;

Inflasi Mereda, Investor Tetap Menunggu Powell Pivot

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

Indeks harga konsumen (IHK) di AS tetap naik pada Oktober 2022, namun di bawah perkiraan kalangan ekonom. Data inflasi Oktober ini memberi indikasi bahwa walau masih menjadi ancaman bagi ekonomi AS, tekanan inflasi mulai mereda. Menurut rilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS, Kamis, IHK di AS naik 0,4% pada Oktober 2022 dan 7,7% dibandingkan tahun lalu. Kalangan ekonom yang disurvei Dow Jones memprediksikan kenaikan masing -masing 0,6% dan 7,9%. Jika tidak memasukkan biaya makanan dan energi, inflasi inti di AS naik 0,3% pada Oktober dan 6,3% secara tahunan. Dibandingkan perkiraan masing-masing sebesar 0,5% dan 6,5%. Penurunan 2,4% harga kendaraan bekas juga membantu turunnya angka inflasi. Harga pakaian turun 0,7% dan layanan perawatan medis turun 0,6%. Pasar bereaksi tajam terhadap laporan tersebut. Indeks industrial Dow Jones naik lebih dari 800 poin.

Sedangkan imbal hasil Treasury turun tajam jatuh 0,22 poin persentase menjadi 4,41%. “Tren inflasi adalah perkembangan yang disambut baik, jadi itu berita bagus dalam hal laporan. Namun, investor masih mudah tertipu dan mereka masih tidak sabar menunggu poros Powell, dan saya tidak yakin itu akan datang dalam waktu dekat. Jadi saya pikir antusiasme pagi ini sedikit berlebihan,” kata Michael Arone, kepala strategi investasi di State Street Global Advisors, seperti dikutip CNBC. Powell pivot mengacu pada ekspektasi pasar bahwa Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell dan koleganya di The Fed akan segera memperlambat atau menghentikan laju agresif kenaikan suku bunga. Yang telah mereka terapkan untuk mencoba menurunkan inflasi. Bahkan dengan perlambatan tingkat inflasi itu, masih tetap jauh di atas target 2% Fed. (Yoga)


Pemerintah Kaji Perluas Hilirisasi ke Gas dan Pangan

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

Pemerintah mulai melirik peluang perluasan hilirisasi ke gas dan pangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi konflik perang Rusia-Ukraina yang berakibat pada krisis di sektor energi dan pangan. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, Presiden Jokowi sudah menginstruksikan kementerian/lembaga terkait membuat masterplan terhadap perencanaan hilirisasi sumber daya alam (SDA) kita terutama gas. “Presiden sudah mulai mengarahkan kita untuk mulai melakukan ekspansi hilirisasi salah satunya adalah gas,” ucap Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/11). Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Investasi/BKPM, serta Kementerian ESDM sedang mengkaji dan menyusun langkah dalam hilirisasi di sektor gas.

Kementerian Investasi/BKPM akan mendukung pembangunan pabrik pupuk dan fasilitas produksi blue ammonia di Papua Barat yang merupakan salah satu sumber gas bumi. “Kita akan mendorong proyek blue ammonia dengan Kementerian ESDM dan memaksimalkan pembangunan pabrik pupuk di Papua Barat, karena asal gasnya dari Papua. Jadi blue ammonia di Bintuni, dan pabrik pupuknya di Fakfak,” tutur Bahlil. Dia mengatakan, pemerintah juga tengah mendukung pembangunan pabrik metanol di Bojonegoro, Jatim. Saat ini sudah ada investor dalam proyek tersebut. “Di sana investornya sudah ada, dari Amerika, bukan dari Asia,” imbuh Bahlil. Pemerintah juga sedang mempersiapkan diri untuk melakukan hilirisasi pangan. Dia menilai, dalam pelaksanaan hilirisasi gas tidak membutuhkan investasi dalam nilai besar, namun memiliki potensi pasar yang besar. (Yoga)


KCIC Proyeksikan KCJB Sumbang Penerimaan Negara Rp 11,1 Triliun

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

Dirut PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi memproyeksikan proyek kereta cepat Jakarta- Bandung (KCJB) akan menyumbang penerimaan negara hingga Rp 11,1 triliun sampai menjelang dioperasikan proyek itu pada Juni 2023 mendatang. “Estimasi kami proyek KCJB ke penerimaan negara baik itu pajak maupun PNBP (penerimaan negara bukan pajak) nantinya sekitar Rp 11,1 triliun,” kata Dwiyana dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (9/11). Dwiyana mengatakan, sejak pertama dimulai, proyek KCJB sudah berkontribusi kepada penerimaan negara yang realisasinya mencapai Rp 6,7 triliun sampai September 2022 dan jumlah tersebut akan terus bertambah.

Kontribusi yang sudah terealisasi itu terdiri dari setoran kewajiban pajak (PPN, PPh, BPHTB, dan PBB) sebesar Rp 5,1 triliun, lalu pembayaran sewa halim untuk lahan halim sebesar Rp 1,16 triliun, dan pembayaran sewa BMN untuk lahan rumija sebesar Rp 436,8 miliar. “Kontribusi itu cukup besar meski proyek belum selesai,” tandas Dwiyana. Di sisi lain, menurut dia, proyek KCJB baru akan mencetak untung 38 tahun sejak beroperasi pada Juni 2023 atau pada Juni 2061. Perhitungan ini merupakan hitungan oleh konsultan financial model dalam FS (feasible study) terakhir. “Perhitungan keuntungan itu juga sudah termasuk tarif tertinggi Rp 250.000 selama 3 tahun,” katanya. Namun, Dwiyana menegaskan keuntungan di 2061 tersebut tidak termasuk pengelolaan lahan sekitar untuk Transit Oriented Development (TOD). (Yoga)


2023, Anggaran untuk Rumah Subsidi Rp 25 Triliun

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp 25,18 triliun atau setara 220 ribu unit untuk kuota pembiayaan KPR subsidi dengan skema Fasilitas likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2023. Dirjen Perumahan PUPR, Iwan Suprijanto mengungkapkan, pemerintah terus berupaya mendorong ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat khususnya bagi MBR, baik melalui program pembangunan rumah baru, peningkatan kualitas dan bantuan kemudahan pembiayaan perumahan. “Salah satu wujud nyatanya adalah dengan mengalokasikan anggaran sejumlah Rp 25,18 Triliun untuk kuota pembiayaan KPR Subsidi FLPP TA 2023 sejumlah 220.000 unit, dan Rp 850 miliar untuk pembiayaan kepemilikan rumah melalui Tapera sejumlah 10.000 unit,” kata Iwan di acara ulang tahun Apersi ke-24 di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Kamis (10/11).

PUPR juga minta komitmen serius dari para pelaku pembangunan dan pelaku sektor perumahan untuk menjaga kualitas rumah subsidi, karena di dalamnya terdapat anggaran APBN yang harus dipertanggungjawabkan. “Untuk menjaga kualitas bangunan rumah, Kementerian PUPR akan terus memperkuat sisi penawaran dan me[1]manfaatkan teknologi informasi sebagai alat untuk memantau kualitas bangunan rumah bersubsidi,” tandasnya. Lebih lanjut, Iwan mengatakan, dalam RPJMN 2020-2024 menargetkan pada tahun 2024 sebanyak 70% rumah tangga menempati hunian layak, baik dengan intervensi langsung pemerintah ataupun dengan intervensi tidak langsung. Setidaknya terdapat dua indikator Bidang Perumahan dalam RPJMN 2020-2024 yaitu kriteria rumah layak huni dan rasio KPR terhadap PDB. Capaian rumah tangga yang tinggal di rumah layak huni pada tahun 2021 sebesar 60,90 %, sedangkan capaian Rasio Outstanding KPR terhadap PDB Indonesia tahun 2020 sebesar 3,22%. (Yoga)


Bumi Minerals Operasikan Pabrik Emas Kapasitas 4.000 Ton per Hari

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) mulai mengoperasikan pabrik pengolahan bijih emas kedua pada awal November 2022 berkapasitas 4.000 ton bijih per hari. Selain itu, perseroan juga segera menyelesaikan pabrik yang berlokasi di Gorontalo. Direktur Bumi Minerals Herwin Hidayat menjelaskan, pembangunan pabrik emas kedua itu selesai pada akhir Oktober 2022 dan mulai beroperasi awal November. Pabrik tersebut diselesaikan dan dioperasikan oleh anak usaha perseroan yakni PT Citra Palu Minerals (CPM). Pabrik baru ini akan berkapasitas hingga 4.000 ton bijih perhari. “Pada tahap awal, pabrik ini akan memproduksi hanya sekitar 200-500 ton bijih per hari mulai kuartal IV-2022,” jelasnya usai paparan publik, di Jakarta, Kamis (10/11/2022). Herwin mengatakan, pabrik tersebut tidak langsung full produksi di level 4.000 ton bijih per hari sesuai kapasitasnya, namun dilakukan secara berkala.

Kuartal keempat tahun ini, pabrik kedua tersebut rencananya produksinya hanya di level 200-500 ton bijih per hari. Kemudian, akan meningkat di kuartal I-2023 dengan targetnya menjadi 1.000-2.000 ton bijih per hari. “Selanjutnya, mulai bulan April 2023 hingga ke depannya akan full produksi di 4.000 ton bijih per hari, harapannya,” imbuh dia. Lebih lanjut, pada tahun depan juga perseroan berencana merampungkan pabrik produksi lainnya yang berlokasi di Gorontalo yang ditargetkan 2024. Saat ini perseroan telah memperoleh izin konstruksi dan produksi disetujui oleh pemerintah pada Februari 2019 dengan periode konstruksi 3 tahun dan periode produksi 30 tahun. Rencana untuk membangun pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitas 2.000 ton bijih/hari. Selain itu perseroan akan mendapatkan cadangan sebesar 10 juta ton bijih, membangun infrastruktur & fasilitas pendukung proyek tambang emas. Dana tersebut bersumber dari rencana penawaran umum terbatas. (Yoga)


Lampaui Target, Kontrak Baru Total Persada Capai Rp 2,2 T

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) berhasil mencatatkan perolehan kontrak senilai Rp 2,2 triliun sampai dengan Oktober 2022. Angka tersebut melampaui target kontrak yang ditetapkan perseroan untuk tahun ini senilai Rp 2 triliun. Sekretaris Perusahaan Total Bangun Anggie S Sidharta menjelaskan, nilai kontrak yang diperoleh perseroan sampai dengan akhir Oktober 2022 sekitar Rp 2,2 triliun dengan  proyek yang ditangani berupa gedung multi fungsi (mixed use), perkantoran, edukasi, hotel, pusat perbelanjaan, dan industri. Sedangkan kinerja keuangan perseroan sampai September 2022, Total mencatatkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 1,74 triliun sampai kuartal III-2022, naik 28,32% dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,36 triliun. De[1]ngan jumlah laba kotor hingga kuartal III-2022 sebesar Rp 210 miliar atau naik 27% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 166 miliar.

Sayangnya, raihan laba perseroan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk malah turun 12,88% menjadi Rp 65,99 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 75,74 miliar. Selain itu, TOTL akan mengincar perolehan kontrak baru sebesar Rp 2,6 triliun pada 2023. “Target perolehan kontrak baru tahun 2023 adalah sebesar Rp 2,6 triliun. Dengan pendapatan sebesar Rp 2,3 triliun, serta laba bersih sebesar Rp 95 miliar,” ujar Sekretaris Perusahaan Total Bangun Anggie S Sidharta dalam acara paparan publik TOTL secara virtual, Kamis (10/11/2022). Hingga saat ini, Anggie menambahkan proyek yang ditangani berupa gedung multi fungsi (mixed use), perkantoran, edukasi, hotel, pusat perbelanjaan, dan industri, dengan nilai proyek yang sedang dihitung oleh perseroan saat ini sebesar Rp 10 triliun. Proyek swasta mendominasi portofolio perseroan, dengan rinciannya, perkantoran 27%, industri 24%, apartemen 22%, bangunan multi fungsi 15%, hotel 6%, pusat data 3 p%, edukasi 2% dan rumah sakit 1%. (Yoga)


BNI Agen 46 Himpunan DPK Rp 2,66 Triliun

Yoga 11 Nov 2022 Investor Daily

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan jumlah Agen46 mencapai 165.059 per September 2022, meningkat 10,7% secara tahunan (year on year/yoy). Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) yang terkumpul dari Agen46 mencapai Rp 2,66 triliun atau tumbuh 12,7% (yoy). BNI Agen46 merupakan mitra agen Laku Pandai BNI baik perorangan atau badan hukum yang telah bekerja sama dengan BNI untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat berupa layanan laku pandai, layanan keuangan digital (LKD) dan layanan e-payment. Direktur Network and Services BNI Ronny Venir mengungkapkan, jumlah transaksi yang dilakukan masyarakat melalui Agen46 juga terus meningkat. Pada September 2022, transaksi bulanan masyarakat mencapai Rp 10,36 juta. Dia menegaskan, jika berminat menjadi BNI Agen46, pelaku usaha dapat melakukan pendaftaran dengan mendatangi kantor cabang BNI terdekat untuk mengisi formulir dan akan dilayani sampai pengajuan diproses hingga selesai.

Pelaku usaha juga dapat mendaftarkan diri melalui situs registrasi online BNI Agen46 yaitu https://agenbni46.bni.co.id/register dengan melengkapi data-data yang dibutuhkan sesuai formulir. “Jadi pendaftarannya sangat mudah, bisa langsung mendatangi kantor cabang BNI terdekat ataupun melalui layanan registrasi online resmi BNI Agen46,” ungkap Ronny dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11). Akses terhadap layanan perbankan masih menjadi tantangan yang dihadapi sebagian kalangan di Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T). BNI mencoba untuk mengatasi permasalahan ini dengan mendongkrak peran BNI Agen46 di berbagai daerah 3T tersebut. (Yoga)


Menggotong Batubara PLN agar Ekspor Lancar Kemudian

Hairul Rizal 11 Nov 2022 Kontan (H)

Tahun 2022 memang belum tutup buku, namun pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah berancang-ancang mengamankan pasokan batubara untuk kelistrikan di dalam negeri pada tahun depan. Melalui surat bernomor B-1372/MB.05/DBB.OP/2022, Kementerian ESDM menugaskan 125 badan usaha yang terdiri perusahaan, CV dan koperasi untuk memasok total 161,16 juta ton batubara ke sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) tahun 2023. Angka kewajiban memasok batubara untuk kebutuhan domestik alias domestic market obligation (DMO) tahun depan lebih tinggi dari target DMO batubara sektor kelistrikan tahun ini sebesar 130 juta ton. Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan, kenaikan rencana DMO kelistrikan di 2023 lantaran kebutuhan listrik meningkat. Apalagi, Lana juga memastikan produksi batubara nasional tahun depan bakal menanjak. "Tingkat produksi 2023 meningkat menjadi 694 juta ton," ungkap Lana kepada KONTAN, kemarin. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengingatkan agar pemerintah tegas dalam mengimplementasikan aturan DMO, termasuk sanksi pencabutan izin usaha bagi perusahaan kemudian yang mangkir dari kewajiban tersebut.

Usul No Work No Pay agar Tak Ada PHK

Hairul Rizal 11 Nov 2022 Kontan

KALANGAN pengusaha harap-harap cemas dalam menatap prospek bisnis tahun depan. Sebab, gelombang resesi global bakal berdampak terhadap turunnya permintaan di pasar ekspor. Jika itu berlangsung dalam waktu lama, kemungkinan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) meningkat. Situasi ini mendorong pengusaha mengusulkan agar pemerintah menerbitkan aturan tentang fleksibilitas jam kerja dengan prinsip no work no pay alias tidak kerja tidak dibayar. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Anne Patricia Sutanto bilang, saat ini UU Cipta Kerja mengatur jam kerja sebanyak 40 jam per pekan. Melalui usulan fleksibilitas jam kerja, maka jam kerja bisa diturunkan menjadi minimal 30 jam kerja per minggu. Upah disesuaikan jam kerja dan tidak ada PHK. "Usulan ini salah satunya karena berkurangnya permintaan pasar," ujarnya, Kamis (10/11).

Faktor Kupon dan Keamanan Menjadi Daya Pikat ST009

Hairul Rizal 11 Nov 2022 Kontan

Peminat obligasi negara ritel diperkirakan masih besar. Seri terakhir obligasi ritel pemerintah yang ditawarkan tahun ini, sukuk tabungan seri ST009 dinilai akan banjir peminat. ST009 ini ditawarkan mulai Jumat (11/10) hingga 30 November. Pemerintah mematok bunga ST009 6,15% per tahun dengan floating floor. Ini artinya bunga ini menjadi batas terendah imbal hasil yang diberikan kepada investor. Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah optimistis, dengan imbal hasil ST009 yang diberikan, masyarakat akan meminati sukuk ini. Senior Vice President Head of Retail Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi juga yakin, peminat ST009 masih akan tinggi, lantaran kupon surat utang ini lebih tinggi dari seri yang ditawarkan sebelumnya. Untuk ST009 ini early redemption ditetapkan 25 Oktober-3 November 2023. Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto menambahkan, selain imbal hasil, faktor keamanan jadi salah satu daya tarik ST009. "Instrumen ini dijamin sepenuhnya oleh negara," kata dia.

Pilihan Editor