Walau Ekonomi Melambat, The Fed Prioritas Perangi Inflasi
Para pejabat The Federal Reserve (The Fed) pada rapat kebijakan Juni 2022 menekankan perlunya memerangi inflasi. Bahkan jika strateginya itu berarti melambatkan laju ekonomi yang sekarang sudah di ambang resesi. Demikian isi risalah rapat yang dirilis pada Rabu (6/7) waktu setempat. "Dalam membahas langkah-langkah kebijakan potensial di pertemuan mendatang, para peserta terus mengantisipasi bahwa kenaikan berkelanjutan dalam kisaran target suku bunga dana federal bakal sesuai dengan sasaran komite. Secara khusus, para peserta menilai, peningkatan 50 atau 75 basis poin kemungkinan akan sesuai di pertemuan berikutnya," demikian menurut risalah yang dilansir CNBC pada Kamis (7/7). Para anggota The Fed, langkah menaikkan suku bunga pinjaman acuan sebesar tiga perempat point persentase pada Juni diperlukan untuk mengendalikan kenaikan biaya hidup yang sudah berada di level tertinggi sejak 1918. (Yetede)
Menlu Tiongkok-Rusia Bertemu di Bali
Menteri Luar Negeri (Menlu)) Tiongkok Wang Yi dan Menlu Rusia Sergei Lavrov bertemu di Bali pada Kamis (7/7) untuk membahas perang di Ukraina, yang sudah memasuki bulan kelima. Pertemuan berlangsung jelang pertemuan singkat Menlu kelompok negara G-20 di resor Nusa Dua, Bali pada Jumat (8/7). Kedua Menlu tersebut tertangkap kamera sedang menggelar pertemuan bilateral di Bali. Pertemuan tingkat Menlu itu rencananya membahas isu-isu dunia paling menyita perhatian dan kekhawatiran dunia saat ini. Walau dikritik, Tiongkok menjadi negara yang salah satu tidak mau mengecam invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 itu. Tiongkok tetap bersahabat dengan Rusia, pada saat negara-negara Barat mengucilkan pemerintahan Presiden Vladimir Putin dari tatanan diplomasi dan finansial global. "Dan menegaskan lagi alasan kami bahwa tujuannya untuk me-Nazi-kan Ukraina, kedua belah pihak menggaris bawahi sanksi-sanksi sepihak dan tidak dapat diterima dengan melangkahi PBB," kata Kemlu Rusia. (Yetede)
Shin Tae-yong Timnas U-19 Wajib Lolos ke Semifinal
Pelatih tim nasional (timnas) sepak bola U-19 Indonesia, Shin Tae-yong menegaskan, pasukannya wajib lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022, walaupun saat ini berada di posisi keempat Group A. Dalam kompetisi Piala AFF U-19 2022, hanya dua tim terbaik dari Group A dan B yang berhak melaju ke empat besar. Akan tetapi, peluang timnas U-19 ke semifinal masih terbuka. Syaratnya, Indonesia mesti memenangi dua laga pamungkas mereka di Group A yakni kontra Filipina, Jumat (8/7) dan Myanmar, Minggu (10/7). Shin Tae-yong yang mengetahui benar situasi yang ada dihadapinya. Namun, setidaknya ada dua tantangan yang mesti dilewati timnas U-19 demi mencapai target. "Kami memiliki masalah penyelesaian akhir. Seharusnya masalah ini diselesaikan dengan keberadaan sistem pembina atlet sepak bola muda berkualitas bagus yang dapat menghasilkan penyerang-penyerang yang baik. Jadi kalau ada yang mengetahui penyerang bagus, beri tahu saya," tutur Shin Tae-yong. (Yetede)
Hujan Sawit di Negeri Orang
Tergiur harga lima kali lipat, petani sawit di beberapa daerah perbatasan ramai-ramai menjual tandan buah segar ke Malaysia. Penjualan lewat jalur tikus itu semakin marak setelah harga tandan di dalam negeri menukik tajam. Penuhnya tangki penyimpanan memicu pabrik kelapa sawit tidak menyerap hasil panen mereka. Petani sawit di beberapa daerah menjual berton-ton tandan buah segar ke Malaysia lewat jalur tikus. Akibat harga TBS yang rendah di Tanah Air, tak ada pabrik kelapa sawit yang mau membeli. (Yetede)
Ramai-Ramai Jual Sawit ke Malaysia
Jalur-jalur tikus menjadi pilihan sejumlah petani sawit di beberapa daerah perbatasan untuk menjual hasil panennya ke Malaysia. Para petani menjual berton-ton tandan buah segar (TBS) ke negeri Jiran lantaran beberapa alasan. Dari kesulitan menjual ke pabrik kelapa sawit di dalam negeri hingga harga yang terlampaui rendah di Tanah Air. "Kalau ada orang yang mengatakan mereka menyelundupkan, itu terlampau berat istilahnya. Mereka berupaya menyelamatkan hidup dan rumah tangganya dengan menjual hasil panen ke Malaysia," kata Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat Medali Emas Manurun, kepada Tempo, kemarin. Menurut Gulat, beberapa petani menjual hasil panen ke negeri tetangganya setelah ambruknya harap TBS di Indonesia beberapa bulan lalu. Disamping itu, penjualan ke Malaysia dianggap perlu dilakukan lantaran buah sawit menumpuk tidak terserap pabrik di beberapa daerah. (Yetede)
Audit Kilat Tanpa Data Mutakhir
Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mulai mengumpulkan data untuk mengaudit industri sawit dari hulu sampai hilir. Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, lingkup audit sawit tersebut sangat luas, dari kebun, pabrik minyak sawit mentah, pabrik produk turunan, ekspor, hingga ke penggunaan dana yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) "Itu akan kami lihat semua sehingga tata kelola akan diatur kembali dari awal sampai akhir," ujar Ateh. Menurut Ateh ada persoalan mendasar yang ditemukan BPKP dalam proses audit tersebut, yakni ihwal kesinambungan dan kemutakhiran data. Ia mencontohkan, data perkebunan rakyat yang ia terima dari pemerintah masih data 2010. Dalam data tersebut, luas perkebunan rakyat sebanyak 42% dari total luas perkebunan sawit Indonesia. (Yetede)
BRI Jauh Dari Episentrum Gejolak Ekonomi Global
Didukung nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyerap sekitar 83,6% kredit, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) jauh dari episentrum gejolak ekonomi global. Selama pergerakan manusia dan aktivitas bisnis kembali normal serta ada kemudahan dalam penyaluran kredit kepada UMKM, kinerja BRI akan terus membaik meski ada kenaikan suku bunga. Merespon ketidakpastian global, demikian Direktur Utama PT BRI Tbk Sunarso, BRI menyiapkan empat strategi untuk menghadapi tantangan yang datang dari eksternal. Empat strategi yang sesuai business Follow stimulus tersebut adalah, pertama harus ada dananya, dengan memastikan pemerintah lewat APBN akan turun tangan dalam memberikan stimulus. Kedua, BRI menyiapkan data pihak-pihak yang bisa mendapatkan stimulus. "Ketiga, kami akan menyiapkan sistem yang kredible dan relieble, agar stimulus tersebut tepat sasaran. Keempat, kami mengomunikasikan stimulus tersebut kepada masyarakat, melalu petugas-petugas di lapangan," ucapnya. (Yetede)
Pendaftaran MyPertamina Langkah Awal Menuju Subsidi Langsung
PT Pertamina (Persero) mengungkapkan pendataan konsumen bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite menjadi langkah awal menuju penerapan mekanisme subsidi langsung. Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR dengan Direksi Pertamina, Rabu (6/7) kemarin. Hanya saja belum dibeberkan secara gamblang waktu pelaksanaan subsidi langsung tersebut. Perusahaan energi plat merah itu telah membuka pendaftaran mulai 1 Juli kemarin. Pendaftaran dilakukan bertahap yang diawali pada 11 kabupaten/kota yakni Kota Padang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjarmasin, Kota Yogyakarta, Kota Manado, dan Kota Bukittinggi. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pendaftaran terhitung awal Juli tersebut diperuntukkan baik masyarakat umum. Nantinya nelayan, petani, usaha kecil menengah, serta bidang logistik yang menggunakan BBM subsidi pun didata. (Yetede)
UU Ciptaker Datangkan Investasi Rp60 Triliun di Empat KEK
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja (Ciptaker) telah mendatangkan investasi senilai Rp 60 triliun di empat kawasan ekonomi khusus (KEK), yakni KEK Gresik (Jawa Timur), KEK Lido (Jawa Barat), serta KEK Nongsa dan KEK Batam Aero Tecnic di Batam, Kepulauan Riau. Itu artinya, UU Ciptaker berdampak positif terhadap pengembangan investasi di Tanah Air. "Dukungan regulasi baru bisa mendorong masuknya investasi ke KEK," ujar Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian Elen Setiadi dalam media briefing di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu. Elen menjelaskan, pasca implementasi UU Ciptaker, muncul penambahan empat KEK baru, yaitu KEK Gresik, KEK Lido, KEK Nongsa, dan KEK Batam Aero Technic. Di KEK Gresik, ada pembangunan smelter PT Freeport Indonesia, sedangkan di KEK Lido milik MNC Land, diperkirakan ada satu proyek selesai pada September atau Oktober 2022. (Yetede)
Kemensos Cabut Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT
Kementerian Sosial (kemensos) mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang telah diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tahun 2022, terkait adanya dugaan pelanggaran peraturan yang dilakukan oleh pihak yayasan. Pencabutan itu dinyatakan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022 tentang Pencabutan izin Penyelenggara Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap di Jakarta Selatan yang ditandatangani oleh Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi. "Jadi alasan kita mencabut dengan pertimbangan karena adanya indikasi pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Sosial sampai nanti menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal baru akan ada ketentuan sanksi lebih lanjut," kata Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi di kantor Kemensos, Rabu. (Yetede)









