Kolaborasi Memperkuat Bulog
Harga beras yang terus naik dalam 2—3 bulan terakhir membuat Direktur Utama Bulog, Budi Waseso berkomentar dan menyebut tiga faktor penyebab tingginya harga beras: alam, pendistribusian, dan swasta yang menguasai pasar beras (detik.com, 3/10/2022). Perihal swasta menguasai pasar sebenarnya jamak, ini terjadi pada berbagai komoditas pertanian dan perikanan. Tetapi bukan berarti swasta salah, justru suatu negara yang ekonominya berhasil ada peran swasta di dalamnya, baik di hulu maupun hilir untuk mengalokasikan sumber daya ekonomi. Bahwa dalam hal penguasaan pasar beras, swasta begitu dominan, harusnya menjadi pemantik bagi pemerintah untuk mendukung penguatan Bulog. Dalam ekonomi yang sehat, semua pelaku ekonomi harus diberi kesempatan yang sama, yang salah adalah eksploitasi kekuatan ekonomi secara tidak sehat. Sayangnya pemerintah sebagai regulator dan penanggung jawab untuk mendukung penguatan Bulog kadang kalah cepat dari swasta, bahkan cenderung tidak berkomitmen. Perum Bulog sebagai lembaga parastatal (penstabil harga) dan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) kalah bersaing dengan swasta dalam pembelian gabah (jumlah dan harga), apalagi angkutan logistik. BUMN seperti Bulog memiliki peran besar dalam menopang perekonomian nasional, apalagi dalam situasi ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian. Jadi sangat penting bagi Bulog untuk mandiri. Pada akhirnya hanya dengan kolaborasi lintas lembaga dukungan yang sehat, dengan prinsip win-win, bukan zero sum game, akan menguatkan Bulog.
PROYEKSI PASAR SAHAM : PROSPEK CERAH INDEKS BISNIS-27
Kocok ulang konstituen indeks Bisnis-27 diharapkan memberikan penyegaran sekaligus membawa daya dorong yang lebih kuat terhadap performa indeks sepanjang 6 bulan ke depan. Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia yang dikutip pada Rabu (26/10), ada enam saham yang masuk dan keluar dalam konstituen indeks Bisnis-27. Hasil evaluasi tersebut berlaku efektif mulai 1 November 202 hingga April 2023. Sepanjang tahun berjalan 2022, Indeks Bisnis-27 melaju kencang dengan kenaikan 17,96%. Performa indeks berkapitalisasi pasar sekitar Rp4.500 triliun itu jauh mengungguli indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat 7,03% year-to-date (YtD) ke level 7.043,94 pada akhir perdagangan Rabu (26/10). Kinerja Bisnis-27 juga outperform terhadap indeks acuan LQ45 dan IDX30 yang masing-masing meningkat 7,81% dan 6,37% sepanjang tahun berjalan 2022.
PEREDARAN OBAT SIROP : Pemerintah Minta Uji Laboratorium
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa perusahaan farmasi harus melakukan uji laboratorium terhadap parameter kritis, seperti persyaratan cemaran pada bahan baku obat yang digunakan agar sesuai dengan Farmakope Indonesia atau standar mutu lainnya yang berlaku. “Kami juga [harus] memastikan perusahaan mengimplementasikan sistem manajemen kualitas di industri farmasi berjalan guna menjamin produk yang dihasilkan memenuhi syarat quality, safety, dan efficacy sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya, Rabu (26/10). “Pengecekan ke fasilitas produksi dilakukan untuk memastikan bahwa industri tidak menggunakan etilen glikol dan dietilen glikol sebagai bahan baku tambahan dalam sirop obat,” ujar Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kemenperin Ignatius Warsito.
GANGGUAN GINJAL AKUT Pemerintah Tambah Fasilitas Kesehatan
Pemerintah berencana menambah fasilitas kesehatan untuk menangani kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak. Surveilans juga ditingkatkan untuk mendapatkan gambaran utuh kasus gangguan ginjal yang terjadi. Kadis Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, Rabu (26/10) mengatakan, jumlah rumah sakit rujukan gangguan ginjal akut di Jakarta belum cukup jika dibandingkan dengan jumlah kasus yang ada. Per 25 Oktober 2022, Dinkes DKI Jakarta mencatat ada 90 anak dengan gejala gangguan ginjal akut. Pasien-pasien itu tidak semuanya warga DKI Jakarta. Sebagian pasien merupakan warga Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan daerah lainnya. ”Mulanya ada dua RS rujukan (di Jakarta), yaitu RSCM (RSUP Dr Cipto Mangunkusumo) dan RS (Anak dan Bunda/RSAB) Harapan Kita,” kata Widyastuti.
Terkait hal itu, Pemprov DKI Jakarta sedang menyiapkan sejumlah rumah sakit tipe A dan B untuk merawat pasien gangguan ginjal akut pada anak, yaitu RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RSUD Pasar Rebo, dan RSUD Koja. Selain itu, jumlah SDM kesehatan juga belum sebanding dengan jumlah kasus gangguan ginjal akut. Widyastuti mengatakan, setidaknya ada tiga dokter anak ahli ginjal di Jakarta. Langkah antisipasi pun disiapkan jika kasus gangguan ginjal akut naik. Jubir Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan, sejauh ini ada 14 rumah sakit rujukan gangguan ginjal akut yang ditetapkan pemerintah, antara lain, RSUD Dr Soetomo, Surabaya; RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta; RSUP Prof Ngoerah, Denpasar; serta RSUP Dr Mohammad Hoesin, Palembang. Adapun RSCM merupakan rumah sakit rujukan nasional untuk gangguan ginjal akut. (Yoga)
Pengusaha Masih Ragu Investasi di IKN
Investasi di Ibu Kota Nusantara atau IKN berpotensi terkendala. Pengusaha masih ragu berinvestasi di IKN mengingat faktor ketidakpastian yang dinilai masih terlalu besar, terutama di ambang resesi global serta menjelang tahun politik. Pemerintah semakin gencar menawarkan kepada pengusaha untuk berinvestasi di ibu kota baru. Berbagai skema insentif fiskal beserta payung hukumnya sedang disiapkan untuk menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Anton J Supit, Rabu (26/10) sebagian pengusaha masih memilih untuk berpikir ulang sebelum berinvestasi pada pembangunan IKN di Penajam Paser Utara, Kaltim. ”Pengusaha itu sebelum berinvestasi akan berhitung untung-rugi, apalagi kondisi ekonomi lagi sulit seperti ini. Dengan berbagai risiko dan ketidakpastian, apakah berinvestasi di IKN bisa menjamin untung?” kata Anton saat dihubungi.
Beberapa faktor masih dianggap tidak pasti oleh pelaku usaha. Kondisi ekonomi global yang berada di ambang resesi serta ketidakpastian mendekati tahun politik dan pergantian kepemimpinan jadi pertimbangan. Selain itu, terdapat berbagai aspek yang dinilai bisa menghambat kelancaran usaha dan efektivitas biaya produksi. Anton menyoroti kesiapan infrastruktur serta kualitas SDM di IKN yang belum tentu sejalan dengan kebutuhan industri. Selain itu, letak geografis IKN jauh dari pusat bisnis di Jakarta dan pusat pasar di Jawa sehingga bisa memperberat beban biaya logistik dan keseluruhan biaya produksi total. Belakangan ini, pemerintah gencar meminta pengusaha merealisasikan komitmen investasinya di IKN. Dalam acara Jajak Pasar IKN yang digelar di Djakarta Theater, Selasa (18/10) Presiden mengatakan, berbagai kendala dapat dikomunikasikan dengan tiap kementerian sektoral yang menangani. Pemerintah pun berencana ”mengobral” berbagai insentif fiskal untuk memudahkan iklim berusaha, seperti pembebasan pajak (tax holiday) dan pengurangan pajak (tax deduction). (Yoga)
Kejatuhan Rupiah dan Inflasi Impor
Dalam tiga tahun terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada titik keseimbangan di kisaran Rp 14.000 per dollar AS. Namun, sejak pertengahan September 2022, rupiah terus terdepresiasi menembus batas psikologis Rp 15.000 per dollar AS. Dampak depresiasi rupiah salah satunya adalah mendorong inflasi dari jalur importasi (imported inflation). Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah pada perdagangan Rabu (26/10) ditutup pada level Rp 15.596. Dibandingkan awal tahun 2022, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 9,3 %. Anjloknya kurs rupiah bukan disebabkan memburuknya indikator perekonomian Indonesia. Sebab, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan negara-negara lain. Begitu pula indikator lainnya, seperti inflasi, neraca pembayaran, dan cadangan devisa Indonesia. Kondisi ini terjadi karena begitu kuatnya dollar AS seiring terjadinya lonjakan suku bunga di negeri ”Paman Sam” dan meningkatnya ketidakpastian perekonomian global akibat ancaman resesi di depan mata.
Lonjakan suku bunga di AS dipicu langkah bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang sepanjang tahun ini sangat agresif menaikkan suku bunga acuannya. Kini suku bunga acuan The Fed berada pada posisi 3,25 %. Lonjakan suku bunga The Fed memicu keluarnya modal dari pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia. Tingginya permintaan dollar AS di dalam negeri membuat dollar AS menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data setelmen Bank Indonesia periode 1 Januari-20 Oktober 2022, pihak asing melakukan jual bersih sebesar Rp 174,04 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan beli bersih Rp 72,98 triliun di pasar saham. Artinya, sepanjang 2022, pihak asing lebih banyak menjual ketimbang membeli aset-aset keuangan dalam denominasi rupiah. Investor global memindahkan dananya dari aset-aset berdenominasi rupiah ke aset-aset berdenominasi dollar AS lantaran imbal hasilnya lebih menarik. Di tengah tekanan ketidakpastian perekonomian global, para pemodal makin terdorong menempatkan uangnya di pasar AS karena dinilai berisiko lebih rendah ketimbang memiliki aset di negara berkembang termasuk di Indonesia. (Yoga)
Situasi Kondusif, BEI Naikkan Target
Manajemen BEI optimistis situasi politik dan ekonomi pada tahun 2023 makin membaik. BEI menaikkan beberapa target, sekaligus akan meluncurkan produk-produk baru yang akan memberikan lebih banyak pilihan kepada para investor. BEI memproyeksikan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada 2023 mencapaiRp 14,75 triliun. Selain itu,target pencatatan efek baru pada 2023 menjadi 70 efek baru yang terdiri dari pencatatan efek saham, obligasi korporasi baru, dan pencatatan efek lainnya, meliputi Exchange Traded Fund (ETF), Dana Investasi Real Estate (DIRE), dan Efek Beragun Aset (EBA). ”RNTH pada 2023 ditargetkan sebesar Rp 14,75 triliun, sementara capaian RNTH pada 2022 sebesar Rp 13,75 triliun yang berarti ada peningkatan Rp 1 triliun per hari. Kami optimistis angka pada 2023 akan naik. Per minggu ini, RNTH sebesar Rp 15,1 triliun,” ujar Dirut BEI Iman Rachman seusai RUPS Luar Biasa BEI, Rabu (26/10) di Jakarta.
Iman menambahkan, pada 2023 BEI juga sudah mempersiapkan beberapa produk. Waran terstruktur yang sudah mulai diluncurkan akan ditambah, baik produk maupun sekuritas anggota bursa yang mengeluarkannya. Selain itu,BEI akan mengeluarkan indeks future, juga memperdalam transaksi karbon bersama PT Pertamina (Persero) dan mungkin akan berkembang ke BUMN yang lain. Pada 2023, BEI juga menargetkan ada 70 pencatatan baru. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyebutkan, BEI optimistis dengan target tersebut karena inflasi yang terkendali dan pertumbuhan ekonomi yang masih di kisaran 5 %. Direktur BEI Risa Rustam menambahkan, investasi asset tetap tahun 2023 naik 1,5 kali lipat dari Rp 116 miliar pada 2022 menjadi hampir Rp 300 miliar karena ada proyek yang signifikan, seperti peningkatan sistem perdagangan, implementasi repo, perdagangan karbon, dan pembelian gedung baru untuk kantor perwakilan BEI di sejumlah daerah. (Yoga)
RI Masih Punya Celah Jaga Ekspor
Masih ada celah menjaga kinerja positif ekspor ke negara-negara pasar utama Indonesia yang tengah mengalami inflasi. Sementara pemulihan ekonomi China masih berlanjut meskipun masih ada sejumlah kendala. Stagflasi tengah melanda sejumlah negara pasar ekspor tradisional Indonesia, seperti Amerika Serikat, China, dan kawasan Uni Eropa. Kendati begitu, Indonesia tetap berupaya menjaga kinerja ekspor ke dua negara dan kawasan tersebut dengan membidik sejumlah celah yang ada.
Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan Kasan Muhri, Rabu (26/10/2022), mengatakan, AS, China, dan kawasan UE merupakan pasar utama ekspor Indonesia. Kendati kedua negara dan kawasan itu tengah mengalami stagflasi, masih ada sejumlah celah yang bisa dibidik dan dimasuki Indonesia.
Di AS, meskipun ekonominya tengah terkontraksi, serapan tenaga kerjanya cukup tinggi. Tingkat pengangguran di AS pada September 2022 sebesar 3,5 persen atau turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 3,7 persen.
Per September 2022, ekspor Indonesia ke AS, China, dan UE turun. Badan Pusat Statistik mencatat, nilai ekspor RI ke UE pada Agustus-September 2022 turun atau minus 21,47 persen, AS -18,26 persen, dan China -0,09 persen.
Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan, pada 2022, ekonomi AS tumbuh 1,6 persen, China 3,2 persen, dan kawasan Eropa 3,1 persen. Perlambatan pertumbuhan ekonomi itu masih akan berlanjut pada 2023. Pada tahun depan, ekonomi AS diperkirakan tumbuh 1 persen, China 4,4 persen, dan UE 0,5 persen.
Permintaan Naik, Penyaluran Kredit Bank Terus Melaju
Data BI menyebutkan, pertumbuhan penyaluran kredit industri perbankan sampai September 2022 mencapai 11 % secara tahunan. Pertumbuhan kredit yang terus melaju sampai triwulan ketiga tahun ini menunjukkan permintaan kredit masih terus bertumbuh dan menopang perekonomian yang sedang melanjutkan pemulihan. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Amin Nurdin mengatakan, pertumbuhan kredit sampai dengan triwulan ketiga tahun ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi masih melanjutkan pemulihannya. Ini ditunjukkan pertumbuhan penyaluran kredit didorong berbagai segmen, mulai dari UMKM hingga korporasi, bahkan konsumen. ”Dunia usaha sudah beroperasi normal. Mereka pun membutuhkan pendanaan dari perbankan untuk ekspansi atau menopang operasional. Begitu pula kredit dari konsumsi.
Artinya ada peningkatan permintaan sehingga mendorong pertumbuhan penyaluran kredit,” ujar Amin, yang dihubungi, Rabu (26/10) di Jakarta. Kendati demikian, ia menilai, penyaluran kredit akan sedikit melambat pada triwulan IV-2022, dipicu kenaikan suku bunga BI yang telah naik secara 125 basis poin sejak Agustus 2022 sehingga berada di posisi 4,75 %. Survei Perbankan BI mengindikasikan penyaluran kredit di triwulan ketiga tahun ini tumbuh positif. Dari sisi permintaan, peningkatan intermediasi ditopang oleh pemulihan kinerja korporasi dan rumah tangga yang terus berlanjut. Kinerja korporasi tercermin dari perbaikan kemampuan membayar, tingkat penjualan, dan belanja modal, terutama di sektor perdagangan dan pertambangan. Kinerja rumah tangga tercermin dari konsumsi dan investasi rumah tangga yang membaik sejalan dengan optimisme konsumen. Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit UMKM tercatat 17,13 % secara tahunan pada September 2022, terutama didukung oleh segmen mikro. (Yoga)
Aceh Klaim Rp 1,8 Miliar untuk Korban Banjir
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Provinsi Aceh mengajukan klaim asuransi gagal panen 314 hektar sawah akibat banjir pada awal Oktober lalu senilai Rp 1,8 miliar. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Utara Erwandi, Rabu (26/10) mengatakan, ”Pembayaran ditransfer ke rekening kelompok tani.” (Yoga)









