;

Platform Digital Didorong Optimalkan Penjualan Produk dari Dalam Negeri

Yuniati Turjandini 02 Dec 2022 Investor Daily

JAKARTA, ID – Para pengelola dan penyedia platform digital/start-up di Tanah Air didorong untuk mengoptimalkan penjualan produk dalam negeri (PDN) di tengah ancaman krisis dan resesi global. Mereka juga diminta untuk lebih efisien dalam menjalankan bisnis, tapi diharapkan tidak sampai mem-PHK karyawan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memberikan arahan kepada pelaku ekonomi digital terkait potensi ancaman krisis global pada 2023. Pertama, platform e-commerce diminta untuk memaksimalkan penjualan PDN. Kedua, mereka diminta mengefisienkan bisnisnya dan diharapkan tidak sampai melakukan pemutusan hubungan kerja (PMK/lay off). Ketiga, platform digital juga didorong untuk memaksimalkan sumber pembiayaan yang ada untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya. “Pemerintah dalam anggaran sudahmenyiapkan itu, tetapi harus dijaga untuk mendukung dunia usaha. Forum kali ini juga harus memperhatikan lingkungan ekonomi digital, kita siapkan anitisipasi seperti apa?” ujar Johnny, saat membuka Forum Ekonomi Digital Kominfo V bertema ‘Musim Dingin Start-up Digital: Dampak dan Tantangan terhadap Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia’ di Jakarta, Kamis (1/12/2022). (Yetede)

Presiden Minta Belanja APBN dan APBD Dipercepat

Yuniati Turjandini 02 Dec 2022 Investor Daily

JAKARTA, ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta realisasi belanja di APBN maupun APBD, khususnya belanja modal dan belanja sosial dipercepat. Alasannya, belanja pemerintah dapat mendorong kelanjutan pemulihan ekonomi nasional di tengah perlambatan ekonomi global. Oleh sebab itu, Presien meminta seluruh kementerian, kepala lembaga, dan pemerintah daerah mengendalikan secara detail belanja yang ada dan jangan terjebak rutinitas. Tak kalah penting, seluruh instansi harus memperbesar pembelian produk-produk dalam negeri, khususnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu ditegaskan Presiden dalam acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran (TA) 2023 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/11). Presiden menuturkan, APBN 2023 adalah instrumen untuk mengendalikan inflasi, APBN juga menjadi instrumen perlindungan sosial kepada masyarakat yang rentan. APBN juga harus mampu mendorong kelanjutan pemulihan ekonomi nasional dan juga reformasi struktural. Seiring dengan itu, APBN 2023 difokuskan pada enam kebijakan. (Yetede)

Erick Thohir Pastikan Pembukaan Lapangan Kerja Terus Terjadi

Yuniati Turjandini 02 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, pembukaan lapangan kerja terus terjadi melalui pertumbuhan ekonomi dan sejumlah program pemerintah. Erick juga menegaskan, BUMN berpihak kepada para pelaku usaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Hal ini disampaikan Erick usai menghadiri acara pemberian nomor induk berusaha (NIB) ke pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) perseorangan di Gedung Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (1/12). Erick yang datang bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim ingin memastikan pertumbuhan ekonomi Lampung dapat terus meningkat secara signifikan. “Kami bersepakat terus menjaga dan memastikan terciptanya pembukaan lapangan kerja dan dukungan kepada UMKM, baik melalui program NIB atau pendanaan,” ujar Erick, dikutip dari siaran pers, Kamis (1/12/2022). Dia menilai, UMKM sebagai soko guru perekonomian nasional memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan resesi global pada tahun depan. Adapun BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia sejak awal berkomitmen mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM untuk naik kelas. (Yetede)

Penjualan Rumah Intiland Melejit 34,02%

Yuniati Turjandini 02 Dec 2022 Investor Daily

JAKARTA, ID – PT Intiland Development Tbk (Intiland) mencatat pertumbuhan penjualan rumah sekitar 34,02% per akhir September 2022 dibandingkan dengan periode yang sama 2021, yakni dari Rp 410,31 miliar menjadi Rp 549,91 miliar. Peningkatan pendapatan sebesar 34% tersebut terutama berasal dari telah diserahterimakannya unit rumah di perumahan Talaga Bestari, Graha Natura, Magnolia Residence, Serenia Hills, South Grove, Pinang Residence, dan Tierra,” ujar Theresia Rustandi, sekretaris perusahaan PT Intiland Development Tbk (Intiland) kepada Investor Daily, Kamis (1/12/2002). Dia menambahkan, bila berdasarkan data marketing sales per 30 September 2022, nilai penjualan tercatat mencapai Rp586 miliar, atau naik sekitar 24% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 senilai Rp473 miliar. “Peningkatan penjualan terutama berasal dari penjualan unit rumah di perumahan Talaga Bestari Tangerang, Serenia Hills di Jakarta dan Graha Natura di Surabaya,” katanya. Di segmen tersebut, tambahnya, mayoritas cara  pembeliannya menggunakan skema kredit pemilikan rumah (KPR). “Pembeli segmen menengah sekitar 90% menggunakan KPR,” kata Theresia. (Yetede)

HATI-HATI JAGA EKONOMI

Hairul Rizal 01 Dec 2022 Bisnis Indonesia (H)

Upaya menjaga deru mesin ekonomi nasio­nal makin menantang di tengah situasi ekonomi dunia yang masih serba tak pasti. Namun, capaian positif sejumlah indikator ekonomi Indonesia belakangan ini dapat menjadi pengingat untuk terus menjaga optimisme, meski tetap harus hati-hati. Jika ditelaah, setidaknya ada tiga hal penting yang perlu dijaga agar mesin ekonomi nasional terus menderu yakni kinerja ekspor, investasi, serta konsumsi rumah tangga. Pada aktivitas ekspor, tren surplus neraca dagang terus berlanjut dan per Oktober 2022 telah mencapai US$45,52 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan surplus sepanjang tahun lalu. Performa penanaman modal pun tak kalah prima yakni Rp892,4 triliun per kuartal III/2022, atau setara dengan 74,4% dari total target investasi yang pada tahun ini disasar mencapai Rp1.200 triliun. Pun dengan konsumsi rumah tangga yang masih tumbuh 5,39% (year-on-year/YoY) pada kuartal III/2022, serta tetap kokoh menyangga fondasi produk domestik bruto (PDB). Sementara itu, dari sisi moneter dan inflasi, Bank Indonesia (BI) telah memasang kuda-kuda khusus. Ada lima siasat yang siap dieksekusi oleh otoritas moneter. Pertama, menyesuaikan kebijakan suku bunga acuan dengan mengacu pada perkembangan dan ekspektasi inflasi. Kedua, melonggarkan kebijakan makroprudensial untuk mendorong kredit pada sektor unggulan. Ketiga, mendorong akselerasi integrasi ekonomi dan keuangan digital. Keempat, mengakselerasi pendalaman pasar uang dan valas untuk memperkuat operasi dan transmisi kebijakan. Kelima, memperluas program pengembangan ekonomi keuangan inklusif pada UMKM dan syariah.

BI Daulat BSI sebagai Pendukung Pengendali Moneter dan UMKM Terbaik

Hairul Rizal 01 Dec 2022 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) meraih dua penghargaan dalam ajang Bank Indonesia Award 2022. Bank dengan aset terbesar ke-7 di Indonesia ini untuk kedua kalinya meraih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah & Valas Terbaik dan Bank Pendukung UMKM Terbaik. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara Bank Indonesia Award 2022. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan penghargaan ini diharapkan bisa memacu pihaknya untuk senantiasa mendukung tugas-tugas bank sentral. Capaian ini tidak terlepas dari kinerja positif BSI yang hingga September 2022 membukukan peningkatan laba bersih hingga 42 persen secara year-on-year (YoY) menjadi Rp3,21 triliun. Kinerja moncer itu didukung kepercayaan masyarakat melalui penempatan Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp245,18 triliun atau tumbuh 11,86 persen YoY per triwulan III/2022.

ANCAMAN RESESI GLOBAL : RUMAH ELITE MARAK DILEGO

Hairul Rizal 01 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Pusat Studi Properti Indonesia menengarai maraknya penjualan rumah elite di Jakarta dan sekitarnya dipicu sentimen kondisi inflasi dan ancaman resesi pada 2023. Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit mengatakan sentimen itu mendorong masyarakat untuk menjual rumah sehingga memperoleh dana tunai yang cukup di tahun depan. “Pemilik-pemilik rumah di kawasan elite itu kan ada pengusaha yang membutuhkan cash, makanya dia harus menjual rumahnya dengan harga di bawah harga pasar,” katanya saat dihubungi, Rabu (30/11). Selain kebutuhan uang tunai, menurutnya, ada motif lain yakni keinginan pemilik rumah untuk pindah ke hunian yang lebih kecil atau ke apartemen. Selain itu, sebagian lainnya memilih lokasi yang lebih sepi dan hijau seperti di Bogor atau Serpong, Tangerang. Pada umumnya, motif itu dilakukan oleh pemilik rumah yang berstatus pensiunan, CEO, Direktur, ASN, pejabat tinggi, maupun warga senior lainnya. Fenomena penjualan rumah seken di kawasan elite Jakarta lebih marak terjadi pada 2022, bahkan tidak sedikit rumah mewah yang diobral murah oleh pemiliknya.

INFRASTRUKTUR PERKERETAAPIAN : Kereta Cepat Jadi Tulang Punggung Transportasi

Hairul Rizal 01 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menjelaskan Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau KCJB bisa belajar dari China, yang menjadikan kereta cepat sebagai tulang punggung transportasi penggerak ekonomi. China menjadikan kereta cepat sebagai tulang punggung transportasi di wilayahnya, tidak seperti Indonesia yang mengandalkan pesawat terbang atau jalan tol. “Jalur transportasi barang dan orang benar-benar terpisah, dan frekuensi logistik bisa tinggi dan bersaing,” ujarnya Rabu (30/11). Menurutnya, China Railway, BUMN perkeretaapian China, dan pemerintah pusat bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk mengembangkan jalur kereta cepat. Pemerintah daerah juga memiliki peran untuk memberikan pertimbangan agar keberadaan KCJB menimbulkan multiplier effect. Oleh sebab itu, KCJB yang juga digarap oleh China didorong untuk bisa melibatkan lebih banyak peran pemerintah setempat. Utamanya, terkait dengan fasilitas angkutan umum pengumpan (feeder) dari dan ke kawasan perumahan dan permukiman.

INDUSTRI TELEKOMUNIKASI : ADA PELUANG CUAN DI RESESI GLOBAL

Hairul Rizal 01 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Sejumlah operator telekomunikasi melihat ada peluang bisnis saat kondisi dunia tidak menentu ketika ancaman resesi global berlangsung pada 2023. Direktur Utama PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Hendri Mulya Syam menegaskan tantangan berupa ancaman resesi bisa jadi peluang bagi Telkomsel dengan melakukan sejumlah kiat. “Telkomsel menyiapkan strategi berupa penguatan core business, memperluas layanan lewat platform pembelajaran Kuncie dan Fita untuk perilaku sehat,” katanya dalam salah satu diskusi di Jakarta, Rabu (30/11). Bukan itu saja, dia menyebutkan perusahaan juga memiliki program Telkomsel DFE yang membantu sektor pangan dan sejumlah anak perusahaan untuk mendorong ekonomi digital, seperti LinkAja, GoTo, Indico, dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Direktur Utama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Vikram Singha juga mengatakan, punya strategi menghadapi situasi ekonomi tahun depan, salah satunya dengan mendorong transformasi digital. Saat ini, dia menyatakan IOH sudah memiliki jaringan generasi kelima (5G) di delapan kota, dan menyiapkan ekosistemnya. Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Ririek Adriansyah juga sepakat berbagai dampak ancaman tetap saja jadi tantangan baru bagi industri telekomunikasi Tanah Air. “Dalam menghadapi tantangan industri dan ancaman resesi global, para perusahaan telekomunikasi dunia melakukan berbagai strategi,” katanya.

Bank Indonesia Mendaulat BSI Sebagai Pendukung Pengendali Moneter dan UMKM Terbaik

Yuniati Turjandini 01 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, 30 November 2022. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih dua penghargaan dalam ajang Bank Indonesia Award 2022. Untuk kali kedua, BSI raih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah & Valas Terbaik serta Bank Pendukung UMKM Terbaik. Apresiasi ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjio dalam acara Bank Indonesia Award 2022. Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyampaikan penghargaan dari Bank Indonesia ini diharapkan bisa memacu BSI untuk senantiasa mendukung tugas-tugas bank sentral serta menjadi motivasi memberikan layanan yang terbaik kepada nasabah dan masyarakat sesuai prinsip syariah melalui produk, layanan, dan inovasi digital ke depannya. Capaian ini juga diperoleh karena BSI telah menjadi bagian dari industri keuangan syariah yang menorehkan catatan keuangan yang positif hingga September 2022. bahwa di tengah kondisi global yang belum stabil, Kinerja positif PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercermin pada kuartal III/2022. Hal ini tercermin dari laba bersih yang meningkat 42% secara year on year (YoY) mencapai Rp 3,21 triliun serta rasio keuangan yang tumbuh positif di berbagai sektor. (Yetede)

Pilihan Editor