Telkom dapat Tambahan EBITDA Rp 5 Triliun
JAKARTA, ID - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan menghemat belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 300 miliar per tahun setelah menuntaskan konsolidasi Telkomsel dan Indihome. Telkom juga akan mendapatkan tambahan earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) Rp 5 triliun dari sinergi tersebut. “Berdasarkan proyeksi internal Telkom didukung dengan konsultan independen, fixed mobile convergence (FMC) diharapkan dapat menciptakan sinergi capex sekitar Rp 300 miliar per tahun. Adapun tambahan EBITDA Rp 5 triliun diprediksi terjadi pada 2027,” ujar VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu. Berdasarkan catatan Investor Daily, FMC merupakan konsep yang mengacu pada penggunaan teknologi yang sama untuk jaringan fixed, selular, maupun Internet sebagai basis layanan komunikasi masyarakat. Melalui FMC, seluruh modernisasi layanan telekomunikasi generasi baru akan dapat terakomodasi. Pelanggan juga secara leluasa akan menikmati layanan melalui jaringan fixed dan mobile yang terintegrasi. (Yetede)
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023