;

Utamakan Insentif untuk Luar Jawa

Yoga 13 Mar 2023 Kompas

Program bantuan pemerintah atau insentif untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berpotensi meningkatkan jumlah kendaraan pribadi di perkotaan sehingga akan menambah kemacetan. Mengantisipasi hal itu, distribusi insentif kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik, harus diarahkan ke daerah luar Jawa yang masih sulit dan minim pasokan BBM. Pemerintah merencanakan program insentif untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai mulai berlaku efektif pada 20 Maret 2023. Sampai Desember 2023, Kemenperin mengusulkan pemberian insentif untuk pembelian sepeda motor listrik sebanyak 200.000 unit, mobil listrik 35.862 unit, dan bus listrik 138 unit.

Menurut pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, tujuan pemerintah memberikan insentif untuk pembelian sepeda motor dan mobil listrik sepertinya lebih untuk menolong industri sepeda motor dan mobil listrik yang telanjur berinvestasi dan berproduksi, tetapi pangsa pasarnya masih sangat kecil. ”Jika dicermati, program insentif kendaraan listrik initidak memiliki aturan atau kewajiban bagi pembeli kendaraan listrik untuk melepas kepemilikan kendaraan BBM yang mereka miliki,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (12/3). Karena itu, insentif untuk pembelian sepeda motor dan mobil listrik hanya akan menambah banyak jumlah kendaraan pribadi, sepeda motor ataupun mobil, yang beredar di jalan. Selain akan menambah kemacetan, juga akan menimbulkan kesemrawutan lalu lintas. (Yoga)


Tekanan Inflasi Meningkat, Warga Atur Keuangan

Yoga 13 Mar 2023 Kompas

Tekanan inflasi pada April 2023 diperkirakan meningkat. Tekanan inflasi itu disebabkan kenaikan harga selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. Sebagian warga bersiasat karena harga sejumlah barang kebutuhan pokok cenderung naik. Hasil Survei Penjualan Eceran yang dirilis BI, Kamis (9/3) menunjukkan, Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Umum April 2023 tercatat 145,1 atau meningkat dibandingkan indeks Maret 2023 yang tercatat 139,1. Direktur Departemen Komunikasi BI Fadjar Majardi mengatakan, hasil survei itu menunjukkan responden memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat pada April 2023.

”Responden menginformasikan kenaikan harga diperkirakan terjadi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2023,” ujar Fadjar. Kenaikan itu sudah dirasakan Cynthia Andrean (31), warga Ciputat Timur, Tangsel, Banten. Cynthia mengungkapkan, dirinya belanja lebih awal karena harga barang kebutuhan pokok dirasa cukup mahal jika dibeli menjelang Ramadhan. ”Harga biasanya naik, seperti minyak goreng, beras, bawang, cabai, gula, dan daging,” ujarnya, Sabtu (11/3). Della Putri Fernandes (28), warga Serpong, Tangsel, menyiasati kenaikan harga bahan kebutuhan pokok dengan mengurangi jumlah barang yang dia beli. ”Biasanya beli cabai 1 kg satu minggu. Kalau harga cabai mahal, beli 0,5 kg dulu,” ujarnya. (Yoga)


Ifex 2023 Dihadiri Pembeli dari 115 Negara

Yoga 13 Mar 2023 Kompas

Selama pergelaran Indonesia International Furniture Expo (Ifex) yang berlangsung pada 9-12 Maret 2023, tercatat hadir 12.000 pembeli dari 115 negara. Sepuluh negara dengan jumlah transaksi terbanyak ialah Australia, India, Amerika Serikat, Perancis, China, Belanda, Singapura, Jepang, Malaysia, dan Spanyol. Demikian disampaikan Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, Minggu (12/3/2023). (Yoga)

Daya Saing Produk Tuna Perlu Ditingkatkan

Yoga 13 Mar 2023 Kompas

Nilai tambah produk tuna Indonesia perlu ditingkatkan untuk memenangi persaingan di pasar  global. Selain itu, mutu produk, ketertelusuran, dan sertifikasi yang memudahkan akses pasar juga harus dioptimalkan. Ketua Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI) Janti Djuari mengemukakan, komoditas tuna Indonesia tengah menghadapi persaingan ketat ditingkat global. Indonesia merupakan pemasok tuna terbesar duniadengan alat tangkap huhate (pole and line) dan pancing ulur (handline). Labelisasi produk ”Indonesian Tuna” yang mengantongi sertifikasi ekolabel dari Marine Stewardship Council (MSC) dan Fairtrade menandai produk tuna ramah lingkungan dan telah memenuhi standardisasi internasional. Namun, sertifikasi itu dinilai belum cukup untuk memenangi persaingan dagang.

”Untuk memenangi persaingan (pasar), kita harus menghasilkan produk yang kreatif serta inovasi untuk meningkatkan nilai tambah,” kata Janti dalam Diskusi Ocean Talk: ”Menghadapi ’Perang Tuna’: Catatan Putaran Negosiasi IOTC”, yang digelar Ocean Solutions Indonesia, secara  daring, akhir pekan lalu. Di sisi hilir, terdapat pula beberapa hambatan untuk mengisi pasar internasional, seperti sarana dan fasilitas unit pengolahan ikan yang belum optimal serta biaya logistik mahal yang belum terselesaikan. Akibatnya, ekspor tuna Indonesia masih kalah dari Vietnam yang memiliki biaya produksi lebih murah. Hambatan tarif ekspor tuna selama belasan  tahun juga belum bisa teratasi. ”Indonesia perlu negosiator andal agar tarif ekspor yang dikenakan di perdagangan internasional tidak membebani nelayan di sektor hulu.Tarif yang dibebankan berdampak pada pendapatan nelayan. (Yoga)


Pemanfaatan Benih Unggul Terhambat Regulasi dan Distribusi

Yoga 13 Mar 2023 Kompas

Penggunaan benih bersertifikat unggul perlu terus ditingkatkan agar produktivitas pertanian makin optimal guna mewujudkan ketahanan pangan nasional. Namun, regulasi yang tumpang tindih serta pola produksi-distribusi yang belum optimal dinilai turut membuat penggunaan benih unggul menjadi tidak optimal. Menurut Koordinator Kelompok Pengawasan Mutu Benih Ditjen Tanaman Pangan Kementan Catur Setiawan, penggunaan benih padi bersertifikat unggul menjadi salah satu indikator yang berhubungan erat dengan kualitas produksi tanaman. Sertifikasi benih juga dibutuhkan untuk menjamin mutu sekaligus mendorong efisiensi dan produktivitas padi yang ditanam petani. Akan tetapi, kata Catur, penggunaan benih bersertifikat unggul di Indonesia, khususnya padi, masih berada di angka 64 %.

Sementara penggunaan benih jagung bersertifikat sudah mencapai 75 % dan kedelai sebesar 91 %. ”Pemerintah menargetkan tahun 2024 penggunaan benih bersertifikat sebesar 80 %,” ujarnya dalam seminar yang digelar IPB University, Sabtu (11/3). Sejumlah kendala di lapangan membuat sertifikasi belum berjalan baik. Salah satunya adalah permasalahan kewenangan pengawasan dan sertifikasi antara pemda dan pemerintah pusat. Dalam sertifikasi dan pengawasan jaminan mutu benih, pemerintah provinsi diberikan kewenangan untuk penetapan standar pembenihan, sedangkan pemerintah kabupaten/kota diberi kewenangan untuk membina penangkar benih, mengawasi produksi, distribusi, dan lainnya. ”Ini cukup menyulitkan pemerintah pusat untuk mengoordinasikan pembenihan secara nasional. Lembaga sertifikasi ada di bawah lembaga yang juga memproduksi benih, dikhawatirkan lembaga sertifikasi tidak independen menjalankan tugasnya,” jelasnya. (Yoga)


Penambangan Pasir Dilarang

Yoga 13 Mar 2023 Kompas

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jateng terus mengalami erupsi. Namun, penambangan pasir dan batu di lereng Merapi masih berlangsung. Untuk menjaga keselamatan, pemerintah daerah setempat mengeluarkan larangan penambangan di area berbahaya itu. Hingga Minggu (12/3) siang, sejumlah truk pengangkut pasir dan batu masih lalu-lalang di Ke camatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jateng. Haryanto (40), sopir truk pengangkut pasir dan batu, mengatakan, saat terjadi awan panas guguran dari Merapi pada Sabtu (11/3), ia berada di lokasi penambangandi Sungai Bebeng, Kecamatan Srumbung. Saat itu, Haryanto kha watir sehingga langsung meninggalkan lokasi. Meski begitu, pada Minggu, Haryanto kembali datang ke lokasi penambangan untuk mengangkut material. Padahal, lokasi penambangan itu berada di aliran Sungai Bebeng yang berjarak 5 km dari puncak Merapi, masuk ke dalam daerah potensi bahaya yang seharusnya dikosongkan.

Nurman, sukarelawan Peduli Merapi di Kecamatan Srumbung, mengatakan, penambangan pasir dan batu di lereng Merapi sudah kembali berjalan pada Minggu. Mereka kebanyakan petambang manual yang mengeruk material pada jarak sekitar 5 km dari Merapi. Penambangan dengan alat berat pada radius 3-4 km dari Merapi belum berjalan. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPT-KG) Agus Budi Santoso dalam konferensi pers, Minggu sore mengatakan, ”Masyarakat menyaksikan petambang masih beroperasi di daerah potensi bahaya. Ini tidak aman. Kami mengimbau daerah potensi bahaya untuk dikosongkan dari aktivitas tersebut,” (Yoga)


Pelaku Bisnis Minta Perbankan Tidak Naikkan Bunga Kredit

Yuniati Turjandini 13 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Para pelaku bisnis meminta perbankan tidak menaikkan suku bunga kredit meski Bank Indonesia kelak menaikkan suku bunga acuan. Bunga kredit bisa dipertahankan, bahkan diturunkan, di tengah tren kenaikan suku bunga global jika perbankan mampu menekan overhead cost atau biaya operasional. Perbankan juga diimbau sedikit mengurangi kenikmatan dari net interest margin (NIM) yang besar, yang saat ini berada di level 4,9%. “Dunia usaha masih banyak yang belum pulih. Perbankan perlu mengambil posisi sharing the pain, ikut memikul beban yang menindih dunia usaha khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, dengan membantu menurunkan bunga kredit,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Kebijakan Publik Sutrisno Iwantono saat dihubungi Investor Daily dari Jakarta, Minggu (12/03/2023) malam. CEO BRI Group Sunarso mengatakan, Jumat (10/03/2023), pihaknya sudah menunjukkan sharing the pain kepada UMKM, khususnya usaha mikro. Itu terbukti dari sejumlah fakta. (Yetede)

Kasus SVB Tekan Pasar Saham dan SUN

Yuniati Turjandini 13 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB) diprediksi menekan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan harga surat utang negara (SUN) pekan ini. Sebelum kasus ini mencuat, pasar saham dan SUN sudah terlebih dahulu tertekan oleh sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Pekan lalu, indeks saham turun 7% ke level 6.765. Adapun pekan ini, IHSG diprediksi bergerak di level 6.720-6.830 sebagai support dan resistance. Dari sentimen global, pergerakan IHSG masih berkaitan dengan kondisi ekonomi AS, sedangkan dari domestik, ada angin segar berupa keputusan pembagian dividen bankbank besar. “Jika data tenaga kerja dan ini asi AS bagus, ini akan positif untuk pasar ekuitas, meskipun secara keseluruhan tone cenderung melemah, karena FOMC bulan ini diproyeksikan    menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps)” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih, akhir pekan lalu. Selain itu, dia menuturkan, perhatian pelaku pasar pekan ini akan tertuju pada hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan bank-bank besar, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), terutama terkait kebijakan dividen tahun buku 2022. (Yetede)

Gerindra Buka Peluang Duetkan Prabowo dan Ganjar di Pilpres 2024

Yuniati Turjandini 13 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Partai Gerindra terbuka untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024, asalkan capresnya tetap Prabowo Subianto. Meski demikian, duet Prabowo dan Ganjar hanya bisa terlaksana dengan persetujuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai mitra koalisi Gerindra dalam koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR). Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo di sela-sela acara deklarasi dari relawan Prabowo Mania 08, di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/03/2023). “Saya kira terbuka kalau Pak Ganjar mau ikut dengan Pak Prabowo dengan catatan Pak Prabowo calon presiden,” kata Hashim. Hashim menilai Prabowo lebih tepat maju sebagai capres karena lebih berpengalaman dalam kancah politik di Tanah Air. “Saya kira sudah tidak mungkin kalau Pak Prabowo calon wakil presiden. Pak Prabowo jauh lebih senior, 15 tahun lebih tua, pengalamannya berbeda ‘kan,” ujarnya. Namun, Hashim menambahkan bahwa wacana tersebut hanya bisa terlaksana dengan persetujuan PKB sebagai mitra koalisi Gerindra dalam koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR). “Kemungkinan itu terbuka kalau Pak Ganjar mau jadi. Akan tetapi, harus disetujui oleh PKB. ‘Kan begitu, harus disetujui PKB, kami terbuka,” tutur Hashim. (Yetede)

BI: Capital OutFlow Hanya Bersifat Temporer

Yuniati Turjandini 13 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Bank Indonesia (BI) menilai, keluarnya aliran modal asing (capital outflow) dari pasar keuangan domestik hanya bersifat temporer. Saat ini terjadi capital outflow yang disebabkan ekspektasi investor terhadap sikap hawkish dari Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve). BI mencatat, aliran modal asing keluar bersih dari pasar keuangan domestik sejak tanggal 6 hingga 9 Maret 2023 mencapai Rp 2,67 triliun. Aliran modal asing keluar bersih itu berasal dari jual neto di pasar surat berharga negara (SBN) senilai Rp 3,03 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp 360 miliar. Sementara itu, secara kumulatif sejak 1 Januari hingga 9 Maret 2023 tercatat beli neto di pasar SBN Rp 34,56 triliun dan jual neto di pasar saham Rp 240 miliar. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto mengatakan, data inflasi Amerika Serikat (AS) berada di atas ekspektasi pasar. Apalagi ditambah permintaan yang hawkish kembali dari Gubernur The Fed Jerome Powell, sehingga menyebabkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed (Fed Fund Rates/ FFR) menjadi lebih agresif dibandingkan ekspektasi sebelumnya. Terminal rate FFR diperkirakan meningkat dibandingkan perkiraan sebelumnya. “Kami melihat tekanan ini tidak akan lebih tinggi dibandingkan periode semester II-2022, ketika FFR naik 75 basis poin untuk beberapa kali, dan juga kemungkinan akan bersifat temporer,” kata Edi kepada Investor Daily, Minggu (12/3/2023). (Yetede)

Pilihan Editor