Apple Raih Rekor Pendapatan Meski Kekurangan Pasokan
Perusahaan teknologi Apple melaporkan pendapatan kuartalan sebesar US$ 124 miliar. Angka ini menjadi rekor pendapatan perusahaan, meskipun ada krisis global dan dampak pandemi yang telah membebani para pemain teknologi besar lainnya. "Kami mencatat rekor sepanjang waktu untuk pasar negara maju dan berkembang, serta melihat pertumbuhan pendapatan disemua katagori semua produk kami kecuali Ipad. Yang pasokannya akan dibatasi, sebagaimana kami sampaikan," kata CEO Tim Cook kepada para analis, Jumat (28/1). Penjualan ponsel pintar mencapai US$ 71 miliar, didukung oleh permintaan yang kuat untuk lini Iphone 13 terutama di Tiongkok. "Perlu dicatat bahwa Apple dikenal dengan kekuatan rantai pasokannya. Dan banyak yang bertanya-tanya tentang tindakan yang telah diambil dan akan diambil Apple untuk memposisikan dirinya lebih baik pada tahun kalender ini, serta sejauh mana dapat merusak margin," kata analis Scoot Kessler dan Third Bridge. (Yetede)
IMF: Tekanan di Sektor Properti Tiongkok Beresiko Meluas
Bisnis pendanaan yang menekan pengembang properti besar Tiongkok beresiko mengguncang ekonomi dan pasar global secara lebih luas, menurut peringatan dari IMF pada Jumat (28/1). Pihaknya mengatakan reformasi yang lebih dalam diperlukan untuk sepenuhnya mengekang ancaman tersebut. Laporan IMF itu keluar ketika para pengembang properti di Tiongkok berjuang dengan masalah likuiditas. Diantara perusahaan yang terlibat dalam krisis adalah Evergrande, setelah mencapai US$ 300 miliar kewajiban utang. "Properti itu memainkan peran besar dalam ekonomi secara yang lebih luas dan menjadi sentimen negatif bagi investor. IMF juga mengingatkan Tiongkok, (Sektor ini) menyumbang sekitar seperempat dari total investasi tetap dan pinjaman bank, selama lima tahun terakhir sebelum pandemi," kata IMF dalam sebuah laporan yang dirilis, Jumat (28/1).Jika ada perlambatan mendadak dari Tiongkok, ini juga akan merembet melalui perdagangan dan harga komoditas. (Yetede)
Bayar Lelang Berlian Pakai Kripto
Penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran semakin meluas. Ambil contoh, balai lelang kelas dunia. Christie's dan Sotheby's sejak tahun lalu menerima duit kripto sebagai alat pembayaran lelang. Pada 3-9 Februari tahun ini, Shotheby's kembali akan melelang berlian dan menerima pembayaran koin kripto. Nama berlian yang akan dilelang adalah The Enigma, yaitu berlian hitam 555,55 karat. Karena itu, Sotheby's mulai menerima pembayaran berbentuk kripto. Selain itu, menerima pembayaran dalam bitcoin atau ethereum untuk lelang juga merupakan bagian dari komitmen balai lelang terhadap inovasi.
Empat Bank BUMN Kuasai Mayoritas Pasar Kredit
Di tengah pandemi, perbankan nasional mampu membukukan pertumbuhan penyaluran kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pertumbuhan kredit nasional naik 5,24% year on year (yoy). Dari Rp 5.482 triliun menjadi Rp 5.769 triliun sepanjang 2021. Di masa pandemi pula, tercipta rekor baru penyaluran kredit. Bank Mandiri secara konsolidasi mencatatkan kredit Rp 1.050,16 triliun di 2021, naik 8,86% secara tahunan dibanding tahun 2020 sebesar Rp 964,72 triliun. Nilai itu berkontribusi 18,2% terhadap total pasar kredit. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyatakan, kredit korporasi masih menjadi salah satu motor penggerak. Dengan realisasi Rp 370 triliun atau tumbuh 8% secara konsolidasi.
Sementara Bank BNI menyalurkan kredit Rp 582,43 triliun sepanjang tahun lalu, naik 5,3% yoy dibanding tahun 2020 sebesar Rp 553,1 triliun. BTN menyalurkan kredit Rp 273,46 triliun hingga 11 bulan pertama 2021 tumbuh 5,84% yoy dibanding November 2020 yang senilai Rp 258,35 triliun. Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto menyatakan, secara konsolidasi, kredit BRI tembus Rp 1.026,42 triliun pada akhir September 2021. Hitung punya hitung, empat bank BUMN itu semakin dominan dalam penyaluran kredit perbankan.Google Investasi di Operator Terbesar Kedua India
Perusahaan teknologi Google akan akan menginvestasikan USD 1 Milyar di perusahaan operator selular ke 2 di India, Airtel, untuk memperkuat posisi di pasar telekomunikasi yang berkembang pesat di India dengan membeli saham senilai USD 700 Juta seharga 734 Rupee (USD 9,77) per saham di Bharti Airtel milik Sunil Mitall. Total kepemilikan Google adalah 1,28 %. Dana USD 300 Juta akan diinvestasikan untuk mengimplementasi perjanjian komersial 5 tahun ke depan, diantaranya memperluas produk dan layanan airtel. “Kami bangga bermitra dalam visi bersama memperluas konektivitas dan akses yang adil ke internet untuk lebih banyak orang India,” kata CEO Induk Google, Alphabet, Sundar Pichai. (Yetede)
Polemik UMP dan Kepastian Hukum
UMP menjadi sorotan dan polemik, karena formula penghitungannya berbeda dengan PP No 78 Tahun 2015 yang diperbaharui dengan PP No 36 Tahun 2021. Kemenakertrans menggunakan formula baru dan menetapkan kenaikan UMP 2022 sebesar 1,09 %, dengan semangat untuk mengurangi kesenjangan upah minimum, sehingga terwujud keadilan antar wilayah melalui pendekatan konsumsi rumah tangga masing-masing wilayah. Gubernur DKI Jakarta awalnya menetapkan kenaikan UMP 2022 sebesar 0,85 % (Rp 37.749) yang ditentang Serikat Buruh dengan demo di Balai kota, setelah berkirim surat ke Kemenakertrans tanpa balasan selama 14 hari, Gubernur DKI merevisi kenaikan UMP DKI Jakarta 2022 menjadi 5,1 % (Rp 225,667), yang menimbulkan polemik dan penolakan dari pengusaha karena tidak sesuai dengan PP No 36 Tahun 2021.
Apindo yang diutus Kadin menangani masalah tersebut terpaksa mengajukan gugatan ke PTUN untuk membatalkan revisi UMP DKI 2022, karena kenyataannya Kemenakertrans hanya memberi surat imbauan kepada Gubernur DKI agar penetapan UMP 2022 mengacu PP yang berlaku tanpa kekuatan untuk memaksa Gubernur DKI membatalkan revisi UMP DKI 2022 yang telah dikeluarkan. Kondisi ini sangat dilematis dan menimbulkan ketidakpastian bagi dunia usaha. Jika ada kebijakan daerah yang tidak sesuai dengan pusat, seharusnya kementerian terkait, dalam hal ini kemenakertrans, dapat meluruskan dan membatalkannya. (Yetede)
Utang Lapindo Bengkak Jadi Rp 2,23 Triliun
Masalah utang dana talangan PT Minarak Lapindo Jaya belum rampung juga, meski jatuh tempo sejak Juli 2019. Utang perusahaan milik keluarga Bakrie itu mencapai Rp 2,23 triliun per 31 Desember 2020. Nilai utang jumbo tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Angka itu termasuk pokok, bunga, dan denda yang harus Minarak Lapindo bayar. "Sudah jatuh tempo berikut bunga dan denda, (utang) itu sekarang sudah di atas Rp 2 triliun. Semakin lama bayar dendanya, maka akan semakin besar, dan akan kami hitung," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, Jumat (28/1).
Berkah Beton Catat Kenaikan Laba 430%
PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) mencatat kenaikan laba bersih 2021 sebesar 430% menjadi Rp 89,4 miliar dibanding tahun sebelumnya. "Pendapatan perseroan pada 2021 dikontribusikan dari penjualan material dan ready mix," kata Direktur Utama PT Berkah Beton Sadaya Tbk, Hasan Muldhani dalam keterangannya, Jumat (28/1). Pada awal Januari 2022, perseroan telah mengakuisisi perusahaan kontraktor, yang otomatis akan membuat seperti batu dan pasir serta produk turunan lainnya yakni beton dan precast milik BEBS yang akan terpakai oleh kontraktor sendiri. Dengan begitu pendapatan perseroan minimal Rp 1 triliun. Hasan menargetkan, pendanaan divisi kontraktor BEBS pada tahun ini bisa menembus Rp 1 triliun, "Kami optimis dapat mencapainya di tahun ini. MoU proyek perumahan senilai Rp 1,3 triliun pada pertengahan Januari akan berkembang ke proyek komersial, sehingga nilai kontraknya bertambah, itu belum menghitung potensi proyek lain." ungkap dia. (Yetede)
Mengamankan Pasar Obligasi
Di tengah sentimen rencana kebijakan pengetatan moneter atau tapering off dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed), pasar obligasi negara pada tahun ini bakal terus menguat. Laju positif dari pasar obligasi negara tersebut dapat terlihat dari imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah Indonesia yang masih menarik dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, yield obligasi rupiah pada penutupan Jumat (28/1) menyentuh angka 6,46%. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan terus berkoordinasi dengan pemerintah, terutama Kementerian Keuangan, dalam menjaga yield differential dan tingkat imbal hasil surat berharga negara (SBN) tetap menarik. Dengan rencana kenaikan suku bunga The Fed (Federal Funds Rate/FFR) pada Maret 2022, BI memproyeksikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) akan naik hingga 2,2%, bahkan berpotensi meningkat hingga 2,5%.
Direktur Avrist Asset Management Farash Farich menilai, pemerintah tetap perlu mengamankan pasar obligasi dengan memperbanyak SBN yang menyasar pasar ritel untuk mengantisipasi keluarnya aliran modal sebagai respons penaikan suku bunga oleh The Fed. Berdasarkan data BI, aliran keluar modal asing pada pekan keempat Januari 2022 mencapai Rp5,34 triliun dengan didominasi pasar SBN sebesar Rp5,32 triliun. Menurutnya, Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), dan Sukuk Ritel (Sukri) masih diminati investor ritel karena yield yang menarik. “Saat ini tingkat deposito yang masih rendah juga dan minat investor individu berinvestasi masih tinggi,” ujar Farash.Konsolidasi Bisnis Pelabuhan : Pelindo Pacu Arus Peti Kemas
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menargetkan arus peti kemas tumbuh menjadi 17,3 juta TEUs pada 2022, naik 4,9% dari taksasi 2021 sebesar 16,4 juta TEUs. Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan usai merger harus ada kenaikan kinerja operasional yang dicapai oleh Pelindo. Sejumlah target pada 2022 tersebut yakni pergerakan kunjungan kapal mencapai 1,271 juta GT atau tumbuh sebesar 7,3% dari taksasi tahun 2021 sebesar 1.184 juta GT. Pelindo juga menargetkan arus barang nonpeti kemas sebesar 144,3 juta Ton, tumbuh 3,2% dari 139,8 juta ton pada tahun lalu. “Pada 2022 arus peti kemas juga ditargetkan tumbuh menjadi 17,3 juta TEUs,” ujarnya, Jumat (28/1).









