Berkelit dari Ancaman Pailit
Rampung sudah tahapan yang paling krusial bagi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk berkelit dari ancaman pailit. Kemarin mayoritas kreditor Garuda menyetujui rencana perdamaian yang ditawakan maskapai tersebut sebagai bagian dari proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Jika persetujuan ini di sahkan Hakim Pengadilan Niaga Jakarta pada Senin mendatang, Garuda bisa beroperasi dengan tenang sembari bekerja keras memenuhi kewajibannya kepada para kreditor. Masuknya Garuda ke dalam proses PKPU bermula dari permohonan yang diajukan PT Mitra Buana Korporindo melalui Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 22 Oktober 2021. Perusahaan teknologi informasi itu mengadukan Garuda karena menunggak pembayaran sebesar Rp4,16 miliar untuk pengadaan layanan sewa dan managed service end user computing domestik. Setelah melewati proses persidangan, pada Desember 2021, Pengadilan Niaga mengabulkan permohonan PKPU Mitra Buana. Garuda lantas diwajibkan menyusun rencana atau proposal perdamaian kepada para kreditornya. (Yetede)
40 Saksi untuk Kasus HAM di Paniai
Kejaksaan Agung bakal menghadirkan lebih dari 40 saksi dalam sidang pelanggaran HAM berat di Paniai, Papua. Saksi-saksi itu terdiri atas warga sipil, anggota TNI/Polri, dan empat ahli. Adapun penuntut yang dilibatkan untuk menangani perkara ini berjumlah 34 orang. "Tapi tidak semuanya turun ke persidangan karena ada yang men-support untuk menghadirkan alat bukti dan menghadirkan saksi," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, kemarin, 17 Juni 2022. Jaksa Agung telah mengeluarkan surat perintah ke Pengadilan HAM di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Makassar pada 15 Juni 2021. Terdakwa dalam kasus ini adalah IS, perwira yang sebelumnya bertugas di Komando Distrik (Kodim) Paniai. "Terdakwa saat ini memang baru satu," kata Ketu. "Seandainya pada perkebangannya ada tersangka lain, kami akan rilis,". Dugaan pelanggaran HAM berat di Panian terjadi 8 Desember 2014. Saat itu masyarakat mendatangi Markas Kepolisian Sektor Paniai dan komando rayon militer untuk meminta penjelasan tentang pengeroyokan terhadap pemuda setempat yang diduga dilakukan oleh anggota TNI. (Yetede)
Sapi-sapi Kami Tak Lagi Kuat Berdiri
Sapi perah berwarna hitam putih berumur lima tahun dengan berat daging sekitar 2,4 kuintal milik Endar Sunandar (31) di Kelurahan Cipari, Kuningan, Jabar, Rabu (15/6) mati setelah terpapar PMK sepekan terakhir. Mulutnya berbusa dan luka. Sapi betina itu enggan makan sehingga lemas. Endar telah berupaya mengobati sapinya, mulai dari menyuntikkan obat-obatan dari koperasi dan pusat kesehatan hewan hingga membuat jamu dari olahan bawang putih, telur, dan gula untuk meningkatkan nafsu makan sapi. Berbagai cara itu tak mampu menghalau PMK. ”Sampai sekarang dua induk sapi dan satu pedet saya mati. Kerugian sudah lebih dari Rp 50 juta,” kata bapak dua anak ini. Dari total 65 sapi di kandang milik keluarganya, 16 ekor terpapar PMK. Beberapa sapi terpaksa dijual Rp 8 juta-Rp 10 juta per ekor atau anjlok dari harga ideal Rp 18 juta per ekor.
”Dua tahun ke depan, nasib sapi perah di Cigugur suram. Produksi susunya berkurang dan pedet yang harusnya menggantikan induknya mati,” ujar John Nais, Korlap Unit Respons Cepat PMK Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya, yang beranggotakan 1.000 peternak. Menurut John, lokasi kandang yang berdekatan di Cigugur mempercepat penularan penyakit yang menyebar lewat udara itu. Tempat karantina pun tiada tersedia.
Peternak di Lembang, Bandung Barat, juga ikut limbung akibat PMK. Pada Jumat (10/6) malam, Dadang Sopari (54) resah karena keempat sapinya terjangkit PMK. Produksi susu sapinya anjlok sampai 90 %. Ia terpaksa menjual sapi perahnya untuk dipotong meskipun harganya jauh lebih murah, yakni Rp 70.000 per kg untuk daging sapi. Transaksi dilakukan di RPH Cikartani Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU). Sapi-sapi berbobot 300 kilogram yang kini ada di RPH dan terkena PMK kondisinya sudah sulit berdiri.
Jumat lalu, Yaya Mulyana (39), mantri dari RPH memeriksa hingga 13 sapi perah yang akan dipotong. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Tidak hanya peternak, para pedagang daging sapi pun mengalami dilema. PMK membuat penjualan mereka anjlok hampir dua kali lipat, sementara mereka harus menampung daging dari peternak sapi perah yang terus bertambah. Padahal, kondisi sapi kurus, kulit membalut tulang di beberapa bagian. Penjualan daging sapi pun turun drastis, karena masyarakat khawatir makan daging sapi karena wabah PMK. (Yoga)
Antara Anies dan Ganjar di NasDem
Suara dukungan terhadap Anies Baswedan menggema dalam acara rapat kerja nasional (rakernas) Partai NasDem setiap kali pengurus wilayah partai itu menyebut nama Gubernur DKI Jakarta tersebut. Diantara peserta rakernas ada juga yang meneriakkan nama Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Nama Anies yang paling banyak diusung oleh dewan pengurus wilayah (DPW) NasDem dalam rakernas NasDem di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, kemarin. Dari 34 DPW, tercatat 32 pengurus wilayah merekomondasikan Anies sebagai calon Presiden 2024. Hanya DPW Papua Barat dan Kalimantan Timur yang tak mengusung mantan Menteri Pendidikan tersebut. Di urutan kedua, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diusulkan 29 DPW. Diskusi mereka mengerucut pada Anies, Ganjar Pranowo, Ketua DPR Puan Maharani, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Nama-nama tersebut lantas diserahkan kepada DPW NasDem Bengkulu. (Yetede}
Kalkulasi Koalisi Menjelang Pemilihan
Geliat Pembentukan Koalisi partai politik semakin terasa meski pemilihan presiden masih dua tahun lagi. Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasista Raharjo Jati,memprediksi ada lebih dari dua koalisi terbentuk dalam pemilihan presiden mendatang. Poros pertama adalah Koalisi Indonseia Bersatu (KIB). Koalisi ini sudah resmi terbentuk dengan beranggotakan tiga partai, yaitu Golkar, PAN,dan PBB. Kedua, poros koalisi yang akan digagas Partai PDIP. Partai besutan Megawati Soekarnoputri sendiri tanpa perlu berkoalisi dengan partai manapun mereka sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden, yaitu minimal 20% kursi di DPR. Poros ketiga, koalisi yang digagas Partai NasDem. Partai yang didirikan Surya Paloh tersebut memiliki 10,26% kuris di DPR. NasDem butuh berkoalisi dengan dua partai politik, kecuali menggandeng Partai Gerindra atau pun PKB yang sama-sama memiliki kursi di parlemen di atas 10%. (Yetede)
Menimbang Peluang Ganjar di Partai Banteng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum dipastikan bakal maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pemilihan Umum 2024. Sebab, pencalonan Ganjar bergantung pada keputusan Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ganjar pun disebut-sebut akan siap mengikuti kehendak sang ketua umum. "kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, kemarin, 16 Juni. Dalam berbagai survei nasional tentang calon presiden, nama Ganjar Pranowo selama dua tahun belakangan hampir selalu menduduki posisi tiga besar. Hasto menegaskan, partainya tak akan mencampuri urusan partai lain dalam menjaring kandidat calon presiden, termasuk jika yang diusung adalah kader PDI Perjuangan. Secara normatif, kata Hasto, PDI Perjuangan bakal terus bekerja menyiapkan kader-kader menjadi pemimpin. (Yetede)
Mendag Zulhas: Peralihan Migor Curah ke Kemasan Sederhana Buruh Waktu
Pemerintah berencana untuk mengganti minyak goreng (migor) curah menjadi migor kemasan sederhana di pasar karena dianggap lebih higienis. Namun peralihan dari migor curah ke migor kemasan sederhana membutuhkan waktu yang tidak sebentar. "Saya tidak mengatakan dihapus, tapi lebih baik saja (kemasannya). Jangan bilang dihapus, tidak ada. Coba usaha lebih bagus." kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, saat berkunjung di Pasar Cibubur, Jakarta,Kamis (16/6). Zulhas mengaku dirinya bakal memperbaiki tata kelola distributor migor dan menginginkan masyarakat bisa mendapatkan migor dengan harga yang terjangkau. Zulhas mengungkapkan, bahwa masalah utama mahalnya berbagai macam kebutuhan pokok akibat adanya ketergantungan pada impor. "Kita lihat kita benahi,kita akan menyelesaikan bareng kementerian terkait, ini tidak mudah apalagi pangan yang impor," kata Zulhas. (Yetede)
Deklarasi PPS Melonjak 304% Jadi Rp 83 Triliun
Menjelang berakhirnya program pengungkapan sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II pada 30 Juni 2022, terjadi lonjakan peserta dan pengungkapan harta bersih (deklarasi) yang signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), total nilai deklarasi selama 1-15 Juni 2022 mencapai Rp83,6 triliun. Melonjak 304% dibandingkan rata-rata deklarasi bulanan sepanjang Januari-Mei 2022 sebesar Rp 20,7 triliun. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Neilmardin Noor merinci, Januari 2022, sebanyak 8.389 WP mengungkapkan harta dalam PPS, kemudian pada Februari mencapai 7.881 WP, Maret 2022 naik menjadi 4.294 WP, lalu April 9.424 WP, dan Mei sebanyak 16.185 WP. Sementara itu, sejak awal Juni 2022 hingga 15 Juni 2022 pukul 16.00 WIB, total peserta wajib pajak mencapai 32.157 wajib pajak. Dengan demikian, total peserta PPS sampai 15 Juni 2022 pukul 16.00 WIB mencapai 88.330 orang. (Yetede)
Velocity Gelar Lomba Balap Sepeda Velocity Criterium di 6 Kota
Brand Velocity akan menggelar rangkaian lomba balap sepeda bertajuk Velocity Criterium, mulai Juni 2022 yang tersebar di enam kota di Indonesia. "Velocity Creterium kami agendakan sebagai event sport tourism yang diharapkan ke depan bisa digelar di 10 kota dalam setahun. Ini merupakan lomba balap sepeda dengan tujuan untuk mendorong budaya bersepeda, salah satu jenis olah raga ramah lingkungan yang diharapkan jadi ajang promosi potensi pariwisata Indonesia," ujar Vice Chairman Velocity, Anthoni Wonsono saat jumpa pers di Senayan Park (Spark), Jakarta, Kamis(16/6). Event perdana Velocity Criterium akan diselenggarakan pada Minggu 26 Juni 2022 bertempat di Meikarta Central Park, Cikarang, Bekasi. Perlombaan ini terbagi dalam 6 katagori balapan, katagorinya adalah Men Elite (atlet, 23 km), Woman Open (nonatlet, 14 km),Men Master A (30-39 tahun, 23 km), Men Master B (40-49 tahun,18 km) dan Men Master C ( diatas 50 tahun, 14 km). (Yetede)
Bank Mandiri Bidik Transaksi Livin Capai Rp 3.000 Triliun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun ini menargetkan volume transaksi di financial super app Livin' by Mandiri mencapai Rp 3.000 triliun, meningkat dua kali lipat dibandingkan posisi 2021. Selain itu, perseroan menargetkan jumlah pengguna Livin sebanyak 16 juta. VP Transaction Bank Mandiri Thomas Wahyudi menjelaskan, jumlah pengguna Livin by Mandiri saat ini tercatat lebih dari 13 juta. "Targetnya bida 16 juta user. Kalau volume transaksi tahun lalu Rp1.500 triliun, maka tahun ini harapannya bisa double dari angka tahun lalu. Target tersebut diyakini dapat tercapai karena Bank Mandiri konsisten mendorong pengembangan digitalisasi untuk memenuhi seluruh kebutuhan transaksi nasabah. Hingga Mei 2022, total transaksi melalui Livin telah mencapai Rp880 triliun "Dalam mengembangkan layanan digital, Bank Mandiri mengupayakan menghadirkan produk layanan digital yang bersifat costumer centric dan inovatif sehingga dapat secara cepat dan tepat menghadirkan fitur serta benefit kepada nasabah." ujar dia. (Yetede)









