Pasar Redam Efek The FED
Di pasar komoditas, emas dan aset kripto yang selama ini berlawanan dengan pergerakan dolar AS justru menguat setelah pengumuman bank sentral paling berpengaruh di dunia itu. Emas, minyak mentah, hingga aset kripto sebelumnya terjerembap di zona bearish. Pergerakan pasar saham, obligasi, dan komoditas berkebalikan dengan rupiah yang melemah tipis 0,15%, Rp14.767 per dolar AS pada penutupan kemarin meskipun sempat terapresiasi pada pembukaan perdagangan. Mata uang di Asia bergerak variatif terhadap dolar AS yang indeks spotnya menguat ke 105 setelah keputusan The Fed. Secara umum, pasar tampaknya sudah memperhitungkan kenaikan Fed fund rate (FFR) 75 bps yang ditandai dengan rontoknya harga saham, obligasi, dan banyak kelas aset lainnya, termasuk komoditas, menjelang pengumuman.
Laporan Dari Jenewa: WTO Sepakat Atasi Krisis Pangan
Setelah berlangsung alot dan terpaksa harus diundur dari jadwal semula, Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-12 World Trade Organization (WTO) di Jenewa, Swiss, akhirnya ditutup. Pertemuan para menteri anggota WTO yang berlangsung sejak Minggu (13/6) tersebut akhirnya menghasilkan pernyataan bersama yang tertuang dalam deklarasi KTM ke-12 WTO. Dalam deklarasi tersebut, anggota WTO menyepakati beberapa isu yang telah dibahas. Salah satunya mengenai penanganan krisis pangan yang kini mengkhawatirkan sejalan dengan gangguan iklim, dan eskalasi perang Rusia-Ukraina. Koordinator Fungsi Ekonomi 2 Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) Jenewa Ditya Agung Nurdianto mengatakan, poin yang telah disepakati adalah Ministerial Declaration on Trade and Food Security dan World Food Programme (WFP) untuk tujuan non-commercial.
Dalam kaitan krisis pangan, ada tiga pilar yang menjadi bahasan anggota, yaitu Ministerial Declaration on Trade and Food Security, Ministerial Decision on Agriculture, dan Draft Ministerial on World Food Program Food Purchase Exemption from Export Prohibitions or Restrictions. Selain pangan, isu yang juga disepakati oleh WTO adalah Moratorium on Customs Duties on Electronic Transmissions. Secara konkret, WTO sepakat untuk melakukan moratorium e-commerce yang diperpanjang sampai akhir tahun ini.
Industri Semikonduktor : Jerman Tambah Investasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut bahwa produsen semikonduktor asal Jerman, yakni Infineon Technologies berencana untuk menambah investasinya di Tanah Air. Agus menjelaskan bahwa perusahaan yang sebagian besar pendapatannya berasal dari bisnis di segmen otomotif tersebut bakal meningkatkan investasinya empat hingga lima kali lipat dari total kapasitas produksinya di Tanah Air saat ini. “Per hari ini sudah memproduksi sekitar 1,4 miliar per tahun. Nanti rencananya akan menambah investasi di Indonesia menjadi empat hingga lima kali lipat dari kapasitas produksi,” kata Agus, Kamis (16/6). Meski begitu, Menteri Agus belum bisa memberikan informasi rinci terkait dengan nilai investasi dari perusahaan yang memiliki pabrik di Batam tersebut. Menurutnya, rencana peningkatan investasi Infineon Technologies merupakan kelanjutan dari upaya Indonesia untuk menjalin kerja sama jangka panjang dengan Jerman.
Agus menyebut, peluang investasi semikonduktor di Indonesia tercipta karena Tanah Air merupakan pasar yang cukup besar untuk barang elektronika dan produk jadi elektronika.
Energi Terbarukan: Setrum Cangkang Sawit Diuji
PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) berhasil melakukan uji coba penggunaan 100% biomassa cangkang kelapa sawit untuk bahan baku pengganti batu bara (firing) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2x7 megawatt (MW) Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Direktur Operasi 1 PJB, Yossy Noval mengatakan pengujian 100% biomassa firing di PLTU Tembilahan ini telah dilaksanakan secara bertahap sesuai prosedur yang direncanakan. “Tahap awal dimulai dari 25% penggunaan biomassa sebagai bahan bakar pengganti batu bara pada 12 Juni dan akhirnya selesai 100% firing biomassa pada 15 Juni 2022,” ujarnya, di Surabaya, Kamis (16/6).
“Sebaliknya, data menunjukkan potensi perbaikan fuel flow dan indikator kehandalan dan efisiensi atau Net Plant Heat Rate (NPHR) cukup signifikan persentasenya karena cangkang sawit memiliki nilai kalori yang tinggi,” ujarnya. Dari aspek lingkungan, lanjutnya, cangkang kelapa sawit memiliki kadar sulfur yang lebih rendah dari batu bara sehingga emisi yang dihasilkan juga menunjukkan penurunan.
Penerbitan Obligasi Korporasi Meningkat
Jumlah penerbitan obligasi korporasi hingga Juni 2022 mencapai Rp 62,3 triliun. Penerbit obligasi terbesar datang dari sektor keuangan, material, industri dan konsumer. Anindita Cintasya DCM Specialist - Investement Banking PT Aldiracita Sekuritas Indonesia mengatakan, penyerapan obligasi korporasi di tahun ini cukup tinggi. Selain itu, kebutuhan refinancing obligasi korporasi jatuh tempo pada 2022 ini mencapai Rp 157 triliun. Hanya saja, Anindita menilai, kenaikan suku bunga The Fed dan peningkatan yield SUN acuan 10 tahun selama tahun ini sebesar 66 bps bisa membuat biaya penerbitan obligasi meningkat.
Berkelit Dari Restriksi Dagang
Pemerintah perlu menyiapkan strategi khusus guna menjaga neraca perdagangan domestik tetap positif, di tengah ancaman krisis pangan dan energi, yang memicu lonjakan inflasi global. Strategi menjaga neraca dagang perlu disiapkan sejak dini setelah ada perlambatan ekonomi di negara mitra dagang utama Indonesia seperti India, China, Amerika Serikat, Thailand dan Korea Selatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelima mitra dagang utama itu mengalami tekanan atau penurunan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I/2022 sebagai dampak krisis pangan dan energi. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan beratnya kondisi ekonomi mitra dagang itu masih ditambah kebijakan pembatasan ekspor di berbagai negara yang berlaku sepanjang Mei 2022. Setidaknya, ada lima negara yang melakukan kebijakan restriksi ekspor yang berdampak terganggunya pemenuhan kebutuhan pangan Indonesia.
Beruntungnya, neraca dagang Indonesia pada Mei 2022 masih surplus US$2,9 miliar kendati jauh lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar US$7,56 miliar. Sebaliknya, nilai ekspor Indonesia pada Mei 2022 yang mencapai US$21,51 miliar tetap naik 27% dibandingkan dengan ekspor bulan yang sama 2021. Presiden Joko Widodo sebelumnya, (10/6), meminta kemandirian pangan harus menjadi prioritas di tengah krisis dan pembatasan ekspor pangan sejumlah negara. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani menilai perlu ada konsistensi terhadap kemandirian pangan untuk menjaga neraca perdagangan Indonesia tetap positif di tengah situasi saat ini.Reshuffle Kabinet : Manuver Lincah Menahan Gempuran Global
Presiden Joko Widodo kembali ke ritual awal, yang memilih Rabu Pahing, (15/6), dalam melakukan perombakan kebinet. Kemarin, Presiden menunjuk Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi. Selain Zulkifli, Presiden juga menunjuk mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanjo sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menggantikan Sofyan Djalil. Selain Zulkifli dan Hadi, Presiden juga melantik John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri; Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan; dan Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri ATR/BPN. Di Istana Negara, Kepala Negara menyebut Zulkifli memiliki pengalaman panjang dan mumpuni di lapangan. Presiden berharap sosok Zulfikli mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi, salah satunya minyak goreng.
“Kita melihat semuanya, rekam jejak pengalaman, kemudian terutama untuk kemampuan manajerial. Sekarang bukan hanya makro, tapi mikronya juga harus secara detail dikerjakan. Saya lihat Pak Zul dengan pengalaman, rekam jejak yang panjang, akan sangat bagus untuk Mendag,” kata Jokowi, Rabu (15/6). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku sudah mengenal sang menteri cukup lama sehingga kerja sama yang baik pasti akan terjalin. “Koordinasinya juga akan baik,” katanya. Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengungkapkan perubahan susunan (reshuffle) kabinet oleh Presiden untuk membuat kinerja pemerintah lebih lincah. Sementara itu, Zulkifli meyakini mampu menjalani semua amanah dan tugas dari Presiden Jokowi dengan bekal pengalamannya hingga saat ini.
KONTRAKSI INDEKS DAYA SAING RI : EFEKTIVITAS UU CIPTA KERJA RENDAH
Berdasarkan laporan Institute for Management Development berjudul World Competitiveness Yearbook 2022, indeks daya saing kemudahan berusaha Indonesia berada di peringkat 44, turun dibandingkan dengan tahun lalu yang di posisi 37. Celakanya, indikator yang mencerminkan efisiensi birokrasi terpuruk ke posisi 35 pada tahun ini. Faktanya, sebagian besar substansi pada UU No. 11/2020 telah diimplementasikan pada tahun lalu. Laporan itu mencatat, ada sejumlah kendala yang dihadapi Indonesia dalam memperbaiki ekosistem investasi atau kemudahan berusaha. Salah satunya adalah regulasi yang belum sepenuhnya menyokong perbaikan iklim bisnis. Apabila ditelaah lebih lanjut, UU Cipta Kerja sejatinya menyajikan berbagai fondasi hukum yang bermuara pada perbaikan iklim investasi atau kemudahan berusaha. Mulai dari perampingan birokrasi, kemudahan perizinan, hingga sistem digital yang bisa dimanfaatkan oleh investor.
Bisnis mencatat, kendati UU Cipta Kerja telah berlaku, masih ada banyak kendala dalam ekosistem investasi. Pertama ketersediaan instrumen regulasi dalam bentuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang hingga 12 April 2022 hanya terdapat 123 dari 508 pemerintah kabupaten/kota yang menyusun Perda PBG. Kedua digital map, dari kebutuhan sebanyak 2.000 peta digital hingga Maret 2022 hanya tersedia 56. Ketiga rencana detail tata ruang (RDTR) yang masih tersedia di 70 daerah. Keempat, tidak tercakupnya sebagian besar lapangan usaha di dalam sistem OSS sehingga menghambat akses pengajuan izin oleh calon investor.
PERANG RUSIA–UKRAINA : BAHAN BAKU PUPUK MASIH AMAN
Sejumlah pabrikan pupuk menyatakan pasokan bahan baku penyubur tanaman itu memadai di tengah gangguan suplai dari Rusia karena perang di Ukraina. Untuk menyubstitusi bahan baku dari Negeri Beruang Merah, produsen pupuk mendatangkan bahan baku dari negara lain, seperti Yordania dan Malaysia, meskipun tetap menderita kenaikan harga di pasar global. Pasokan bahan baku yang tetap lancar itu terkonfirmasi dalam data BPS yang menyebutkan impor bahan baku pupuk tetap naik bulan lalu. PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pasokan pupuk di Tanah Air aman hingga akhir tahun ini. SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana mengatakan perseroan merealisasikan 9,1 juta ton pupuk bersubsidi per tahun untuk jenis urea, NPK, ZA, SP 36, dan organik. Angka realisasi tersebut setara dengan kebutuhan pupuk dalam negeri untuk kategori subsidi, yakni 9 juta ton per tahun. Pupuk Indonesia memiliki kapasitas produksi sekitar 13,7 juta ton per tahun dengan realisasi 12,3 juta ton per tahun. Sekitar 75%-80% diprioritaskan untuk kebutuhan subsidi. Sementara itu, untuk mengamankan pasokan pupuk fosfat yang terancam oleh aksi moratorium negara pemasok utama dan kekhawatiran terhadap Perang Rusia-Ukraina, perseroan menjalin kerja sama dengan Jordan Phospate Mines Co. Plc (JPMC). JPMC merupakan produsen pupuk dari Yordania yang sudah menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Kaltim dan PT Petro Jordan Abadi Co. melalui kemitraan dengan Indonesian Gresik Petrochemicals Co.
KINERJA JASA HULU MIGAS : ELSA Bidik Pendapatan Rp3,15 Triliun
Emiten jasa hulu minyak dan gas bumi, PT Elnusa Tbk. (ELSA) membidik pendapatan Rp3,15 triliun pada 2022 akibat menguatnya harga minyak dan gas bumi global. Perusahaan memproyeksikan pendapatan tebal pada 2022 berasal dari layanan lepas pantai yakni Rp1,9 triliun, sisanya dari geosains dan layanan lapisan reservoir senilai Rp800 miliar dan EPC-OM services sebesar Rp350 miliar. “EPC kami lakukan selektif untuk memastikan pekerjaan yang kami lakukan bisa menghasilkan profit optimal,” ujar Vice President of Strategic Planning and Corporate Management Elnusa, Aditya Dewobroto, Rabu (15/6).









