BI Beri Sinyal Tahan Suku Bunga
Bank Indonesia memberi sinyal menahan suku bunga acuan BI-7 Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) di level 3,6% pada pekan ini. Arah kebijakan suku bunga masih tertuju pada upaya untuk mendorong pemulihan ekonomi. "Kebijakan moneter akan terus pro-stability. Dengan inflasi yang rendah , kita tidak perlu terburu-buru untuk menaikkan suku bunga sampai ada tekanan fundamental pada inflasi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo. Dia mengatakan, realisasi inflasi hingga Mei 2022 masih rendah, dibandingkan negara lain. Hal ini tercermin pada indeks harga konsumen (IHK) pada Mei 2022 yang mengalami inflasi 0,4% (month to month/mtm), 3,55% secara tahunan (year on year/yoy), dan inflasi inti 2,58% (yoy). "Saya yakin, koordinasi yang kuat antara pemerintah dan bank sentral dapat mengelola stabilitas harga. Tahun ini, perkiraan inflasi kami akan berada di atas target kami, 4%, mungkin sekitar 4,2%. Ini masih sangat rendah, dibandingkan negara lain. Tahun depan kami yakin, inflasi kami akan kembali ke level target kami 3% plus minus 1%." ucap dia. (Yetede)
XL Axiata Sambungkan SKKL Echo Dari AS ke Indonesia
Operator telekomunikasi XL Axiata bekerja sama dengan Meta dan Google untuk membangun Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Echo yang akan menghubungkan California, Amerika Serikat (AS), melintasi samudera Pasifik, lalu ke Indonesia (Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat). Kemudian, SKKL masih akan disambungkan ke negara Singapura. Hal ini juga selaras dengan upaya XL Axiata, untuk mewujudkan visi operator konvergensi terdepan di Indonesia, termasuk mendukung penyediaan layanan internet tercepat bagi pelanggan dan masyarakat di Indonesia. Direktur dan Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa mengatakan, kedatangan Golden Buoy ke Tanjung Pakis merupakan bagian dari rangkaian pembangunan proyek SKKL Echo yang sangat panjang. Sebab, kabel fiber optik ditarik dari California, AS, melintasi samudera Pasifik, langsung ke Indonesia dan selanjutnya langsung ke Singapura. (Yetede)
JLL Sorot Pentingnya Peran Real Estate Dalam Dekarbonasi
Laporan terbaru konsultasi properti JLL menyebutkan bahwa dari hasil studi di 32 pusat kota global bahwa sektor real estat menyumbang rata-rata 60% dari keseluruhan emisi karbon, hal ini melebihi perkiraan World Green Building Council sebesar 40%. Laporan terbaru JLL bertajuk "Decabonising Cities and Real Estate" mendapati kesenjangan yang signifikan antara kebijakan yang diberlakukan di perkotaan, dampak industri real estat, dan ilmu sains iklim yang menunjukkan perlunya tindakan cepat untuk mengatasi pemanasan global. Untuk merencanakan dekarbonasi bangunan yang holistik dan efektif, laporan JLL menekankan pentingnya kerja sama dengan pemilik lahan, investor, pengembang, dan penghuni. Bangunan atau gedung merupakan masalah sekaligus solusi bagi krisis iklim yang kita hadapi dan kerja sama antara sektor swasta dan publik adalah sangat penting untuk mendorong kemajuan dalam dekarbonasi ekonomi. (Yetede)
Investor Global Minati Perusahaan Berstandar ESG
Investor global saat ini lebih tertarik berinvestasi pada perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmetal Social Governance (ESG). Tercatat dana investor asing yang berinvestasi pada proyek berkelanjutan mencapai US$ 96,6 miliar pada kuartal I-2022. Ketua Forum B20 Shinta Kamdani mengungkapkan, standar tata kelola yang berkelanjutan (ESG) lebih penting dari pada sebelumnya dalam mendorong investasi jangka panjang di seluruh bisnis. "Minat berinvestasi pada perusahaan ESG semakin tumbuh," Jelas Shinta. Meski diakui Shinta, kualitas penerapan ESG tetap menjadi tantangan terbesar. Sebab sekitar 1.400 bisnis yang disurvei Federasi Akuntan Internasional, hanya 51% yang mendukung laporan mereka tentang bisnis yang berkelanjutan. "Pentingnya memiliki konsistensi dan standar yang selaras perlu digarisbawahi, karena mereka pemangku kepentingan semakin mendesak untuk mendapatkan informasi keberlanjutan yang lebih transparan, konsisten, dan dapat dibandingkan," sambung dia. (Yetede)
Tawaran Koalisi untuk Hapus Polarisasi
Jokowi menginginkan pasangan calon presiden yang bisa mengurangi polarisasi masyarakat. Usulan mengawinkan sejumlah nama kandidat bermunculan. Komitmen elite politik dan partai politik diragukan bisa menyetop politik identitas. Kemarin, ketika ditanya ihwal cara untuk mengurangi polarisasi, Jokowi menjawab, antara lain, dengan mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden. "Saya menerima untuk memasangkan Mbak Puan dan Pak Anies. Tapi apakah benar bisa mengurangi polarisasi?" kata Jokowi. "Saya juga menerima Pak Anies dipasangkan dengan Pak Ganjar sebagai bentuk rekonsiliasi. Ada juga usulan Pak Prabowo dengan Pak Muhaimin," Selain koalisi partai politik menurut Jokowi, upaya menekan terjadinya polarisasi bisa dilakukan lewat KPU. Penyelenggara pemilu dapat membuat peraturan berisi sanksi, jika perlu berupa ancaman diskualifikasi, bagi kandidat dan pendukungnya yang berkampanye menggunakan isu berbasis suku, agama, ras, dan SARA. Aturan itu juga perlu dibarengi dengan penegakan hukum yang tegas. (Yetede)
Derap Partai Saling Lobi
Partai Politik mengencangkan sabuk menuju Pemilihan Umum 2024. Mereka sibuk menjajaki komunikasi dengan partai lain untuk diajak berkoalisi demi memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Kemarin, Partai NasDem kembali kedatangan tamu. Setelah sebelumnya Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, giliran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu yang mampir ke NasDem Tower, Jakarta Pusat. "Ada banyak kesamaan pandangan dan pikiran yang sangat memungkinkan bagi kami untuk kolaborasi," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh seusai pertemuan, Rabu, 22 Juni 2022. Nasdem menjadi partai pertama yang telah mengumumkan tiga bakal calon presiden yang akan diusung dalam pemilihan Presiden 2024. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Yetede)
Bergelindang di Antara Bisingnya Koalisi
Pengamat politik menilai akan ada empat pasangan calon presiden-wakil presiden dalam pemilihan Presiden 2024. Peluang empat pasangan itu tergambar dari peta sikap politik masing-masing partai pemilik kursi di DPR hingga hari ini. Direktur Eksekutif Indonesia Politikel Opinion, Dedi Kurnia Syah, menyebutkan rencana koalisi Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera berpeluang memunculkan pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Anies adalah Gubernur DKI Jakarta yang Nasdem menjadi bakal calon presiden 2024. Selain mengusulkan Anies, NasDem mengusung dua nama lain sebagai kandidat calon presiden, yaitu Panglima Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Pasangan Anies dan AHY ini paling mungkin muncul kalau melihat situasi politik hari ini," kata Dedi, Rabu, 22 Juni 2022. Pasangan calon presiden-wakil presiden juga berpeluang lahir dari rencana koalisi kedua partai. (Yetede)
HUT KE-495 JAKARTA, Solid dan Bersama Wujudkan Visi Jakarta
Rabu (22/6), Provinsi DKI Jakarta merayakan ulang tahunnya yang ke-495. Di malam ulang tahunnya, karnaval digelar di Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) Ke-53 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakpus, Selasa (21/6). Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam sambutan di Jakarta Fair Kemayoran, Selasa malam, mengharapkan, warga kota Jakarta bisa solid dan bersama demi membangkitkan perekonomian. Warga bergerak maju dan berbenah sesuai dengan visi Jakarta. Seusai karnaval, perayaan semalam berlanjut dengan pesta kembang api dengan membawa harapan Jakarta kota maju, lestari, dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua.
Peringatan HUT Ke-495 Jakarta pada tahun ini diisi dengan sejumlah rangkaian acara mulai 24 Mei hingga 25 Juni dengan tajuk ”Jakarta Hajatan”. Ini berarti perayaan seluruh pencapaian, kolaborasi, kemeriahan, dan pesta yang mengajak seluruh warga untuk aktif serta bersama membangun kota. Riza Patria mengemukakan, Jakarta hajatan mewujud dalam semangat kolaborasi, akselerasi, dan elevasi. Semangat itu membawa pesan optimisme dan bukti upaya yang telah, sedang, dan akan dilakukan menuju Jakarta sebagai kota global. Riza Patria turut mengajak seluruh warga untuk memeriahkan dan meramaikan Jakarta Fair Kemayoran, termasuk membeli produk lokal, pertanda kecintaan dan kebanggaan. Tidak lupa juga menikmati ragam kuliner, wahana bermain, diskon gede-gedean, dan keseruan lainnya. (Yoga)
Prabowo, Ganjar, dan Anies Tetap Teratas
Menhan Prabowo Subianto, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih konsisten berada di posisi teratas tokoh potensial calon presiden pilihan publik. Parpol mesti mempertimbangkan preferensi masyarakat dalam menetapkan capres jika tak ingin kehilangan pemilih, karena figur capres masih jadi magnet yang menentukan pilihan publik pada parpol. Kondisi itu juga menunjukkan masih lemahnya identifikasi kepartaian (party id). Publik belum bisa membedakan ideologi serta program antara satu partai dan partai lain sehingga ikatan psikopolitis dengan rakyat pun tidak terjalin kuat.
Survei Litbang Kompas pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022 menunjukkan, Prabowo masih menduduki urutan teratas dengan elektabilitas 25,3 %. Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan elektabilitas 22 %. Adapun Anies Baswedan memiliki tingkat keterpilihan 12,6 %. Posisi ini belum berubah jika dibandingkan dengan survei serupa Januari lalu. Namun, elektabilitas Prabowo dan Anies cenderung turun jika dibandingkan dengan survei Januari lalu. Elektabilitas mereka saat itu 26,5 % dan 14,2 %. Adapun elektabilitas Ganjar naik dibandingkan dengan survei Januari sebesar 20,5 %. Lewat survei itu juga terekam, kecenderungan publik dalam memilih parpol sangat dipengaruhi oleh pilihan capres. Dari 1.200 responden yang diwawancarai secara tatap muka, 31 % akan berpindah ke parpol lain jika capres yang diusung tidak sesuai preferensi pribadi mereka. (Yoga)
Berharap Utang dari CBD
PT (Kereta Cepat Indonesia China KICI) berharap pada China Development Bank (CBD) untuk menutup pembengkakan biaya atau overrun proyek sepur cepat. Lobi sudah dibangun dan perusahaan mengklaim menerima sinyal positif. "CBD sebagai salah satu investor, sebagai lender, masih menyanggupi untuk membiayai tambahan biaya," ujar Direktur Utama PP KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, kemarin. Namun komunikasi tersebut masih bersifat informal. Sebab, angka biaya untuk proyek kereta cepat masih dalam perhitungan, tak hanya oleh perwakilan Indonesia tapi juga oleh China. Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikerjakan oleh konsorsium perusahaan pelat merah dari dua negara yang tergabung menjadi KCIC. Indonesia diwakili oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang memegang 60% saham, sedangkan China oleh Beijing Yawan HSR Co,Ltd. Dari sisi Indonesia angka cost overrun akan ditentukan Komite Kereta Cepat, yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, dengan anggotanya Menteri Keuangan, Menteri BUMN, serta Menteri Perhubungan. (Yetede)









