;

Jakarta Tawarkan 15 Proyek Investasi Hijau

Yoga 02 Sep 2022 Kompas

Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benny Aguscandra dalam pembukaan Jakarta Investment Forum (JIF) 2022 menyatakan, Pemprov DKI menawarkan 15 proyek investasi hijau kepada para investor asing. JIF 2022 digelar Unit Pengelola Jakarta Investment Centre DPMPTSP, Kamis (1/92) di Hotel Fairmont, Jakarta, dengan kolaborasi U20 Mayors Summit dan BI. (Yoga)

Deflasi jadi Momentum untuk Menaikkan Harga BBM

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Deflasi 0,21% dan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang meningkat ke 51,7 pada Agustus 2022 dinilai sebagai momentum yang tepat bagi pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kondisi ekonomi yang solid ini akan meminimalkan dampak negatif penaikan harga BBM  bagi masyarakat luas. Apalagi, pemerintah juga memberikan bantalan sosial guna menjaga daya beli masyarakat. Meski demikian, penaikan harga BBM yang hampir pasti bakal disusul dengan kenaikan inflasi, perlu direspons secara tepat oleh Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Dengan asumsi harga solar maupun Pertalite dinaikkan sekitar 30%, inflasi diperkirakan tembus 6-9% tahun ini. Dengan kondisi ini, agar tidak terjadi pelarian modal asing (capital out), BI dinilai perlu paling tidak menaikkan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 50 basis poin menjadi 4,25%, dari saat ini 3,75%. (Yetede)

Melesat 8.771% Laba Bersih, Bumi Resource Tembus Rp 2,49 T

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 167,7 juta atau sekitar Rp 2,49 triliun pada semester I-2022, terbang jauh 8.726% dari periode yang sama tahun lalu yang sebanyak US$ 1,9 juta. Pendapatan konsolidasi sepanjang semester I-2022 sebesar US$ 3,81 miliar, meningkat 66% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 2,29 miliar. “Pendapatan BUMI naik. (Kenaikan) ini diperoleh dari realisasi kenaikan harga batu bara sebesar 92%,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava dalam keterangan resmi, Kamis (1/9/2022). Beban usaha BUMI periode hingga 30 Juni 2022 adalah US$ 159,5 juta. Ini lebih besar 39% dari periode sama 2021 di US$ 114,4 juta. Sedangkan laba usaha US$ 931, juta pada semester I-2022. Angka itu meningkat 151% dibandingkan semester I-2021 yang berjumlah US$ 370,9 juta. Margin usaha di semester pertama tahun ini meningkat tajam jadi 24,4%, dibanding 16,2% pada semester I-2021. (Yetede)

PMI Manufaktur Indonesia Terus Menguat

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia kembali melanjutkan tren positifnya pada Agustus 2022 mencapai level 51,7, naik dari posisi Juli 51,3. PMI Manufaktur Indonesia terus menunjukkan peningkatan, di tengah menurunnya indeks tersebut di negara-negara Asia lainnya, seperti Korea Selatan (49,8 di Juli 2022 menjadi 47,6) dan Jepang (52,1 pada Juli 2022 menjadi 51,5). PMI atau indeks manufaktur dirilis oleh S&P Global setiap awal bulan, merupakan hasil survei beberapa manajer pembelian di perusahaan manufaktur Indonesia. PMI diatas 50 menunjukkan manufaktur tengah ekspansif, sedangkan dibawah 50 menunjukkan manufaktur mengalami resesi. Indeks yang dirilis setiap bulan tersebut, memberikan gambaran tentang kinerja industri pengolahan pada suatu negara, yang berasal dari pertanyaan seputar jumlah produksi, permintaan baru, ketenagakerjaan, inventori, dan waktu pengiriman. “Peningkatan indeks PMI Manufaktur didorong oleh kenaikan penjualan dari permintaan domestik. Hal ini sebagai tanda bahwa upaya pemulihan ekonomi dari hantaman pandemi telah menunjukkan dampaknya,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Yetede)

SMF Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan menerbitkan obligasi berkelanjutan VI Tahap III Tahun 2022 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3 triliun, yang ditawarkan kesanggupan penuh atau full commitmen. Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh perseroan untuk menggantikan sebagian dana ekuitas yang telah disalurkan sebagai pinjaman kepada penyalur KPR FLPP yang per tanggal 30 Juni 2022 jumlahnya sebesar Rp 4.16 triliun. Menurut Kepala Divisi Tresuri SMF Hilman Asyrofi, obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok. Bunga obligasi ini dibayarkan setiap tiga bulan, sesuai dengan tanggal pembayaran bunga  obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% per tahun, dengan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi. “Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 21 Desember 2022, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi ini adalah pada tanggal 21 September 2027,” ungkap Hilman dalam keterangan resminya, Kamis (1/9). (Yetede)

AS Perintakan Stop Penjualan, Chip Al ke Tiongkok

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Investor Daily (H)

WASHINGTON, ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memerintahkan penghentian ekspor chip yang digunakan untuk komputasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Larangan ini telah diterima oleh produsen chip Nvidia corp. dan Advanced Micro Devices (AMD) Inc pada Rabu (31/8) waktu setempat. Selain itu, pengumuman juga dipandang sebagai sinyal eskalasi besar dari tindakan keras AS terhadap kemampuan teknologi Tiongkok menyusul bubble ketegangan atas nasib Taiwan. Pasalnya, hampir sebagian besar besar produsen chip, Nvidia dan perusahaan lain melakukan produksinya di Taiwan. Saham Nvidia pun dilaporkan turun 6,6% selang beberapa jam pengumuman disampaikan. Menurut Nvidia, larangan tersebut memengaruhi produksi tipe chip A100 dan H100 yang dirancang untuk mempercepat tugas pembelajaran mesin. Pelarangan ini juga dapat mengganggu penyelesaian pengembangan chip unggulan H100 yang telah diumumkan tahun ini. Sedangkan saham rivalnya, AMD mengalami penurunan 3,7% setelah beberapa jam  pengumuman AS. (Yetede)

Makin Terancam Tak Melaut

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Tempo (H)

Jakarta- Di tengah rencana kenakan harga BBM bersubsidi, sejumlah nelayan di daerah yang berhak mendapat Pertalite dan solar bersubsidi masih kesulitan mengaksesnya. Pasokan bahan bakar yang kian menipis bakal memaksa para nelayan kecil untuk berhenti melaut. "Kalau (BBM) bersubsidi habis dan harus beli dengan harga industri, kebanyakan nelayan tidak bisa melaut," kata Ketua Harian DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Dani Setiawan, kepada Tempo, Kamis, 1 September 2022. Pasokan BBM bersubsidi saat ini makin menipis. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menunjukkan, per 31 Agustus lalu, konsumsi biosolar sudah mencapai 76,28% (19,506 kiloliter) dari kouta yang ditetapkan pada tahun ini. Bahkan, kouta yang tersisa diprediksi habis pada oktober mendatang. Survei KNTI pada April 2022 menunjukkan 85% nelayan kecil di daerah mengalami kesulitan mengakses BBM bersubsidi. Alasannya beragam. Salah satunya karena karena keterbatasan kouta. (Yetede)

Mengubah Skema Subsidi BBM

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Tempo H

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo, mengatakan, pemerintah sudah sepakat akan mengubah skema subsidi dari menyubsidi barang jadi menyubsidi pada orang. Sebab, faktanya subsidi barang itu sangat tergantung pada variable yang penting, misalnya memastikan tidak ada penyimpangan atau penyelewengan, lalu pengawasan distribusi dan lain-lain. "Seringkali kita mendengar ada salah sasaran, kita sering mendengar ketidaktepatan sasaran, meskipun itu juga tidak sedang dilarang karena belum ada aturan pembatasan, tapi kita prihatin dengan geopolitik yang makin dinamis kita harus mengalokasikan anggaran sebesar 503 triliun untuk subsidi energi," kata Prastowo dalam acara diskusi Ngobrol @Tempo berjudul "Menemukan Jalan Subsidi BBM Tepat Sasaran," Selasa, 30 Agustus 2022. (Yetede)

Tak Serentak Tiga Bantalan

Yuniati Turjandini 02 Sep 2022 Tempo (H)

Jakarta- Penyaluran bantuan sosial pengalihan subsidi BBM senilai Rp24,17 triliun yang dijanjikan  pemerintah tidak akan berjalan serentak. Dua dari tiga program bantalan sosial tambahan tersebut masih menunggu payung hukum. Program tersebut antara lain subsidi transportasi. Pemerintah menyiapkan bantuan untuk sektor transportasi seperti angkutan umum, ojek, hingga nelayan, dengan anggaran sebesar Rp2,17 triliun. Menurut Presiden Jokowi, pemerintah daerah akan menyisihkan  2% dari dana alokasi umum dan dana bagi hasil mereka untuk program ini. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, mengatakan pemerintah masih menggodok payung hukum untuk program subsidi transportasi tersebut. "Semua masih dibahas, tentang bagaimana penggunaan dana 2% itu, apakah jadi 2% atau enggak, termasuk sasaran penerimanya," kata dia kepada Tempo, Kamis, 1 September 2022. (Yetede)

Efek Sistematik Bisa Menjalar ke Non Bank

Hairul Rizal 01 Sep 2022 Kontan (H)

Ibarat bola salju, masalah industri keuangan masih banyak yang mengkhawatirkan. Apalagi nilai kerugian besar mencapai triliunan.Terbaru: Putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Nyaris tak tercium publik, Hakim Pengadilan Niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat nyatanya sudah memvonis pailit KSP Indosurya 11 Agustus 2022 lalu. Putusan ini menguak tabir ada kerugian publik senilai Rp 15,9 triliun. KSP Indosurya dengan segala cara juga mengajukan kasasi atas putusan pailit yang tertuang dalam putusan No.15/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2022/PN.Niaga Jkt Pst. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM juga mengaku mendorong KSP Indosurya keluar dari pailit. Tapi ia tak menolerir kasus pidana koperasi diproses sesuai aturan.Harapan Teten, Kejaksaan Agung mendukung penanganan koperasi bermasalah agar hak anggota koperasi dapat terpenuhi secara maksimal. KSP Indosurya hanyalah contoh kasus. Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dalam pembukaan kelas ke jurnalis, mayoritas kasus keuangan saat ini terjadi di industri keuangan non bank.

Pilihan Editor