;

Konsumsi dan Investasi jadi Mesin Pertumbuhan RI

Yuniati Turjandini 09 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah menyatakan investasi dan konsumsi masih diandalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik dalam menghadapi berbagai ancaman resesi global pada tahun ini. Sementara itu, mesin pertumbuhan Indonesia yang bergantung pada negara-negara yang terancam resesi harus disubstitusi. "Makanya domestic demand tetap harus penting, konsumsi tetap baik, makanya inflasi tetap kita jaga dengan investasi yang kami lihat juga cukup bagus,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa, di Gedung AA Maramis Kemenkeu, Jumat (6/1/2023) malam. Ia mengatakan, perbankan semakin aktif menyalurkan kredit sehingga bisa tumbuh 11% pada akhir tahun lalu. Bahkan, sisi capital market Indonesia juga disebut dalam kondisi baik dibanding negara-negara lain. (Yetede)

Industri yang Menyerap Hasil Hilirisasi Bauksit Harus Dibangun

Yuniati Turjandini 09 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Pemerintah diminta untuk melakukan hilirisasi bauksit secara menyeluruh, tidak hanya mendorong pembangunan smelter yang menghasilkan produk setengah jadi. Pemerintah harus bisa mempersiapkan industri di sektor hilir yang dapat menyerap hasil hilirisasi bauksit, sehingga diperoleh nilai tambah yang tinggi. "Kalau kita hanya fokus di smelter, saya tidak yakin apakah itu manfaatnya paling maksimal untuk negara, karena nilai tambahnya cuma 5-10%. Padahal, investasi di smelter itu nilainya bisa miliaran dolar. Pemerintah harus bisa mempersiapkan industri di sektor hilir yang dapat menyerap hasil dari hilirisasi bauksit, sebagaimana industri mobil listrik yang siap menyambut hasil hilirisasi nikel dalam bentuk baterai,” ucap Ketua bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sammy Hamzah kepada Investor Daily, Jakarta, Sabtu (7/1/2023). Sammy mencontohkan, Freeport membutuhkan dana di atas US$ 3 miliar saat membangun smelter di Gresik. Jangan sampai produk dari smelter ini justru diekspor ke luar dan diolah negara lain menjadi produk jadi, yang nantinya diimpor kembali ke Indonesia. “Kan sayang, yang untung justru negara lain. Semua jenis industri sumber daya alam itu semua (polanya) sama,” kata dia. (Yetede)

Delapan Partai Tolak Sistem Proposional Tertutup

Yuniati Turjandini 09 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Delapan partai politik menolak sistem proporsional tertutup dalam pelaksanaan Pemilu 2024 yakni Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat PKS, PAN dan PPP. Sistem proporsional tertutup dinilai membawa kemunduran bagi pelaksanaan demokrasi. Hal ini ditegaskan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan pimpinan parpol di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2023). “Sistem pemilu proporsional tertutup merupakan kemunduran bagi demokrasi kita. Di lain pihak sistem pemilu proporsional terbuka merupakan perwujudan dari demokrasi yang berasaskan kedaulatan rakyat, di mana rakyat dapat menentukan calon anggota legislatif yang dicalonkan oleh partai politik. Kami tidak ingin demokrasi mundur,” kata Airlangga. Dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa itu hadir Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Yetede)

Erick Dorong KCJB Tersambung hingga Surabaya

Yuniati Turjandini 09 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tersambung sampai Surabaya. Saat ini, pemerintah sedang melakukan kalkulasi secara terperinci. “Kereta cepat itu memang sudah ada statement dari Menko (Menko Marves Luhut B Pandjaitan) akan dipanjangkan sampai Surabaya, karena memang di mana-mana itu, seperti di Jepang, di Tiongkok, kereta cepat harus ada jarak menengah dan jauh,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, pekan lalu. Lebih jauh, Erick menuturkan, pemerintah sedang mengkalkulasi secara terperinci, di antaranya terkait jalur kereta yang komersial. Melalui kereta api diharapkan masyarakat yang berpergian jauh bisa diringankan biayanya. “Nanti kita hitung mana jalur kereta yang komerisial, feasibel, dan mana jalur kereta yang tidak feasibel. Memang itu bertahap,” katanya. Erick menekankan perlunya dukungan untuk mendorong penguatan industri kereta api. Selama ini pemerintah telah memberikan subsidi pada harga tiket, dan seiring pertumbuhan ekonomi saat ini, tiket kereta non-subsidi bukanlah hal yang mustahil. (Yetede)

Global Kondusif, Rebound IHSG Berlanjut Pekan ini

Yuniati Turjandini 09 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melanjutkan tren rebound pada pekan ini, setelah menguat 0,6% ke level 6.684 pada penutupan perdagangan pekan lalu. Support indeks diprediksi berada di level 6.500, sedangkan resistance 7.000. Katalis penguatan pasar saham nasional adalah sentimen global yang kondusif dan rebound kuat pasar saham Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu. Di luar itu, pencatatan saham (listing) dua emiten baru, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) dan PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI), diharapkan dapat menggairahkan transaksi di pasar Indonesia. Jumat lalu, BEI kedatangan empat emiten baru sekaligus, yang turut berkontribusi dalam mendongkrak indeks, setelah rontok dalam tiga hari beruntun. Akan tetapi, investor diminta tetap mewaspadai volatilitas indeks yang masih tinggi. Apalagi, sejauh ini, asing masih gencar melepas saham, terlihat pada akumulasi net sell Rp 2,1 triliun selama pekan lalu. (Yetede)

Mengharap Devisa Pariwisata Naik di Ujung Pandemi

Hairul Rizal 09 Jan 2023 Kontan (H)

Optimisme tentang pemulihan sektor pariwisata mencuat di hari-hari akhir pandemi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) tidak ketinggalan menyusun skenario tentang sejumlah indikator yang berkaitan dengan bisnis pariwisata. Jumlah kunjungan, baik pelancong lokal maupun turis luar negeri, diproyeksikan meningkat di tahun ini. Perhitungan Kemparekraf, jumlah kunjungan turis asing berkisar 3,5 juta hingga 7,4 juta. Kisaran itu naik lumayan tinggi daripada proyeksi kunjungan turis asing di tahun lalu. Sedang kunjungan wisatawan domestik berada di rentang 1,2 miliar hingga 1,4 miliar kunjungan. Peningkatan kunjungan turis asing juga berdampak terhadap perolehan devisa. Kenaikan turis asing diprediksikan mendatangkan devisa di tahun ini antara US$ 2,07 miliar hingga US$ 5,95 miliar. Sebagai pembanding, target perolehan devisa tahun lalu adalah US$ 4,3 miliar. Namun, berbagai skenario tentang perbaikan kinerja sektor pariwisata di tahun ini tidak bebas dari tantangan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengakui, beberapa hal bisa membuyarkan optimisme pemulihan, seperti perubahan perilaku wisatawan pasca pandemi hingga kebijakan penanganan Covid-19 di China. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celio) Bhima Yudhistira menambahkan, pencapaian target devisa pariwisata juga dibayangi kendala lain. Perlambatan ekonomi di China, Eropa dan Amerika Serikat (AS) bisa mengganjal jumlah kunjungan turis asing.

SBN Domestik Jadi Andalan Utang Pemerintah

Hairul Rizal 09 Jan 2023 Kontan

Pemerintah kembali mengandalkan surat berharga negara (SBN) domestik untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan utang tahun ini. Alhasil, porsi penerbitan SBN berdenominasi valuta asing (valas) kembali turun. Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Riko Amir mengatakan, porsi SBN domestik antara 75% hingga 85% dari target pembiayaan utang 2023. Sisanya, akan dipenuhi dari penerbitan SBN valas.

Gerak Dana Investor Asing Bergantung Kebijakan Moneter AS

Hairul Rizal 09 Jan 2023 Kontan

Volatilitas pasar surat utang dalam negeri mulai terkendali. Katalis positif ini berdampak pada kembali masuknya asing ke Surat Berharga Negara (SBN). Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) per 30 Desember 2022 menunjukkan total kepemilikan investor asing di SBN sebesar Rp 762,19 triliun. Jumlah tersebut terus bertambah sejak dua bulan terakhir. Posisi dana asing per 30 November sebesar Rp 736,93 triliun, sementara dana asing di SBN pada Oktober Rp 713,23 triliun. Per 3 Januari 2023, asing masuk Rp 2,55 triliun jadi Rp 764,74 triliun. Presiden dan CEO PT Pinnacle Persada Investama Guntur Putra menilai, tren masuknya dana asing (capital inflow) masih akan terus berlanjut secara bertahap seiring tingkat inflasi yang terjaga. Namun Senior Vice President Head of Retail Product Research & Distribution Division Henan Putihrai (HP) Asset Management Reza Fahmi pun bilang, jika The Fed masih hawkish maka tidak menutup kemungkinan dana asing berbondong keluar. Terlebih kemarin dalam notulensi FOMC The Fed menyebutkan jika kenaikan bunga akan berlanjut di tahun 2023 guna menurunkan inflasi.

Nasabah Tolak Tim Likuidasi Wanaartha

Hairul Rizal 09 Jan 2023 Kontan

Proses penyelesaian kewajiban PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) memasuki babak baru. Jika tidak ada aral melintang, perusahaan asuransi ini bakal melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (9/1) ini. Presiden Direktur Asuransi Jiwa Wanaartha Life, Adi Yulistanto, mengatakan, agenda RUPSLB akan membahas mengenai pembubaran badan hukum perseroan sekaligus pembentukan tim likuidasi. "Mereka diharapkan hadir, seperti para pemegang saham, Dewan Komisaris, dan Direksi," kata Adi, Minggu (8/1). Saat manajemen Wanaartha Life sedang mempersiapkan RUPSLB, pemegang saham justru mengeluarkan keputusan sirkuler yang mengungkapkan bahwa tim likuidator sudah terbentuk. Dalam keputusan tersebut, tim likuidasi Wanaartha terdiri dari Harvardy M. Iqbal dan Sherly. Perwakilan Aliansi Korban Wanaartha Life Christian menduga, tim likuidasi pimpinan Harvady M Iqbal dibentuk hanya untuk mengakomodasi kepentingan sang pemilik, pasangan suami Manfred Armin Pietruschka dan Evelina Larasati Fadil Pietruschka.

SIMPANG JALAN DANA PENSIUN

Hairul Rizal 09 Jan 2023 Bisnis Indonesia (H)

Hampir separuh perusahaan dana pensiun di Indonesia tak memiliki kecukupan dana yang memadai. Padahal, industri dapen menjadi tumpuan bagi para pekerja memperoleh manfaat optimal agar dapat menikmati masa pensiun dengan tenang. Persoalan tata kelola menjadi sorotan di industri dapen Tanah Air. Selain itu, cakupan kepesertaan dana pensiun di Indonesia masih terbatas. Bahkan, untuk program wajib dana pensiun, kontribusinya masih di bawah negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Pilihan Editor