjadi 11% PPN ini akan menyapu semua lapisan masyarakat baik orang kaya maupun miskin. Target kenaikan setoran sebesar 6,7 % secara tahunan sehingga total menjadi Rp 554,38 triliun. selain tarif naik ada harapan konsumsi masyarakat juga naik pada 2022. Tapi Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy memprediksi penerimaan PPh tahun depan bisa bertambah Rp 41,79 triliun. Angka itu berasal dari 30% potensi penerimaan PPh versi pemerintah. Faktor pendorongnya yakni adanya Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Selain itu, tambahan penerimaan PPh diramal bisa mencapai Rp 13,9 triliun karena adanya tambahan layer dan tarif PPh OP baru sebesar 35%. "Asumsinya jumlah orang kaya yang meningkat selama pandemi menurut Credit Suisse tahun lalu dan ekonomi membaik," katanya kepada Kontan.
Bisnis Tommy Soeharto Bertambah
Pengusaha Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto kembali menggelar ekspansi usaha. Di tengah langkah Satgas BLBI menyita aset perusahaan milik Tommy Soeharto di Karawang, putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu tetap ekspansif. Kemarin, dia meresmikan proyek area rehat (rest area) untuk kendaraan truk di Karawang.
Sejatinya, sulur bisnis Tommy Soeharto bukan hanya kawasan industri. Sosok yang kerap disebut sebagai Pangeran Cendana ini juga memiliki banyak usaha, melalui sejumlah perusahaan. Misalnya, Tommy Soeharto memiliki jejaring bisnis di sektor energi (Humpuss), perhotelan (Hotel Lorin), properti hingga ritel (Goro). Dia juga masih mengelola Sirkuit Sentul (lihat tabel). Kabar terbaru, salah satu perusahaan milik Tommy Soeharto, yakni PT Mandala Pratama Permai (MMP) yang mengelola kawasan industri di Dawuan, Karawang, menggandeng PT Bintang Baru Raya (BBR Logistics). Mereka membangun Rest Area Modern Sistem Digital untuk Truk yang pertama di Indonesia pada November tahun ini. Rest area yang berada di tepian Jalan Tol Cikampek itu diluncurkan kemarin dan dihadiri Tommy Soeharto sebagai pemilik kawasan. Tommy Soeharto menyatakan, sektor logistik di masa pandemi Covid-19 masih mampu bertahan dan terus tumbuh positif.
Xi: Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan AS Atas Dasar Saling Menghormati
Menjelang pertemuan virtual yang diharapkan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Presiden Tiongkok XI Jinping mengatakan negaranya bersedia bekerja sama dengan AS, syaratnya jika kedua negara saling menghormati. Pemerintah Tiongkok kerap menggunakan istilah saling menghormati dalam meneyerukan komunikasi yang lebih baik dengan AS "Saat ini, Relasi Tiongkok-AS yang adalah organisasi nirbala berbasis di New York.
"Kedua negara akan mendapatkan keuntungan dari kerja sama dan kalah dari konfrontasi. Kerjasama adalah satu-satunya pilihan yang tepat, tulis Xi dalam surat itu. Biden dan Xi akan mengadakan pertemuan virtual paling cepat minggu depan, menurut laporan Ruteurs beberapa jam yang lalu sebelum membaca surat, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut. "Mengikuti prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara menguntungkan. Tiongkok berdiri siap berkerja dengan AS untuk meningkatkan pertukaran dan bekerja sama dalam segala bidang," menurut surat Xi.
Xi juga mengingatkan pemerintah Tiongkok ingin bekerja sama dengan AS untuk mengatasi masalah regional dan internasional, serta mengatasi tantangan global. Dia menambahkan, kedua negara perlu mengelola perbedaan untuk sementara waktu, "Untuk membawa hubungan Tiongkok-AS kembali kejalur yang benar dari perkembangan yang sehat dan stabil," lanjutnya. Ketegangan antara pemerintah AS-Tiongkok telah meningkat dalam waktu terakhir, Pendahulu Biden, mantan Presiden Donald Trump mulai mengambil sikap keras terhadap Tiongkok dimulai dengan isu perdagangan. (Yetede)
WHO Menantikan vaksin Covid-19 Lewat Oral dan Hidung
Kepala Ilmuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Sounya Swaminathan mengatakan bahwa dirinya menantikan generasi kedua Vaksin Covid-19, yang dapat mencakup semprotan hidung dan versi oral. Swaminathan mengatakan vaksin semacam itu dapat memiliki keunggulan dibandingkan suntikan saat ini, karena akan lebih mudah untuk diberikan dan bahkan bisa dilakukan sendiri. "Ini mencakup seluruh jajaran teknologi. Mereka masih dalam pengembangan. Saya yakin beberapa dari (vaksin) akan terbukti sangat aman dan manjur dan lainnya mungkin tidak. Mungkin ada keuntungan dari beberapa vaksin generasi kedua, jelas jika Anda memiliki vaksin oral atau vaksin intra-nasal ini lebih mudah diberikan dari pada vaksin suntikan, akhirnya kita bisa memilih mana yang paling tepat. Jika bukan karena Covid , kami akan menggunakan platform ini untuk infeksi lain dimasa depan." katanya dalam interaksi langsung disaluran media sosial WHO, Rabu (10/11).
Swaminathan menjelaskan keuntungan dari vaksin yang disemprotkan kehidung, seperti yang terjadi di beberapa negara dengan vaksin influenza. "Jika ada respon imun lokal maka akan menangani virus sebelum ia pergi dan terbentuk sendiri di paru-paru dan mulai menyebabkan masalah,"katanya. WHO hanya memberikan otoritas penggunaan darurat untuk tujuh vaksin Covid-19. Antara lain yang dibuat oleh Pfizer/BioNtech Moderna ,AstraZeneca, Johnson and Johnson, Shinopharm, Sinovac dan minggu lalu Bharat Biotech. "Tidak ada vaksin yang 100%, Tidak ada yang pernah mengklaim bahwa vaksin akan menjadi 100% protektif. Tapi 90% adalah jumlah perlindungan yang luar biasa untuk dimiliki, dibandingkan dengan nol. Hingga saat ini, dengan vaksin yang telah kami setujui belum ada signal yang begitu mengkhawatirkan yang perlu kita katakan, kita perlu memikirkan kembali vaksin ini," kata Swaminathan. Menurut hitungan AFP, hingga saat ini lebih dari dari 7,25 miliar dosis vaksin telah kita berkan di seluruh dunia. (Yetede)
Pertempuran Eropa Melawan Big Tech
Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Google, Apple, Facebook, Amazone, dan Microsoft telah dituduh tidak membayar pajak yang cukup. Disamping itu, sejumlah tuduhan lain dilontarkan, termasuk menghambat persaingan, mencuri konten media, dan mengancam demokrasi dengan menyebarkan berita palsu. Pengadilan Uni Eropa (UE) pada Rabu, (10/11) menolak banding Google terhadap denda anti-trust 2,4 miliar euro (USB 2,8 miliar). Blok tersebut mencoba mengatur perusahaan raksasa teknologi (big tech) dengan beberapa cara.
Raksasa digital, secara kolektif dijuluki GAFAM, kerap dikritik karena mendominasi pasar dengan menyikut saingan. Komisi Eropa telah mengenakan denda total 8,25 miliar euro atas Google karena menyalahgunakan posisi pasar dominan untuk beberapa produknya. Pengadilan Eropa di Luksemburg pada Rabu mengkonfirmasi denda 2,4 miliar euro yang dikenakan pada Google oleh Komisi UE pada 2017, karena menyalahgunakan kekuasaannya atas para pesaingnya dalam bisnis belanja secara daring.
Microsoft didenda 561 juta euro oleh UE pada 2013 karena memaksakan penggunaan mesin pencari internet Explorer pada pengguna Windows 7. Amazon, Apple, dan juga Facebook juga menjadi target penyelidikan UE atas kemungkinan pelanggaran aturan persaingan. UE juga telah mengumumkan rencana denda besar hingga 10% dari penjualan di perusahaan teknologi yang melanggar peraturan persaingan, yang bahkan dapat menyebabkan perusahaan dibubarkan. (Yetede)
Suku Bunga The Fed Diperkirakan Naik Juli Tahun Depan
Para pialang di pasar berjangka Wall Street sekarang memperkirakan bahwa suku bunga acuan The Fed mulai dinaikkan pada Juli 2022, dari perkiraan sebelumnya pada September tahun depan. Hal itu didasarkan pada lonjakan inflasi bulan lalu, yang dilaporkan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS pada Rabu (10/11). Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2021 naik 6,2% dibandingkan tahun lalu. Melebihi estimasi Dow Jones yang sebesar 5,9%. Kenaikan tersebut adalah yang tertinggi dalam 30 tahun lebih. Dalam laporan terpisah, Depnaker AS melaporkan bahwa upah riil setelah inflasi turun 0,5 pada Oktober dibandingkan September.
Para pialang sepenuhnya mem-pricing-in kenaikan pertama suku bunga pada September 2022. Tapi mereka mem-pricing-in jauh lebih besar peluang The Fed menaikkannya lebih cepat. The Fed sebelumnya menyatakan akan merampungkan tapering pembelian obligasi pada pertengahan tahun depan, abru kemudian menaikkan suku bunga acuan. "Suku bunga acuan efektif The Fed sekarang ini delapan basis poin dan kemungkinan suku bunga naik pada Juli sekarang di-pricing in naik lebih cepat."ujar Peter Boockvar, Chief Investment Office Bleakly Advisory Group.
Sementara itu, Presiden The Fed st Louis James Bullard menyampaikan, bahwa saat ini ia memperkirakan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga sebanyak dua kali pada 2022, setelah merampungkan tapering pembelian obligasinya. Namun Bullard mengingatkan bahwa sudut pandangnya didasarkan pada data ekonomi saat ini, dan bahwa prediksinya dapat berubah seiring berjalannya waktu. Apa yang bisa kita lakukan adalah menilai situasi musim semi berikutnya. dan melihat dimana kita berada. Dan pada saat itu kita dapat membuat keputusan tentang menaikkan suku bunga kebijakan, ujar Bullard. (Yetede)
Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi nasional dipastikan kembali melaju kuartal ini. Kasus infeksi harian Covid-19 sudah turun drastis dalam tiga bulan terakhir, sehingga mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi meningkat, demand dalam negeri naik. Epidemiolog menyebut kondisi terburuk pandemi Covid-19 di Tanah Air sudah berlalu, dan kemungkinan gelombang ketiga tidak terjadi. Sementara negara lain ada yang mengalami gelombang ketiga, atau bahkan keempat seperti Bulgaria.
Meski demikian kita harus tetap waspada. Kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik, karena tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Selain itu, tentu saja vaksinasi harus segera dipercepat untuk segera mencapai herd immunity. Survei Bank Indonesia memperkirakan penjualan eceran Oktober lalu sudah tumbuh positif. Indeks penjualan Riil (IRP) Oktober 2021 menguat 1,8% month to month (mtm), berbalik arah dari -1,5 pada September 2021, yang mencerminkan membaiknya permintaan di dalam negeri. Hal ini juga didukung membaiknya keyakinan konsumen.
Akselerasi pertumbuhan kuartal ini juga akan didukung tren booming harga komoditas, mulai dari minyak sawit hingga batu bara, melambungnya harga memacu kinerja ekspor kita menguat. Melajunya perekonomian kedepan juga akan didorong hilirisasi sumber daya alam, yang akan mendongkrak nilai tambah melalui pengolahan dalam industri manufaktur. Pemulihan kegiatan industri juga terus berjalan, yang membuka kembali banyak lapangan kerja. (Yetede)









