Tekfin Mengarah ke Bunga Murah
Seorang kolega bercerita sudah 2 tahun terakhir ini ia menjajal peran sebagai seorang pemberi pinjaman alias lender lewat platform pinjam-meminjam uang daring dari salah satu penyedia teknologi finansial (tekfin). Ada dua mitra yang ia danai, masing-masing berasal dari Magelang, Jawa Tengah dan Pangkajene, Sulawesi Selatan. Satu mitra mendapat skema pembiayaan langsung sebesar Rp3 juta dengan durasi pinjaman selama 50 minggu. Satu mitra lagi melalui skema kumpulan senilai Rp1,5 juta berdurasi 50 minggu. Menurutnya, dari dua mitra itu, proyeksi keuntungan yang dapat diperoleh hingga masa pinjaman berakhir yaitu 11,5% dan 12,5%. Besaran imbal hasil dilihat dari profil risiko masing-masing mitra. Makin baik latar belakang usaha mitra, bunga yang dikenakan lebih rendah.
Besaran bunga pinjaman yang ditetapkan oleh sejumlah penyedia layanan tekfin alias fintech belakangan memang menjadi sorotan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan telah memberi arahan agar penyedia layanan tekfin menyesuaikan tingkat bunganya untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengakses pinjaman dengan bunga rendah. Alhasil, sejumlah perusahaan tekfin pun mulai memangkas bunga pinjamannya. PT Kredit Pintar Indonesia atau Kredit Pintar, misalnya menetapkan suku bunga terendah bagi pengguna untuk tenor 3 bulan dengan 5,17% per bulan.
Emiten Komponen Otomotif, Kinerja Menderu
Sejumlah emiten produsen komponen terimbas positif dari kinerja cemerlang sektor otomotif. Kinerja hingga akhir tahun pun diperkirakan makin mentereng.
Emiten suku cadang PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) juga mencatatkan kinerja cemerlang hingga kuartal III/2021. Emiten berkode AUTO ini bakal merambah pengembangan manufaktur suku cadang kendaraan listrik mulai tahun depan. “Kami terikat dengan non disclosure agreement dengan partner dan calon partner. Jadi tak bisa ekspos detil. Namun, kami di kondisi menyiapkan proses diversifikasi dan inovasi, baik terkait kendaraan elektrifikasi dan segmen baru itu kesehatan,” tutur Presiden Direktur AUTO Hamdhani Dzulkarnaen Salim.Saat ini, fokus AUTO pada produksi komponen untuk internal combustion engine sambil menyiapkan segala sesuatunya dalam menyambut era kendaraan listrik. Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio menilai dari laporan keuangan kuartal III/2021 ini, rata-rata emiten komponen otomotif mencatatkan pertumbuhan kinerja. “Yang membuat sektor komponen otomotif ini lebih gemilang adalah seluruhnya juga mencatat pertumbuhan laba bersih,” ujarnya kepada Bisnis. Frankie menambahkan perbaikan ekonomi ikut juga mendongkrak daya beli masyarakat. Wal-hasil, kinerja emiten komponen otomotif bakal maksimal sampai penghujung tahun ini.
Penanganan Covid-19, BNPB Apresiasi Nakes
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengapresiasi perjuangan para tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 yang menjadi garda terdepan.Pada Jumat (12/11), BNPB menerima kunjungan perwakilan tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas penunjang yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2021 yang digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kepala Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB Bambang Surya Putra mengapresiasi perjuangan para nakes dalam penanganan Covid-19 yang menjadi garda terdepan.“Para tenaga kesehatan yang luar biasa, pengorbanan yang sungguh luar biasa berjibaku untuk menangani Covid-19,” katanya.BNPB atau Satgas menyediakan call center khusus bagi tenaga Kesehatan.
Capaian Testing Balikpapan Terbaik
Kota Balikpapan dinobatkan sebagai daerah dengan capaian testing atau pengetesan, pelacakan dan isolasi terbaik nasional oleh Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan bahwa total testing hingga November 2021 mencapai 585.784 Jiwa.
Negara-Negara Didesak Membatasi Bahan Bakar Fosil
Rancangan pernyataan konferensi tingkat tinggi COP-26 meminta negara-negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Setelah dua minggu sepanjang waktu, para delegasi menghasilkan ringkasan kemajuan. Yang mendesak pemerintah negara-negara untuk mempercepat penghapusan secara bertahap pembangkit listrik tenaga batu bara.
Satu hari sebelum penutupan, negara-negara hampir tidak mendekati kesepakatan apakah rencana pengurangan emisi nasional harus ditingkatkan dalam jangka pendek. “Yang benar adalah bahwa atmosfir tidak peduli dengan komitmen. Atmosfir hanya peduli dengan apa yang kita masukkan kedalamnya. Kemanusiaan tidak akan diselamatkan oleh janji.”Kata Vanessa aktivis pemuda Uganda.
Negara-negara kaya memperlakukan pendanaan iklim sebagai amal atau bantuan untuk menenangkan negara-negara berkembang, agar menandatangani paket keputusan yang dikompromikan. Sementara Negara yang sudah dilanda bencana iklim seperti kekeringan dan banjir yang memecah rekor, menuntut agar mereka diberikan kompensasi secara terpisah untuk kerugian dan kerusakan. (Yetede)
Ekonomi Malaysia Kontraksi 4,5% di Kuartal III
Ekonomi Malaysia Kontraksi 4,5% di kuartal III-2021, berkebalikan dengan rebound di kuartal II. Namun kontraksi ini jauh lebih buruk dari pada perkiraan rerata para ekonom yang disurvei Reuters, yang memprediksikan kontraksi 1,3%. Meski demikian Bank Negara Malaysia mengatakan indikator baru-baru ini menunjukkan momentum yang lebih positif.
“Propek pertumbuhan tetap tunduk pada factor risiko Covid-19 secara global dan domestik, stabilitas di pasar keuangan global, serta pelonggaran gangguan rantai asok secara bertahap,” Kata Gubernur BNK Nor Shamsiah Mohd Yunus dalam konferensi pers, Jumat (12/11). Ekonomi Malaysia telah pulih dari kemerosotan yang disebabkan pandemic pada kuartal II-2021.
Namun, tingkat infeksi virus corona telah melambat secara drastis dalam beberapa pekan terakhir ditengah program vaksinasi yang ditingkatkan. Hal ini meningkatkan harapan akan perubahan haluan. Saat ini lebih dari tiga perempat dari 32 juta penduduk Malaysia telah divaksin lengkap. (Yetede)
Menghadang Petaka Pinjol dengan Bunga Nol
Pinjaman online atau lazin disebut pinjol, akhir-akhir ini menjadi isu yang menarik perhatian banyak pihak. Bahkan orang nomor satu negara ini, Presiden Jokowi sampai mengeluarkan pernyataan perang terhadap pinjol. Menawarkan pinjaman dengan menyebar promosi secara acak melalui layanan pesan singkat via SMS, WA atau applikasi lain, pelaku menyebar jerat para korbannya.
Ketika nasabah tidak mampu membayar, data pribadi mereka disebar, foto pribadi disunting menjadi foto porno. Sampai-sampai nomor telpon yang terkoneksi dengan pengguna pinjol memperoleh pesan masal “Teman Anda yang bernama Fulani tidak membayar pinjaman dari PT Anus. Tolong sampaikan agar ybs melunasi hutangnya. Jika tidak data pribadinya akan kami sebar,” ancam pelaku.
Sebenarnya, pemerintah melalui lembaga keungannya telah menyediakan solusi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak ekonomi karena pandemic melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional. Pemerintah berusaha melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan konomi pelaku usaha selama masa pandemi Covid-19. (Yetede)
Penataan Ruang dan Penanggulangan Bencana
Masyarakat Indonesia memperingati Hari Tata Ruang Nasional (Hantaru) setiap 8 November. Tema tahun ini ialah “Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional”. Tujuan Hantaru adalah mewujudkan Ruang Nusantara yang aman dan nyaman, produktif dan berkelanjutan.
Peringatan Hantaru merupakan upaya untuk terus membangun dan meningkatkan kesadaran serta peran seluruh pihak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana alam di Indonesia (per Oktober 2021) sebanyak 2.208 kejadian dan banjir yang diperkirakan akan meningkat tajam seiring memasuki musim penghujan di Tanah Air.
Potensi bencana disetiap daerah berbeda sehingga langkah pengurangan risiko bencana dan penanggulangan bencana harus disesuaikan dengan kondisi lokal. Di pemukiman dan pusat perkotaan dikembangkan jalan (Jalur evakuasi) dilengkapi rambu, marka, sirene peringatan dini dan posko pengungsian yang dilengkapi fasilitas pembangkit listrik mandiri bertenaga surya, ketersedian telpon satelit, pompa hidran, sanitasi, dan sarana air bersih. (Yetede)
Laba Bersih Cisadane Sawit Raya Melesat 179,2%
PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membukukan lonjakan laba sebanyak 179,26% menjadi Rp 178,74 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp64,02 miliar. Perseroan mencatat harga jual rata-rata minyak sawit mentah perseroan mencapai Rp 10.658 per kilo gram hingga kuartal III-2021. Sedangkan harga rata-rata harga tandan buah segar naik menjadi Rp 2.290 per kg.
Selain faktor lonjakan harga, managemen perseroan menyebutkan pertumbuhan kinerja keuangan didukung atas konsitensi lini produksi yang kuat dengan yield produksi TBS yang tergolong ideal. Pencapaian profitibilitas yang solid tersebut mencerminkan strategi inovasi tata kelola perusahaan yang baik serta managemen biaya strategis untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Adapun total aset pada tanggal 30 September 2021 berada pada level Rp1,63 triliun, meningkat 16,4% dari posisi akhir full year 2020 sebesar Rp1,40 Triliun. Total liabilitas meningkat 31,2% dibandingkan posisi akhir tahun 2020 dikarenakan adanya peningkatan hutang berbunga jangka panjang. Sementara ekuitas perseroan berada di level Rp751,02 miliar pada 30 September. (Yetede)
Adhi Properti Bidik Dana IPO Saham Rp 1,6 Triliun
Anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Adhi Commuter Property (ADCP), berencana menggelar penawaran umum perdana saham dengan target dana maksimal Rp1,6 triliun. Perseroan bakal menerbitkan sebanyaj 8 miliar saham baru atau 28,6% dari modal ditempatkan disetor penuh penawaran dibanderol pada kisaran Rp 130-200 per saham.
Menurut Direktur Utama ADCP Rizkan Firman,pengembangan hunian yang terintegrasi dengan transportasi masal cepat merupakan jawaban atau solusi dari problematika kehidupan dikawasan Jakarta. ADCP akan mengantongi penerimaan dari unit-unit yang telah dipesan konsumen atau future progress dealing sebesar Rp 1,7 miliar triliun dan pendapatan yang belum diakui sebesar Rp2,7 triliun.
“Kami dapat melihat adanya pendapatan yang subtansi kedepan bagi ADCP dari dua sumber. Pertama, pendapatan yang belum dibukukan. Kedua, sisa gross development value dari persediaan yang masih ada pada fase pengembangan yang pertama. ADCP juga memiliki total potensi pendapatan masa depan sebesar Rp 60,9 triliun dari proyek-proyek yang telah diluncurkan,” kata Direktur Pengembangan Bisnis ADCP Rozi Sparta. (Yetede)









