ANCAMAN RESESI GLOBAL : RUMAH ELITE MARAK DILEGO
Pusat Studi Properti Indonesia menengarai maraknya penjualan rumah elite di Jakarta dan sekitarnya dipicu sentimen kondisi inflasi dan ancaman resesi pada 2023.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit mengatakan sentimen itu mendorong masyarakat untuk menjual rumah sehingga memperoleh dana tunai yang cukup di tahun depan. “Pemilik-pemilik rumah di kawasan elite itu kan ada pengusaha yang membutuhkan cash, makanya dia harus menjual rumahnya dengan harga di bawah harga pasar,” katanya saat dihubungi, Rabu (30/11). Selain kebutuhan uang tunai, menurutnya, ada motif lain yakni keinginan pemilik rumah untuk pindah ke hunian yang lebih kecil atau ke apartemen. Selain itu, sebagian lainnya memilih lokasi yang lebih sepi dan hijau seperti di Bogor atau Serpong, Tangerang.
Pada umumnya, motif itu dilakukan oleh pemilik rumah yang berstatus pensiunan, CEO, Direktur, ASN, pejabat tinggi, maupun warga senior lainnya. Fenomena penjualan rumah seken di kawasan elite Jakarta lebih marak terjadi pada 2022, bahkan tidak sedikit rumah mewah yang diobral murah oleh pemiliknya.
Tags :
#PropertiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023