;

Bongkar - Pasang Kebijakan Harga Gabah

Yuniati Turjandini 14 Mar 2023 Tempo

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) diminta segera menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras. Saat ini harga tersebut masih dikaji Bapanas setelah memperoleh usulan harga dari berbagai pemangku kepentingan perberasan. Musababnya, alih-alih menetapkan HPP baru untuk gabah dan beras, Bapanas justru membongkar-pasang kebijakan harga gabah. Misalnya dengan menyepakati harga batas atas pembelian gabah dengan pengusaha beras—yang belakangan dicabut kembali. Yang teranyar, Badan Pangan menetapkan fleksibilitas harga untuk penyerapan gabah dan beras Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). "Bapanas harus segera menetapkan HPP. Menunda penetapan HPP sama dengan menunda penyelesaian masalah harga," ujar Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih, kemarin, 13 Maret 2023. Ia mengatakan penetapan HPP itu juga perlu diikuti dengan penetapan harga batas atas untuk beras guna memastikan harga beras dan gabah tidak terlalu tinggi. (Yetede)

ANTISIPASI MACET LEBARAN : Truk Bakal Dilarang Jalan 10 Hari

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Bisnis Indonesia

Kementerian Perhubungan kemungkinan menerapkan larangan operasional truk dan kendaraan angkutan barang hingga 10 hari selama periode Angkutan Lebaran 2023. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno memaparkan pelarangan operasional truk bertujuan memperlancar transportasi selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini. Menurutnya, pelarangan truk akan dilakukan mulai 18—21 April 2023 untuk arus mudik Lebaran 2023, sementara arus balik akan dimulai pada 24—26 April 2023. Namun, dia menjelaskan tidak menutup kemungkinan adanya perpanjangan pelarangan truk angkutan pada 29—30 April hingga 1 Mei 2023. “29 April sampai 1 Mei itu masih libur, kalau memang di 3 hari itu pergerakan angkutan barang dapat mengganggu dan meningkat, bisa kita ambil keputusan untuk melarang [pergerakan angkutan barang],” katanya dalam Konferensi Pers Mudik Gratis Angkutan Lebaran 2023 di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (13/3).

Ketidakpastian Meningkat, Emas Kembali Jadi Pilihan

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Kontan (H)

Pelaku pasar mulai berlarian ke aset non dollar Amerika Serikat (AS) pasca kejatuhan Silicon Valley Bank (SVB). Emas menjadi salah satu aset pilihan. Efeknya, harga emas meroket dan kembali menembus US$ 1.900 per ons troi. Per pukul 20.50 WIB kemarin, harga emas di pasar spot bertengger di 1.904,24 per ons troi, naik 1,93% dari hari sebelumnya. Ini level tertinggi harga emas dalam sebulan. Usai kabar kejatuhan SVB beredar, investor dan penulis kenamaan, Robert T Kiyosaki, membuat cuitan di Twitter yang menyarankan investor masuk emas. Ia memprediksi masih ada satu bank lagi akan kolaps. Ketika bank ini kolaps, harga emas akan melesat. Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong menambahkan, selain kasus SVB, harga emas melejit karena permintaan dari bank sentral seperti China, Turki dan Rusia masih kuat. "Singapura pada Januari 2023 ikut menambah 30% kepemilikan emas," kata dia, kemarin (13/3). Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menyebut, kejatuhan SVB membuat kenaikan suku bunga AS jadi sulit diprediksi dan memicu ketidakpastian. Prediksi sejumlah lembaga keuangan, The Fed hanya menaikkan suku bunga sebesar 25 bps alih-alih 50 bps.

Dividen Jumbo Bank Siap Mengalir ke Investor

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Kontan (H)

Usai ingar bingar lonjakan laba tahun 2022 yang mencengangkan, kini saatnya emiten perbankan bagi-bagi keuntungan. Sejumlah bank besar digadang bakal menebar dividen besar untuk tahun buku 2022 bagi para pemegang sahamnya. Contoh saja Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang memutuskan menebar dividen 85%, dari laba bersih tahun 2022 yang sebesar Rp 51,2 triliun. Direktur Utama BBRI Sunarso mengatakan, sekitar 85% dari total laba tahun 2022 atau setara Rp 43,49 triliun, ditetapkan sebagai dividen tunai. Adapun sisa laba BBRI senilai Rp 7,67 triliun, akan dipakai sebagai laba ditahan. Jumlah dividen tersebut, mencakup dividen interim yang sudah manajemen BBRI bagikan kepada pemegang saham pada 27 Januari 2023 silam senilai Rp 8,60 triliun. "Sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sekurang-kurangnya sebesar Rp 34,9 triliun," terang Sunarso usai perhelatan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST, Senin (13/3). Investor kini juga bersiap mendengar kabar mengenai jumlah dividen Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Tabungan Negara (BBTN) yang akan menggelar RUPST, Selasa (14/3). Berikutnya, RUPST Bank Negara Indonesia (BBNI) pada 15 Maret dan Bank Central Asia (BBCA) pada 16 Maret juga bersiap membawa kabar baik. Kementerian BUMN berharap dividen kali ini minimal sama dari tahun sebelumnya. Dengan asumsi payout ratio sama dengan tahun sebelumnya, yakni 60%, maka potensi dividen BMRI kali ini mencapai Rp 24,7 triliun. Diikuti dividen BBNI Rp 4,57 triliun dan BBTN Rp 304 miliar. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus berpendapat, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 130/2022 tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2023, pendapatan negara dari kontribusi laba bank BUMN hanya ditargetkan Rp 24,8 triliun. Sedangkan pada tahun 2022 lalu, empat bank BUMN memberikan kontribusi dividen sebesar Rp 24,57 triliun.

Kemkeu Periksa 27 Pegawai dengan Harga Tak Wajar

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Kontan

Kementerian Keuangan (Kemkeu) mulai melakukan pemanggilan terhadap 69 pegawai Direktorat Jendral Pajak (Ditjen Pajak) dan pegawai Ditjen Bea dan Cukai yang tidak melaporkan harta secara lengkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara Kemkeu Yustinus Prastowo mengatakan, proses pemanggilan terhadap puluhan pegawai berisiko tinggi itu sudah dimulai pada Senin (12/3). Menurut Yustinus, dari 69 pegawai yang masuk kategori risiko tinggi tersebut, pihaknya melihat ada 55 pegawai yang perlu melakukan klarifikasi. Adapun yang akan diprioritaskan untuk diperiksa dalam waktu dekat sekitar 27 pegawai. Hingga saat ini, Kemkeu belum mengetahui secara detail terkait penyimpangan yang dilakukan 27 pegawai tersebut.

BEI Targetkan Pasar Syariah Tumbuh 10%

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Kontan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan jumlah investor pasar modal syariah serta nilai transaksi perdagangannya bisa tumbuh 10% pada 2023. Namun target tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Kepala Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan, saat ini kebanyakan investor syariah didominasi oleh generasi Z atau investor muda. Pulihnya perekonomian membuat generasi ini kembali banyak berbelanja ketimbang berinvestasi. Sehingga, ada potensi perlambatan nilai, volume dan frekuensi perdagangan efek syariah. Sedikit kilas balik, sepanjang 2022, jumlah investor syariah mencapai 117.942 atau tumbuh 12,13% secara tahunan. Sementara jumlah investor syariah yang aktif di 2022 sebanyak 30.975 investor. Namun, total nilai transaksi pasar syariah hanya mencapai Rp 10,1 triliun, turun 17,88% secara tahunan. Di sisi lain, BEI masih optimistis bahwa pertumbuhan investor syariah masih akan terus berlanjut. Hal ini didorong oleh adanya penyederhanaan bank RDN, yang memudahkan masyarakat untuk membuka rekening. "Kami menargetkan investor pasar modal syariah bisa tumbuh 10%, termasuk nilai dan transaksi frekuensi" imbuh dia.

SVB Kolaps, Harga Obligasi Lokal Meningkat

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Kontan

Harga obligasi dalam negeri naik pasca diumumkannya kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB). Investor dinilai masih percaya diri setelah otoritas keuangan negeri Paman Sam turun tangan membantu SVB. Kemarin (13/3), harga surat utang negara (SUN) acuan tenor 10 tahun berada di 101,26%. Posisi ini naik dari hari sebelumnya, di 100,51%. Efeknya, imbal hasil SUN seri FR0096 ini turun menjadi 6,82% dari 6,93%. Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Ezra Nazula menilai, dalam jangka pendek, terlihat dukungan investor ke pasar obligasi Indonesia. Penyebabnya, imbal hasil US Treasury turun. Senin (13/3), yield US Treasury turun 0,27% ke level 3,42%. Kurs dollar AS juga melemah, makin memberi kepercayaan bagi investor masuk ke pasar obligasi dalam negeri. Imbal hasil obligasi Indonesia pun turun. Presiden dan CEO Pinnacle Persada Investama Guntur Putra sepakat, efek kolapsnya Silicon Valley Bank ke pasar obligasi dalam negeri tidak akan begitu besar. Kejadian ini tidak menciptakan kondisi pelarian likuiditas.

Pembiayaan Sindikasi Tancap Gas di Awal Tahun

Hairul Rizal 14 Mar 2023 Kontan

Kesepakatan kredit sindikasi di awal tahun mulai menggeliat. Hal ini seirama dengan pertumbuhan kredit perbankan sebesar 10,53% per Februari 2023. Merujuk ke Bloomberg League Table Reports, sudah ada empat kesepakatan kredit sindikasi sejak awal tahun hingga 13 Maret 2023 senilai US$ 1,75 miliar atau sekitar Rp 27,05 triliun (asumsi kurs Rp 15.451). Capaian ini meningkat 2% dari periode yang sama tahun lalu. Pada awal tahun ini, Sumitomo Mitsui Financial Group (SMFG) tercatat jadi jawara kredit sindikasi, diikuti Bank Central Asia (BCA) dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI). EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn menyatakan, BCA berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur ke proyek strategis nasional seperti infrastruktur jalan tol, konstruksi, dan kelistrikan, melalui pemberian kredit sindikasi. Hingga akhir Februari 2023, BCA berkontribusi dalam kredit sindikasi Rp 21,72 triliun, dengan nilai keikutsertaan sebesar Rp 6,01 triliun. Sebagai pengelola, bank bisa bertindak sebagai mandated lead arranger ataupun bookrunner. Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga akan aktif terlibat dalam kredit sindikasi di tahun ini untuk menyalurkan kredit korporasi. BRI menilai prospeknya masih terbuka lebar, dan BRI sudah mengucurkan kredit sindikasi senilai US$ 312 juta hingga Februari.

Bank Gagal di Era Uang Ketat

Yoga 14 Mar 2023 Kompas (H)

Penutupan Silicon Valley Bank (SVB) oleh regulator California, AS, Jumat(10/3) merupakan kebangkrutan perbankan terbesar sejak krisis finansial global 2008. Dengan total aset sebesar 209 miliar USD, SVB merupakan tulang punggung pendanaan perusahaan rintisan berbasis teknologi. Sinyal kepanikan menyebar ke pasar keuangan global, ditandai dengan koreksi harga saham sektor perbankan dan sektor industri berbasis teknologi.  Kebangkrutan SVB seakan bagian dari meredupnya inovasi (keuangan). Hal ini dimulai dengan kolapsnya harga aset kripto (Crypto Winter), gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor usaha rintisan (start up), serta koreksi valuasi perusahaan berbasis teknologi.

Di dalam negeri, belum lama ini OJK menyatakan ada 25 perusahaan peer-to-peer (P2P) lending dengan rasio kredit macet melebihi 5 %. Selain itu, terdapat 19 perusahaan finansial berbasis teknologi dengan ekuitas di bawah Rp 2,5 miliar. Padahal, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 10 Tahun 2022 mengenai Layanan Bersama BerbasisTeknologi Informasi, pendanaan modal semua perusahaan teknologi finansial (fintech) harus di atas Rp 2,5 miliar mulai Juli 2023. Sepertinya, akan ada perusahaan tekfin yang harus gulung tikar karena tidak memenuhi ketentuan.Musim gugur sektor teknologi(keuangan) semakin terasa ganas dengan kolapsnya SVB, sementara risiko resesi global masih tetap menghantui. (Yoga)


Gabah Petani Jadi Rebutan

Yoga 14 Mar 2023 Kompas (H)

Adu serap gabah dan beras terjadi di sejumlah daerah lumbung beras pada musim panen pertama tahun ini. Para pemilik modal besar dinilai menjadi penentu harga dan pemenang, sementara pelaku usaha penggilingan skala kecil dan Perum Bulog dibuat ”melongo”. Pada panen padi awal 2023, penggilingan kecil, baik mitra Bulog maupun bukan, tak bisa segera menyerap gabah petani. Hal itu lantaran korporasi besar berani menyerap gabah petani dengan harga sangat tinggi. Demikian sebagian fenomena yang tertangkap dari sejumlah sentra padi di Jabar dan Jateng dalam dua pekan terakhir. Di Kabupaten Demak dan Sragen, Jateng, yang sudah panen akhir Januari dan Februari 2023, misalnya, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani menembus Rp 6.500-Rp 6.800 per kg, jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP) GKP di tingkat petani yang berlaku kini, yakni Rp 4.200 per kg, atau HPP GKP yang diusulkan beberapa asosiasi dan organisasi tani kepada Badan Pangan Nasional pada 2 Maret  2023, yakni di kisaran Rp 5.400-Rp 5.800 per kg.

Usulan HPP itu sudah mempertimbangkan kenaikan biaya pokok produksi, mencakup kenaikan harga BBM, pupuk, serta ongkos buruh tanam dan panen. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Demak Hery Sugihartono mengatakan, petani Demak panen lebih awal dibandingkan dengan petani di daerah-daerah lumbung beras lain. Begitu panen, gabah petani langsung dibeli dengan harga tinggi oleh korporasi besar. Petani mendapatkan bayaran tunai di tempat. Harga GKP tertinggi pada waktu itu mencapai Rp 6.800 per kg. Hal itu membuat penggilingan kecil di Demak tak bisa langsung menyerap gabah petani. Harga serapan yang tinggi itu akhirnya mendongkrak harga GKP petani di daerah-daerah lain. Jumangin (48), penebas GKP petani di Desa Pelem Gadung, Kecamatan Karangmalang, sragen, mengaku sempat memasok GKP ke pabrik beras besar di Nganjuk, Jatim. Waktu itu, pabrik tersebut berani membeli GKP seharga Rp 6.500 per kg. Jumair (48), pelaku usaha penggilingan kecil mitra Bulog Cirebon, mengatakan, hingga pekan akhir Februari 2023, dirinya  belum bisa memasok beras ke Bulog karena harga GKP di petani masih berkisar Rp 4.700-Rp 4.800 per kg. Sebelumnya, harga GKP sempat Rp 6.500-Rp 6.800 per kg. (Yoga)


Pilihan Editor