;

Perkuat Modal, PT BSD Tak Bagikan Dividen

Yoga 18 Jun 2022 Kompas

PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk memutuskan tidak membagi dividen atas laba bersih 2021 sebesar Rp 1,35 triliun. ”Dengan  keputusan pemegang saham tersebut, perseroan memiliki fondasi permodalan yang solid untuk menjamin pendanaan dan penyelesaian atas proyek-proyek properti yang dikelola,” kata Direktur BSD Hermawan Wijaya kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (17/6). (Yoga)

Pasar Cinde Dibangun Kembali Tahun Depan

Yoga 18 Jun 2022 Kompas

Setelah empat tahun mangkrak, Pasar Cinde, Palembang, akan dibangun kembali pada tahun 2023. Kepastian ini dikemukakan Gubernur Sumsel Herman Deru, Jumat (17/6). ”Kontrak pembangunan Pasar Cinde sudah saya putus. Sekarang beralih ke pemerintah provinsi,” katanya. Sebelumnya, proyek ditangani kontraktor pihak ketiga pada Maret 2016, tetapi lantas mandek. (Yoga)

Formula E dalam Proses Audit

Yoga 18 Jun 2022 Kompas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng auditor eksternal dari pihak swasta untuk mengaudit secara khusus pelaksanaan balapan mobil listrik Formula E. Proses audit itu akan berlangsung hingga pertengahan Juli dan diikuti audit oleh BPK. Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Budi Purnama, Jumat (17/6), menjelaskan, audit dilakukan oleh pemeriksa swasta dan Inspektorat Pemprov DKI dengan menggandeng kantor akuntan publik. (Yoga)

Garuda Lolos Dari Turbulensi

Hairul Rizal 18 Jun 2022 Bisnis Indonesia (H)

Badai yang menerpa emiten penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., berangsur reda seiring dengan keberhasilan voting homologasi maskapai pelat merah dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Kendati demikian, manajemen dengan kode sandi GIAA itu ditantang untuk bekerja lebih keras lagi guna merealisasikan isi dari rencana bisnis jangka panjang 2030 yang tertuang dalam proposal perdamaian, agar burung besi pelat merah ini tetap mengangkasa. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berkomitmen untuk menjaga kepercayaan yang diberikan oleh kreditur dengan segera mengimplementasikan rencana bisnis yang tertuang dalam proposal perdamaian. Rencana bisnis itu adalah, pertama, pembayaran kewajiban usaha melalui kas operasional. Kedua, konversi utang melalui ekuitas, dan ketiga, restrukturisasi baik dalam bentuk penerbitan surat utang baru maupun ekuitas.

Adapun, detail dari mekanisme pembayaran kepada kreditur terbagi dalam beberapa klasifikasi. Pertama, bagi kreditur dengan nominal di bawah Rp255 juta akan dilunasi dengan dana dari arus kas perusahaan. Kedua, kreditur senilai di atas Rp255 juta yakni pemegang sukuk dan lessor akan memperoleh kupon debt baru sebesar US$825 juta, dan saham senilai US$330 juta dolar. Ketiga, untuk kreditur perbankan dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), baik utang maupun pinjaman akan diperpanjang tenornya selama 22 tahun dengan bunga 0,1% per tahun.

Meningkatkan Efisiensi Industri Pengolahan via LCS

Hairul Rizal 18 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan pada hingga April 2022 menyumbang 74,46% pada total ekspor Indonesia atau senilai US$69,59 miliar. Nilai ekspor tersebut naik 29,19% (ctc), sedangkan secara tahunan terdapat peningkatan 27,92% (yoy). Kinerja industri pengolah­­an secara nasional turut di­sumbangkan oleh industri pe­­­ngolah­­an di Provinsi Jawa Barat. Se­lain itu, industri pengola­han juga menjadi sektor uta­ma dalam pembentukan Pro­duk Do­mestik Regional Bru­to (PDRB) di Jabar. Pertumbuhan ekonomi Jabar pada triwulan IV 2021 sebesar 5,61% (yoy) disumbangkan oleh pertumbuhan industri pengolahan sebesar 3,62% (yoy), didorong oleh industri utama yakni TPT, elektronik dan otomotif. 

Memperkuat posisi industri pengolahan nasional pada global value chain menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menggenjot kinerja sektor tersebut. Saat ini, sayangnya posisi Indonesia berdasarkan persentase partisipasi terhadap GVC makin menurun dari tahun ke tahun. Bank Indonesia (BI) mengembangkan kerangka kerja sama penyelesaian transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal atau yang dikenal dengan istilah Local Currency Settlement (LCS). Kerja sama LCS bermula dari kebutuhan penyelesaian transaksi pelaku usaha di Indonesia pada mitra utama di negara selain Amerika Serikat yang masih bergantung pada penggunaan dolar AS. Padahal, berdasarkan data 2021 nilai ekspor Indonesia ke AS persentasenya hanya 10% dari keseluruhan ekspor Indonesia.


Insiden Berulang Pekerja Migran

Yoga 18 Jun 2022 Kompas

Sebanyak 30 pekerja migran tanpa dokumen menjadi korban perahu tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Kepri. Tujuh diantaranya belum ditemukan. ”Satu pekerja migran yang bernama Ahmad harus dirawat di RS Budi Kemuliaan karena mengalami sesak napas,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Batam Kolonel Farid Maruf, Jumat (17/6). Semua pekerja migran yang selamat berasal dari NTB. Farid menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan keterlibatan sindikat perdagangan orang dalam tenggelamnya perahu pekerja migran tanpa dokumen itu.

Di Mataram, Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Indonesia NTB Abri Danar Prabawa memastikan, 23 korban selamat itu merupakan warga Lombok. Seluruhnya laki-laki, Kecelakaan perahu pekerja migran tanpa dokumen berulang kali terjadi di perairan perbatasan Kepri dan Malaysia. Pada Desember 2021 hingga Januari 2022, lima kali perahu pekerja migran tenggelam. Sedikitnya 37 orang tewas dan 48 orang hilang.Koordinator Pusat Bantuan Hukum Buruh Migran NTB Muhammad Saleh mengatakan, insiden perahu yang membawa pekerja migran tanpa dokumen merupakan dampak dari tidak berjalannya aparatur negara penerima mandat perlindungan pekerja migran. Bukan hanya aparat di desa, melainkan juga kabupaten, provinsi, dan nasional. (Yoga)


Lonjakan Permintaan Batu Bara: APBI Minta Dukungan Alat Angkut

Hairul Rizal 18 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia meminta dukungan ketersediaan alat tambang dan armada laut guna memacu produksi batu bara, seiring dengan peningkatan permintaan di tengah disrupsi pasokan energi. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menuturkan sejumlah negara sudah terlihat mengajukan permintaan untuk pembelian batu bara dalam negeri menyusul musim dingin sepanjang triwulan ketiga tahun ini. Bahkan, sejumlah transaksi batu bara sudah mulai dilakukan dari Jerman, Polandia, Italia, Spanyol hingga Belanda.“Sudah terjadi pengiriman ke beberapa negara yang membutuhkan, itu kita dengar langsung misalnya dari Spanyol ada juga ke Polandia mereka sudah bilang,” katanya melalui sambungan telepon, Jumat (17/6). Dengan kenaikan permintaan, dia menilai positif rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ingin mengerek target produksi pada rencana kerja dan anggaran belanja (RKAB) pada tahun ini. Namun, Hendra meminta pemerintah untuk mendukung terkait dengan ketersediaan alat tambang dan armada laut seperti tongkang untuk dapat meningkatkan torehan produksi di dalam negeri. Di sisi lain, dia menambahkan peningkatan permintaan batu bara juga datang dari India dan Pakistan terkait dengan isu pasokan bahan baku kelistrikan kedua negara itu. Hendra menuturkan, Kementerian Pertambangan Batu Bara India bakal ke Jakarta akhir bulan ini berkaitan dengan pasokan batu bara tersebut. Selain itu, dia menambahkan APBI telah lebih dahulu menerima kunjungan Konsulat Jenderal dari Karachi ihwal pasokan batu bara ke Pakistan.

Waralaba Restoran : Membuka Peluang Kemitraan Bisnis Steak

Hairul Rizal 18 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Pilihan bisnis kuliner yang ditawarkan saat ini pun kian beragam, termasuk untuk menu makanan yang tergolong fancy seperti steak. Memang beberapa tahun terakhir ini gerai-gerai steak ini kian menjamur. Apalagi tak sedikit pelaku usaha yang menawarkan paket bisnis kemitraan steak, salah satunya adalah Steak Indonesia Raya yang telah berdiri sejak 2017 lalu. Arif Tirtana, Project Director dari Steak Indonesia Raya mengatakan bahwa pihaknya menawarkan paket kemitraan dengan jenis whitelabel. Artinya, para mitra dapat memilih nama brand restorannya sendiri dan bisa bebas mengembangkan usahanya bahkan bisa mewaralabakan kembali usahanya tanpa embel-embel aturan ketat dari pemilik merek (franchisor). Menariknya, meski para mitra membuat merek sendiri, mereka tidak dibebankan biaya lisensi dan biaya royalti. Selain Steak Indonesia Raya, merek lainnya yang juga menawarkan paket kemitraan steak adalah Steaky Steak, Steak House and Blend yang mulai hadir sejak 2021 lalu. Bisnis ini didirikan seiring dengan mulai banyaknya masyarakat yang ingin menikmati menu makanan berbahan dasar daging seperti steak. Namun, masih ada beberapa kalang­an yang belum dapat mencicipi produk ini karena harganya yang masih terbilang mahal.


Kartu Prakerja Dilanjutkan Hingga 2024

Yuniati Turjandini 18 Jun 2022 Investor Daily (H)

Kehadiran Program Kartu Prakerja dalam dua tahun terakhir telah mampu menjangkau hingga lebih dari 12,8 juta penerima manfaat yang tersebar di 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Pada saat bersamaan, program ini juga menghidupkan pasar pelatihan kerja digital dengan nilai sekitar Rp 6 triliun. "Terus. (Program Kartu Kerja) ini akan dilanjutkan, akan diteruskan, termasuk tahun depan (2023). Itu anggaran sudah ada. Betul ya Bu Menteri? Sudah  ada. Tahun depannya (2024) lagi, ada lagi. Anggaran nanti tanyakan ke Bu Menteri Keuangan," kata Presiden Joko WIdodo (Jokowi) selepas acara Temu Raya Alumi Program Kartu Prakerja. Setelah melihat besar manfaat dari kehadiran Kartu Prakejra bisa terus dilanjutkan. Sementara itu, Ketua Komite Cipta Kerja sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Ainglangga Hartarto menyatakan, pasar pelatihan digital yang selama ini tidak tergarap. "Sebelum Kartu Prakerja, pasar ini kosong. Tidak ada yang menangani digital education. Keberhasilan ini adalah  menggabungkan supply dan demand. Seluruhnya dibentuk dalam ekosistem yang terus bergerak  secara dinamis menggunakan, database dan artificial intelligence," ujar  Arilangga dalam sambutannya pada acara yang sama. (Yetede)

Erick Lolos Di PKPU, Garuda Bakal Terbang Lebih Tinggi

Yuniati Turjandini 18 Jun 2022 Investor Daily (H)

Setelah lolos dari ancaman pailit, Jumat (17/6) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal terbang tinggi. Pertemuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kemarin penting bagi masa depan Garuda, karena 95,07% kreditur konkuren yang hadir setuju utang direstrukturisasi. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thahir mengatakan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah menyelesaikan tahapan pemungutan suara atau voting dalam proses PKPU. Berdasarkan hasil rekapitulasi voting, lanjut Erick, Insya Allah Garuda dapat mencapai threshold suara yang menjadi syarat homologasi. "Proyeksi positif yang kami terima hari ini tidak dari hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen, karyawan, serta tim konsultan pendamping yang lebih dari tujuh bulan  menjalin komunikasi intensif dengan para kreditur. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para kreditur yang telah mendukung Garuda hingga ke titik ini," ucap Erick. (Yetede)

Pilihan Editor