;

Perbankan Memacu Kredit Konsumer

Hairul Rizal 13 May 2023 Kontan

Segmen konsumer masih menjadi salah satu andalan perbankan untuk mengejar pertumbuhan kredit di tahun ini. Meski di kuartal I, laju pertumbuhan kredit konsumer masih lebih rendah dibandingkan segmen lain. Bankir menargetkan kredit segmen ritel bisa tumbuh dua digit di tahun ini sejalan dengan pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Masa pemulihan ekonomi, terutama momen Lebaran, dimanfaatkan bankir untuk memacu penyaluran kredit konsumer di kuartal II. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit konsumer hingga Maret tumbuh 9,2% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini lebih rendah daripada segmen lain. Kredit investasi sudah tumbuh 11,4% dan kredit modal kerja naik 9,52%. PT Bank CIMB Niaga Tbk, salah satu yang optimistis kredit konsumer tumbuh dua digit tahun ini. Meski di kuartal pertama kredit konsumer baru tumbuh 9,4% secara tahunan, CIMB Niaga optimistis kredit konsumer akan tumbuh lebih tinggi di kuartal II. Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyebutkan kredit konsumer kuartal kedua ditopang oleh penyaluran melalui kartu kredit dan personal loan karena adanya momen lebaran. Senada, PT Bank Mandiri Tbk juga meyakini permintaan kredit konsumer akan terus meningkat hingga akhir tahun. Kuartal pertama 2023, kredit konsumer bank ini tumbuh 10,8% yoy, kredit pemilikan rumah (KPR) yang naik 8,78%.

Bank Besar di AS Ikut Kena Tulah Bank Kolaps

Hairul Rizal 13 May 2023 Kontan

Dampak ikutan dari kolapsnya sejumlah bank di Amerika Serikat (AS) akhirnya dirasakan secara langsung oleh banyak bank lainnya di negara ini. Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), yang merupakan Lembaga Penjamin Simpanan di AS, mengatakan, bank-bank lain akan ikut mengisi kembali dana FDIC yang tergerus. FDIC menuturkan, untuk menyelamatkan Silicon Valley Bank dan dua bank lainnya dari kebangkrutan, FDIC mengeluarkan dana dari dana jaminan simpanan hingga US$ 16 miliar. Nah, keranjang dana yang terkuras tersebut harus diisi kembali. FDIC mengusulkan penerapan biaya penilaian khusus sebesar 0,125% untuk simpanan yang tidak dijamin di bank dengan aset lebih dari US$ 5 miliar. Dalam hitungan lembaga tersebut, bank dengan aset lebih dari US$ 50 miliar akan menanggung sekitar 95% dari kebutuhan dana. Di sisi lain, bank dengan aset di bawah US$ 5 miliar tidak perlu membayar biaya apapun. Berdasarkan proyeksi FDIC, nanti akan ada 113 bank yang ikut menanggung biaya penjaminan. Para pengamat mengkhawatirkan perkembangan ini akan menekan kinerja keuangan bank. Analis Credit Suisse Susan Roth Katzke menulis dalam risetnya, 14 bank terbesar di AS akan harus mengeluarkan sekitar US$ 5,8 miliar setahun. Ini akan mengikis laba per saham mereka rata-rata sekitar 3%.

PANTANG MUNDUR PENGHILIRAN MINERBA

Hairul Rizal 13 May 2023 Bisnis Indonesia (H)

Ambisi pemerintah untuk terus mendorong percepatan penghiliran di sektor energi bersih—mineral dan batu bara—di Tanah Air kian kuat, meskipun dihadapkan oleh sejumlah tantangan yang memang tidak mudah untuk dilalui. Terlebih, saat ini makin banyak negara yang berambisi sama dengan Indonesia, terutama Amerika Serikat (AS). Negara tersebut bahkan agresif menjaring investasi di sektor penghiliran dengan insentif menggiurkan seperti pemberian diskon pajak besar-besaran kepada para investor di sektor energi bersih. Apalagi setelah munculnya Undang-Undang Pengurangan Inflasi atau Inflation Reduction Act (IRA), AS kian menjadi magnet kuat bagi para investor lokal dan global untuk berinvestasi di Negeri Paman Sam itu. UU tentang IRA di antaranya menjanjikan kemudahan kredit pajak US$370 miliar dan insentif lainnya untuk rantai pasok kendaraan listrik (electric vehicle/EV) hingga energi terbarukan. Tak heran bila kemudian satu per satu investor yang sudah berkomitmen investasi di beberapa proyek penghiliran seperti gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Indonesia mulai bimbang. Mereka bahkan berancang-ancang untuk angkat kaki dari Indonesia, salah satunya adalah Air Products & Chemical Inc. (APCI). 

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk pertama kalinya bertemu dengan Menteri Investasi Arab Saudi Khalid A. Al-Falih di Riyadh, Arab Saudi. Pada hari pertama rangkaian kunjungan kerja tersebut, Kamis (11/5) waktu setempat, Bahlil menawarkan peluang investasi kedua negara, khususnya dalam hal energi baru dan terbarukan (EBT) serta pembangunan rumah sakit. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia sangat terbuka untuk investasi, khususnya dalam hilirisasi industri dan ekonomi hijau yang menggunakan energi dan industri hijau. Kami memulai dengan hilirisasi sumber daya mineral. Ini adalah peluang besar, dan saya ingin ada investasi bersama antara Arab Saudi dengan Indonesia,” kata Bahlil. Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan seluruh investasi untuk penghiliran harus mempunyai standardisasi yang clean energy, yang bisa diinvestasikan bagi investor AS. Dengan kata lain, setiap perusahaan investasi tambang harus mempunya ESG report. “Kalau tidak sesuai, kebijakan pemerintah di bursa tidak bersih lingkungan, bisa dicap tak peduli lingkungan,” tuturnya. Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef Andry Sa­trio Nugroho mengatakan Indonesia melalui BKPM sewajarnya tidak hanya bergantung pada satu destinasi untuk menjaring investor, sehingga diharapkan investor asing dapat terdiversifikasi.

Industri Otomotif Makin Menderu

Hairul Rizal 13 May 2023 Bisnis Indonesia

Sebagai salah satu sektor andalan, kinerja industri otomotif nasional sepanjang empat bulan pertama tahun ini semakin bergairah didorong oleh konsumsi masyarakat diikuti dengan mobilitas yang kian tinggi pascapenurunan kasus positif Covid-19.n Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil sepanjang Januari-April 2023 mencapai 339.962 unit atau naik 6,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY) sebanyak 320.120 unit. Sementara itu, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan secara akumulatif penjualan Januari – April 2023 telah mencapai 2,178 juta unit, atau tumbuh 27,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Meski penjualan kurang memuaskan pada April karena libur Lebaran yang panjang, pencapaian secara total sepanjang empat bulan ini terbilang cukup menggembirakan. Sektor otomotif sebagai salah satu indikator pergerakan perekonomian, secara langsung menggambarkan tingkat konsumsi masyarakat yang terus membaik. Sebagaimana yang disampaikan oleh Asian Development Bank (ADB) pada awal April 2023, perekonomian Indonesia pada tahun ini kembali akan ditopang oleh konsumsi masyarakat di tengah kurang baiknya ekspor akibat perekonomian sejumlah negara tujuan yang belum kembali pulih. Tekanan global pada 2023 diperkirakan dapat memangkas ekspor, meskipun transaksi berjalan tetap bisa mendekati seimbang. Namun, karena pengeluaran rumah tangga merupakan bagian besar dari perekonomian Indonesia, kembali normalnya belanja konsumen dan penurunan inflasi akan menopang pertumbuhan. Kalau ini terjadi, pertumbuhan ekonomi diharapkan akan naik dan sektor usaha yang dekat dengan konsumsi diyakini ikut bergairah salah satunya kendaraan bermotor. Sektor otomotif sebagai bidang usaha padat modal mampu menyerap tenaga kerja langsung dalam jumlah besar. Sampai saat ini telah mencapai 38.000 orang.

PERTUMBUHAN ANORGANIK : Derap Akuisisi 3 Korporasi

Hairul Rizal 13 May 2023 Bisnis Indonesia

Direktur Petrosea Aldi Rakhmatillah mengatakan perseroan pada 10 Mei telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham bersyarat (PPJB) dengan PT Insan Global Pawulang dan Kemilau Mulia Sakti di Jakarta. “Tujuan transaksi ini adalah untuk melakukan diversifikasi kegiatan usaha perseroan dengan pengembangan usaha di sektor pertambangan batu bara,” jelas Aldi. Sementara itu, PALM milik Garibaldi Thohir menambah kepemilikan sahamnya pada emiten penyedia jasa pergudangan PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) menjadi 21,93% dari sebelumnya 18,18%. Transaksi penambahan ini merupakan konsekuensi atas proses penawaran tender sukarela (tender offer) saham MMLP yang digelar entitas usaha PALM, yakni Provident Warehouse Pte Ltd. Sekretaris Perusahaan PALM Lim Na Lie mengatakan perusahaan melalui PT Suwarna Arta Mandiri membeli saham PALM senilai Rp127,99 miliar. Transaksi dilakukan pada 4 Mei.

PENDAPATAN BPJS KETENAGAKERJAAN : Kontribusi Iuran JHT Tetap Dominan

Hairul Rizal 13 May 2023 Bisnis Indonesia

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan atau lebih dikenal dengan BPJamsostek membukukan pendapatan iuran mencapai Rp88,31 triliun sepanjang 2022, tumbuh 10% dari tahun sebelumnya. Jika diperinci, iuran Jaminan Hari Tua (JHT) masih mendominasi pendapatan iuran dengan realisasi Rp55,72 triliun atau tumbuh 8% dari tahun sebelumnya. Iuran Jaminan Pensiun (JP) juga tumbuh 8% menjadi Rp20,71 triliun. Selanjutnya, iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJamsostek meningkat 22% menjadi Rp6,37 triliun, diikuti oleh iuran Jaminan Kematian (JKM) yang naik 24% menjadi Rp3,04 triliun. Terakhir, iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) menyumbang Rp2,44 triliun, melonjak 25%. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan program JKP baru dimulai tahun lalu dan hingga saat ini peserta yang menerima JKP adalah 9.794 peserta dengan nominal klaim mencapai Rp44 miliar pada 2022. “Iuran JKP itu ada dua sumber, yaitu komposisi dan pemerintah,” ujarnya, Jumat (12/5). Sementara itu, pembayaran klaim atau beban jaminan tumbuh 15% menjadi Rp49,03 triliun. BPJS Ketenagakerjaan menyatakan dana kelolaan tetap akan ditempatkan di instrumen investasi medium to low risk pada 2023, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kami enggak main medium high risk,” kata Deputi Bidang Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun. Anggoro menyampaikan tingkat pekerja BPU mengalami pertumbuhan tertinggi dalam sembilan tahun terakhir. “Karena BPU selama ini belum banyak kita dorong menjadi peserta dan enggak semua BPU pekerja informal tahu bahwa mereka juga berhak mendapatkan perlindungan. Selama ini mereka tahunya kalau BPJS Ketenagakerjaan itu hanya untuk pekerja kantoran,” tuturnya.

PASAR MINYAK SAWIT : Ekspor CPO Turun saat Produksi Naik

Hairul Rizal 13 May 2023 Bisnis Indonesia

Ekspor minyak sawit Indonesia turun pada Maret di tengah peningkatan produksi. Alhasil, stok akhir di dalam negeri naik. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat ekspor turun dari 2,91 juta pada Februari menjadi 2,64 juta ton pada Maret. “Penurunan terbesar terjadi pada produk olahan minyak sawit dari 2,25 juta ton pada Februari menjadi 1,88 juta ton pada Maret,” kata Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono, Jumat (12/3). Penurunan ekspor terjadi ke China, Mesir dan Timur Tengah, Bangladesh, India, Belanda, dan Malaysia. Sebaliknya, ekspor ke Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Rusia, dan Pakistan naik. Mukti menuturkan penurunan volume ekspor menyebabkan nilai ekspor turun dari US$2,69 miliar pada Februari menjadi US$2,26 miliar pada Maret, meskipun harga CPO CIF Rotterdam untuk Maret US$1.030 per ton atau lebih tinggi dari harga Februari US$997 per ton. Gapki memperkirakan harga minyak sawit akan turun, terseret oleh penurunan harga minyak nabati lainnya. Sebagai contoh, harga minyak kedelai Ditch FOB ex mill turun 9,4%, minyak biji bunga matahari FOB NW Europe tergerus 9,9%, dan minyak rapeseed Dutch FOB ex mill merosot 12,1%. “Memperhatikan harga minyak nabati utama lain yang turun, maka sangat mungkin harga minyak sawit akan segera ikut tertarik turun,” ujar Mukti. Pada perkembangan lain, BUMD DKI Jakarta PT Food Station Tjipinang Jaya (Food Station) akan memproduksi Minyakita sebanyak 3,3 juta liter untuk memenuhi 15% kebutuhan warga Jakarta.

KTT Asean Restui Dedolarisasi

Yuniati Turjandini 13 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) merestui upaya bersama negara-negara anggota untuk terus mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) atau dedolarisasi. Restu itu diberikan melalui adopsi deklarasi bertajuk Leaders’ Declaration on Advancing Regional Payment Connectivity and Promoting Local Currency Transaction pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke 42 di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 10-11 Mei 2023 lalu. Dalam salah satu poin deklarasi itu Asean menyatakan mendorong penggunaan mata uang lokal untuk transaksi lintas batas di kawasan. Asean mengakui potensi manfaat penggunaan mata uang lokal dalam memperkuat ketahanan keuangan, memper dalam integrasi keuangan regional dengan meningkatkan perdagangan dan investasi intra-Asean, serta memperkuat rantai nilai regional. Sebagai tindak lanjut deklarasi itu, Asean mendukung pembentukan gugus tugas untuk menjajaki pengembangan Kerangka Transaksi Mata Uang Lokal Asean. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, penguatan transaksi mata uang lokal masing-masing negara (local currency transaction/LCT) dan konektivitas pembayaran regional (regionalpayment connectivity/RPC) bertujuan untuk membangun visi diantara pemimpin negara Asean untuk mengembangkan sektor keuangan yang stabil sebagai fondasi untuk integrasi ekonomi kawasan. (Yetede)

Pasar Indonesia Sangan Menarik untuk Investasi Jangka Panjang

Yuniati Turjandini 13 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Industri jasa keuangan Indonesia merupakan pasar yang sangat menarik karena memiliki pangsa pasar yang besar dan terus bertumbuh. Itu sebabnya, banyak perusahaan jasa keuangan, seperti asuransi, bank, dan sekuritas asal Korea ingin menggarap pasar Indonesia dan berinvestasi dalam jangka panjang. “Pasar Indonesia memiliki banyak potensi untuk tumbuh. Beberapa orang Korea bahkan mengatakan bahwa dalam waktu 5-10 tahun, pasar Indonesia akan menjadi lebih besar dari pasar Korea,” kata Gubernur Financial Supervisory Services (FSS) Korea Selatan, Lee Bok-hyun dalam wawancara khusus dengan B Universe di Jakarta, Jumat (12/05/2023). Menurut Lee Bok-hyun, lembaga-lembaga jasa keuangan Korea bisa masuk ke pasar Indonesia dengan produk dan layanan yang telah mereka kembangkan di Korea, baik di pasar asuransi maupun pasar pembiayaan konsumen. Lee menjelaskan, tidak seperti Korea, Indonesia memiliki spektrum yang luas. Hal paling mencolok adalah dari sisi geografis. Selain itu, terdapat perbedaan yang cukup variatif antarkelompok di Indonesia. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi perusahaan-perusahaan keuangan Korea yang akan berinvestasi di Indonesia. (Yetede)

Masyarakat Ekonomi Digital Asean 2045

Yuniati Turjandini 13 May 2023 Investor Daily (H)

Seratus besar topik yang paling banyak dicari dan diperbicangkan belakangan ini terkait dengan satu kata: digital! Semua yang Anda pikirkan, lihat, katakan, dan kerjakan pasti sedikit banyak ada kaitannya dengan digital – dalam era di mana digital telah mengisi semua sudut hidup kita. Salah satu isu penting dari 125 pasal dalam Pernyataan Ketua Asean termaktub di Pasal 60, yang menyebutkan, “…demi mencapai transformasi digital yang inklusif menuju Masyarakat Ekonomi Digital Asean 2045.” Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean telah digelar pada tanggal 9 hingga 11 Mei lalu, dan masih ada satu lagi KTT pada 5-7 September 2023.
Pertama, mari renungkan sejenak makna penting KTT Asean dalam upaya membentuk visinya. Pada 2003, Asean sepakat untuk membentuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan tenggat pada 2020, yang kemudian dipercepat menjadi 2015. Pada 2011, Asean memutuskan untuk mewujudkan integrasi dengan Asia Timur melalui skema Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), yang mencakup 10 negara anggota Asean dan lima negara mitra dagang dan investasi. Jika digabungkan, 15 negara tersebut mencakup sepertiga populasi global. Negara-negara dalam RCEP juga mewakili 30% PDB global, 27% perdagangan global, dan 30% investasi asing langsung (FDI), sehingga menjadikan kelompok ini sebagai blok ekonomi yang pengaruhnya makin kuat di perekonomian global. Kedua, kita coba pahami logika di balik pembentukan Masyarakat Digital Asean 2045. Asean secara umum punya sejarah panjang tentang kolonialisme dan imperialisme, yang berlangsung sejak abad ke-17 hingga abad ke-20. (Yetede)

Pilihan Editor