Pemerintah Genjot Hilirisasi Migas Agro dan Tambang
JAKARTA, ID – Pemerintah bertekad menjadikan Indonesia sebagai global key player industri hilirisasi berbasis komoditas seiring dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia dalam jumlah besar. Untuk itu, pemerintah memfokuskan industri hilirisasi komoditas menjadi tiga kelompok, yakni industri berbasis agro, industri berbasis bahan tambang mineral, dan industri berbasis migas dan batu bara. “Pemerintah terus mendorong potensi sumber daya alam. Sebagai contoh, Indonesia mempunyai cadangan nikel terbesar di dunia dan arahan Bapak Presiden agar ekspor bahan mentah terus dikurangi dan hilirisasi terus ditingkatkan,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers yang diterima, akhir pekan lalu. Pemerintah juga tengah gencar menggalakkan hilirisasi komoditas berbasis mineral dan logam unggulan seperti bauksit, timah, dan nikel. Pemurnian dan pengolahan bauksit menjadi produk akhir aluminium ditargetkan dapat meningkatkan pendapatan nasional dari Rp 21 triliun menjadi Rp 62 triliun.(Yetede)
Terkatung-katung Setelah BRIN Menutup Stasiun Observasi
Sudah tiga hari Dian Yudha Risdianto "terkatung-katung" di Kawasan Kerja Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Bersama sebagian bekas awak Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Pasuruan, Dian hanya bisa melakukan studi literatur. "Kami coba-coba baca jurnal atau menganalisis data yang ada di laptop. Mungkin bisa untuk laporan ilmiah, tapi entahlah," kata Dian, Koordinator Pelaksana Funsi pada BPAA Pasuruan, Jumat, 3 Februari 2023. Dian dan Awak PPAA Pasuruan tak bisa berbuat banyak. Terhitung sejak Selasa, 31 Januari lalu, BRIN menghentikan pengoperasian stasiun Lembaga Penerbangan dan Antariksa nasional (Lapan) tersebut. Semua awaknya memilih lokasi kerja BRIN terdekat. Sebanyak 15 awak BPAA, terutama sembilan awak fungsional, hanya punya dua pilihan lokasi kerja baru, yakni coworking space BRIN di Kawasan Konservasi Ilmiah Kebun Raya Purwodadi atau Kawasan Sains Said Djauhasjah Jenie, yang menempati komplek Laboratorium Hidrodinamika eks Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Sukolilo, Surabaya. (Yetede)
Untung Besar Berkat Penyaluran Kredit
JAKARTA-Perbankan nasional menuai keuntungan berlipat sepanjang tahun lalu. Hal ini ditopang penyaluran kredit yang kembali menguat seiring dengan pemulihan perekonomian. PT Bank Mandiri (persero) Tbk, misalnya, mencatatkan laba bersih Rp 41,2 triliun, atau tumbuh 46,9% dibanding pada 2021. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menuturkan kinerja intermediasi yang meningkat merupakan refleksi dari kondisi makro ekonomi yang membaik, didukung oleh kebijakan strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian. "Sampai akhir 2022, kredit perseroan secara konsolidatif mampu tumbuh positif 14,48% menjadi Rp 1.202,2 triliun," ujar Darmawan, akhir pekan lalu. Capaian tersebut melebihi rata-rata pertumbuhan kredit indutsri sebesar 11,35%. Darmawan merinci, berdasarkan segmennya, kredit yang disalurkan Bank Mandiri didominasi oleh kredit korporasi yang mencapai Rp 414,1 triliun, atau tumbuh 11,8% dibanding pada periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp 370,2 triliun. (Yetede)
CAP GO MEH 2023, Semarak Keberagaman di Seantero Negeri
Perayaan Cap Go Meh 2023 di sejumlah daerah, Minggu (5/2) berlangsung semarak setelah dua tahun terakhir ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Warga dari berbagai kalangan antusias menikmati perayaan yang tak ubahnya etalase keberagaman budaya dan kebersamaan multietnis. Cap Go Meh merupakan perayaan 15 hari setelah Imlek. Perayaan ini sekaligus menutup rangkaian perayaan Imlek. Perayaan Cap Go Meh lazim diisi dengan perarakan barongsai dan liong. Dua makhluk dalam mitologi China itu dipercaya mendatangkan peruntungan serta bisa mengusir roh jahat. Perayaan Cap Go Meh di Tanah Air bukan lagi melulu perayaan budaya Tionghoa dan hanya menampilkan barongsai serta liong. Cap Go Meh juga menampilkan ragam budaya Nusantara sekaligus menghadirkan kegembiraan bagi berbagai kalangan di masyarakat. Di Kota Cirebon, Jabar, ribuan warga dari beragam latar belakang tumpah ruah menyaksikan pawai Cap Go Meh. Selain perarakan joli atau tandu, ada atraksi barongsai dan liong, serta parade pasukan keratin Kanoman Cirebon. ”Budaya Cirebon itu menyatu meskipun orangnya berbeda. Saya berharap, (keberagaman) ini dilestarikan untuk menjaga kekayaan, aset bangsa ini,” ucap Pangeran Patih Raja Muhammad Qadiran dari Keraton Kanoman yang ikut arak-arakan.
Di Kota Magelang, Jateng, perayaan dimeriahkan dengan kirab budaya yang melibatkan 1.000 penampil, antara lain, kelompok kesenian dari Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio dengan atraksi barongsai dan wushu, kesenian topeng ireng, reog, kuda lumping, serta marching band Akademi Militer Magelang. ”Sebagai bagian dari masyarakat Kota Magelang, kami ingin terlibat dalam kemeriahan acara seperti kirab Cap Go Meh kali ini,” ujar Gubernur Akmil Mayjen Legowo WR Jatmiko terkait keterlibatan perdana marching band Akmil sebagai peserta kirab Cap Go Meh tersebut. Lontong Cap Go Meh Pada perayaan itu juga dibagikan 3.000 paket lontong Cap Go Meh untuk masyarakat umum. Ketua Yayasan Tri Bhakti Paul Chandra Wesi Aji mengatakan, hal itu dimaknai sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan dan berbagi rezeki. Di Kota Bogor, Jabar, digelar Cap Go Meh-Bogor Street Festival (CGM-BSF). Pesta keragaman budaya ditampilkan di kawasan pecinan Suryakencana. Sebanyak 60 kelompok seni budaya turut dalam pawai di sepanjang 2,1 km di Jalan Suryakencana dan Jalan Siliwangi. CGM-BSF 2023 mengusung tema ”Unity in Diversity” atau Ajang Budaya Pemersatu Bangsa. Perayaan Cap Go Meh di Jakarta, tepatnya di kawasan Glodok, juga semarak, dimeriahkan kirabToaPeKong. Ada pula panggung budaya di Pancoran China Town Point di Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, Jakbar. Di sana ditampilkan wayang potehi serta sajian tarian Betawi dan kesenian gambang keromong. (Yoga)
Serapan Tenaga Kerja Melemah
Kendati nilai investasi beberapa tahun terakhir ini terus melejit, penciptaan lapangan kerja justru turun signifikan. Reformasi struktural lewat UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan berbagai langkah deregulasi dan kemudahan bagi dunia usaha belum membuahkan hasil optimal. Data Kementerian Investasi, sejak UU Cipta Kerja disahkan November 2020, realisasi investasi meningkat dari Rp 826,3 triliun pada 2020 menjadi Rp 901,2 triliun pada 2021 dan Rp 1.207,2 triliun pada 2022. Namun, kenaikan realisasi investasi itu belum selaras dengan penciptaan lapangan kerja. Dengan realisasi investasi yang naik 33 % pada 2022 itu, penyerapan tenaga kerja hanya bertambah 8 % dari 1.207.893 orang pada 2021 menjadi 1.305.001 orang pada 2022.
Angka serapan tenaga kerja itu masih jauh dari target 2,7 juta-3 juta penciptaan lapangan kerja per tahun yang dipasang pemerintah saat mengeluarkan UU Cipta Kerja. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta W Kamdani dalam acara Kompas Collaboration Forum (KCF) Afternoon Tea, Jumat (3/2), menyebutkan, pada 2013, investasi senilaiRp 1 triliun masih bisa menyerap sampai 4.594 tenaga kerja. Jumlah itu menurun dari waktu ke waktu. Pada 2016, Rp 1 triliun investasi hanya menyerap 2.271 orang. Pada 2021, investasi Rp 1 triliun hanya mampu menyerap 1.340 orang. Menurut Shinta, Pertama, investasi yang masuk mayoritas bersifat padat modal dan teknologi. Kedua, penyerapan tenaga kerja di sektor formal terus menurun. Angkatan kerja yang membeludak lebih banyak terserap di sektor informal, hal itu terjadi karena investor melihat kenaikan biaya usaha semakin menjadi beban yang akan menentukan arah investasi mereka. (Yoga)
”Shadow Banking” Berkedok Koperasi
Rasa keadilan publik tercederai vonis bebas Ketua Koperasi Indosurya Henry Surya. Terdakwa penipuan dan penggelapan uang dengan nilai kerugian lebih dari Rp 100 triliun itu lolos dari jerat hukum karena pengadilan menilai kasus ini perdata, bukan pidana. Merespons hal itu, Kejaksaan Agung dan pemerintah mengajukan kasasi karena menilai kasus ini bersifat pidana. Sebagai pengampu sektor koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM menegaskan, pemerintah perlu memberi rasa keadilan kepada publik dan mengupayakan nasabah koperasi memperoleh kembali dananya. Kementerian Koperasi dan UKM menemukan penyimpangan praktik Koperasi Indosurya sejak 2018. Mereka berizin Koperasi Simpan Pinjam, tetapi menjalankan praktik koperasi jasa keuangan kepada non-anggota. Namun, ketentuan yang ada, PP No 9/1995 hanya mengatur sanksi administratif. Baru pada Desember 2019, dibekukan.
Dalam wawancara khusus, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantornya, Jakarta, Jumat (3/2) mengatakan, “Kami sangat kecewa dengan putusan pengadilan membebaskan Henry Surya dengan alasan itu kasus perdata. Ini ngawur luar biasa. Dakwaan jaksa, itu pelanggaran pidana: penggelapan, penipuan, dan pencucian uang. Mereka menghimpun dana masyarakat, padahal bukan perbankan (shadow banking), melanggar UU Perbankan. Kami sudah mengantongi semua data melibatkan PPATK. Proses homologasi yang berjalan malah dijadi- kan alasan perdata. Ini keliru, dengan kondisi gagal bayar, vonis bebas itu justru membuat putusan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) tidak bisa dijalankan. Aset terdakwa tidak bisa dikuasai, tidak bisa dilakukan likuidasi aset untuk memenuhi kewajiban pada nasabah. Karena itu, kami meminta Kejaksaan Agung melakukan upaya hukum kasasi termasuk upaya hukum baru”. (Yoga)
Dimensi Ekonomi Pasar Rakyat Belum Optimal
Dimensi ekonomi pasar rakyat atau pasar tradisional di Kalimantan, Maluku, dan Papua yang telah direvitalisasi masih belum tumbuh optimal. Dari total pasar yang telah direvitalisasi dan disurvei, tak sampai separuhnya yang berhasil meningkatkan dimensi ekonomi. Salah satu indikator dimensi ekonomi itu adalah omzet pedagang. Tak sampai separuh pedagang di pasar-pasar tersebut yang menyatakan omzetnya meningkat. Sisanya justru mengaku omzetnya stagnan, bahkan turun. Hal itu mengemuka dalam laporan BPS tentang ”Profil Pasar: Analisis Dampak Revitalisasi Pasar Rakyat di Kalimantan, Maluku, dan Papua” yang dipublikasikan pada 31 Januari 2023. Laporan itu berdasarkan survei Mei-September 2022 dan melibatkan 5.045 pedagang di 362 pasar rakyat yang telah direvitalisasi di tiga wilayah tersebut.
BPS menyebutkan, secara umum, rata-rata Indeks Pasar Rakyat di Kalimantan, Maluku, dan Papua sebelum direvitalisasi 45,16. Setelah direvitalisasi, indeks itu naik jadi 51,61. Indeks dengan skala 0-100 itu mengukur empat dimensi pasar rakyat, yakni fisik, ekonomi, manajemen, dan sosial budaya. Untuk dimensi ekonomi, rata-rata indeks sebelum direvitalisasi sebesar 39,76 dan setelah direvitalisasi meningkat jadi 41,09. Dimensi ekonomi pasar rakyat itu diukur dari aspek-aspek ekonomi, antara lain omzet pedagang, biaya retribusi, jumlah pengunjung, akses permodalan, stabilitas pasokan barang, dan digitalisasi pasar. Dari sisi omzet, 46,52 % pedagang di pasar-pasar yang disurvei mengakui omzetnya naik. Sisanya, 27,95 %, menyatakan omzet turun dan 25,05 % omzet cenderung sama. Direktur Mubyarto Institute Awan Santosa, Minggu (5/2) menilai, pengembangan dimensi ekonomi revilitasi pasar rakyat masih belum optimal, indikasinya adalah tak sampai separuh pedagang di pasar-pasar tersebut yang menyatakan omzetnya meningkat. (Yoga)
Pangkas Rantai Distribusi Beras Impor
Pemerintah menggandeng peritel dalam distribusi beras impor. Langkah ini bertujuan memberi alternatif beras medium sesuai ketentuan harga eceran tertinggi serta menstabilkan harga beras di pasar. Namun, strategi ini tak efektif jika rantai distribusi tak terpangkas. Upaya pemerintah menggandeng ritel untuk mendistribusikan beras impor dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional No 01/KS.02.02/K/1/2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan SPHP. Keputusan itu menyatakan, Perum Bulog dapat melaksanakan SPHP melalui operasi pasar secara langsung di tingkat eceran atau melalui distributor dan mitra yang ada di pasar tradisional atau modern. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey, Minggu (5/2), pelibatan pelaku ritel dalam penjualan beras impor melalui program SPHP jadi langkah konkret pemerintah menstabilkan harga dan pasokan.
Jaringan yang siap dikerahkan meliputi 40.000 ritel kecil (minimarket) serta 2.000 toko modern (supermarket dan hypermarket). Beras impor untuk SPHP akan dijual Bulog kepada peritel dengan harga Rp 8.300–Rp 8.900 per kg sesuai wilayah. Meskipun beras itu berkualitas premium, peritel akan menjualnya setara dengan HET beras medium, yakni Rp 9.450–Rp 10.250 per kg bergantung wilayah. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, penyaluran beras impor melalui ritel berpotensi tak efektif mengendalikan harga apabila masih ada mata rantai distribusi yang terlibat. Margin perdagangan dan pengangkutan beras, berdasarkan publikasi sebesar 11,31 %. Menurut Tauhid, Bulog dan Badan Pangan Nasional dapat memfokuskan penyaluran beras impor ke pasar tradisional. (Yoga)
Penyelenggaraan MICE Bisa Tarik Wisatawan
Kegiatan pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) diyakini mampu menarik kembali wisatawan berkunjung ke Indonesia pascapandemi Covid-19. Menurut Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi B Sukamdani, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (5/2) keseriusan pemerintah-swasta menggarap potensi aktivitas MICE dibutuhkan selain tetap berusaha memeratakan infrastruktur dasar dan akomodasi. (Yoga)
Nusantara Fashion House di Kuala Lumpur
Kementerian Perdagangan memfasilitasi peluncuran Nusantara Fashion House di Strand Mall, Kota Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, dalam siaran pers, Sabtu (4/2) menjelaskan, Nusantara Fashion House pada area seluas 700 meter persegi ini jadi peluang baru bagi produk mode Indonesia ke Malaysia. ”Kualitas produk Indonesia mumpuni untuk pasar Malaysia dan dunia,” ujar Didi. (Yoga)









