Pilihan Valas Saat Ekonomi Cemas
Memasuki pertengahan bulan Mei 2023, rupiah melemah terhadap mata uang utama. Padahal pada April 2023, rupiah menguat terhadap hampir semua mata uang asing.
Pelemahan rupiah paling dalam terjadi terhadap dollar Australia dan dollar Kanada. Rupiah melemah 2,17% terhadap dollar Australia dalam 12 hari di bulan Mei ke level Rp 9.870,3 dari posisi di akhir April 2023 di Rp 9.660,24.
Terhadap dollar Kanada, rupiah melemah 1,79% ke Rp 10.935. Pada periode yang sama, rupiah hanya menguat pada euro yakni sebesar 0,16% di Rp 16.103,86 per euro.
Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, pelemahan rupiah terhadap hampir semua mata uang asing karena kekhawatiran ekonomi global efek dari kolaps perbankan. Efeknya aset berisiko termasuk rupiah kembali dilepas oleh asing.
Sutopo memprediksi, dollar AS masih menguat. Pendorongnya, kesepakatan plafon utang, pertumbuhan ekonomi masih dinamis, dan penurunan inflasi mulai terlihat masih mendukung dollar AS.P posisi USD/IDR cukup murah untuk mulai akumulasi. "Dollar AS sebagai mata uang cadangan dunia sehingga lebih aman," kata dia.
Chief Analyst DCFX Futures, Lukman Leong berpandangan, memiliki cash dalam rupiah lebih menguntungkan dibandingkan mata uang asing lain. Pelemahan rupiah, koreksi wajar," kata Lukman,
Prospek rupiah juga masih positif. "Efek revisi PP No 1 2019 soal devisa hasil ekspor akan memperkuat rupiah," kata dia. Lukman memperkirakan, rupiah bisa di bawah Rp 14.000 per dollar. "Tapi ini tergantung kebijakan Bank Indonesia dan pemerintah dalam menentukan nilai tukar wajar agar kompetitif," terang Lukman.
Tags :
#Valuta AsingPostingan Terkait
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Afrika Tunjukkan Inovasi Pembayaran Bebas Dolar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023