Antara Harga Tiket dan Isi Dompet
Anisa senang bukan kepalang saat mengetahui band favoritnya, Coldplay, akan menghibur secara langsung penggemar pada Rabu, 15 November 2023, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. ”Harus beli. Harus nonton. Enggak mau tahu gimana caranya, harus nonton!” ujarnya bersemangat saat dihubungi, Jumat (12/5). Namun, untuk bisa mewujudkan melihat Chris Martin dan kawan-kawan secara langsung itu, Anisa harus terlebih dahulu membeli tiket konser. Harga tiket dijual mulai dari Rp 800.000 hingga Rp 11 juta. Nyali gadis 19 tahun yang masih duduk di bangku kuliah universitas swasta di Depok, Jabar, ini pun ciut.
Uang jajan bulanannya Rp 750.000 tak cukup untuk membeli tiket termurah. Saking tergiurnya ingin menonton Coldplay, Anisa nekat ingin meminjam uang secara daring. Ia pun mengunduh beberapa aplikasi pinjaman daring. Untuk membayar utang di pinjaman daring itu, dia berencana berjualan cemilan di kampus. Rencana nekat itu terendus kakaknya yang kemudian menceritakan keinginan Anisa itu kepada kedua orangtuanya. Beruntungnya, ayahnya saat masih kuliah dulu juga menyukai Coldplay. Akhirnya sang Ayah memutuskan akan menemani Anisa nonton bersama. ”Agak enggak seru, sih, sama orangtua. Tapi, enggak apa-apa daripada enggak jadi nonton sama sekali,” ujarnya terkekeh.
Rio (28), karyawan swasta perusahaan swalayan, pun menilai tiket yang dijual terbilang mahal. Apalagi Rio sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak. Kendati demikian, Rio yang sudah menyukai Coldplay sejak SMP berencana tetap membeli tiket konser untuk menonton bersama istrinya. Dia memperkirakan uang yang harus dikeluarkan untuk membeli tiket di posisi yang diinginkannya mencapai Rp 6,5 juta. Nilai itu bahkan lebih dari 70 % gajinya saat ini. Untuk bisa membeli tiket itu, dia mengatakan akan menggunakan dulu dana darurat miliknya. Setelahnya, Rio berjanji kepada dirinya sendiri untuk segera melunasi kembali dana daruratnya. ”Jadwal konser ini, kan, kita tidak pernah tahu. Jadi, belum siap-siap keuangannya juga. Saya anggaplah ini seperti halnya kejadian tak terduga, jadinya pakai dana darurat,” ujarnya.
Kesenjangan antara harga tiket dan isi dompet jadi fenomena umum, tidak hanya pada konser Coldplay. Ini terjadi juga di pementasan musik lain. Perencana keuangan Tita Gracia menjelaskan, sebelum memutuskan membeli tiket konser, ada baiknya memeriksa dahulu kondisi keuangan. Ia mengatakan, jika pengeluaran masih lebih be sar dari pemasukan, memiliki utang, serta belum memiliki dana darurat dan asuransi, sebaiknya ditunda dulu membeli tiket konser. ”Pada intinya jangan egois beli tiket konser, tetapi setelahnya menderita dan keuangan terganggu. Boleh saja mengalokasikan keuangan untuk beli tiket, tetapi jangan sampai menyusahkan diri dan keluarga,” ujar Tita. (Yoga)
Bisnis Jasa Pembuatan ”Deepfake” Marak
Lead Data Scientist di Kaspersky, Vladislav Tushkanov, menyatakan, penjahat dunia maya sering menggunakan deepfake untuk menipu. ”Deepfake tidak hanya menimbulkan risiko reputasi dan privasi seseorang, tetapi juga keuangan warganet. Di forum darknet, tawaran pembuatan deepfake marak. Biaya jasanya bervariasi, 300-20.000 dollar AS per menit,” katanya dalam siaran pers, Jumat (12/5/2023). Deepfake adalah salah satu tipe dari kecerdasan buatan yang digunakan untuk membuat foto, audio, dan video. (Yoga)
Kaltim Target Hilirisasi Industri Ekstraktif
Penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kaltim membuka peluang ekonomi bagi provinsi berjuluk ”Benua Etam” tersebut. Pemerintah Provinsi Kaltim pun menargetkan segera mendorong hilirisasi industri ekstraktif, seperti pertambangan dan penggalian, untuk penciptaan nilai tambah. Untuk itu, Kaltim perlu segera menuntaskan sejumlah pekerjaan rumah untuk menggaet investor di sejumlah kawasan ekonomi dan industri. Sesuai amanat Perpres No 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk IKN, disebutkan secara khusus ada enam kluster dalam rencana pengembangan ekonomi di IKN dan sekitarnya. Sebanyak lima kluster berada diwilayah Kaltim, yakni Kawasan Industri Kariangau Balikpapan, Kawasan Industri Buluminung di Penajam Paser Utara, Kota Samarinda, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan di KutaiTimur, dan wilayah Kaltim lainnya.
Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di Balikpapan, Jumat (12/5) mengatakan, ini peluang Kaltim untuk segera beralih ke hilirisasi industri. Selama ini struktur perekonomian Kaltim didominasi oleh pertambangan dan penggalian yang berkontribusi lebih dari 50 %. Saat harga batubara jatuh, pertumbuhan ekonomi Kaltim turut merosot lantaran nilai ekspor anjlok. IKN, kata Sri, membuat Kaltim beralih ke industri yang lebih ramah lingkungan dan lebih stabil secara ekonomi. ”Periode 2024-2026, Kaltim berkomitmen membangun transformasi ekonomi dengan melakukan investasi pada kegiatan dalam bentuk hilirisasi industri pengolahan. Selain itu, mendorong UMKM untuk mengolah hasil pertanian menjadi bahanbaku agar punyanilai lebih,” kata Sri. (Yoga)
Jateng Ekspor Produk Unggulan Rp 7,25 Miliar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (12/5/2023), melepas ekspor tujuh kontainer produk unggulan Jateng ke sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Arab Saudi, dan China. Produk yang diekspor antara lain gula kelapa, minyak atsiri, mi, sapu, dan kerupuk senilai Rp 7,25 miliar. ”Saya berpesan satu saja, yakni agar tetap menjaga kualitas. Organik harus dijaga terus secara konsisten,” ujarnya. (Yoga)
Pertanian Tulang Punggung Ekonomi Jatim
Perekonomian Jawa Timur pada triwulan I-2023 tumbuh 4,95 persen dibanding pada triwulan I-2022. Selain industri pengolahan dan perdagangan besar ataupun eceran, pertanian masih menjadi tulang punggung kinerja ekonomi regional di Jatim. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Jumat (12/5/2023), mengatakan, hal itu tak lepas dari kerja keras semua pihak. Ia berharap hal itu berimbas pada peningkatan kesejahteraan warga. (Yoga)
Wangi Teh Malipo yang Mengatasi Kemiskinan
Di kota Malipo, Distrik Wenshan, Yunnan, China, daun teh tidak hanya diracik menjadi minuman pelepas dahaga, tetapi juga disantap untuk mengusir lapar. ”Sudah lapar, ya? Semoga kalian suka teh,” kata Zheng Yulin, Minggu (23/4). Sembari menikmati teh hijau Malipo yang disajikan di gelas keramik kecil dan menanti makan siang, kami pun asyik berbagi cerita tentang keunikan teh dari negara masing-masing. Yulin mengambil sumpit dan memungut salah satu sajian yang sekilas tampak seperti tumis daging bebek dengan sayur kangkung. Guru bahasa Inggris di SMA di Malipo itu meniup-niupnya sejenak sebelum mengunyah dengan lahap. ”Ini bukan sayur, ini pucuk daun teh,” ujar Yulin. ”Semua makanan di atas meja ini terbuat dari daun teh,” lanjutnya. Benar saja, semua dedaunan hijau yang awalnya kami kira sayuran ternyata daun teh, segar dan kering, dimasak jadi beragam menu kuliner khas China. Selain tumis daging bebek dengan pucuk daun teh, ada juga longjing tea meat soup alias sup daging sapi dengan daun teh. Rasanya segar sekaligus hangat di satu suapan. Menu sup ini paling berkesan hingga kami menambah bermangkuk-mangkuk. ”Seperti lagi minum teh, tetapi ada daging sapinya,” komentar salah satu jurnalis.
Staf Kementerian Luar Negeri China di Yunnan, Shen Shenglin, mengatakan, warga Malipo terbiasa mengonsumsi daun teh sebagai makanan atau kudapan. Namun, ini pertama kalinya daun teh dicampur ke dalam semua menu khas China dan disajikan pada satu kesempatan yang sama. Inisiatif itu diambil pemerintah kota Malipo dalam rangka mempromosikan teh Malipo lebih luas lagi kepada dunia. Pohon teh kuno Yunnan memang terkenal sebagai provinsi pembuat teh. Teh paling tersohor adalah teh Pu’er dari kota Ning’er yang dulu bernama Pu’er. Teh Pu'er punya metode pembuatan unik. Daun teh difermentasi lalu dipadatkan. Produk akhinya berbentuk seperti kue atau cakram bulat, bukan tumpukan daun teh kering. The Malipo masih kalah tenar dari teh Pu’er. Festival Teh Laoshan berskala internasional pun digelar pertama kalinya tahun ini di Malipo agar Malipo bisa mengejar popularitas Pu’er. ”Ini penting karena perkebunan teh adalah sektor penggerak ekonomi di Malipo yang berkontribusi mengangkat warga dari kemiskinan,” katanya. Festival teh itu digelar di pusat kota Malipo, di lembah yang dikelilingi pegunungan.
Pan Shuqian (40), petani dan pengusaha teh bermerek Laoshan in One Hundred, memetik daun tehnya dari pohon berusia 200 tahun. Ia tidak memiliki lahan perkebunan khusus sebagai basis produksi. ”Pohon teh kuno kami tersebar di barisan pegunungan di sini, melintasi sejumlah desa. Ada yang letaknya jauh di dalam hutan di gunung, jauh dari permukiman warga,” katanya. Teh hijau yang ia produksi memiliki sentuhan unik rasa nutty. Namun, cara membuatnya harus sesuai aturan seni menyeduh teh ala China atau gong fu cha agar rasa unik itu keluar. Shuqian pertama-tama membilas poci dan cangkir dengan air panas, sejumput daun teh dimasukkan ke poci, dan menyiramnya dengan air panas, air itu langsung dibuang. ”Ini hanya untuk ’membangunkan’ daun tehnya supaya lebih bersih dan harum,” tuturnya. Setelah itu ia mengisi poci dengan air panas untuk menyeduh hasil rebusan teh yang siap diminum. Suhu air harus tepat, sekitar 70 derajat celsius, agar kualitas rasa dan aroma teh terjaga. Shuqian bercerita, dalam rangka program penanggulangan kemiskinan Malipo, produksi teh jadi salah satu sector utama yang dikembangkan. Pemerintah memberi berbagai asistensi dan promosi untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah teh petani lokal. (Yoga)
JAMINAN SOSIAL, Kendati Tumbuh Signifikan, Kepesertaan Pekerja Informal Masih Rendah
Jumlah pekerja informal peserta jaminan sosial ketenagakerjaan kategori bukan penerima upah mencapai 6 juta orang pada 2022, tumbuh 69,04 % dibandingk tahun sebelumnya. Namun, masih relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah pekerja informal yang secara nasional mencapai 80 juta orang. Dirut BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyatakan, jumlah peserta bukan penerima upah (BPU) masih sedikit. Namun, dia menekankan bahwa pertumbuhan kepesertaannya signifikan. Hal ini diduga karena terjadi pergeseran pekerja dari formal ke informal selama pandemi Covid-19. ”Pada saat pandemiCovid-19, karyawan yang mengalami PHK marak. Selama sembilan tahun terakhir, baru pada 2022 angka pertumbuhan peserta BPU naik setinggi itu (69,04 %),” ujarnya saat menghadiri acara PaparanPublik Hasil Audit Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program Tahun 2022, di Jakarta, Jumat (12/5). Anggoro menjelaskan, tahun lalu tim kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga gencar melakukan sosialisasi dan akusisi yang di antaranya melalui sistem keagenan. Aktivitas ini dipercaya ikut meningkatkan jumlah peserta BPU pada 2022 selain faktor kondisi pasar kerja.
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin mengatakan, pihaknya menargetkan pertumbuhan peserta BPU 90 % pada 2023. Salah satu caranya dengan fokus pada ekosistem desa. BPJS Ketenagakerjaan akan menguatkan sistem keagenan sampai ke desa, bekerja sama dengan BUMDes dan tokoh masyarakat. Jika dilihat dari latar belakang, 6 juta peserta BPU jaminan sosial ketenagakerjaan didominasi oleh petani, nelayan, dan mitra pengemudi ojek daring. Sisanya merupakan tenaga kerja minat bakat, seperti pekerja seni dan atlet. Selain menyasar ekosistem desa, BPJS Ketenagakerjaan akan masuk ke ekosistem perdagangansecara elektronik atau e-dagang. Sebab, di ekosistem ini biasanya banyak pekerja informal dan pekerja rentan secara sosial dan ekonomi, seperti mitra kurir dan pekerja paruh waktu di UMKM. (Yoga)
Pilihan Valas Saat Ekonomi Cemas
Memasuki pertengahan bulan Mei 2023, rupiah melemah terhadap mata uang utama. Padahal pada April 2023, rupiah menguat terhadap hampir semua mata uang asing.
Pelemahan rupiah paling dalam terjadi terhadap dollar Australia dan dollar Kanada. Rupiah melemah 2,17% terhadap dollar Australia dalam 12 hari di bulan Mei ke level Rp 9.870,3 dari posisi di akhir April 2023 di Rp 9.660,24.
Terhadap dollar Kanada, rupiah melemah 1,79% ke Rp 10.935. Pada periode yang sama, rupiah hanya menguat pada euro yakni sebesar 0,16% di Rp 16.103,86 per euro.
Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, pelemahan rupiah terhadap hampir semua mata uang asing karena kekhawatiran ekonomi global efek dari kolaps perbankan. Efeknya aset berisiko termasuk rupiah kembali dilepas oleh asing.
Sutopo memprediksi, dollar AS masih menguat. Pendorongnya, kesepakatan plafon utang, pertumbuhan ekonomi masih dinamis, dan penurunan inflasi mulai terlihat masih mendukung dollar AS.P posisi USD/IDR cukup murah untuk mulai akumulasi. "Dollar AS sebagai mata uang cadangan dunia sehingga lebih aman," kata dia.
Chief Analyst DCFX Futures, Lukman Leong berpandangan, memiliki cash dalam rupiah lebih menguntungkan dibandingkan mata uang asing lain. Pelemahan rupiah, koreksi wajar," kata Lukman,
Prospek rupiah juga masih positif. "Efek revisi PP No 1 2019 soal devisa hasil ekspor akan memperkuat rupiah," kata dia. Lukman memperkirakan, rupiah bisa di bawah Rp 14.000 per dollar. "Tapi ini tergantung kebijakan Bank Indonesia dan pemerintah dalam menentukan nilai tukar wajar agar kompetitif," terang Lukman.
Bersiap Menggarap Pasar Koperasi
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia memiliki ruang berkembang lebih pesat. Hal itulah yang berusaha untuk difasilitasi dan menjadi fokus bisnis PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX).
IRSX adalah perusahaan integrated digital hub teknologi informasi (TI), yang bergerak di bidang informasi dan komunikasi serta aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis. Aktivitas usaha utama IRSX berfokus pada aktivitas pemrograman komputer.
Direktur IRSX, Fajar Indrayanto mengatakan, di tahun 2023 akan mengembangkan segmen pasar maupun inovasi produk. "Inovasi produk ini menjawab kebutuhan dan keinginan pasar serta mengikuti perkembangan teknologi yang bermanfaat bagi para pelanggan IRSX," ujarnya kepada KONTAN.
Berada di era revolusi industri 4.0, dunia bisnis dan perilaku konsumen saat ini telah bergeser ke arah digital. Beberapa pilar utama dalam era ini adalah internet of things (IoT), big data, artificial intelligence (AI) dan cloud computing.
Fajar mengatakan, produk eksisting IRSX saat ini adalah software product management, platform untuk menghubungkan bisnis dengan teknologi. Melalui software product management, IRSX menyediakan sejumlah fitur teknologi UKM membantu mereka menjalankan bisnis. Pertama, sales force yang dapat melakukan management canvaser mulai route plan, check-in toko, hingga pencatatan term of payment.
Kedua, software product management terhubung dengan interexchange platform yang memungkinkan pengguna produk IRSX saling terhubung dan bertukar barang.
Ketiga, software product management dapat dihubungkan dengan front-end, seperti aplikasi android maupun iOS, termasuk pada layanan messaging, seperti SMS, WhatsApp, atau Telegram.
Agar kinerja IRSX tumbuh pesat, Fajar mengaku akan melakukan pengembangan software as a service (SaaS), seperti Solusi Digitalisasi Koperasi. Menurut Fajar, market volume koperasi mencapai lebih Rp 170 triliun dan merupakan pasar yang sangat
lucrative.
Pergerakan saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) masih berada di atas harga initial public offering (IPO). Saham IRSX pada Jumat ditutup di Rp 234 per saham, turun 6,4% dari hari sebelumnya. Tapi jika dibandingkan dengan harga IPO di Rp 101 per saham maka cuan dari memegang saham IRSX sejak IPO masih sebesar 131,68%.
Investasi di Obligasi Hingga Reksadana
Jatuh bangun dalam berinvestasi sudah pernah dicicipi Steinly Atmanagara.
Head of Sales & Marketing Equity Derivative
RHB Sekuritas ini bercerita, saat pertama berinvestasi, ia tergolong investor yang agresif.
Sejak lulus kuliah dan mulai bekerja di Citibank, Steinly banyak mendapatkan pelajaran mengenai
wealth management. Dari situ, ia mempelajari bahwa ada satu kesamaan yang menjadi ciri orang kaya, yaitu mereka semua peduli akan perkembangan pasar finansial, bukan hanya pasar domestik, tapi juga global.
Mereka juga cenderung tidak peduli dengan
tinggi, dan lebih mengutamakan kepastian dan kenyamanan.
Investasi pertama yang dipilih Steinly adalah reksadana. Menurut dia, instrumen ini cukup menarik, lantaran hanya dengan modal terbatas, bisa membeli sebuah portofolio yang dikelola oleh profesional.
Jadi, bagi para investor pemula, Steinly menyarankan untuk memulai inevestasi dari instrumen yang mudah. Misalnya, deposito dan reksadana. Jika sudah terbiasa berinvestasi di produk tersebut, investor bisa menjajal aset lain yang lebih tinggi risiko, namun berpeluang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi, misalnya saham dan produk lainnya.









