;

Investasi Tahun 2023 Tergantung Stabilitas Politik

Yuniati Turjandini 05 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah menargetkan investasi tahun 2023 mencapai Rp 1.400 triliun, dibandingkan target tahun ini sebesar Rp 1.200 triliun. Pencapaian target investasi tahun depan tergantung stabilitas politik dan ekonomi. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, tahun ini, penanaman modal asing (PMA) tumbuh pesat. Alasannya, pemodal asing menilai Indonesia adalah negara tujuan investasi menjanjikan, karena mempunyai stabilitas yang baik. “Itu artinya, target investasi tahun 2023 bisa tercapai jika ada stabilitas politik dan ekonomi,” kata Bahlil dalam pertemuan dengan para pemred nasional, Sabtu (03/12/2022) malam di Jakarta. Berdasarkan catatan Investor Daily, kampanye pemilu 2024 dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah itu, akan memasuki masa tenang selama tiga hari, dari 11-13 Februari 2024. Tahapan selanjutnya yaitu pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Berdasarkan catatan Investor Daily, kampanye pemilu 2024 dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah itu, akan memasuki masa tenang selama tiga hari, dari 11-13 Februari 2024.  Tahapan selanjutnya yaitu pemungutan suara pada 14 Februari 2024. (Yetede)

OPEC+ Mempertahankan Produksi Minyak Dua Juta BPH

Yuniati Turjandini 05 Dec 2022 Investor Daily (H)

LONDON, ID – OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, menyatakan setuju mempertahankan target produksi minyaknya sebesar 2 juta barel per hari (bph) dalam pertemuan yang berlangsung pada Minggu (4/12/2022). Keputusan diambil menyusul kondisi pasar minyak yang sedang berupaya menilai dampak dari perlambatan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait permintaan, dan pembatasa harga oleh kelompok G7 terhadap pasokan minyak Rusia. OPEC+ berpendapat bahwa pihaknya telah memangkas produksi karena prospek ekonomi yang lebih lemah. Apalagi harga minyak telah menurun sejak Oktober akibat perlambatan pertumbuhan di Tiongkok dan global, serta suku bunga yang lebih tinggi turut mendorong spekulasi pasar bahwa kelompok tersebut dapat memangkas produksi lagi. (Yetede)

Kans NetApp Dari Pesatnya Ekonomi Digital

Yuniati Turjandini 05 Dec 2022 Tempo (H)

Pertumbuhan digitalisasi didalam negeri membawa angin segar untuk NetApp Indonesia, perusahaan global penyedia perangkat lunak berbasis komputasi awan. Melansir laporan e-Conomy 2022 yang dikeluarkan Google, Temasek, dan Bain, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 77 miliar tahun ini, naik 22% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$ 63 miliar. Nilainya diperkirakan terus tumbuh hingga US$ 130miliar pada 2025 dan diestimasi meningkat menjadi US$ 220-360 miliar pada 2030. "Saat organisasi mempercepat upaya digitalisasi, saya yakin cloud akan menjadi bagian  yang sangat penting karena semakin banyak yang memindahkan beban kerjanya ke cloud dan mengadopsi strategi cloud hybrid," tutur Country Manager NetApp Indonesia Adir Ginting. Adir yang memimpin NetApp Indonesia sejak November 2021, tak ingin melewatkan momentum tersebut. Sasarannya mulai dari usaha UMKM hingga perusahaan multinasional. (Yetede)

Bulog: Beras Impor Tiba Bulan Ini

Yoga 05 Dec 2022 Kompas (H)

Perum Bulog menilai stok beras pemerintah terus berkurang. Impor diharapkan mendongkrak stok guna mengendalikan harga di tingkat konsumen. Kepastian soal impor itu diharapkan meredam spekulasi sekaligus mengirim sinyal kepada para pelaku perberasan untuk melepaskan stoknya ke pasar. Mantan Wakabulog sekaligus Sekretaris Menteri Negara Pangan 1993-1999, Sapuan Gafar, berpendapat, impor beras akan mengurangi spekulasi harga. ”Impor ini hanya mengerem spekulasi. Artinya, (harga beras) masih akan naik sedikit-sedikit atau istilahnya increasing at decreasing rate sampai Februari. Apabila kedatangan beras impor sudah pasti dari sisi jumlah dan waktu, operasi pasar sebaiknya diperbesar,” ujarnya saat dihubungi pada Minggu (4/12). Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya tengah berupaya mengamankan stok cadangan beras pemerintah (CBP) ditingkat yang cukup meski tidak mencapai target yang ditentukan pemerintah, yakni 1,2 juta ton pada akhir tahun. ”Insya Allah Desember ini ada tambahan (beras) dari impor yang mengamankan stok kita.

Saya akan buka ketika (berasnya) sampai di sini,” katanya saat ditemui di kantornya di Jakarta, Jumat (2/12). Budi merinci, asumsi tanpa pengadaan, stok beras Bulog sekitar 300.000 ton di akhir tahun ini. Namun, penyerapan dalam negeri telah mencapai sekitar 150.000 ton. Dengan demikian, stok beras tanpa impor sekitar 450.000 ton pada akhir tahun. Impor akan menambah stok hingga di atas 500.000 ton. Sebelumnya, BPS mencatat, komoditas beras mengalami inflasi dalam lima bulan terakhir. Pada November 2022, rata-rata harga beras Rp 11.877 per kg. Penyebab kenaikan harga sejak empat bulan lalu bersifat musiman karena produksi beras menurun menjelang akhir tahun. Anggota Dewan Penasihat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi), Bayu Krisnamurthi, menilai, Desember merupakan momen yang tepat untuk mendatangkan beras impor ke Indonesia. ”Desember merupakan puncak paceklik karena panen terbatas. Di hilir, permintaan meningkat karena momen Natal dan Tahun Baru,” katanya. (Yoga)


Rusia Tolak Batas Harga Uni Eropa

Yoga 05 Dec 2022 Kompas

Kremlin menolak skema harga jual minyak Rusia yang ditetapkan sepihak oleh Uni Eropa (UE). Perang ekonomi yang dilancarkan AS bersama sekutu melawan Rusia terus menyasar obyek-obyek baru setelah rangkaian paket sanksi yang telah digelontorkan sejak awal 2022. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Sabtu (3/12) menyatakan, Moskwa tidak akan menerima batas harga jual minyak Rusia yang ditetapkan UE. Saat ini, Kremlin sedang mengkaji situasi. Sejumlah persiapan untuk merespons sedang dibuat. ”Kami tidak akan menerima batas harga tersebut dan kami akan menginformasikan kepada media bagaimana respons akan bekerja setelah kajian selesai,” kata Peskov sebagaimana dikutip kantor berita Rusia, TASS. Pada Jumat (2/12), UE sepakat menetapkan harga jual minyak Rusia yang dikirim melalui kapal tanker pada 60 USD per barel. Gagasan yang diinisiasi AS ini juga diikuti G7 dan Australia. G7 terdiri dari AS, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Inggris. Batas harga yang diterapkan Barat  tersebut tetap memungkinkan negara-negara non-UE untuk terus mengimpor minyak mentah Rusia melalui laut. Namun, UE akan melarang perusahaan pengiriman dan asuransi untuk menangani kargo minyak mentah Rusia di seluruh dunia, kecuali minyak Rusia dijual seharga kurang dari 60 USD per barel.

Ini bisa mempersulit pengiriman minyak mentah Rusia dengan harga di atas batas. Artinya, negara-negara yang bukan bagian kesepakatan itu akan terdampak. Harga pasar minyak mentah Rusia saat ini 67 USD per barel, sedikit lebih tinggi daripada batas harga yang disepakati UE. Oleh karena itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai kesepakatan itu tidak akan serius memukul perekonomian Rusia. Jika pun memukul, hanya dalam jangka pendek. Batas harga 60 USD per barel itu mulai berlaku Senin (5/12) atau segera setelahnya. Ini bersamaan dengan embargo UE pada pengiriman minyak mentah Rusia melalui laut yang mencegah pengiriman minyak mentah Rusia melalui laut ke UE yang menyumbang dua pertiga impor minyak dari Rusia. Upaya ini berpotensi merugikan Rusia hingga miliaran euro. Rusia, negara pengekspor minyak mentah terbesar kedua di dunia, berulang kali mengancam akan menghentikan pengiriman minyak mentah ke negara-negara yang mengadopsi kesepakatan itu. Rusia sudah mengantongi 67 miliar euro atau 71 miliar USD dari penjualan minyak ke UE sejak dimulainya perang pada 24 Februari 2022. (Yoga)


Suku Bunga The Fed Mirip Pil Pahit

Yoga 05 Dec 2022 Kompas

Kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi di AS memicu gejolak keuangan global. Banyak usaha dan negara yang tertekan akibat kenaikan beban utang dan apresiasi dollar AS. Akan tetapi, situasi ini seperti pil pahit. Sepanjang kondisinya belum sehat, ekonomi AS adalah sumber masalah. Status sebagai alat tukar global, bukan karena kekuatan ekonomi AS, menjadikan dollar AS sebagai penyebab derita. Penciutan peredaran dollar AS, di samping kenaikan suku bunga dollar AS, sebagai bagian dari langkah penyehatan, juga menjadi sumber masalah. Dua hal inilah sebagai penyebab derita global karena mendera seluruh dunia. Kisruh akibat penciutan peredaran dollar AS dan kenaikan suku bunga menyebabkan pertumbuhan global menurun pada 2023. Gejalanya sudah mulai terasa sepanjang 2022. Catatan ini menjadi salah satu pesan utama dalam peringatan Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), serta ekonom Nouriel Roubini, Mohamed El-Erian, dan lainnya.

 Perdagangan, aliran investasi global, dipastikan menurun berdasarkan perkiraan Organisasi  Perdagangan Dunia (WTO). Gejolak di pasar uang, obligasi, dan indeks-indeks saham juga menambah guncangan pada perdagangan dan investasi global. Sejumlah negara akan semakin mengalami penumpukan utang sehingga menambah daftar panjang negara-negara yang terjerembap utang. Derita akibat dollar AS masih berlanjut, sebab penciutan peredaran dollar AS dan kenaikan suku bunga dollar AS belum akan berhenti. Inflasi di AS masih tinggi, 7,7 %, atau masih jauh di atas target 2 %. Situasi ini membuat bank sentral AS, The Fed, mencanangkan lanjutan kenaikan suku bunga dari level sekarang 3,75 % hingga 4 %. Menurut Presiden Federal Reserve St Louis, James Bullard, lanjutan kenaikan suku bunga dollar AS diperkirakan melampaui 5,25 %. Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari bahkan lebih ekstrem. ”Tidak bisa diketahui sejauh mana suku bunga Fed akan berakhir. Yang jelas, jika inflasi masih tinggi, suku bunga akan terus dinaikkan,” katanya. Di samping itu, pengetatan peredaran dollar AS juga terus dilakukan. (Yoga)


Meredam Ancaman Hipertensi

Yoga 05 Dec 2022 Kompas

Salah satu penyakit yang banyak menurunkan kualitas hidup dan berdampak kematian adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penyakit ini memicu komplikasi jantung, stroke, dan gagal ginjal sehingga menjadi salah satu penyebab utama kematian dini, baik di Indonesia maupun dunia. Data kesehatan di DKI Jakarta menunjukkan, hipertensi menjadi faktor risiko kematian dan kecacatan nomor satu warga Jakarta tahun 2019 (Kompas, 4/12). Meski terkait dengan gaya hidup, sebenarnya hipertensi juga dipengaruhi faktor metabolik serta kondisi lingkungan dan pekerjaan. Dengan demikian, hipertensi tidak hanya mengancam warga Jakarta, tetapi juga masyarakat Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018, prevalensi hipertensi penduduk dewasa Indonesia 34,11%, berarti, ada 34 orang yang terkena hipertensi setiap 100 orang dewasa. Yang memprihatinkan lagi, hipertensi kini juga menyerang usia muda.

Survei Indikator Kesehatan Nasional 2016 menunjukkan, peningkatan prevalensi hipertensi pada  penduduk usia 18 tahun ke atas menjadi 32,4 %. Gangguan kesehatan pada usia muda akan berdampak pada produktivitas sehingga bisa membuat bonus demografi terlewatkan. Hipertensi termasuk pembunuh senyap karena sering tidak bergejala. Oleh karena itu, jalan terbaik adalah mencegah, dengan menerapkan gaya hidup sehat; menjaga berat badan; menerapkan pola makan sehat yang membatasi konsumsi lemak, gula, garam, dan karbohidrat; serta memperbanyak serat dari sayur dan buah. Olahraga teratur, tidur cukup, mampu mengelola stres, dan tidak merokok adalah syarat lainnya. Masalahnya, ketika pandemi dan aktivitas dibatasi, banyak yang ”lupa” bergerak. Padahal, kurang gerak meningkatkan risiko stroke, yang biaya pengobatannya mahal dan bisa mengakibatkan kematian, (Yoga)


Waswas dengan Stok Beras

Yoga 05 Dec 2022 Kompas

Polemik perlu tidaknya Indonesia mengimpor beras kembali terulang, kali ini bukan karena data yang berseberangan, melainkan soal sudut pandang. Kementan menganggap produksi surplus sehingga tak perlu impor, sedangkan Perum Bulog menilai stok dan pasokan makin kritis sehingga perlu tambahan dari luar negeri. Perdebatan terkait hal itu membuat Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (23/11) menjadi panas. Dengan mengacu data BPS, produksi beras nasional tahun ini diperkirakan mencapai 31,9 juta ton. Dengan perkiraan kebutuhan konsumsi domestik 30,2 juta ton, ada potensi surplus beras 1,7 juta ton tahun ini. Jika ditambah dengan akumulasi surplus 5,2 juta ton tahun lalu, total surplus pada akhir tahun ini bisa mencapai 6,9 juta ton. Dengan beberapa data itu, Kementan meyakini Indonesia tidak memerlukan impor beras. Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi bahkan menyanggupi kesimpulan rapat untuk menyetor data 600.000 ton stok beras di penggilingan dalam tempo enam hari guna memperkuat stok beras yang dikelola Bulog. Tapi, menurut Bulog, stok beras di penggilingan tak sebesar yang disampaikan Kementan. Ketika beberapa penggilingan dicek, kata Dirut Perum Bulog Budi Waseso, stok yang siap diserap jauh lebih kecil. Salah satu perusahaan penggilingan di Jember, Jatim, misalnya, disebut memiliki stok 100.000 ton. Namun, setelah dicek stok yang siap hanya 7.000 ton.

Situasi serupa terjadi di penggilingan lain di Malang, Tegal, Indramayu, dan Semarang. Tak hanya pengadaan dari produksi dalam negeri yang dilematis, Bulog juga khawatir karena stok beras yang dikuasainya kurang dari 1 juta ton tentu amat riskan sebagai cadangan pemerintah. Sejumlah pihak menilai stok beras pemerintah yang dikelola Bulog dalam kondisi kritis dan berisiko menggoyang stabilitas. Apalagi, per 25 November 2022, stok beras yang dikuasai Bulog tinggal 571.000 ton. Dengan perkiraan kebutuhan pengeluaran sekitar 150.000 ton serta pengadaan yang seret, stok beras berpotensi makin tipis di akhir Desember 2022 atau Januari 2023 atau jauh di bawah stok yang ditargetkan pemerintah, yakni 1,2 juta ton. Sepekan sejak rapat itu, Kamis (1/12) Kementan memenuhi janjinya dengan menyodorkan data stok beras di penggilingan yang siap diserap Bulog. Jumlahnya mencapai 610.632 ton, tersebar di 24 provinsi, dan rentang harga Rp 9.359 per kg hingga Rp 11.700 per kg. Namun, sebagaimana data Kementan, ada problem soal harga dan kualitas yang membuatnya tidak bisa diserap oleh Bulog. Sebab, pemerintah mensyaratkan standar mutu dan harga untuk pengadaan  gabah/beras oleh Bulog. Selain itu, penyerapan gabah/beras oleh Bulog saat harganya tinggi justru akan menambah sengit persaingan pasar yang akan mendongkrak harga beras di pasaran lebih tinggi lagi.  (Yoga)


Gerakan Pangan untuk Redam Harga

Yoga 05 Dec 2022 Kompas

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (NFA) mendorong Gerakan Pangan Murah untuk meredam kenaikan harga sejumlah bahan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, Sabtu (3/12) mengatakan, sampai akhir November 2022, kegiatan itu telah 253 kali digelar di 27 provinsi dan 82 kabupaten/kota. Sebanyak 534 ton komoditas pangan, termasuk telur ayam ras, telah disalurkan. (Yoga)

Kenaikan Harga Gabah Topang NTPP

Yoga 05 Dec 2022 Kompas

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai tukar petani (NTP) pada November 2022 mencapai 107,81, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang 107,27. Direktur Statistik Harga BPS Windhi Putranto, Sabtu (3/12) menyatakan, kenaikan NTP itu, antara lain, disumbang kenaikan NTP subsektor tanaman pangan (NTPP). NTPP naik dari 100,41 pada Oktober jadi 100,43 pada November dan sejalan dengan kenaikan harga gabah. (Yoga)

Pilihan Editor