;

Teknis Perdagangan Karbon Disiapkan

Yoga 25 Mar 2023 Kompas

Pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait menyiapkan operasionalisasi perdagangan karbon sebagai salah satu bentuk pelaksanaan nilai ekonomi karbon. Persiapan yang dilakukan mulai dari menyusun finalisasi peta jalan perdagangan karbon hingga pembaruan sertifikat pengurangan emisi. Direktur Mobilisasi Sumber Daya Sektoral dan Regional KLHK Wahyu Marjaka menyampaikan, nilai ekonomi karbon (NEK) merupakan nilai terhadap setiap unit emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari kegiatan manusia  ataupun ekonomi. Terminologi ini telah diikat dalam peraturan pemerintah dan menjadi dasar untuk setiap ukuran kinerja penurunan emisi di Indonesia.

”Posisi pengaturan nilai ekonomi karbon ini sebenarnya mengimplementasikan prinsip polluter pays principle (asas pencemar membayar) yang seharusnya diintegrasikan sejak awal,” ujar Wahyu dalam acara sosialisasi pengendalian emisi karbon melalui NEK, di Jakarta, Jumat (24/3). Penyelenggaraan NEK dilaksanakan kementerian atau lembaga, pemda, pelaku usaha, dan masyarakat. Pelaksanaan NEK melalui empat mekanisme, meliputi perdagangan karbon, pembayaran berbasis kinerja, pungutan atas karbon oleh menteri keuangan, dan mekanisme lainnya sesuai perkembangan sains. Semua aktivitas perdagangan karbon wajib mematuhi tata kelola karbon dan mencatatkan registrasi pada Sistem Registri Nasional (SRN). Seluruh aktivitas ini juga diwajibkan memperoleh sertifikat pengurangan emisi GRK melalui otoritas pemerintah. (Yoga)


Ekonomi Syariah Bisa Jadi Solusi Ketidakpastian

Yoga 25 Mar 2023 Kompas

Implementasi ekonomi dan keuangan syariah dinilai bisa menjadi solusi menghadapi ketidak pastian ekonomi. Hal ini tecermin dari masih bertumbuhnya sektor keuangan syariah selama tiga tahun terakhir saat terjadi pandemi Covid-19 dan ketidakpastian global menguat, dikarenakan ekonomi dan keuangan syariah mensyaratkan usaha untuk mengedepankan prinsip berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, and governance/ESG). Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK Aman Santosa mengatakan, sektor keuangan syariah terbukti tangguh dan mampu bertahan dalam kondisi ketidakpastian perekonomian. ”Hal ini tecermin dari pertumbuhan di sektor ini,” ujar Aman dalam diskusi bertajuk ”Investasi Hijau di Keuangan Syariah”, Jumat (24/3).

Sampai dengan November 2022, total aset industri keuangan syariah mencapai Rp 2.312,72 triliun, bertumbuh 15 % secara tahunan. Total aset industri perbankan syariah mencapai Rp 756,30 triliun, setara 6,8 % total pangsa pasar industri perbankan keseluruhan. Adapun total aset industri keuangan nonbank syariah Rp 143,97 triliun, dengan pangsa pasar 4,69 % total pasar. Sementara total aset industry pasar modal syariah yang juga termasuk saham syariah dan sukuk negara mencapai Rp 5.924,08 triliun dan memiliki pangsa pasar 18,43 %. Ketahanan sektor keuangan syariah ini, lanjut Aman, dikarenakan dalam keuangan syariah terdapat kerangka berpikir multidimensi yang tidak hanya mementingkan diri sendiri, tetapi juga mementingkan masyarakat, Tuhan, dan lingkungan. Ini mirip komitmen prinsip bisnis berbasis ESG. (Yoga)


Kinerja Emiten Tekstil Membaik

Yoga 25 Mar 2023 Kompas

Di tengah ketidakpastian global, dua emiten tekstil di BEI masih membukukan kinerja bagus sepanjang tahun 2022. PT Trisula Textile Industries Tbk dan PT Trisula International Tbk mencatatkan kenaikan penjualan. Sementara emiten lainnya, PT Sri Rejeki Isman Tbk, tengah  berbenah agar terlepas dari utang. PT Trisula Textile Industries membukukan penjualan Rp  461,85 miliar sepanjang tahun 2022. Capaian tersebut naik 8 % dari penjualan tahun 2021. ”Peningkatan penjualan pada tahun 2022 ini diikuti dengan peningkatan laba bersih sebesar 9 % dari Rp 2,45 miliar menjadi Rp 2,66 miliar pada tahun 2022,” kata Dirut Trisula Textile Karsono Wongso Djaja, Jumat (24/3).

Penjualan Trisula Textile banyak diserap oleh pasar domestik. Nilainya mencapai Rp 443,89 miliar atau naik 9 % dari tahun 2021. Penjualan di pasar domestik ini menempati 96 % total penjualan Trisula Textile. Adapun penjualan ke luar negeri hanya Rp 17,96 miliar atau setara 4 % total penjualan. Trisula Textile juga menambah toko ritelnya untuk memperkuat platform digital. Sementara perusahaan tekstil lainnya, PT Trisula International Tbk, menyatakan optimistis dengan kebutuhan garmen yang masih tinggi. Tingginya permintaan ini terjadi baik di luar maupun di dalam negeri, kata Dirut Trisula International Widjaja Djohan dalam keterangannya. (Yoga)


Mudiknya Devisa Hasil Ekspor

Yoga 25 Mar 2023 Kompas

Fenomena ”mudik” juga ramai dikaitkan dengan sektor keuangan seiring kembali masuknya devisa hasil ekspor (DHE) ke sistem keuangan Indonesia setelah sekian lama mendekam di perbankan luar negeri. DHE khusus dari sumber daya alam (SDA) tersebut berbondong-bondong masuk kembali ke Tanah Air setelah BI menerbitkan instrumen khusus dengan imbal hasil yang kompetitif. Instrumen tersebut dinamakan term deposit (TD) valas DHE. Mengutip data BPS, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan selama 34 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 hingga data teranyar yakni Februari 2023. Artinya, nilai ekspor lebih besar ketimbang impor selama 34 bulan terakhir. Ini merupakan rekor terpanjang surplus neraca perdagangan Indonesia, yang ditopang harga komoditas dunia yang tengah tinggi, seperti batubara dan minyak sawit. Kenaikan harga komoditas itu pun ikut mengerek kinerja ekspor. Namun, kinerja ekspor yang positif itu ternyata belum memberikan dampak optimal bagi perekonomian Indonesia. Sebab, sebagian besar devisa yang dihasilkan dari kegiatan ekspor itu tidak masuk ke sistem keuangan dalam negeri.

DHE itu malah disimpan di luar negeri. Sehingga, saat ekspor Indonesia tengah melambung tinggi sepanjang 2022, rupiah malah tercatat melemah 9,31 % dibandingkan dengan 2021. BI kemudian menerbitkan instrumen moneter baru, yakni TD valas DHE. Melalui instrumen ini, eksportir nasional akan dirangsang dengan bunga valas yang kompetitif dibandingkan dengan negara lain sehingga mereka pun akan menyimpan uangnya di dalam negeri. Dengan TD valas DHE tersebut, eksportir dengan DHE lebih dari 10 juta USD bisa memperoleh bunga 4,70-5,14 %. Simpanan 5 juta dollar AS-10 juta USD memperoleh bunga 4,73-5,09 %. Simpanan 1 juta USD-5 juta USD memperoleh bunga  4,68-5,04 %. BI bekerja sama dengan 20 bank yang telah ditunjuk untuk menyosialisasikan instrumen baru ini kepada nasabah-nasabah eksportir melalui kantor cabang masing-masing. Jika eksportir memutuskan untuk memulangkan dananya, DHE langsung dipindahkan atau pass on dari bank ke BI. Dengan demikian, dana tersebut tidak akan dihitung sebagai dana pihak ketiga (DPK), dengan imbalan 0,1 % dari nilai nominal DHE untuk simpanan satu bulan, 0,125 % untuk simpanan tiga bulan, dan 0,15 % untuk simpanan enam bulan. Selama periode 1-16 Maret 2023, TD valas DHE berhasil menarik 173 juta USD yang berasal dari Sembilan eksportir sektor pertambangan dan perkebunan. Dana DHE itu berhasil ditarik masuk ke dalam negeri melalui enam bank yang ditunjuk. (Yoga)


Rusun Rp 10.000 untuk Para Pemulung

Yoga 25 Mar 2023 Kompas

Asmani (40) bersemangat membuka pintu kamar unit hunian di lantai lima Rusun Sentra Timur Terpadu Pangudi Luhur, Kota Bekasi, Jabar, Jumat (24/3) siang. ”Semua lengkap, dari meja makan, tempat tidur, kompor gas, sampai piring, sendok, juga ada. Saya dan suami ke sini, hanya bawa pakaian saja,” kata ibu dengan tiga anak itu. Kondisi unit di lantai lima yang ditempati Asmani bersama suami bertipe 24, dengan satu kamar tidur, sa tu ruang tamu, satu kamar mandi, satu ruang memasak (dapur), dan balkon. Dia akhirnya merasakan keseruan mandi di rumah yang dilengkapi shower. Pengalaman itu merupakan pengalaman pertama yang dia rasakan setelah menginjak usia 40 tahun, kata perempuan asal Karawang, Jabar itu.

Wajah ceria juga menyelimuti Ozmah (50), warga lain yang baru dua minggu tinggal di lantai dua Rusun Sentra Timur Terpadu Pangudi Luhur. Perempuan itu, Jumat sore, menggendong cucunya berkeliling di halaman depan rusun. Tempat tinggal yang dia tempati saat ini kondisinya jauh berbeda dengan lapak yang dia huni sejak tiga tahun lalu di Duren Jaya. Lapak yang sebelumnya ditempati perempuan asal Karawang itu hanya cukup untuk dua orang. Di lapak itu, Ozmah selama tiga tahun tinggal bersama suami yang menderita penyakit saraf terjepit, yang berakhir dengan kelumpuhan.

Rusun Sentra Timur Terpadu Pangudi Luhur merupakan rusun yang dibangun Kementerian PUPR bersama Kementerian Sosial bagi eks gelandangan dan pengemis yang dibina Kementerian Sosial. Rusun satu menara yang berlantai lima itu memiliki 93 unit tipe 24. Dari 93 unit itu, lima unit untuk difabel dan 88 unit tipe regular dengan kapasitas tampung 362 orang. Total anggaran untuk membangun rusun tersebut Rp 34,5 miliar. Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, pihaknya juga tengah membangun hunian serupa untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tempat lain. Rusun serupa yang sedang dalam proses pembangunan ada di Jaktim dan Solo, Jateng. Terkait biaya sewa, masyarakat yang tinggal di rusun itu dikenai biaya sewa per unit Rp 10.000 per bulan. Penentuan biaya sewa itu sudah dihitung dan disesuaikan dengan pendapatan pemulung yang berkisar Rp 300.000 sampai Rp 600.000 per bulan. Warga yang tinggal di Rumah Susun Sentra Timur Terpadu Pangudi Luhur juga dibatasi masa tinggalnya, selama tiga tahun. (Yoga)


UMKM Ketuk Pintu Ekspor Pasar Asia Tenggara

Yoga 25 Mar 2023 Kompas

Barisan buah karya 22 pelaku UMKM bernaung di bawah tenda putih. Jarak mereka tak sampai 150 meter dari ruang pertemuan delegasi anggota ASEAN. Beragam rupa karya itu menampilkan diri dan berharap memikat mata hingga pundi-pundi delegasi yang berjalan melintas. Setelah berhasil menjadi suvenir rangkaian acara KTT G20 di Candi Borobudur, DI Yogyakarta, produk rempah PT Dlizfood Borobudur Sejahtera kembali unjuk gigi di pameran UMKM ASEAN Economic Minister (AEM) Retreat yang digelar 20-22 Maret 2023 di Magelang, Jawa Tengah. ”Saat ini, proporsi ekspor (produk) kami sekitar 5 %. Dengan kesempatan ini (mengikuti pameran), saya berharap dapat membantu meningkatkan proporsi ekspor hingga 20 %,” tutur Pemilik PT Dlizfood Borobudur Sejahtera, Elisa Anggraeni, saat ditemui di teras Restoran Stupa, Plataran Borobudur Resort&Spa, Magelang, Senin (20/3). Menurut Elisa, mengikuti pameran terbilang efektif dalam memperluas pasar, khususnya di kancah global. Berdasarkan pengalaman, dirinya bertukar kartu nama dengan calon pembeli mancanegara di pameran. Setelah acara berakhir, dirinya kerap dihubungi oleh calon pembeli yang tertarik terhadap produk yang dijajakan.

Di antara negara-negara di Asia Tenggara, Elisa berharap dapat menembus pasar Singapura. Selama menjalankan usaha, produknya sudah berhasil menjangkau pasar Malaysia, Jepang, dan Hong Kong. Dengan memperluas pasar ekspor yang dimulai dari Asia Tenggara, dirinya ingin meningkatkan kesejahteraan lima karyawannya. Saat ini, omzet usahanya Rp 25 juta per bulan dengan laba Rp 8 juta-Rp 10 juta per bulan. Bahan baku produksi diambil dari tiga kelompok wanita tani yang ada di Kecamatan Borobudur. Tak hanya memperluas pasar, ada juga pelaku UMKM yang ingin ekspor perdana. Pemilik Saniyya Batik dan Butik, Titin, mengatakan, pemasaran produknya saat ini masih terbatas di dalam negeri. Batik karyanya bisa sampai ke luar negeri lantaran dibawa turis asing yang berkunjung ke Candi Borobudur sebagai suvenir. Titin mengungkapkan ke- inginan untuk mengekspor produknya ke negara-negara di Asia Tenggara. Menurut dia, ekspor dapat meningkatkan penjualan yang nantinya menjadi daya tarik bagi anak muda untuk melanjutkan usaha batik di Magelang. Ada 18 perajin yang terlibat dalam Saniyya Batik dan Butik. Omzet usahanya Rp 450 juta-Rp 500 juta per bulan dengan produk berupa kain batik, pakaian jadi, dan syal. Kepada pemerintah pusat, Titin berharap Kemendag membantu pemasaran usahanya. (Yoga)


Pilihan Valas Saat Ekonomi Gamang

Hairul Rizal 25 Mar 2023 Kontan (H)

Kebijakan The Fed yang mulai dovish tidak memudarkan pamor dollar Amerika Serikat (AS) sebagai mata uang pilihan. Para analis justru melihat dollar AS masih jadi safe haven menarik. Memang, pasca The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps, indeks dollar AS sempat bergerak ke bawah 103. Tapi kemarin (24/3), indeks dollar AS kembali naik ke level 103,16. Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong berpendapat, keputusan The Fed menaikkan suku bunga acuan sesuai proyeksi. Yang mengejutkan justru keputusan The Fed memangkas suku bunga di tahun ini. Kebijakan suku bunga bank sentral melunak akibat kolapsnya beberapa bank. Ada Silicon Valley Bank, Signature Bank, Silvergate Bank dan First Republic Bank yang mengalami kekurangan likuiditas. Kondisi yang sama juga dialami bank yang berbasis di Eropa, Credit Suisse. Ini menunjukkan perbankan di Eropa tidak immune. "Ini yang membuat dollar AS dinilai menarik, karena status dollar AS yang masih menjadi safe haven bagi investor," ujar Lukman. Masih ada sejumlah valas lain yang menurut analis menarik untuk investasi. Salah satunya mata uang Swiss, franc. Mata uang berkode CHF ini menarik setelah bank sentral Swiss menaikkan suku bunga 50 bps pekan ini. "Walau ada kejatuhan Credit Suisse, saya melihat hal ini tidak akan mengurangi daya tarik CHF," ujar Lukman. Lukman juga menilai dollar Singapura menarik. Mata uang berkode SGD ini menjadi mata uang paling kuat secara tahunan melawan dollar AS. Dollar AS melemah 1,76% secara tahunan terhadap dollar Singapura. Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana melihat, euro bisa menjadi hard currencies yang menarik sebagai pilihan investasi. Pasalnya, ada ekspektasi European Central Bank (ECB) masih akan meningkatkan suku bunga lebih tinggi daripada The Federal Reserve. Untuk safe haven di Asia, menurut Fikri, yen, yuan dan won Korea bisa dicermati. Alasannya, negara-negara Asia tidak memiliki kaitan dengan bank-bank AS ataupun Eropa yang sedang kolaps. Tapi perlu diingat, yuan dan won jarang diperdagangkan di pasar valas.

Industri Fintech Lending Siap Mengalap Berkah Momentum Lebaran

Hairul Rizal 25 Mar 2023 Kontan (H)

Meski terus diberantas, pinjol ilegal masih bergentayangan. Meski begitu, industri financial technology (fintech) lending memprediksi, akan terus bertumbuh di tahun ini. Momentum puasa dan Lebaran, ketika masyarakat membutuhkan duit dan barang lebih banyak, bakal makin mendongkrak penyaluran pembiayaan fintech lending. Selain itu secara industri fintech lending sudah berhasil mencetak laba. Berdasarkan data terbaru yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri fintech lending membukukan laba bersih sebesar Rp 50,48 miliar pada Januari 2023. Padahal pada Januari 2022 lalu, masih mencatat kerugian Rp 16,14 miliar. Desember 2022 lalu, industri ini juga masih merugi senilai Rp 41,05 miliar. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Triyono Gani mengatakan, seiring pemulihan ekonomi, industri fintech mengalami kemajuan positif. Walaupun angka pertumbuhan tidak akan fantastis, tapi tetap tumbuh positif. Co Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Akseleran, Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, Akseleran menargetkan pertumbuhan penyaluran pinjaman sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hampir Rp 3 triliun, menjadi Rp 6 triliun di 2023. Adapun, Co Founder dan CEO Modalku, Reynold Reynold Wijaya mengatakan, saat ini, industri fintech lending berfokus pada profitabilitas. Sehingga hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan perusahaan.

Likuiditas Perekonomian Bakal Lebih Tinggi

Hairul Rizal 25 Mar 2023 Kontan

Ramadan dan Idul Fitri bakal meningkatkan aktivitas masyarakat sekaligus perekonomian tahun ini. Sebab itu, likuiditas perekonomian pada periode tersebut pun bakal lebih tinggi. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual optimistis, uang beredar (M2) pada periode Ramadan dan Lebaran tahun ini berpotensi tumbuh dua digit. "Menjelang atau pada saat Idul Fitri, M2 diperkirakan tumbuh double digit, atau bisa lebih dari 10% yoy," tutur David kepada KONTAN, Jumat (24/3). Angka tersebut meningkat dari pertumbuhan pada bulan Januari 2023 maupun Februari 2023, yang masing-masing tercatat sebesar 8,2% yoy dan 7,9% yoy. Lebih tingginya pertumbuhan uang beredar, menunjukkan aktivitas konsumsi maupun transaksi dari masyarakat yang meningkat. Tak hanya itu, adanya momentum pemilihan umum (pemilu) yang dimulai pada Februari 2024 akan mendongkrak peningkatan uang beredar. Hitungan David, menjelang pemilu dan pada saat tahun pemilu akan mendorong peningkatan uang beredar sebesar 15% dibanding periode pemilu sebelumnya. Selain karena pemilu pada tahun 2024 dilakukan serentak sehingga belanja kampanye membengkak, ini juga sehubungan dengan inflasi yang naik. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menghitung, M2 pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, berpotensi mencapai Rp 8.573 triliun. "Artinya, ada tambahan sekitar Rp 243 triliun pada momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini, lebih tinggi dari tahun 2022 yang tercatat Rp 221 triliun," kata Josua. Bank Indonesia (BI) mencatat, likuiditas perekonomian yang ditandai oleh uang beredar (M2) pada bulan Februari 2023 mencapai Rp 8.300 triliun. Angka tersebut naik tipis 0,34% dibanding bulan sebelumnya. Angka tersebut juga tumbuh 7,9% year on year (yoy), melambat dibanding pertumbuhan pada bulan Januari 2023 yang mencapai 8,2% secara tahunan.

Strategi Emiten Teknologi Kejar Profitabilitas

Hairul Rizal 25 Mar 2023 Kontan

Emiten teknologi dan e-commerce masih tertekan kenaikan suku bunga. Karena itu, emiten sektor ini semakin fokus pada efisiensi bisnis dan memperkuat kas untuk mengejar profitabilitas. PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli misalnya, berencana memperkokoh strategi omnichannel untuk mengejar profitabilitas. Sehingga, emiten berkode BELI ini dapat memangkas beban yang dikeluarkan. Vice President Public Relations BELI Yolanda Nainggolan mengatakan, strategi omnichannel Blibli dengan kehadiran toko fisik, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat atas produk ekosistem Blibli. Yolanda mengatakan, sinergi dari ekosistem BELI, yakni Tiket.com, Blibli dan Ranch Market, juga dapat memenuhi hampir 90% kebutuhan konsumen. Ini dapat memangkas biaya BELI dalam melakukan akuisisi pelanggan. "Strategi ini mampu menciptakan retensi pelanggan yang lebih tinggi dan pada akhirnya mengurangi biaya akuisisi pelanggan," jelas Yolanda. Strategi lain yang dilakukan BELI untuk mengejar profitabilitas adalah memperkuat infrastruktur, inovasi layanan serta model bisnis yang terus menyesuaikan perubahan. Sebagai gambaran, entitas Grup Djarum ini mencatatkan total processing value (TPV) sebesar Rp 40,6 triliun hingga akhir kuartal III-2022. Capaian tersebut lebih tinggi 105% dibandingkan Rp 19,8 triliun setahun sebelumnya. Direktur Keuangan Grup GOTO Jacky Lo meyakini GOTO dapat mencapai arus kas operasional positif. Per akhir kuartal IV-2022, posisi kas GOTO mencapai Rp 29 triliun. GOTO juga memiliki fasilitas kredit sebesar Rp 4,65 triliun, dan baru digunakan Rp 1,5 triliun.

Pilihan Editor