Tekfin Mengarah ke Bunga Murah
Seorang kolega bercerita sudah 2 tahun terakhir ini ia menjajal peran sebagai seorang pemberi pinjaman alias lender lewat platform pinjam-meminjam uang daring dari salah satu penyedia teknologi finansial (tekfin). Ada dua mitra yang ia danai, masing-masing berasal dari Magelang, Jawa Tengah dan Pangkajene, Sulawesi Selatan. Satu mitra mendapat skema pembiayaan langsung sebesar Rp3 juta dengan durasi pinjaman selama 50 minggu. Satu mitra lagi melalui skema kumpulan senilai Rp1,5 juta berdurasi 50 minggu. Menurutnya, dari dua mitra itu, proyeksi keuntungan yang dapat diperoleh hingga masa pinjaman berakhir yaitu 11,5% dan 12,5%. Besaran imbal hasil dilihat dari profil risiko masing-masing mitra. Makin baik latar belakang usaha mitra, bunga yang dikenakan lebih rendah.
Besaran bunga pinjaman yang ditetapkan oleh sejumlah penyedia layanan tekfin alias fintech belakangan memang menjadi sorotan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan telah memberi arahan agar penyedia layanan tekfin menyesuaikan tingkat bunganya untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengakses pinjaman dengan bunga rendah. Alhasil, sejumlah perusahaan tekfin pun mulai memangkas bunga pinjamannya. PT Kredit Pintar Indonesia atau Kredit Pintar, misalnya menetapkan suku bunga terendah bagi pengguna untuk tenor 3 bulan dengan 5,17% per bulan.
Tags :
#BungaPostingan Terkait
Akseleran Cari Cara Pulihkan Pinjaman
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023