;

Berharap Utang dari CBD

22 Jun 2022 Tempo
Berharap Utang dari CBD

PT (Kereta Cepat Indonesia China KICI) berharap pada China Development Bank (CBD) untuk menutup pembengkakan biaya atau overrun proyek sepur cepat. Lobi sudah dibangun dan perusahaan mengklaim menerima sinyal positif.  "CBD sebagai salah satu investor, sebagai lender, masih menyanggupi untuk membiayai tambahan biaya," ujar Direktur Utama PP KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, kemarin. Namun komunikasi tersebut masih bersifat informal. Sebab, angka biaya untuk proyek kereta cepat masih dalam perhitungan, tak hanya oleh perwakilan Indonesia tapi juga oleh China. Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikerjakan oleh konsorsium perusahaan pelat merah dari dua negara yang tergabung menjadi KCIC. Indonesia diwakili oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang memegang 60% saham, sedangkan China oleh Beijing Yawan HSR Co,Ltd. Dari sisi Indonesia angka cost overrun akan ditentukan Komite Kereta Cepat, yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, dengan anggotanya Menteri Keuangan, Menteri BUMN, serta Menteri Perhubungan. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :