Lebih Modern, Adidas NMD S1 Serba Hitam
Belakangan ini Adidas terus memperkenalkan model baru NMD S1. Sama seperti, seri NMD yang lain, NMD S1 juga dibekali material Primeknit yang menyerupai kaus kaki di bagian atas, di padukan dengan sol Boost yang mampu meredam guncangan ketika digunakan.
Tahun lalu, Adidas merilis NMD S1 dalam corak warna serba putih yang menampilkan bagian atas berwarna seperti susu dengan sejumlah detail di bagian sol.
Kini perusahaan sepatu Jerman itu bersiap meluncurkan NMD S1 "Core Black". Mengambil desain orisinal NMD tahun 2015, Adidas menambahkan tiga warna hitam di bagian atas dan elemen yang lebih modern, namun terkesan minimalis.
Empat cetakan blok transparan (tiga di sisi lateral dan satu di sisi medial) menyiratkan kesan futuristik pada bagian sol. Logo klasik tiga garis Adidas semi transparan dicetak timbul di bagian atas yang bertekstur dan berulir. Bintik-bintik putih terdapat di bagian tumit dan seluruh tali sepatu yang berwarna hitam, dilengkapi logo Adidas debossed di bagian midsole dan logo Trefoil pada outsole.
Adidas menghadirkan estetika yang ramping pada bagian atas sepatu yang menggunakan material Primeknit. Hal ini membuat NMD S1 "Core Black" menjadi standar baru alas kaki rancangan Adidas yang disempurnakan secara teknologi. Sepatu ini akan dijual seharga 180 dollar AS (sekitar Rp 2,5 juta) bersamaan dengan siluet NMD dalam corak warna abu-abu putih di situsresmi Adidas.
Bahaya Pencucian Uang dari NFT
Peringatan tentang kemungkinan digunakannya NFT, berkas digital yang identitas dan kepemilikannya unik yang diverifikasi dalam blockchain, sudah disuarakan oleh KPK. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, 26 Januari 2022, Wakketu KPK Lili Pintauli Siregar mengungkapkan, ”Seseorang bisa membuat NFT dan membelinya dengan uang haram. Tentu saja, KPK bisa menelusurinya dengan menggunakan teknologi blockchain”. Berdasarkan data pelacak pasar DappRadar, penjualan NFT 2021 melonjak drastis mencapai 24,9 miliar USD atau Rp 357 triliun, jauh lebih besar dibanding transaksi tahun sebelumnya 94 juta USD atau Rp 1,3 triliun. NFT yang banyak di pasaran antara lain karya seni, musik, item video game, kartu perdagangan atau barang koleksi, momen olahraga besar yang tidak terlupakan, meme, nama domain, dan mode/fashion virtual.
Pakar tindak pidana pencucian uang (TPPU) Yenti Garnasih (28/1) mengatakan, fenomena NFT bisa menjadi sarana pencucian uang dengan potensi yang sangat tinggi. Dengan dalih membeli karya seni yang tak ada parameter pastinya, orang bisa menghilangkan jejak uang yang diperoleh dari hasil kejahatan. Situs media teknologi daring makeuseof.com dalam artikel ”How Are NFTs Used for Wash Trading & Money Laundering?,” 17 Januari 2022, mengurai bagaimana pencucian uang dilakukan, contohnya jika organisasi kriminial menciptakan NFT yang unik dan mengiklankannya di lokapasar, kemudian dibeli sendiri dengan mengaburkan identitas atau hubungannya dengan akun penjual. Transaksi dilakukan beberapa kali menggunakan dompet mata uang kripto yang besar, bahkan menggunakan pertukaran mata uang kripto sampai akhirnya ”bersih”. Meskipun transaksi itu tercatat di blockchain, mengetahui siapa pemilik sebenarnya dompet kripto itu sangat susah. Alasannya, regulasi KYC dan anti money laundering (AML) tidak tersedia di semua lokapasar, juga setiap orang dapat membuka akun, menawarkan produknya, dan tetap menyembunyikan identitas mereka. Bisa juga pelaku kejahatan menggunakan akun curian, meretas akun, melakukan penjualan lantas menghilang. (Yoga)
”Cuan” dari Si Bodi Besar
Baju ukuran superbesar punya cuan yang juga besar, sekarang ada puluhan jenama busana buat si bodi besar yang menyediakan aneka jenis busana, sepatu, dan baju dalam ukuran besar. Produsen baju superbesar biasanya berangkat dari pengalaman pribadi yang kesulitan mencari baju. Setidaknya berlaku pada Suzanne Subijanto (47) dan adiknya, Francisca Subijanto, pemilik My Size; Winda Yulita Permata Sari (36), pemilik Delaqueen yang memproduksi baju dalam; serta Clarissa Anugrah Lim (30) dan suaminya, Vincent Kie, pemilik Atractiv.
Kesulitan mencari baju sesuai ukuran dan nyaman di badan itulah yang membuat Suzanne dan adiknya sepakat membuat baju sendiri dengan jenama My Size mulai ukuran XL hingga 8L pada 2003. Suzanne bukan desainer, tetapi ia belajar kebutuhan pemilik bodi besar dari dirinya sendiri. Misalnya, model dan ukuran yang sesuai untuk pemilik bodi besar sehingga penjahit membuat sesuai arahannya. Bisnisnya berkembang cepat sampai punya 18 toko , walau kini 6 toko ditutup. Karyawannya pun mencapai 100 orang. (Yoga)
Rusia Susun Peta Jalan Uang Digital
Pihak berwenang di Rusia tengah menyusun peta jalan mata uang digital dalam sistem keuangan nasionalnya. Ini menjadi jalan tengah yang diputuskan Presiden Vladimir Putin di tengah pandangan berseberangan dari berbagai pihak, termasuk Bank Sentral Rusia, terhadap mata uang digital, sejalan dengan keinginan beberapa pihak, termasuk politisi. Dalam proposal peta jalan yang disusun Kemenkeu, Kementerian perekonomian dan Digital, Kemendagri, Federal Security Service (FSB) serta Bank Sentral Rusia, terbuka pilihan yang memungkinkan pembelian dan penjualan mata uang digital dilakukan secara eksklusif oleh organisasi perbankan Rusia, juga tercantum usulan prosedur yang bisa menghalangi mata uang digital asing dipertukarkan kepada konsumen Rusia, namun ada klausul yang memungkinkan platform asing memperoleh lisensi untuk beroperasi di Rusia.
Binance, platform mata uang digital terbesar di dunia, tertarik dengan rencana Pemerintah Rusia membuka pasar mata uang digitalnya. ”Tujuan kami adalah mendapatkan lisensi dan menjalankan bisnis legal di mana peraturan mengizinkan,” kata Direktur Binance Eropa Timur Gleb Kostarev, sikap keras Bank Sentral Rusia, tidak membuatnya mundur. ”Ukraina, Kazakhstan, dan Uzbekistan, lebih setia pada cryptocurrency dan mengambil langkah liberalisasi daripada pembatasan. Tapi, regulator lokal mengambil langkah ini dengan memperhatikan Rusia,” katanya. Kekhawatiran FSB dan Bank Sentral Rusia terkait mata uang digital bukannya tanpa alasan. Investigasi Reuters menunjukkan bahwa Binance tidak sepenuhnya patuh pada regulasi, terutama soal transparansi. (Yoga)
Laju Produksi dan Ekspor Udang Melambat
Ketua Forum Udang Indonesia (FUI) Budhi Wibowo mengingatkan, pemerintah menargetkan nilai ekspor udang 4,25 miliar USD atau tumbuh 250 % hingga 2024, volume ekspor diharapkan tumbuh 15 % per tahun dan nilai ekspor naik 20 persen per tahun. Namun, sepanjang 2021, volume ekspor udang tercatat 250.700 ton, hanya tumbuh 4,9 % dibandingkan 2020, dengan nilai ekspor 2,23 miliar USD atau hanya tumbuh 8,5 % secara tahunan. FUI khawatir target pertumbuhan ekspor 250 % pada 2024 tidak tercapai, karena itu produksi udang perlu diperbaiki agar pertumbuhan ekspor pada 2022 bisa kembali seperti tahun 2020, kata Budhi dalam webinar ”Produksi Udang Indonesia: Capaian 2021, Target dan Rencana 2022”, Jumat (28/1).
Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan KKP Tinggal Hermawan mengemukakan, peningkatan produksi udang merupakan program prioritas pembangunan perikanan nasional. Tahun 2022, KKP mengalokasikan 40 % anggaran Dirjen Perikanan Budidaya untuk peningkatan produksi udang, meliputi program percontohan, revitalisasi tambak, peningkatan infrastruktur, serta bantuan masyarakat untuk peningkatan produktivitas. Untuk meningkatkan produksi nasional perlu penyederhanaan perizinan agar tidak multitafsir dan menimbulkan masalah bagi petambak, usaha tambak udang tradisional perlu digarap serius agar lebih produktif dan tambak tradisional perlu ditingkatkan menjadi tradisional plus dengan sentuhan teknologi guna meningkatkan produksi nasional. (Yetede)
Arang Sumut Tembus Pasar Jepang
Arang dari Sumut berhasil menembus pasar Jepang. Permintaan arang berkalori tinggi itu cukup besar, tetapi baru sebagian yang bisa dipenuhi. Munculnya berbagai komoditas pertanian baru membuat Sumut optimis bisa meningkatkan nilai ekspor pertanian 35 % tahun ini. ”Ini adalah peluang besar untuk menopang ekonomi daerah yang dihantam pandemi Covid-19,” kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Andi PM Yusmanto saat melepas ekspor arang di Medan, Jumat (28/1). (Yoga)
Industri TPT Mulai Bangkit
Setelah mencapai US$ 11,6 miliar tahun 2021, naik dari US$ 10,6 tahun 2020, ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia diperkirakan akan terus meningkat dan tahun ini diprediksi menembus US$ 12 miliar. Industri TPT mulai bangkit dan kembali menjadi andalan ekspor Indonesia. Itu artinya, surplus perdagangan TPT, salah satu sektor prioritas penerapan industri 4,0, tahun ini bakal menyamai torehan 2017. Selepas 2017, surplus menciut dan berada dikisaran US$ 4 miliar hingga 2020.
Kebijakan pengendalian impor TPT yang dirilis pemerintah mencakup semua subsektor TPT,mulai dari hulu hingga hilir. Berdasarkan data Menteri Perindutrian (Kemenperin), ekspor TPT terbesar mengarah ke AS 3,8 miliar pada 2020, diikuti Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jerman. Kemenperin juga memperketat penerbitan izin impor TPT. Kini, Kemenperin melacak status perusahaan pemohon izin importir produsen untuk mencegah perusahaan bodong mengimpor TPT. "Pemerintah akan terus menggenjot program substitusi impor 35% serta memberikan insentif restrukturisasi mesin untuk industri dyeing, finishing, dan printing.
Negara-Negara Tetap Cabut Peraturan Covid-19
Negara-negara besar di Eropa dilaporkan mulai melonggarkan aturan dan pembatasan terkait pandemi virus corona Covid-19 demi menyelamatkan perekonomian mereka. bahkan saat ini sudah banyak bar dan restoran yang kembali dibuka hingga pencabutan mandat memakai masker. Sepertinya pemerintah sudah tidak sabar untuk membuka kembali pergaulan masyarakat, khususnya setelah studi semakin jelas menunjukkan bahwa varian baru Omicron tidak menimbulkan peningkatan kasus rawat inap dari pada jenis sebelumnya. Di Belanda, sejumlah bar, restoran, dan museum diizinkan buka kembali pada Rabu (26/1), meskipun mereka harus tutup pada 22.00 waktu setempat. Belanda adalah negara yang memiliki beberapa aturan terberat di Eropa, dan otoritas berencana menerapkan karantina sebagian sebelum masa liburan. Denmark juga sudah menyampaikan rencana menghapus semua langkah-langkah terkait Covid pada 1 Februari. (Yetede)
Apple Raih Rekor Pendapatan Meski Kekurangan Pasokan
Perusahaan teknologi Apple melaporkan pendapatan kuartalan sebesar US$ 124 miliar. Angka ini menjadi rekor pendapatan perusahaan, meskipun ada krisis global dan dampak pandemi yang telah membebani para pemain teknologi besar lainnya. "Kami mencatat rekor sepanjang waktu untuk pasar negara maju dan berkembang, serta melihat pertumbuhan pendapatan disemua katagori semua produk kami kecuali Ipad. Yang pasokannya akan dibatasi, sebagaimana kami sampaikan," kata CEO Tim Cook kepada para analis, Jumat (28/1). Penjualan ponsel pintar mencapai US$ 71 miliar, didukung oleh permintaan yang kuat untuk lini Iphone 13 terutama di Tiongkok. "Perlu dicatat bahwa Apple dikenal dengan kekuatan rantai pasokannya. Dan banyak yang bertanya-tanya tentang tindakan yang telah diambil dan akan diambil Apple untuk memposisikan dirinya lebih baik pada tahun kalender ini, serta sejauh mana dapat merusak margin," kata analis Scoot Kessler dan Third Bridge. (Yetede)
IMF: Tekanan di Sektor Properti Tiongkok Beresiko Meluas
Bisnis pendanaan yang menekan pengembang properti besar Tiongkok beresiko mengguncang ekonomi dan pasar global secara lebih luas, menurut peringatan dari IMF pada Jumat (28/1). Pihaknya mengatakan reformasi yang lebih dalam diperlukan untuk sepenuhnya mengekang ancaman tersebut. Laporan IMF itu keluar ketika para pengembang properti di Tiongkok berjuang dengan masalah likuiditas. Diantara perusahaan yang terlibat dalam krisis adalah Evergrande, setelah mencapai US$ 300 miliar kewajiban utang. "Properti itu memainkan peran besar dalam ekonomi secara yang lebih luas dan menjadi sentimen negatif bagi investor. IMF juga mengingatkan Tiongkok, (Sektor ini) menyumbang sekitar seperempat dari total investasi tetap dan pinjaman bank, selama lima tahun terakhir sebelum pandemi," kata IMF dalam sebuah laporan yang dirilis, Jumat (28/1).Jika ada perlambatan mendadak dari Tiongkok, ini juga akan merembet melalui perdagangan dan harga komoditas. (Yetede)









