INFRASTRUKTUR PERKERETAAPIAN : Kereta Cepat Jadi Tulang Punggung Transportasi
Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menjelaskan Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau KCJB bisa belajar dari China, yang menjadikan kereta cepat sebagai tulang punggung transportasi penggerak ekonomi. China menjadikan kereta cepat sebagai tulang punggung transportasi di wilayahnya, tidak seperti Indonesia yang mengandalkan pesawat terbang atau jalan tol. “Jalur transportasi barang dan orang benar-benar terpisah, dan frekuensi logistik bisa tinggi dan bersaing,” ujarnya Rabu (30/11). Menurutnya, China Railway, BUMN perkeretaapian China, dan pemerintah pusat bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk mengembangkan jalur kereta cepat. Pemerintah daerah juga memiliki peran untuk memberikan pertimbangan agar keberadaan KCJB menimbulkan multiplier effect. Oleh sebab itu, KCJB yang juga digarap oleh China didorong untuk bisa melibatkan lebih banyak peran pemerintah setempat. Utamanya, terkait dengan fasilitas angkutan umum pengumpan (feeder) dari dan ke kawasan perumahan dan permukiman.
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Perdagangan AS-China
Kebijakan Diskon Tiket Transportasi
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023