Buah Digitalisasi, Bank Mandiri Torehkan Kinerja Kinclong pada 2022
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencetak pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang 2022 lewat strategi bisnis yang konsisten pada segmen potensial, dan proses optimalisasi digital. Emiten berkode saham BMRI itu mencatat dalam setahun terakhir, Livin’ by Mandiri telah mampu melayani lebih dari 1,64 miliar transaksi finansial. Adapun, nilai transaksi Livin’ by Mandiri selama 2022 menembus Rp2.435 triliun atau tumbuh 48,4 persen dari periode tahun sebelumnya atau year on year (YoY). Selain itu, hingga saat ini Livin’ by Mandiri telah diunduh lebih dari 22 juta kali dalam kurun waktu 15 bulan terakhir.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan pada periode yang sama, Kopra by Mandiri berhasil mengelola Rp18.567 triliun transaksi hingga akhir 2022 atau tumbuh 22 persen YoY. “Kehadiran Livin’ dan Kopra by Mandiri juga turut menyumbang pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) khususnya dana murah yang signifikan. Ini membuktikan bahwa transformasi digital yang dilakukan Bank Mandiri telah berhasil berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dengan tren yang terus membaik,” kata Darmawan di Jakarta, Selasa (31/1/2023).
PROYEKSI PERTUMBUHAN EKONOMI 2023 : LAJU KUAT DI KUARTAL PERTAMA
Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2023 akan di atas capaian pertumbuhan pada periode yang sama 2022. Aktivitas ekonomi yang terjadi pada awal tahun ini diperkirakan membantu tingkat konsumsi masyarakat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa indikasi penguatan ekonomi pada kuartal I/2023 tecermin dari kegiatan masyarakat yang terus meningkat, terutama sejak berakhirnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak akhir tahun lalu. Selain itu, kata Menkeu pelaksanaan ibadah Ramadan dan jelang Lebaran pada medio Maret—April 2023, menambah keyakinan terhadap prospek ekonomi pada kuartal I/2023. “Kami masih melihat momentum pemulihan ekonomi pada 2023 masih kuat. Kuartal I/2023, Insyaallah akan lebih kuat dari kuartal I/2022 karena pada 2022 waktu itu omicron mulai muncul. Jadi, kami memperkirakan pda kuartal I/2023 ini momentum petumbuhannya masih akan cukup kuat,” katanya saat konferensi pers Rapat Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (KKSK), Selasa (31/1). Menurutnya, momentum positif pada kuartal I/2023 dapat terus terjaga sampai dengan akhir tahun. Kendati, International Monetary Fund (IMF) memangkas pertumbuhan ekonomi dalam negeri, dia meyakini laju ekonomi domestik dapat tumbuh di kisaran 5% atau bahkan mendekati asumsi yang dipatok dalam Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN) 2023 sebesar 5,3%. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mencermati prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup kuat, menjadi salah satu faktor yang dapat memperkuat nilai tukar rupiah.
RENCANA BISNIS PT KOTA SATU PROPERTI TBK. Memburu Peluang di Kawasan Berkembang
PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU) memiliki dua core business utama, yakni properti dan perhotelan. Emiten berkode saham SATU tersebut berencana memperluas jangkauan bisnis dengan memanfaatkan landbank yang dimiliki, sekaligus melakukan ekspansi anorganik dengan mengembangkan jaringan bisnis perhotelan. Bagaimana strategi yang dipilih untuk mengembangkan dua lini bisnis tersebut? Bisnis berkesempatan mewawancarai Direktur Utama PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU)
Rencana besar pada tahun ini seperti apa?Kami fokus ke area yang sedang jadi tren bisnis. Misalnya, tahun ini kami akan bergerak ke Kabupaten Batang dan Kabupaten Subang, yang sedang berkembang dengan hadirnya kawasan industri. Di Subang sedang berkembang dua hal. Selain kawasan industri yang merupakan perluasan dari kawasan industri lainnya di Jawa Barat, di sini pariwisata juga sedang jadi tren baru.
Di Batang, properti kami sangat dekat dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), jarak tempuhnya hanya sekitar 7 menit.
Di Semarang, kami fokus mengembangkan Amaya Home Resort yang saat ini sudah memasuki fase keempat. Selain perumahan, kompleks ini akan dilengkapi dengan mini zoo dan area glamping di dekat danau kecil di belakang perumahan. Proses perizinan sedang berjalan.
Apakah ada rencana ekspansi anorganik?Di bisnis hotel, kami membangun model bisnis jasa management service kepada hotel yang ingin dikembangkan untuk menjadi jaringan hotel kami.
Tren bisnis properti ke depan akan seperti apa? Saat ini dan ke depan yang tren untuk keluarga muda dengan harga rumah sekitar Rp1 miliar. Tentunya masih harus disesuaikan dengan lokasi masing-masing properti dan profi l target pasar.
Secara garis besar, Subang profilnya rumah untuk investasi dan wisata, mungkin akan memiliki nilai lebih. Di sisi lain Batang juga perkembangannya bagus sehingga akan naik cepat. Kami coba jaga affordability tapi dengan fasilitas dan layanan yang bagus.
PENERBANGAN : Airline Global Lirik Bali
PT Angkasa Pura I menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Bali mulai dilirik maskapai global yang mengoperasikan pesawat superjumbo Airbus A380. General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan menjelaskan bahwa proyeksi itu seiring dengan bakal masuknya pesawat jumbo Airbus A380 milik maskapai Emirates untuk pertama kalinya ke Bali pada Juni 2023. Dia menjelaskan keputusan Emirates menggunakan Airbus A380 ke Bali setelah melihat antusiasme pasar penerbangan ke Bali sehingga maskapai itu memilih menggunakan pesawat jumbo tersebut. Sesuai rencana, pendaratan pesawat A380 pada Juni 2023 menjadi pesawat jumbo pertama yang membawa wisatawan mendarat di Bali. Selama ini, Emirates membawa turis asing ke Bali dengan pesawat Boeing 777 berkapasitas 440 orang.
Program B35 Tersedak Konsistensi Produksi & Kualitas
Catat, mulai hari ini, pemerintah resmi menerapkan campuran 35% biodiesel dalam bahan bakar solar alias B35. Di SPBU akan menyediakan biosolar dengan campuran minyak nabati 35% dari sebelumnya 30%.
Pemerintah mengklaim, program bertahap biosolar yang sudah berjalan 2008 ini dan naik secara bertahap membawa banyak manfaat. Salah satunya: hemat devisa dari impor bahan bakar minyak atau BBM.
Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edy Yusuf bilang, B35 diproyeksi bisa menghemat devisa US$ 10,75 miliar. Ini setara Rp 161,25 triliun dengan kurs Rp 115.000 per dollar AS. Sebelumnya dengan B30, Indonesia menghemat US$ 8,34 miliar (Rp 125,10 triliun).
Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Paulus Tjakrawan bilang, masih ada tantangan terkait pendistribusian dan penyimpanan B35. Jalur distribusi biodiesel dari produsen BBN ke terminal BBM Pertamina panjang, mulai infrastruktur tangki, pencampuran, penerimaan, hingga penjagaan kualitas.
Lalu, konsistensi produksi juga penting. Jangan sampai saat harga CPO tinggi, pasokan biosolar terpangkas.
Ekonomi Tetap Kuat di Tengah Pesimisme IMF
Sejumlah indikator perekonomian domestik menunjukkan tanda perbaikan. Kendati masih terlalu dini, indikator tersebut telah menumbuhkan optimisme pemerintah dalam melihat prospek perekonomian dalam negeri.
Optimisme pemerintah ini sekaligus menjawab nada pesimisme yang datang dari sejumlah lembaga asing. Salah satunya International Monetary Fund (IMF). Lembaga ini turut memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, menyusul beberapa lembaga asing lainnya.
Dalam laporan bertajuk
World Eckonomic Outlook
(WEO) Edisi Januari 2023, IMF merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,8%, dari proyeksi Oktober 2022 yang sebesar 5%.
Meski tak merinci alasannya, IMF melihat ketidakpastian perekonomian global masih akan terasa tahun ini.
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih kuat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bilang, optimisme tersebut semakin kuat sejalan dengan penghapusan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun lalu.
Dibayangi Wait and See Pasar
Akhirnya, pasar saham dalam negeri menutup Januari tahun 2023 tanpa
January effect. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,48% ke level 6.839,34. Bila dihitung sejak awal tahun, IHSG mencetak pelemahan 0,16% sepanjang Januari ini.
Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melemah hari ini. Analis Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mencermati, secara teknikal, indikator stochatic RSI bergerak turun dari
overbought area
dan terbentuk penyempitan
positive slope
pada MACD.
Keduanya mengindikasikan potensi koreksi lanjutan dengan
support
level 6.740-6.760 dan level
resistance
di posisi 6.880. "Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sikap
wait and see
pelaku pasar jelang rilis pengumuman FOMC dan rilis data inflasi Indonesia periode Januari," jelas dia, Selasa (31/1).
Aset LPS Menembus Rp 186 Triliun
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun 2022. Asetnya mencapai Rp 186,75 triliun per akhir tahun lalu (
unaudited
) atau tumbuh 15,27% dibandingkan akhir tahun 2021.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, aset terdiri dari Rp 180,47 triliun investasi, kas dan piutang Rp 5,97 triliun, aset tetap dan aset tidak berwujud Rp 220 miliar dan aset lainnya Rp 9 miliar.
Aset investasi seluruhnya di Surat Berharga Negara (SBN). "Ditempatkan pada SBN rupiah Rp 178,51 triliun dan SBN valas Rp 1,8 triliun," kata Purbaya, Selasa (31/1).
IFG Mulai Mengelola Investasi Dana Pensiun BUMN
Indonesia Financial Group (IFG) akan mengelola investasi dana pensiun Badan Usaha Millik Negara (BUMN). Tujuannya agar investasi dari dapen
holding
perasuransian dan dana pensiun memulai mengelola investasi dana pensiun semakin membaik.
Hal ini tengah isu banyaknya dana pensiun BUMN yang bermasalah. Direktur Utama IFG, Robertus Bilitea mengungkapkan, saat ini pihaknya mendorong delapan dana pensiun untuk melakukan pengelolaan dana bersama.
Robertus mengungkapkan saat ini pihaknya belum ada rencana menambah jumlah dana pensiun BUMN yang akan dikelola bersama.
"Untuk sementara sebagai
pilot project
delapan dana pensiun itu dulu," ujar Robertus, kemarin.
Delapan dana pensiun yang saat ini melakukan pengelolaan dana bersama IFG antara lain dana pensiun milik PT Angkasa Pura I, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Nindya Karya (Persero), Perum Jasa Tirta II, Perum Peruri, PT Taspen (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, inisiatif tersebut untuk memastikan agar pengelolaan dana pensiun tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Kejahatan Transaksi Keuangan Digital
Transaksi keuangan digital meningkat pesat, ditengarai dengan meningkatnya outstanding pinjaman daring yang mencapai Rp 49,34 triliun pada Oktober 2022. Di sisi sistem pembayaran, transaksi QRIS sejak awal tahun hingga September 2022 mencapai Rp 29,7 triliun, tumbuh 298 % secara tahunan. Transaksi uang elektronik di semua kanal tumbuh 43,2 % secara tahunan, mencapai Rp 35,5 triliun. Adapun transaksi digital banking meningkat 30,9 % secara tahunan menjadi Rp 9.002 triliun sampai November 2022. Maraknya transaksi keuangan digital mengundang penjahat untuk mengeksploitasi kelemahan sistem ataupun kelengahan pengguna. Ada dua modus operandi, technical hacking dan social engineering. Technical hacking dilakukan dengan meretas sistem sehingga bisa disalahgunakan untuk keuntungan peretas. Hampir semua bank dan jasa teknologi finansial (fintech) pernah mengalami serangan technical hacking. Kerugian mencapai miliaran rupiah per insiden.
Sementara itu, social engineering adalah serangan yang dilakukan dengan pendekatan sosial. Salah satu modus yang sering dipakai ialah phising, di mana penjahat mengirim e-mail berisi link ke situs tertentu dan penerimanya dijebak untuk measukkan user ID dan password. Modus lain adalah meminta nasabah untuk memberitahukan kata kunci sekali pakai (OTP) dengan iming-iming hadiah. Ada juga yang menawarkan lelang mobil murah dan calon korban diminta transfer uang. Social engineering berkorelasi erat dengan literasi keuangan. Berdasarkan survei OJK, literasi keuangan masyarakat Indonesia sekitar 49,68 %, sedangkan inklusi keuangan berada di level 85,10 %. Artinya, banyak yang terpapar produk dan layanan keuangan tanpa pemahaman memadai,termasuk soal risiko. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku industri keuangan bersama regulator untuk mengedukasi masyarakat. (Yoga)









