Bank DKI Siap IPO, Membidik Dana Rp 3 Triliun
Bank DKI tak lama akan menambah deretan bank pemerintah daerah yang masuk bursa dengan menawarkan saham perdana atau
initial public offering
(IPO).
Jika tidak ada aral melintang, Bank DKI akan melakukan aksi korporasi itu sebelum semester satu 2023 berakhir. Kabar yang masuk ke Kontan, bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini akan membidik dana Rp 3 triliun.
Tak menampik kabar tersebut, Direktur Utama Bank DKI Utama Fidri Arnaldy hanya menyebut aksi korporasi tersebut adalah kebijakan strategis Bank DKI di tahun in. "Bank DKI terus mematangkan rencana aksi korporasi tersebut," sebut Fidri, Selasa (7/3).
Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI, Rommy Wijayanto menambahkan, IPO Bank DKI kelak mewujudkan transparansi ke publik.
MEMANTIK INVESTASI BATERAI LISTRIK
Beragam insentif maupun subsidi yang diberikan pemerintah untuk sektor hulu hingga hilir industri kendaraan listrik digadang-gadang dapat menjadi magnet kuat untuk menggaet investor. Apalagi, bagi industri baterai kendaraan listrik yang belakangan masih seret akselerasinya. Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan telah berkomitmen untuk membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk barang tambang, termasuk bijih nikel kadar rendah sebagai bahan baku utama pembentuk baterai listrik. Pembebasan PPN itu juga menyasar pada impor dan perolehan barang modal mesin, serta peralatan pabrik untuk industri kendaraan bermotor setrum nantinya. Tak ayal, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun optimistis paket insentif yang diberikan pemerintah tersebut bakal direspons positif oleh investor. “Saya kira itu yang penting sekali, karena itu jadi ongkos untuk pembuatan baterai di rantai pasok lainnya,” kata Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM Agus Tjahajana saat ditemui, Selasa (7/3). Apalagi, kata Agus, pemerintah sudah memberi potongan harga untuk nikel kadar rendah lewat pengurangan tarif royalti ke level 2%. Adapun, tarif royalti untuk nikel kadar tinggi dipatok sebesar 10%.
Di sisi lain, dia berharap, paket insentif itu dapat menjadi daya pikat yang kuat untuk calon investor. Alasannya, daya tawar yang diberikan pemerintah sudah relatif kompetitif jika dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand dan Vietnam. Gayung bersambut, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membeberkan sejumlah pabrikan multinasional mulai serius menjajaki peluang investasi di sisi hulu hingga hilir ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Deputi Promosi Penanaman Modal BKPM Nurul Ichwan mengatakan sejumlah perusahaan yang sudah beberapa kali melakukan pembicaraan dengan Indonesia antara lain berasal dari Jepang, Korea Selatan, Eropa, dan China. Sementara itu, subsidi atas pembelian setiap unit kendaraan listrik di hilir pun diyakini bakal menambah keyakinan investor untuk berinvestasi di industri baterai listrik. Pasalnya, insentif tersebut bakal menumbuhkan penggunaan kendaraan listrik yang bisa menjadi jaminan market bagi investor yang ingin masuk ke Indonesia. Heri Yusuf, SVP Corporate Secretary MIND ID, menilai pertumbuhan permintaan kendaraan listrik menjadi faktor penting bagi keberlanjutan industri baterai listrik.
Transisi Energi Inklusif Biomassa
Satu pandangan menarik diutarakan oleh mantan Menteri Keuangan Bambang PS. Brodjonegoro terkait dengan pemanfaatan biomassa. Dalam artikelnya di salah satu media nasional, beliau menyebut biomassa sebagai energi inklusif dan sirkular. Pandangan itu menjadi bentuk dukungan sekaligus harapan supaya biomassa atau bioenergi dapat berkontribusi besar dalam upaya transisi energi menuju net zero emission (NZE). Menarik untuk mengelaborasi frasa “menciptakan transisi energi yang adil dan inklusif”, mengingat selama ini kita lebih akrab dengan Just ETP (Energy Transition Partnership) atau transisi energi yang adil. Penambahan kata inklusif memperluas kriteria ETP yang diharapkan, sekaligus menjanjikan manfaat yang lebih luas dalam proses dan hasil-hasil ETP tersebut. Transisi energi adalah upaya-upaya untuk mencapai NZE melalui dua kegiatan utama yakni, pertama, pemenuhan energi final dalam bentuk listrik dan non-listrik di semua sektor dengan menggunakan sumber energi terbarukan atau sumber energi lain yang zero atau minim emisi. Kedua, pengurangan emisi dari pembangkit listrik dan fasilitas/plant existing yang banyak menghasilkan emisi pada saat operasional. Dari enam jenis energi terbarukan yang tersedia seperti air, panas bumi, bioenergi, surya, angin, dan samudra, hanya jenis bioenergi dari biomassa, biofuel, biogas, dan sampah yang bisa dikendalikan oleh manusia. Transisi energi menuju NZE yang adil dan inklusif memang masih menjadi tantangan besar. Namun, pemanfaatan biomassa melalui beragam bioenergi ini dapat memenuhi aspek adil, inklusif plus sirkular karena potensinya di Indonesia besar dan bahkan bisa dibuat sangat besar. Berdasarkan data ESDM-EBTKE 2021, kapasitas Pembangkit Listrik Bioenergi Indonesia sekarang ini sebesar 1,92 GW, dan hanya sekitar 80 MW dalam bentuk Independet Power Producer (IPP). Dengan kapasitas sekitar 2 GW atau sekitar 3% dari total kapasitas pembangkit nasional, jelas masih sangat kecil proporsinya.
CADANGAN DEVISA : MODAL PERKASA PENJAGA ‘GARUDA’
Modal bank sentral untuk memagari eksistensi rupiah di zona aman makin tebal, menyusul moncernya kinerja ekspor dan penerimaan negara yang mengerek cadangan devisa hingga menyentuh angka tertinggi dalam setahun terakhir.n Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2023 mencapai US$140,3 miliar, meningkat dibandingkan dengan Januari 2023 yang senilai US$139,4 miliar. Data ini melengkapi amunisi BI yang telah tersedia sebelumnya dalam rangka menjaga stabilitas rupiah, yakni kebijakan term deposit valuta asing devisa hasil ekspor atau TD Valas DHE. Operasi moneter itu bertujuan untuk mengikat devisa ekspor ke dalam negeri dan diyakini mampu memangkas frekuensi atau lalu lintas dolar Amerika Serikat (AS) sehingga nilai tukar rupiah terkendali. Implementasi TD Valas DHE dan cadangan devisa yang menggemuk mampu menguatkan kuda-kuda bank sentral dalam menahan gempuran ketidakpastian global yang memicu keluarnya dana asing alias capital outflow. Apalagi,
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, memprediksi tren capital outflow akan kembali marak dalam beberapa bulan ke depan akibat sinyal dari Bank Sentral AS The Fed yang tetap hawkish. Hal ini terefleksi dari kepemilikan investor asing pada Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat turun US$497,5 juta di pasar obligasi. Sementara itu, di pasar saham, investor asing tercatat membukukan net buy sebesar US$377,4 juta, sehingga secara total investor asing membukukan net sell sebesar US$120,1 juta. “Seiring dengan harga komoditas yang masih relatif tinggi, kinerja ekspor yang tumbuh ikut serta dalam mendorong kenaikan cadangan devisa,” ujarnya. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman, menambahkan posisi cadangan devisa diperkirakan tetap memadai sepanjang 2023 sehingga dapat mendukung stabilitas rupiah. Dia memperkirakan cadangan devisa Indonesia akan tetap terjaga pada kisaran US$135 miliar—US$145 miliar hingga akhir tahun ini.
Penguatan Kawasan Asean Melalui Peningkatan Inklusi Keuangan Digital UMKM
Asean merupakan salah satu episentrum pertumbuhan perekonomian global. Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan perekonomian kawasan Asean tumbuh 4,7% pada tahun 2023, lebih tinggi dari kawasan lainnya dan kelompok negara maju. Ke depan, kawasan Asean juga diproyeksikan masih tetap tumbuh dengan tingkat yang lebih besar dibandingkan kawasan lainnya. Sebagai pemegang Keketuaan Asean (Asean Chairmanship) pada tahun 2023 ini, Indonesia, selaku salah satu pendiri Asean, tentu perlu memanfaatkan kesempatan ini untuk menghasilkan terobosan yang dapat membawa Asean menjadi kawasan terbaik di dunia. Salah satu agenda prioritas Keketuaan Indonesia di Asean di sektor keuangan adalah mendorong literasi dan inklusi keuangan digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Agenda ini dipilih dengan pertimbangan yang matang. Pertama, geliat pertumbuhan ekonomi kawasan Asean tidak lepas dari peranan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian. Lebih dari 97% usaha di kawasan Asean merupakan UMKM, yang berkontribusi terhadap penciptaan 67% lapangan kerja dan 45% Produk Domestik Bruto (PDB) di kawasan (Asean Investment Report 2022). (Yetede)
Pasar Menanti Kebijakan Suku Bunga The Fed
JAKARTA, ID – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 0,5% ke level 6.776 pada perdagangan Selasa (7/3/2023). Ke depan, indeks cenderung tertekan, karena pelaku pasar masih menanti arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Sikap wait and see pemodal membuat indeks menembus level support kuat di 6.800, kemarin. Sejalan dengan itu, indeks bisa terus melemah hingga menyentuh 6.630. Kemarin, investor asing mencetak net sell Rp 377 miliar. Asing agresif melepas saham BBCA dengan net sell Rp 182 miliar, ASII Rp 84 miliar, ADRO Rp 55 miliar, ARTO Rp 44 miliar, dan TLKM Rp 35 miliar. Namun, secara year to date (ytd), asing masih net buy Rp 2,6 triliun. Sepanjang tahun ini, indeks telah turun 1,22%. Pelaku pasar kini menanti pidato Gubernur The Fed Jerome Powell di depan Kongres AS soal perkembangan ekonomi AS. Hal ini akan memberikan gambaran arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan. Sejumlah kalangan memprediksi The Fed menaikkan lagi suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) sebesar 25 basis points (bps) pada FOMC Meeting, 21-22 Maret 2023, menjadi 4,75-5% dari saat ini 4,5-4,75%, karena inflasi AS masih tinggi. (Yetede)
KPK Tingkatkan Kasus Rafael Alun ke Penyelidikan
JAKARTA, ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan status kasus mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Rafael Alun Trisambodo (RAT) ke tahap penyelidikan. Dalam rangka penyelidikan, KPK akan memanggil sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan. Hal ini ditegaskan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa (07/03/2023).“Terkait pemeriksaan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) RAT, saat ini telah ditingkatkan pada tahap penyelidikan,” kata Ali. Meski demikian Ali tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai temuan apa yang menjadi dasar peningkatan status kasus tersebut ke tahap penyelidikan. “Perlu kami sampaikan, sebagai bagian dari strategi penyelesaian perkara maka terkait kegiatan dimaksud tentu mengenai substansi materi tidak bisa semuanya kami sampaikan ke publik,” ujarnya. Rafael sebelumnya telah memenuhi panggilan KPK untuk memberikan klarifikasi soal LHKPN pada Rabu (01/03/2023). KPK membuka penyelidikan berkaitan dengan harta pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo. Penyelidikan dibuka untuk menelusuri dugaan ada atau tidaknya pidana korupsi yang dilakukan oleh ayah Mario Dandy Satriyo itu. “Ini sudah diputuskan masuk lidik,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan kepada wartawan, Selasa (07/03/2023).(Yetede)
Survei BPS: 72,19% Petani Indonesia Berskala Kecil
JAKARTA, ID–Hasil Survei Pertanian Terintegrasi (Sitasi) 2021 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sekitar 72,19% petani di Indonesia masuk kelompok skala kecil dengan ukuran fisik di antaranya kepemilikan lahan kurang dari 2 hektare (ha). Dari ukuran ekonomi, rata-rata pendapatan bersih petani skala kecil tersebut hanya Rp 5,23 juta per tahun. Melalui Sitasi 2021, diharapkan pemerintah bisa menentukan kebijakan yang paling tepat dalam memperbaiki nasib para petani skala kecil di Tanah Air. Deputi Bidang Stastistik Produksi BPS M Habibullah menyampaikan, ambang batas yang dihasilkan Sitasi 2021 untuk pengukuran petani skala kecil adalah luas lahan kurang dari 2 ha dan jumlah ternak yang dipelihara 3 TLU (tropical livestock unit). Untuk ukuran ekonomi, pendapatan pertanian mereka maksimal Rp 18,8 juta per tahun. “Persentase petani skala kecil di Indonesia pada 2021 sebanyak 72,19%. Sebaran terbesar di Pulau Jawa 58,18%, di Sumatra 20,29%, diikuti Bali dan Nusa Tenggara 7,45%, Sulawesi 6,89%, Kalimantan 4,41%, serta Maluku dan Papua 2,78%,” papar Habibullah saat diseminasi dan diskusi hasil survei BPS terkait Sitasi 2021 yang digelar Ombudsman RI, Selasa (07/03/2023). (Yetede)
Pertamina Siapkan Kajian Proyek Pengganti Depo Plumpang
JAKARTA, ID - PT Pertamina (Persero) melakukan kajian terkait rencana relokasi terminal bahan bakar minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta. Hasil kajian itu nantinya akan memuat terkait besaran investasi, maupun asal pendanaan. Rencana relokasi TBBM ke lahan PT Pelindo (Persero) dan pembangunan dimulai pada akhir 2024. Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan kebutuhan investasi serta asal pendanaan menunggu hasil kajian. Namun dia belum mengungkapkan target penyelesaian kajian tersebut. “Masih dikaji,” kata Fadjar kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (7/3). Fadjar menuturkan Pertamina memiliki waktu hingga tahun depan dalam menyiapkan perencanaan/pembangunan TBBM anyar. “Rencana jangka panjang,” tuturnya. Sementara itu, Komisaris Pelindo Mahardi menuturkan lokasi TBBM Pertamina akan berada di lahan reklamasi seluas 32 hektar. “ Lokasinya berada di Kali Baru. (IYetede)
Produksi Mobil Listrik Bakal tembus Bakal Tembus Satu Juta Unit di 2035
SURAKARTA, ID – Indonesia diprediksi mampu memproduksi satu juta mobil listrik atau kendaraan listrik (electric vehicle/EV) roda empat pada tahun 2035, yakni saat industri otomotif nasional memasuki usia satu abad. Lonjakan produksi yang mencapai sekitar 666 kali dari produksi 2022 yang baru 1.500 unit tersebut didukung oleh evolusi industri kendaraan di Tanah Air yang terus berlangsung dan mengarah ke kendaraan elektrifikasi. Sumber daya nikel yang melimpah sebagai bahan baku baterai EV makin memperkuat posisi Indonesia untuk mewujudkan kemandirian ekosistem kendaraan listrik dan menjadi salah satu pemain kunci di rantai pasok EV global. Hanya saja, untuk mencapai target itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder guna mempercepat terbangunnya industri dan ekosistem baterai, sehingga popularisasi elektrifikasi di Indonesia terus meningkat. Hal itu mengemuka dalam seminar nasional bertajuk 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia, Mewujudkan Indonesia Net-Zero Emission (NZE) yang berlangsung di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (07/03/2023). (Yetede)









