Laba Bank MNC Meroket 896,71%
PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank), anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC Group meneruskan tren positif pada kuartal III-2022 dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan. Laba bersih hingga kuartal III-2022 tercatat Rp 57,51 miliar atau melonjak 896,71% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5,77 miliar year on year (yoy). Peningkatan laba tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga dan penurunan beban bunga. Pendapatan bunga hingga kuartal III[1]2022 naik 16,43% (yoy) menjadi Rp 830,13 miliar. Sedangkan beban bunga turun 21,16% menjadi Rp 331,42 miliar hingga kuartal III. Kombinasi dari kedua hal tersebut menjadikan pendapatan bunga bersih hingga kuartal III-2022 menguat 70,42%, dari Rp 292,64 miliar menjadi Rp 498,71 miliar. Kredit yang disalurkan MNC Bank hingga kuartal III-2022 mencapai Rp 10,02 triliun, tumbuh 22,89% (yoy).
Ditambah lagi, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 8,09% dari Rp11,19 triliun menjadi Rp 12,09 triliun hingga kuartal III-2022. Pertumbuhan total DPK tersebut seiring pertumbuhan dana murah/CASA (giro dan tabungan) yang meningkat 22,36% (yoy) menjadi Rp 3,47 triliun hingga kuartal III-2022. Sementara untuk tabungan tumbuh lebih tinggi mencapai 38,43% (yoy) menjadi Rp 2,19 triliun hingga kuartal III-2022. Hal tersebut menunjukkan keberhasilan strategi MNC Bank untuk terus memperbaiki komposisi dana murahnya, melalui program dan produk yang diminati oleh masyarakat. “Dengan runtunan kinerja gemilang MNC Bank yang berkelanjutan, khususnya dari pertumbuhan kredit yang sehat, terus membaiknya komposisi CASA serta penerapan tata kelola yang baik, kami yakin MNC Bank akan semakin kuat dan mampu menghadapi kemungkinan perlambatan ekonomi di tahun mendatang,” jelas Presiden Direktur MNC Bank Rita Montagna dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11). (Yoga)
Kejar Profit, Investor Selektif Mendanai Bisnis Fintech
Ancaman resesi global menjadikan bisnis
financial technology
(fintech) semakin menantang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah semakin berhati-hatinya investor yang mayoritas modal ventura menggelontorkan dana ke industri fintech.
Laporan e-Conomy SEA yang merupakan hasil riset oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan, terjadi penurunan transaksi para investor ke perusahaan rintisan alias startup yang cukup signifikan, yakni sekitar 40%. Pada periode enam bulan pertama di tahun 2021 nilainya sekitar US$ 5 miliar dan setahun berselang hanya US$ 3 miliar.
Co Founder
dan CEO Modalku, Reynold Wijaya menyebut, kondisi saat ini memang terlihat investor berhati-hati dalam menyalurkan pendanaan mereka
"Hal ini karena market valuation yang semakin ketat, berbeda dengan dulu. Di samping itu, di tengah situasi ekonomi global saat ini, ekspektasi dari para investor mengalami perubahan. Banyak investor saat ini akan lebih fokus kepada profitability," ujarnya kepada KONTAN kemarin.
Kebut Investasi dan Populasi Mobil Listrik
Ambisi Indonesia untuk mengembangkan kendaraan listrik semakin menyala. Pemerintah membidik populasi mobil listrik mencapai 400.000 unit dan sepeda motor listrik sebanyak 1,76 juta unit pada tahun 2025.
"Apabila masyarakat atau pasar menyerap lebih cepat, saya kira target tersebut bisa dilampaui," ungkap Taufik Bawazier, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (9/11).
Selain Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian, enam pabrikan otomotif hadir dalam RDP tersebut. Keenam produsen itu adalah Toyota, Hyundai, Wuling, Honda, Mitsubishi dan DFSK.
Rasio Utang 2022 Masih Dekati 40% PDB
Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 diperkirakan akan lebih rendah dari outlook tahun ini yang sebesar 3,92% dari produk domestik bruto (PDB). Namun, rasio utang pemerintah diperkirakan masih akan mendekati level 40% terhadap PDB.
Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, posisi utang pemerintah per September lalu mencapai Rp 7.420 triliun, naik 2,54% dari bulan sebelumnya. Utang September itu setara 39,30% dari PDB, yang juga meningkat dari bulan sebelumnya yang di level 38,3% dari PDB.
Meski demikian, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Suminto memperkirakan, rasio utang pada akhir tahun ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan rasio utang akhir tahun 2021 yang sebesar 40,7%.
Aksi Binance Likuidasi FTT Pangkas Harga BTC dan ETH
Perbaikan harga aset kripto selama Oktober 2022 diperkirakan hanya berlangsung sesaat. Kemarin (9/11) hingga pukul 20.01 WIB, harga bitcoin masih berada di US$ 17.535,76 turun 11,14% dari hari sebelumnya. Harga bitcoin ada di level terendah sejak 29 November 2020.
Harga ether (ETH) juga turun 17,91% dari hari sebelumnya menjadi US$ 1.210,37. Ini adalah level terendah sejak 15 Juli 2022.
Co-founder CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir mengungkapkan, kondisi pasar saat ini cenderung masih bergerak sideways yang menandakan investor kurang bergairah.
Aksi perusahaan kripto, Binance, yang melikuidasi seluruh token FTT turut berdampak terhadap pasar kripto. Hal ini termasuk menciptakan fenomena fear uncertainty doubt (FUD) yang membuat investor ketakutan untuk akumulasi, hingga harga turun.
KEPUL CUAN BANK TAIPAN
Kinerja bank milik para konglomerat Tanah Air kian digdaya. Setidaknya hal itu tergambar dari kinerja moncer kuartal III/2022 yang baru dirilis. Soliditas ekonomi Indonesia sejauh ini dinilai turut mendongkrak kinerja industri, termasuk perbankan. Apalagi, bank yang terafiliasi dengan para taipan itu rata-rata memiliki ekosistem bisnis yang mapan, terutama di sektor usaha yang tahan terhadap gejolak, seperti perdagangan, industri pengolahan, maupun jasa lainnya. Performa apik terlihat dari bank yang terafiliasi dengan konglomerat Anthoni Salim yakni PT Bank Ina Perdana Tbk. Anthoni Salim yang menurut Forbes memiliki aset senilai US$8,5 miliar mengenggam 22,47% saham BINA melalui PT Indolife Pensiontama. Di bank itu, Anthoni Salim tercatat sebagai pemegang saham akhir. Menurut Direktur Utama Bank Ina Perdana Daniel Budirahayu, kenaikan laba sampai dengan kuartal III/2022 disebabkan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 196% year-on-year (YoY) dan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh 82% YoY. Selain itu, katanya perseroan mampu menjaga biaya dana atau cost of fund. Presiden Direktur MNC Bank Rita Montagna menyatakan perseroan terus memperbaiki komposisi dana murah melalui program dan produk yang diminati nasabah. Alhasil, komposisi dana murah atau CASA membaik dari 25,36% menjadi 28,71% pada kuartal III/2022. “Dari pertumbuhan kredit yang sehat, terus membaiknya komposisi CASA, serta penerapan tata kelola yang baik, kami yakin MNC Bank akan semakin kuat dan mampu menghadapi kemungkinan perlambatan ekonomi di tahun mendatang,” ujarnya, Rabu (9/11).
PASAR SURAT UTANG : SUNTIKAN DANA MENGALIR KE SBN
Suntikan dana mengalir ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN) sehingga menurunkan imbal hasil Surat Utang Negara acuan tenor 10 tahun di tengah selisih imbal hasil yang kian tipis dibandingkan dengan Tresuri AS. Kokohnya suntikan dana ke instrumen SBN berimbas pada imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) acuan tenor 10 tahun. Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (9/11), imbal hasil SUN acuan tenor 10 tahun mencapai 7,33%. Imbal hasil tertinggi terjadi pada 25 Oktober 2022, yakni 7,64% yang menandai koreksi harga yang dalam. Namun, kondisi membaik setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan. Seperti diketahui, Federal Reserve mengawali November dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps), sehingga suku bunga acuan menyentuh sebesar 3,75% hingga 4%. Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) hingga 4 November 2022, dana investor asing mencapai Rp715,6 triliun, yang tertinggi sejak 24 Oktober 2022. Namun dibandingkan dengan porsi terhadap total SBN beredar, dana asing tersebut hanya berkontribusi sebesar 13,94%. Research & Consulting Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro mengatakan, pergerakan pasar surat utang saat ini didorong oleh persepsi investor terhadap ketangguhan kinerja fundamental ekonomi. Hal itu tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang menyentuh 120,3. Lalu, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,72% secara tahunan pada kuartal III/2022 turut memberikan suntikan tenaga terhadap pasar surat utang. Pertumbuhan ekonomi itu pun melampaui realisasi pada kuartal II/2022 sebesar 5,44% secara tahunan. Dia mencatat investor institusi masuk ke pasar SBN dengan akumulasi beli bersih Rp2,53 triliun dalam sepekan.
PENGEMBANGAN KENDARAAN LISTRIK : Indonesia Produksi Baterai EV di 2024
Pemerintah menargetkan Indonesia mampu memproduksi baterai kendaraan listrik pada kuartal II/2024 untuk mengoptimalkan potensi rantai pasok komoditas tersebut di pasar global. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa upaya untuk memproduksi baterai kendaraan listrik sudah berjalan. Targetnya, produksi baterai kendaraan listrik di dalam negeri bisa dilakukan pada 2024. “Sekarang sudah jalan. Saya sudah bilang 2024 pada kuartal dua atau tiga kita akan produksi baterai kita sendiri,” katanya, Rabu (9/11). Untuk merealisasikan target itu, Luhut menyebut akan ada keterlibatan sejumlah perusahaan, seperti Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. [CATL], dan LG Energy Solution. Di sisi lain, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meyakini bahwa Indonesia berpotensi menjadi rantai pasokan baterai kendaraan listrik secara global, karena memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.
UMKM JATENG GOES TO FRANCE : Bank Jateng Dukung Perluasan Pasar UMKM ke Mancanegara
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari alumni, mahasiswa, serta binaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta siap unjuk gigi dalam berbagai pameran yang bakal digelar di Prancis menjelang perayaan Natal tahun ini. Dalam program tersebut, UNS mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Bank Jateng, untuk mengantarkan produk-produk UMKM ke pasar Benua Biru.Produk UMKM asal Kota Surakarta sudah mulai masuk pasar Prancis sejak 2018. Di Kota Beavuais sur Matha, Prancis, telah dibangun galeri La Maison de I’Indonesie atau Rumah Budaya Indonesia yang secara khusus menjadi etalase produk seni dan budaya Tanah Air. Di lokasi itulah produk-produk UMKM asal Kota Surakarta biasa dipamerkan.
Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, menyebut dukungan Bank Jateng bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah tak terbatas pada bantuan modal. Kerja sama yang terjalin dengan UNS untuk mengekspor produk UMKM ke mancanegara menjadi salah satu buktinya.
Supriyatno menyebut inisiatif untuk bisa menjembatani pelaku UMKM Jawa Tengah dengan konsumen mancanegara perlu diapresiasi lebih lanjut. Dengan cara tersebut, diharapkan produk UMKM bisa ikut mendongkrak kinerja ekspor Jawa Tengah.
KTT G20, Titik Lenting Pemulihan Ekonomi Bali
KTT G20 membuat Bali menggeliat setelah dua tahun dibelit pandemi Covid-19. Banyak harapan momentum internasional itu akan menjadi titik lenting pemulihan ekonomi Bali. Hal tersebut dirasakan Johan (35), warga Kuta yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan berbasis daring. Selama pandemi, rasanya Bali tidak bisa apa-apa. Daerah yang sangat bergantung pada sektor wisata ini benar-benar jatuh akibat pandemi. Saya habis-habisan untuk bisa makan,” kata pria asal Flores tersebut. ”Saya sampai jual mobil, benar-benar habis untuk makan dan membayar biaya sekolah,” kata Johan. Saat ini Johan berusaha bangkit dan menjalankan angkutan daring menggunakan mobil sewaan, sebesar Rp 250.000 per hari. Ia optimistis perekonomian Bali akan pulih. Salah satunya melalui perhelatan KTT G20. Johan berpikir sederhana. KTT G20 adalah pertemuan para kepala negara. Jika acara sukses, para pemimpin negara asing bisa menyuarakan kepada warga mereka betapa Bali sangat nyaman sebagai tempat wisata. Dengan demikian, banyak orang akan kembali memilih Bali untuk berwisata. Dua pekan ini, Johan sudah 20 kali mengantar orang berkunjung ke pusat oleh-oleh. Mereka, antara lain, orang-orang Jakarta yang dinilai Johan menyiapkan KTT G20. Pendapatan hariannya naik hingga 30 %.
Ayu Adnyawati (52), pegawai toko oleh-oleh khas Bali diluar kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, mengakui tokonya terimbas dampak se pinya pariwisata Bali akibat pandemi Covid-19. Saat itu pendapatan toko tempatnya bekerja nol. Ayu mengatakan, toko oleh-oleh itu sekarang mulai kembali didatangi pembeli, menyusul pembukaan kembali pintu masuk internasional dari dan ke Bali sejak Maret 2022. ”Tamu mulai ramai ke Bali. Kami dapat kembali berdagang meskipun tidak seramai masa sebelum pandemi Covid-19,” ujar Ayu. Menurut Ayu, dari pengalamannya, penyelenggaraan konferensi internasional di kawasan Nusa Dua mungkin tidak akan berdampak langsung terhadap penjualan oleh- oleh. Namun, Ayu berharap penyelenggaraan acara puncak KTT G20 di Nusa Dua akan memberikan dampak positif bagi Bali dan Indonesia secara keseluruhan. ”Mudah-mudahan tamu internasional makin percaya kepada Bali,” katanya.
Harapan dan doa banyak pihak bukan omong kosong. Situasi ekonomi Bali mulai membaik. Sejumlah lembaga resmi pemerintah mencatat pertumbuhan ekonomi Bali makin positif pada semester II tahun 2022. Meski begitu, perbaikan ini masih sepertiga dari kondisi normal sebelum pandemi. BPS mencatat, selama Juli-September 2022, perekonomian Bali tumbuh 8,09 % dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Dalam catatan BI, pada 2020, ekonomi Bali mengalami kontraksi minus 9,31 % dibanding tahun sebelumnya. Memasuki 2022, pertumbuhan ekonomi mencatat kinerja positif. KTT G20 diharapkan menguatkan pertumbuhan ekonomi Bali. Sektor akomodasi, makanan, dan minuman menjadi penopang utama, diikuti sektor pertanian, konstruksi, dan perdagangan. ”G20 memberi sumbangsih sekitar 1 persen terhadap PDB Bali,” kata Kepala BI Bali Trisno Nugroho, Senin (7/11), di Denpasar.








