USAID dan Mars Bantu 9.000 Petani Kakao
Lembaga donor dari Amerika Serikat, USAID, dan PT Mars berkolaborasi mendorong pengembangan pertanian kakao berkelanjutan melibatkan 9.000 petani di Sulsel dan Sulteng. Setidaknya 7,2 juta USD (Rp 104 miliar) dikucurkan. Program ini diluncurkan di laboratorium pengembangan kakao Mars di Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (18/5). (Yoga)
VALUASI KRIPTO TERJUN BEBAS, G7 MAU ATUR PASAR MATA UANG DIGITAL
Kelompok negara industri terkaya atau G7 semakin mematangkan rencana pengaturan pasar uang kripto. Perlindungan konsumen menjadi alasan utama setelah nilai pasar kripto tersapu 1,8 triliun USD dalam enam bulan terakhir. Nilai yang hilang itu mencapai lebih dari 1,5 kali PDB Indonesia. Gubernur Bank Sentral Perancis Francois Villeroy de Galhau mengatakan, pengaturan pasar kripto akan dibahas dalam pertemuan para pejabat keuangan G7 di Jerman pada pekan ini. ”Hal yang terjadi beberapa waktu terakhir adalah tanda harus ada regulasi global,” ujarnya, Selasa (17/5) malam waktu Paris atau Rabu dini hari WIB. Bersama 26 negara lain di Uni Eropa (UE), Perancis sudah mendorong regulasi pasar kripto di UE. Dikenal sebagai aturan MICA (Marketin Crypto Asset), UE menghendaki pasar kripto diatur untuk memberikan perlindungan kepada investor kecil. Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS, Gary Gensler mengatakan, pasar kripto amat spekulatif. Kepercayaan masyarakat bisa tersapu kalau kondisi itu dibiarkan.
Pernyataan mereka muncul menyusul pasar kripto yang kembali anjlok. Dalam sepekan terakhir, sebagaimana dicatat CoinGecko dan Coinbase, nilainya tersapu 1,2 triliun USD. Sebagai pembanding, nilai PDB atau nilai agregat seluruh kegiatan perekonomian Indonesia adalah 1,1 triliun USD. Jika dihitung sejak November 2021, nilai yang tersapu dari pasar kripto semakin besar. Dari 3,1 triliun USD pada November, akumulasi nilai pasar seluruh mata uang kripto hanya tinggal 1,3 triliun USD pada 16 Mei 2022. Kehancuran pasar kripto, antara lain, dipicu kejatuhan nilai luna, salah satu mata uang kripto. Nyaris tak ada mata uang kripto yang tidak anjlok. Dari saat valuasi tertinggi mencapai hampir 69.000 dollar AS per bitcoin, bitcoin kini nilainya di kisaran 29.000 dollar AS. Dengan kata lain, bitcoin kehilangan 57 % nilai sejak November 2021. ”Ada pesimistis dan kehilangan investasi karena penurunan nilai pasar. Ini masalah kehilangan nilai pasar 1 triliun USD meski sebagian besar hanya aset tercatat di kertas dan sebagian besar juga aset yang dinilai berlebihan,” kata ekonom peneliti uang kripto pada Columbia Business School, Eli Noam.
Ekonom Universitas Torono, Joshua Gans, mengungkapkan, ”Dalam mata uang kripto, tidak ada penjaminnya. Hanya pengelola lembaga yang bodoh mau masuk ke sana. Memang ada beberapa lembaga memiliki divisi kripto. Akan tetapi, hal itu tidak berarti mereka akan masuk ke sana secara besar-besaran”. Gans bukan orang pertama yang mengingatkan nihilnya penjamin dalam pasar kripto. Banyak pihak mengingatkan bahwa tidak ada yang mengetahui apa faktor pembentuk harga mata uang kripto. Sampai sekarang tidak diketahui mengapa nilai bitcoin menembus 69.000 dollar AS, lalu terpangkas lebih dari separuh. (Yoga)
Kondisi Fiskal 2022 Dinilai Mampu Pertahankan Harga BBM Subsidi
Didukung keadaan ekonomi yang mulai pulih dan kenaikan penerimaan negara dari windfall profit atau keuntungan tak terduga dari lonjakan harga komoditas, kondisi kesehatan fiskal tahun 2022 dinilai mempu mempertahankan harga BBM bersubsidi. Artinya, tahun ini, tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi guna meredam kenaikan inflasi. Pemerintah juga dinilai memiliki uang cukup untuk membayar tunggakan utang kepada Pertamina sebesar Rp84,4 triliun per tahun 2021.
Plt Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatran dan Belanja Negara (PKAPBN) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Wahyu Utomo mengatakan, pemerintah sudah memiliki hitungan tambahan subsidi energi sebagai bantalan untuk masyarakat, ditengah lonjakan harga minyak dunia yang hingga saat ini masih bertengger di level US$ 100 ribu pr barel. "APBN masih memiliki ruang untukmelakukan penambahan (subsidi).
Pasalnya, kenaikan harga komoditas energi tidak hanya berdampak pada sisi belanja subsidi yang meningkat, tetapi pendapatan negara juga mendapatkan windfall dari naiknya harga komoditas energi, baik untuk pajak maupun non pajak. Secara umum, fiskal aman (meski subsidi energi naik), kemudian dengan APBN juga masih terkendali." ucapnya kepada Investor Daily. (Yetede)
Jaksa Agung: Lin Che Wei Turut Tentukan Kebijakan Soal Minyak Goreng
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, tersangka Lin Che Wei(LCW) alias Weibinanto Halimdjati direktur Kementerian Perdagangan sebagai seorang ekonom tanpa surat keputusan dan/atau tanpa kontrak tertentu. Meski demikian, LCW ikut menentukan kebijakan tentang peredaran prosedur distribusi minyak goreng. "Kami, tim penyidik, sudah mencoba (menelusuri) statusnya apa sih disana, tapi belum, belum ada. Dia belum menyampaikan juga apa statusnya dan tidak ada surat keputusan yang menentukan dia adalah swasta yang direkrut menjadi suatu (pihak) struktural atau organisasi dalam satu kepengurusan atau satu kementerian," jelas Burhanuddin.
Sebelumnya, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung menetapkan Lin Che Wei sebagai tersangka kelima dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO. Selain Lin Che Wei dan Indrasari Wardana, penyidik juga menetapkan tiga orang tersangka lain sebagai tersangka, yakni Master Parulian Tumanggor, selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley MA selaku senior Manager Corperate Affarirs PT Pelita Agung Agroindustri/Permata Hijau Group, dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affairs PT Musim Mas. (Yetede)
Pelonggaran Prokes Jadi Titik Kebangkitan Sektor Transportasi
Pelonggaran protokol kesehatan (prokes) perjalanan dalam dan luar negeri diyakini menjadi ttik kebangkitan sektor transportasi. Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kebijakan pelonggaran penerapan prokes penggunaan masker serta perjalanan dalam dan luar negeri pada Selasa (17/5) lalu. Menindaklanjuti adanya kebijakan ini, Kemenhub telah menerbitkan surat edaran (SE) petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri, yaitu SE 54 Tahun 2022 untuk transportasi darat, SE 55 Tahun 2022 untuk trasnportasi laut, SE 56 Tahun 2022 untuk transportasi udara, dan SE 57 Tahun 2022 untuk transportasi perkertapian. Selain itu, Kemenhub juga menerbitkan SE juklak perjalanan orang luar negeri yaitu SE 58 untuk transportasi udara, SE 59 untuk transportasi laut, SE 60 untuk transportasi darat. SE Kemenhub tersebut diterbitkan merujuk pada SE Satgas Covid-19 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Pada Masa Pandemi Covid-19, yaitu SE Nomor 18 Tahun 2022 untuk perjalnan dalam negeri dan SE Nomor 19 Tahun 2022 untuk perjalanan luar negeri. (Yetede)
Tembus US$ 69,59 Miliar, Industri Manufaktur Masih Dominasi Ekspor
Industri pengolahan atau manufaktur masih memberikan konstribusi yang dominan terhadap nilai ekspor nasional, dengan capaian sebesar 74,46% sepajang Januari-April 2022. Selama empat bulan pertama 2022, kinerja pengapalan produk sektor menufaktur menembus hingga lebih US$ 69,59 miliat atau naik 29,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Guniwang Kartasamita menerangkan, hasil tersebut menunjukkan bahwa upaya dan kebijakan ekonomi nasional yang dilakukan oleh pemerintah berjalan dengan baik. Apalagi, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, sasaran ekspor Indonesia harus pada basis komoditas-komoditas dengan nilai tambah yang tinggi. "Tingginya dominasi sektor industri manufaktur pada capaian nilai ekspor nasional juga menstimulasi pengikatan nilai surplus terhadap neraca perdagangan kita saat ini," jelas Menperin. Surplus neraca perdagangan itu diperoleh dari nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan nilai impor pada periode tersebut. (Yetede)
Luar Biasa! BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia Oleh Forbes Global 2000
Kinerja positif yang ditorehkan oleh perusahaan-perusahaan dari Indonesia mencatatkan pretasi gemilang di dunia internasional, salah satunya adalah masuknya tujuh perusahaan asal Indonesia di daftar 2.000 perusahaan terbesar di dunia versi majalah Forbes. Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI yang dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 Worlds Largest Public Company in Indonesia. BRI menempati rangking ke 349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke 362 pada tahun lalu.
Mengutip situs resmi Forbes, terdapat 7 prusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. dan 4 diantaranya adalah perusahaan BUMN. Dengan pencapaian ini, BRI menempatkan peringkat tertinggi di Indonesia untuk 8 tahun berturut-turut, "Hal ini tentu menjadi prestasi bagi perseroan, karena kendati ekonomi dihadang krisis akibat pandemi Covid-19, BRI tetap mampu menjaga kinerja positif. Hal tersebut diraih BRI dengan kembali fokus pada pemberdayaan dan menyelamatan segmen UMKM di masa sulit, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional," ujar Direktur Utama BRI Sunarso, menegaskan. (Yetede)
Rusia Berharap Terhindar dari Krisis Keuangan
Rusia yakin telah berhasil menghindarkan timbulnya krisis keuangan seiring reli mata uang rubel dan data-data ekonomi menunjukkan tanda-tanda merebak. Tetapi menurut para analis, data-data itu juga menutupi beberapa kenyataan buruk bagi Negara Beruang Merah. Meskipun inflasi di negara tersebut sedang tinggi, tapi terdapat pertanda bahwa kenaikan harga akan melambat dan terus menurun. Sementara mata uang Rubel telah berbalik dari titik rendah sepanjang masa pada Maret menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di dunia pada tahun ini.
Menurut laporan, inflasi Rusia mencapai tingkat tertinggi dalan dua dekade, 17,8% year-on-year (yoy) pada April atau naik dari 16,7% pada Maret. Namun kenaikan harga mulai menunjukkan tanda-tanda melambat. Disebutkan, laju pertumbuhan konsumen melambat tajam dari 7,6% pada Maret menjadi 1,6% pada April Sedangkan harga barang non-makanan naik 0,5% dibandingkan 11,3% pada Maret. Kondisi ini terjadi setelah Bank Sentra Rusia (CBR) menerapkan kenaikan suku bunga darurat yang mendorong suku bunga acuan negara dari 9,5% menjadi 20% pada akhir Februari, beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina, sebagai upaya untuk menyelamatkan rubel. (Yetede)
Inflasi Capai 9%, Rakyat Ìnggris Terbelit Kenaikan Biaya Hidup
Laju inflasi Inggris pada bulan lalu dilaporkan melonjak ke level tahunan tertinggi dalam 40 tahun atau sejak 1982. Kondisi ini akan memaksa Menteri Keuangan (Menkes) Rishi Sunak untuk memberikan tambahan bantuan kepada kelompok-kelompok rumah tangga rentan dan semakin terbelit oleh kenaikan biaya hidup. Sementara itu, Bank of England (BoE) terus menaikkan suku bunga kendati dibayangi resiko resesi. Kantor Statistik nasional atau Office for National Statistics (ONS) menyampaikan pada Rabu (18/5) bahwa inflasi harga konsumen mencapai 9% pada April2022. Menurut laporan, inflasi Inggris tergolong tertinggi diantara negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar di Eropa dan hampir pasti di kalangan negara-negara G-7. Apalagi Kanada dan Jepang belum melaporkan data April. Kemungkinan tidak akan menandingi pertumbuhan harga Inggris, yang tampaknya juga bakal bertahan lebih lama. "Kami tidak dapat melindungi rakyat sepenuhnya dari tantangan global ini, tetap memberikan dukungan yang signifikan dimana kami bisa dan siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut," ujar Sunak, yang dilansir Reuters. (Yetede)
The Fed Tidak Ragu Terus Naikkan Suku Bunga
Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powel menekankan tekadnya untuk menurunkan laju inflasi dengan terus mendukung kenaikan suku bunga sampai harga mulai turun kembali ke level yang sehat. "Jika itu termasuk bergerak melewati tingkat netral yang dipahami secara luas, kami tidak akan rugi untuk melakukan. Kami bakal melakukan sampai kami merasa berada dimana kami dapat mengatakan kondisi keuangan berada ditempat yang tepat, (yakni) melihat inflasi turun. Kami akan menuju ke ttitik itu. Tidak ada keraguan tentang itu," ujar dia dalam wawancara dengan Wall Street Journal pada Selasa (17/5) Menurut Powel, setelah kenaikan itu, pergerakan 50 basis poin yang serupa kemungkinan akan terjadi di pertemuan berikutnya, selama kondisi ekonomi tetap serupa dengan sekarang. Powel juga kembali mengulangi komitmennya pada Selasa untuk mendekatkan inflasi ke target 2% The Fed sekaligus memperingatkan bahwa itu mungkin tidak mudah, dan dapat mengorbankan tingkat pengangguran 3,6% yang saat ini tepat diatas level terendah sejak akhir 1960-an. (Yetede)









