KETENAGAKERJAAN : Depenas Kaji Kenaikan Upah
Dewan Pengupahan Nasional menyatakan ada peluang penetapan upah minimum 2023 bakal sama atau bahkan naik dibandingkan dengan tahun ini mengacu inflasi dan pertumbuhan ekonomi 2022. Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) Adi Mahfudz Wuhadji mengatakan peluang itu disampaikan setelah buruh menggelar aksi demontrasi di Jakarta menuntut salah satu kenaikan upah minimum 2023 hingga 13%. “Kami melakukan formulasi penetapan upah minimum. Adapun bila terjadi kenaikan, itu akan disesuaikan dengan kondisi dari sisi inflasi atau pertumbuhan ekonomi,” katanya kepada Bisnis, Rabu (12/10). Selain itu, dia menyatakan upah yang akan ditetapkan 2023 bisa terlihat dari kondisi ekonomi global saat ini.
TRANSFORMASI EKONOMI : Balikpapan Perkuat Parekraf
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai melakukan perencanaan jangka panjang, agar motor perekonomian wilayah ini tak hanya bertumpu pada sektor industri pengolahan. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai menjadi opsi mesin perekonomian wilayah ini ke depannya. Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Balikpapan Doortje Marpaung menyatakan, ekonomi Balikpapan ke depan akan bertumpu pada sektor selain pertambangan, migas, dan batu bara. “Meskipun di tagline nasional kita bukan yang utama, tapi potensi ini yang perlu kita drive. Ada MICE [meeting, incentive, convention, exhibition], pariwisata, dan industri kreatif,” katanya, Rabu (12/10).
“Kita melihat PDRB [produk domestik regional bruto] Balikpapan masih di dominasi sektor pengolahan, yaitu 47,2%, diikuti oleh konstruksi 16,5%, transportasi 9,8%, dan sektor perdagangan yang memerlukan perencanaan jangka panjang ke depan,” katanya. Menurutnya, Kota Balikpapan perlu melakukan transformasi ekonomi yang beralih dari ketergantungan sektor migas dan batu bara.
Hulu-Hilir Terempas Resesi
Dana Moneter Internasional (IMF) semakin kencang menyalakan alarm bahaya atas ekonomi 2023. Sebanyak 31 negara, yang menguasai sepertiga perekonomian dunia, terancam masuk ke jurang resesi. Pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi ambles. Sedangkan inflasi global bakal mengganas. Dampaknya bisa merembet ke dunia usaha hingga nasib buruh di Indonesia. (Yoga)
Bola Liar Resesi Global
Alarm peringatan resesi global berbunyi. IMF memperkirakan perekonomian global lunglai pada 2023, seiring tingginya inflasi dan suku bunga serta efek domino ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina. Perekonomian sepertiga negara di dunia terancam masuk jurang resesi, terkontraksi oleh kesulitan menghadapi beban utang tinggi, lemahnya fundamental makroekonomi, dan instabilitas politik. Peringatan IMF tersebut ditanggapi serius oleh pelaku usaha dalam negeri di Indonesia. Mereka khawatir resesi global melemahkan permintaan serta menurunkan daya beli dan konsumsi masyarakat secara keseluruhan. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, menuturkan pelaku usaha mulai mengencangkan ikat pinggang, menyiapkan kebijakan-kebijakan yang antisipatif untuk menangkal resesi. "Termasuk melakukan manajemen arus kas dan arus modal yang adaptif terhadap berbagai skenario krisis," ujarnya kepada Tempo, kemarin.
Menurut Shinta, sektor usaha yang paling terkena dampak ancaman resesi ini adalah sektor yang berhubungan langsung dengan aktivitas ekspor dan impor. Di antaranya sektor energi, seperti komoditas batu bara dan minyak bumi, industri tekstil, serta otomotif. Demikian juga dengan sektor usaha komoditas pangan yang menjadi produk utama ekspor nasional. "Booming harga komoditas memang sempat menjadi nilai positif perekonomian. Tapi kita perlu mengantisipasi apabila tren ini berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan akibat resesi global." Sektor yang terkait dengan perdagangan juga tak terlepas dari ancaman resesi. Akhirnya, kondisi tersebut berdampak pada sektor lain yang berpotensi mendisrupsi upaya pemulihan UMKM. "Dampaknya, sektor-sektor yang terancam itu akan meningkatkan risiko PHK karyawan akibat pelemahan daya beli," ucapnya. (Yoga)
Beban Jumbo Proyek Mercusuar
Pemerintah didesak menyortir ulang berbagai proyek infrastruktur yang dianggap kurang penting dan mengarahkan kebijakan fiskal untuk program-program yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat. Pasalnya, proyeksi resesi ekonomi pada tahun depan berpotensi berimbas ke Indonesia. Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies (Ideas), Yusuf Wibisono, mengatakan sedikitnya ada dua kondisi yang juga dihadapi Indonesia di tengah risiko meningkatnya tekanan ekonomi pada tahun depan. Pertama, defisit APBN harus kembali ke batas maksimum 3 % PDB. Kedua, lonjakan harga komoditas, seperti sawit dan batu bara, yang selama ini menjadi berkah bagi penerimaan negara juga segera berakhir.
Karena itu, menurut Yusuf, pemerintah semestinya meninjau kembali proyek-proyek berbiaya tinggi. Dua proyek jumbo itu di antaranya, ia mencontohkan, pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur dan kereta cepat Jakarta-Bandung, ujar Yusuf kepada Tempo, kemarin. Pembangunan IKN tahap pertama, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa Februari lalu, diperkirakan menelan biaya Rp 110 triliun hingga 2024, untuk membangun seluruh kawasan inti pusat pemerintahan. Rencananya, bujet sebesar itu akan dipenuhi melalui APBN, kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), dan investasi perusahaan pelat merah. (Yoga)
Negara-Negara Maju Dukung Hilirisasi Indonesia
Negara-negara maju akhirnya sepakat mendukung hilirisasi di Indonesia. Kesepakatan hilirisasi akan dimasukkan dalam salah satu agenda G20. “Selama 3,5 bulan, kami debat dengan menteri-menteri investasi dan ekonomi di negara-negara G20. Mereka akhirnya setuju,” kata Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pada acara BNI Investor Daily Summit 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Rabu (12/10). Bahlil mengungkapkan, negara-negara maju dulu menerapkan kebijakan proteksionisme. Tapi mereka justru mengecam saat Indonesia gencar menerapkan hilirisasi untuk mengembangkan industri berkelanjutan, dengan mulai menyetop ekspor barang mentah. Bahlil menjelaskan, Inggris melarang ekspor wol mentah pada abad 16 untuk mendorong industri tekstil dalam negerinya, yang menjadikan Inggris sebagai pusat tekstil Eropa dan menjadi modal lahirnya revolusi industri modern. AS, juga menerapkan pajak impor sangat tinggi di abad ke-19 dan awal abad ke-20 untuk mendorong industri domestiknya.
Pada awal abad ke-20, pajak impor AS mencapai empat kali lipat pajak impor Indonesia sekarang walaupun saat itu PDB per kapita negara Paman Sam sama dengan Indonesia saat ini. Dia menambahkan, Tiongkok pun sebelum bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menerapkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sampai 90% untuk sektor otomotif. Kebijakan itu juga di terapkan Inggris terhadap beberapa perusahaan otomotif pada 1980-an dengan peraturan TKDN sampai 80%. Menurut Bahlil, hilirisasi sumber daya alam yang dilakukan Indonesia dengan menyetop ekspor barang mentah juga digugat di WTO. “Yang dibutuhkan adalah kolaborasi. Jadi, stop cara-cara lama karena Indonesia mau maju. Dulu sewaktu masih jadi negara berkembang, kalian melarang ekspor bahan baku, sekarang giliran kami melakukan hal yang sama, masa kalian marah? Memangnya kami ini subordinate (bawahan) dari negara kalian? Saya ngomong begitu,” tandas dia. Setelah melalui proses yang panjang, Bahlil menjelaskan, negara-negara maju akhirnya bersepakat mendukung hilirisasi yang dijalankan Indonesia. (Yoga)
Indonesia Game Changer Industri dan Penggunaan Energi Baru
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia akan jadi game changer atau pengendali permainan, khususnya dalam mendorong keseimbangan industri dan komitmen penggunaan energi baru terbarukan. Hal ini terkait pengembangan kawasan industri hijau terintegrasi di Kaltara senilai US$ 132 miliar hingga 2029. “Sekarang sudah stage 1, ada petrochemical terbesar di dunia nanti di sana, ada juga electronic alumina, besi baja, dan new energy battery yang akan menghasilkan 3 juta mobil listrik ke depan. Jadi, kita game changer sekarang ini,” kata Luhut dalam BNI Investor Daily Summit 2022, di Jakarta, Rabu (12/10). Luhut menjelaskan, kawasan tersebut nantinya juga dilengkapi dengan 10 GW solar panel, 10 GW hydro power dan menyerap 160 ribu tenaga kerja. Di sisi lain, Luhut mengatakan pemerintah juga tengah menggenjot upaya hilirisasi untuk memberikan nilai tambah, khususnya dari sumber daya mineral seperti nikel, batu bara, kobalt, bauksit, tembaga dan timah.
Hilirisasi terbukti memberikan nilai tambah yang
signifikan karena ekspor komoditas mentah RI yang tadinya hanya
US$ 1,2 miliar pada 2015, pada 2022 ini diperkirakan bisa mencapai
US$ 29 miliar.
Luhut meyakini, dengan upaya hilirisasi serta pembangunan kawasan industri hijau di Kaltara, ekspor Indonesia akan bisa tumbuh
signifikan. Demikian pula PDB bisa mencapai US$ 3,5 triliun.
“Saya kira kita bisa kalau nanti kita mainkan coal (batu bara),
tin (timah), kobalt, bauksit, dan tembaga. Kita akan main sampai
semikonduktor dengan green energy. Negara mana yang akan beat
(kalahkan) kita, no body can beat us (tidak ada yang bisa kalahkan
kita),” kata dia.
Produksi di 2024
Menteri Luhut mengatakan, pemerintah akan mulai produksi baterai lithium dari nikel pada kuartal II-2024. Langkah ini dilakukan
sebagai wujud hilirisasi pemerintah terhadap nikel dan transformasi ekonomi Indonesia dari mengandalkan komoditas mentah,
beralih ke industri bernilai tambah. (Yoga)
Pasar Modal Indonesia Terbaik Ke-5 di Dunia
Pasar modal Indonesia menduduki peringkat tertinggi Ke-5 di dunia dari sisi pertumbuhan IHSG. Sejak awal 2022 hingga 7 Oktober 2022, IHSG BEI menguat 6,77%, di bawah Turki yang naik 92,05%, Chile 17,05%, Qatar 12,07%, dan Brasil 11,02%. “Pasar modal menjadi tujuan investasi selama pandemi. Sejak awal tahun hingga 7 Oktober 2022, IHSG telah mencatatkan pertumbuhan 6,77% di atas UAE yang sebanyak 5,54%, Arab Saudi 4,22%, dan Singapura 0,71%,” kata Dirut BEI Iman Rachman dalam Editor in Chief Gathering IDX Market Update and Strategic Direction di Jakarta, Selasa (11/10).
Iman mengungkapkan, nilai
perdagangan di BEI naik 13,9%
dari Rp 13,4 triliun per hari di
akhir 2021 menjadi Rp 15,2
triliun per hari pada 7 Oktober
2022, kapitalisasi pasar tumbuh
11,9% dari Rp 8.256 triliun menjadi Rp 9.235 triliun, frekuensi
perdagangan harian naik 5,2%
dari 1,29 juta menjadi 1,36 juta,
dan volume perdagangan harian
naik 18,3% dari 20,6 miliar saham
menjadi 24,4 miliar saham.
Iman mengungkapkan, Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan tertinggi di Asean
dari sisi jumlah perusahaan
tercatat (listed company) di
pasar modal. Sejak awal 2022
hingga Agustus 2022, jumlah
perusahaan baru yang tercatat
di BEI bertambah 42,9% menjadi
809 perusahaan. “Hingga 7 Oktober 2022, jumlah perusahaan tercatat di BEI
telah mencapai 810 emiten, atau
ada penambahan 44 perusahaan
baru dengan nilai emisi Rp 21,8
triliun. Saat ini masih ada 38
perusahaan yang masuk dalam
pipeline BEI,” jelas Iman. (Yoga)
Jasa Marga Berikan Shareholder Loan ke Anak Usaha Rp 115 Miliar
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberikan pinjaman pemegang saham (shareholder loan) kepada PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) senilai Rp 115 miliar, yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan cash deficiency support JJC tahun ini, serta kebutuhan operasional lainnya. “Pada 7 Oktober 2022 telah ditandatangani perjanjian pinjaman pemegang saham dari JTT ke JJC dengan nilai transaksi Rp 115 miliar. Keduanya merupakan perusahaan yang dikendalikan perseroan,” kata Corporate Secretary & Chief Executive Officer Jasa Marga Nixon Sitorus dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (12/10). Nixon mengatakan, JTT merupakan anak usaha JSMR dengan kepemilikan 99,19%. Sementara JJC merupakan anak usaha JSMR dengan kepemilikan 40%, serta JTT dengan kepemilikan 40%. “Sehingga, transaksi yang dilakukan keduanya dapat dikategorikan sebagai transaksi afiliasi,” tutur dia. Dia menyebut, berdasarkan proforma laporan posisi keuangan konsolidasi menunjukkan bahwa pemberian fasilitas pinjaman ke JJC akan berpengaruh pada besarnya aset lancar berupa pengurangan pada saldo kas dan setara kas, serta penambahan pada saldo piutang lain-lain dengan jumlah masing-masing sebesar Rp 115 miliar.
“Transaksi berupa pemberian shareholder loan dari JTT kepada JJC dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan cash deficiency support JJC tahun 2022 serta untuk kebutuhan operasional lainnya,” ungkap Nixon. Saat ini, Jasa Marga mengelola enam proyek jalan tol dalam tahap pembebasan lahan dan konstruksi yang ditargetkan selesai secara bertahap pada periode 2022-2025, di antaranya Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan untuk Paket III Sukabungah-Sadang dan Paket II Setu-Sukabungah, Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri untuk Seksi Kediri-Kertosono, Jalan Tol Bogor Ring Road untuk Seksi Simpang Semplak-Junction Salabenda, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi untuk Seksi Probolinggo-Besuki, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, dan Jalan Tol Gedebage-Cilacap untuk Seksi Gedebage-Garut Utara. Dengan sejumlah proyek pembangunan jalan tol yang sedang berjalan tersebut, Jasa Marga berkomitmen untuk berusaha seoptimal mungkin mencapai target yang sudah ditetapkan, dengan tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol melalui pembangunan secara bertahap. Perseroan juga berkomitmen untuk memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan kerja, serta mengedepankan penggunaan produk-produk dalam negeri. (Yoga)
Ekonomi Melambat, Kinerja PPN Melambat
Laju ekonomi Indinesia Kuartal IV diperkirakan melambat sejalan lonjakan inflasi. Kondisi ini akan mempengaruhi penerimaan pajak. Pengamat Pajak Center of Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajri Akbar mengatakan, risiko perlambatan ekonomi berpotensi mengganggu penerimaan pajak terutama PPN yang responsif terhadap perubahan ekonomi. "Kalau terjadi perlambatan ekonomi, pasti kinerja penerimaan PPN yang terlebih dahulu terdampak," ujar fajrikepada KONTAN, Rabu (12/10). Meski terjadi perlambatan, sektor industri pengolahan, sektor perdagangan dan pertambangan diyakini masih menjadi penopang penerimaan pajak Kuartal IV-2022. (Yoga)









