PERIKANAN, Hari Laut Sedunia, KKP Tindak Kegiatan Ilegal di Batam
Dalam rangkaian memperingati Hari Laut Sedunia, Kementerian Kelautan dan Perikanan menindak sejumlah kegiatan ilegal di Batam, Kepri. Usaha perikanan tanpa izin, pencemaran limbah, dan reklamasi ilegal menjadi perhatian pemerintah. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Laksamana Muda Adin Nurawaluddin menyatakan, pemanfaatan ruang laut secara ilegal berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan. KKP akan memberi sanksi tegas bagi yang melanggar. Salah satu yang telah ditindak PSDKP adalah Keramba Jaring Apung milik PT CTS di Batam. Usaha pemanfaatan ruang laut itu tidak dilengkapi dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dan Sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik.
”(Penindakan) ini bersifat preventif. Kami meminta (PT CTS) mengurus perizinan sesuai ketentuan,” kata Adin lewat pernyataan tertulis, Sabtu (10/6). Penindakan tersebut dilakukan KKP dalam rangkaian peringatan Hari Laut Sedunia yang jatuh pada 8 Juni lalu. Dua hari sebelumnya, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono ke Batam menindak reklamasi ilegal dan melacak sumber pencemaran limbah minyak hitam yang kerap terjadi di sana. Lokasi reklamasi yang dihentikan Trenggono berada di kawasan Teluk Tering, Batam. Menurut dia, kegiatan reklamasi di area seluas 3.000 meter persegi itu tidak dilengkapi dokumen PKKPRL. ”Ini adalah satu contoh (reklamasi) yang kami tertibkan. Ada pemiliknya di sini. Sekarang dia baru (akan) mengurus PKKPRL. Idealnya sebelum melakukan reklamasi ini mestinya PKKPRL diurus dulu,” ujar Trenggono. (Yoga)
Panen Madu dari Sarang Lebah di Pabrik Sepeda Motor
Kota Berlin di Jerman menjadi salah satu kawasan urban maju di dunia yang berupaya keras menjadi berkelanjutan dan tercatat di urutan keenam kawasan dengan layanan transportasi publik terbaik di dunia. Kini, sebagian masyarakat setempat tengah tergila-gila dengan gaya hidup hijau. Ada tren menghindari konsumsi daging hewan ataupun produk turunannya yang berjejak karbon terlalu tinggi dan merusak lingkungan. Meskipun demikian, Berlin tetap menerima industri besar berumah di kotanya, tetapi sederet regulasi diterapkan. BMW Motorrad, pabrik pembuatan sepeda motor berusia 100 tahun ini setia bercokol di lahan seluas 230.000 meter persegi di kota Berlin. Pabrik yang mampu memproduksi 900 unit sepeda motor dan sepeda motor listrik per hari itu digawangi 2.200 karyawan. BMW Motorrad yang mengekspor lebih 80 % produknya mencari posisi di mana lini bisnisnya tidak makin memperkeruh problema dunia, karena BMW bagian dari industri kendaraan bermotor pribadi yang secara umum alat mobilitas bermesin non-angkutan umum itu populasinya terus meningkat. Banyaknya kendaraan bermotor pribadi di dunia memiliki andil besar menyumbang polusi udara, kemacetan, dan eksploitasi sumber daya alam untuk setiap produknya.
”Kami menyadari kendaraan bermotor pribadi masih dibutuhkan karena tidak semua wilayah terjangkau angkutan umum, selain berbagai alasan pribadi lain. BMW mengisi celah ini dengan tetap terus mencari cara agar produk kita makin ramah lingkungan dan sebagai perusahaan turut ambil bagian untuk mencegah kerusakan lingkungan makin menjadi,” kata Ilka Horstmeier, Member of the Board of Management of BMW AG, Human Resources, Labour Relations Director, Rabu (24/5) di Berlin. Di semua pabrik dan kantornya, menurut Horstmeier, BMW menerapkan tata kelola bisnis berkelanjutan. Di BMW Motorrad Berlin, kawasan pabrik asri dikelilingi sabuk tegakan pohon hijau dan tentunya menekan limbah yang merusak lingkungan. Pengunjung yang memang ingin membeli atau menjajal sepeda motor atau sekadar ingin berwisata juga bakal senang ketika disuguhi madu asli produk setempat. Panen madu dari sarang lebah di atap pabrik yang dirintis sejak 2018 rutin dilakukan. Madu yang dikemas dalam botol kaca menjadi oleh-oleh alternatif dari kunjungan ke BMW Motorrad. (Yoga)
Paylater vs Pinjol, Ketahui Risikonya
Jenis pembayaran paylater kian populer di tengah masyarakat, khususnya kalangan milenial dan generasi Z. Perencana keuangan Finansialku, Shierly, mengatakan layanan menunda pembayaran ini menarik bagi kelompok anak muda yang terbiasa dengan gaya yang fleksibel, simpel, dan cepat. "Pendaftarannya mudah, penggunaan gampang. Ditambah promo-promo menarik, diskon besar," kata Shierly.
Namun ada sejumlah risiko penggunaan paylater. Misalnya, gampang terjebak dalam perilaku konsumtif hingga terganggunya pengelolaan keuangan karena ada cicilan yang harus dibayar.
?
Risiko Sistem Paylater
Beda Paylater dengan Pinjol
Layanan yang tersedia di e-commerce ini sekilas mirip dengan fintech pendanaan bersama atau pinjaman online. Namun Shierly menyebut bahwa keduanya merupakan layanan berbeda. Berikut ini perbedaannya.
Penyedia
- Paylater: perusahaan penyedia paylater adalah lembaga pembiayaan, seperti multifinance dan bank, yang biasanya bekerja sama dengan perusahaan marketplace.
- Pinjol: berbeda dengan paylater, pinjol merupakan lembaga pembiayaan bukan bank. Akses pinjaman bisa dilakukan secara online dengan berbagai aplikasi dan tidak harus melalui marketplace. (Yetede)
Dukungan Mental bagi Korban Pinjol
Kasus pinjaman online masih marak terjadi di Indonesia. Beragam cerita tentang orang-orang yang terlilit utang pinjol dan kesulitan melunasinya sudah menjadi makanan sehari-hari Erik Setiawan. Pria asal Purworejo ini membentuk sebuah komunitas yang dihuni para korban pinjol. Namanya Wani Tangi.
Awalnya, Wani Tangi merupakan saluran YouTube buatan Erik. Pria berusia 33 tahun itu kerap membuat konten seputar dunia fintech karena dirinya juga pernah terlilit utang di beberapa pinjol. "Dulu ketika kena pinjol, nyari solusinya bingung. Kita tertekan sendiri dan nyari di YouTube jarang banget," kata dia.
Pada 2019, Erik membuat saluran Wani Tangi dan membuat konten bertemakan pinjol. Tujuan awalnya, ia hanya ingin tahu seberapa banyak orang yang akan menyaksikan tayangannya. Ternyata, kata Erik, banyak yang menonton videonya dan mayoritas terjerat utang pinjol. Sejak itu, Erik rutin membuat video yang mengupas segala hal tentang pinjol.
Beberapa bulan menjalankan profesi sebagai kreator konten, Erik mendapat ajakan dari penontonnya untuk membuat grup WhatsApp agar bisa saling berbagi keluh kesah. "Saya pikir, wah, ini bagus dibikin grup saja, jadi saya enggak terlalu capek banget lah."
Erik memperkirakan jumlah anggota yang tergabung sudah mencapai 4.000 orang. Bahkan, jumlahnya terus bertambah saban hari. Erik sendiri cukup selektif menerima orang-orang yang ingin bergabung dalam grup tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak ada penyusup yang ikut. (Yetede)
Perlindungan Hukum bagi Perempuan yang Berkonflik dengan Hukum
Perkenalkan, nama saya Shita, buruh perempuan di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat. Saya sering mendampingi buruh perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual di pabrik, atau yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari suaminya. Saat ini, saya mendampingi salah satu kawan buruh perempuan yang dilaporkan oleh pihak pabrik karena diduga mencuri barang produksi seharga Rp 4 juta. Ia sudah mengembalikan barang yang dicuri itu dan meminta maaf. Satpam pabrik menginformasikan bahwa sebentar lagi buruh perempuan tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Buruh itu baru sekali ini mencuri karena dalam kondisi terjepit. Anaknya yang berumur 3 tahun dirawat di rumah sakit. Gajinya tidak mencukupi untuk membayar biaya rumah sakit karena ia juga harus membiayai dua anaknya yang lain yang masih bersekolah. Suaminya kawin lagi, tidak pernah pulang ke rumah, dan tidak memberikan nafkah ekonomi kepada keluarga.
Semoga kawan-kawan advokat di Klinik Hukum bagi Perempuan dapat menjelaskan penyelesaian kasusnya dan upaya yang harus saya lakukan untuk membantunya sebagai paralegal pendamping. Terima kasih. (Yetede)
Belanja Kini Bayar Nanti Bukan Solusi
Sebagai seorang penggemar teknologi atau tech enthusiast, Ditya selalu "gatal" ingin memiliki serangkaian konsol permainan video terbaru. Gajinya tentu tak cukup untuk membeli semua barang yang ia inginkan. Karena itu, jalan pintas yang ia tempuh adalah menggunakan paylater, layanan menunda pembayaran, sejak 2018.
Dengan paylater, pria berusia 32 tahun asal Bekasi itu membeli sejumlah perangkat elektronik, seperti monitor, Xbox Series, controler Nintendo, dan perintilan game lainnya. "Paling mahal beli laptop Rp 8 juta sampai dua kali karena yang pertama beli malah rusak," kata Ditya kepada Tempo, Rabu, 7 Juni lalu.
Ada tiga paylater yang diaktifkan Ditya, antara lain GoPayLater untuk membayar tagihan listrik, air, dan Internet. Kemudian Kredivo, yang tagihannya bakal lunas dan tidak akan digunakan lagi, serta Traveloka, paylater yang digunakan Ditya untuk membayar biaya liburan. Limit pada salah satu paylater-nya ada yang mencapai Rp 20 juta.
Ditya mengaku tertarik menggunakan paylater karena dana instan yang nominalnya menggiurkan serta opsi pengembalian dana yang bisa dicicil.
Meski tak pernah bermasalah dalam membayar tagihan, pegawai swasta di Jakarta ini sempat merasakan gaji satu bulannya hanya numpang lewat. "Untungnya masih ada tabungan dan fee tambahan dari kerja sampingan," ucapnya. (Yetede)
Ikhtiar Awet Muda dengan Sel Punca
Artis dan YouTuber kondang Deddy Corbuzier membuat heboh lini masa media sosial dalam beberapa hari terakhir. Musababnya, pria yang bernama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo itu menunjukkan perbedaan pada wajahnya.
Wajah Deddy Corbuzier terlihat lebih tirus, cerah, dan tampak muda. Selain itu, dagu pria berusia 46 tahun tersebut lebih lebar dan menonjol. Walhasil, ramai warganet yang kaget hingga menyindir Deddy telah menjalani prosedur operasi plastik.
Lewat video pada akun YouTube miliknya yang diunggah pada 1 Juni lalu, pria yang menjabat duta Komponen Cadangan dan berpangkat letnan kolonel tituler itu bercerita bahwa dirinya telah menjalani prosedur terapi stem cell alias sel punca. "Yang stem cell-nya jenis tali pusat," kata Deddy.
Lagi-lagi warganet ramai membahas tentang terapi sel punca jenis tali pusat sebagai perawatan kecantikan. Maklum, harga yang harus dikeluarkan untuk menjalani prosedur tersebut bisa mencapai ratusan juta rupiah. Meski begitu, ada saja orang yang semakin tertarik untuk mengikuti prosedur stem cell demi kecantikan.
Salah satunya Stella, 40 tahun. Ia berencana menjalani terapi stem cell agar awet muda. Bahkan, ia sudah punya rujukan klinik kecantikan yang bakal didatangi. Stella rupanya mulai tidak percaya diri karena banyak kerutan halus yang muncul di wajahnya. Selain itu, ia merasa kulit wajahnya tak selembut beberapa tahun lalu.
Namun ia mengaku masih ada sedikit keraguan. Salah satunya tentang harga perawatan yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. "Masih bingung sih. Kadang sekilas terpikir untuk perawatan jenis lain," ujar dia. (Yetede)
Moratorium Smelter Nikel Kelas 2
Setelah menyetop ekspor bijih nikel tahun 2020 lalu, smelter yang menghasilkan
nickel pig iron
(NPI) dan feronikel,
menjamur di Indonesia. Namun, pemerintah kini melihat keberadaan
smelter
nikel kelas dua ini tak memberi nilai tambah besar.
Itu sebabnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan kebijakan moratorium pembangunan smelter nikel khusus kelas dua. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengungkap, Kementerian ESDM perlu melihat kembali rencana pembangunan smelter NPI dan feronikel yang ada saat ini.
Komisi VII DPR juga mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi proyek
smelter
dengan produk akhir NPI dan feronikel. "Kami minta pemerintah mendorong pemilik fasilitas ini melakukan
upgrading
teknologi agar menghasilkan produk nikel kelas satu," sebut Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto di depan 20 perusahaan
smelter
Nikel saat rapat dengar pendapat dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian, Kamis (8/6) lalu.
Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Irwandy Arif mengatakan, saat ini produksi NPI mengalami
oversupply.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (PUSHEP) Bisman Bachtiar bilang, tujuan utama hilirisasi nikel adalah untuk peningkatan nilai tambah. Hanya,
smelter
nikel yang ada saat ini tidak optimal dalam memberi nilai tambah. "Rugi pertama, royalti PNBP minerba tidak dapat. Kedua, rugi peningkatan nilai tambah smelter tidak maksimal," ujarnya kepada KONTAN, Jumat (9/6).
Amunisi Stabilisasi Kurs Rupiah Kembali Menyusut
Cadangan devisa kembali menyusut di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2023 sebesar US$ 139,3 miliar.
Angka tersebut turun 3,39% dari posisi akhir April 2023 yang US$ 144,2 miliar. Bahkan, cadangan devisa ini turun ke level terendah sejak akhir tahun 2022.
Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono bilang, penurunan cadangan devisa akibat pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah. "Serta adanya antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan, sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian," terang Erwin, Jumat (9/6).
Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman melihat, penurunan cadangan devisa pada Mei lalu juga sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian global. Terutama, terkait arah kebijakan suku bunga global di tengah tren inflasi yang masih tinggi dan pasar tenaga kerja yang ketat.
Akibatnya, arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia pun tersendat. Ini turut memengaruhi cadangan devisa. Catatan Faisal, pada Mei 2023, arus modal asing masuk ke Indonesia sebesar US$ 560 juta, melandai dari posisi April 2023 yang sebanyak US$ 1,12 miliar.
Tak hanya itu, aliran modal berpotensi masuk ke Indonesia lewat penanaman modal asing (PMA) dari upaya hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang digalakkan pemerintah. Namun di sisi lain, akan ada tantangan arus masuk modal asing ke pasar keuangan baik di obligasi maupun saham.
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat ada kemungkinan cadangan devisa naik bulan ini. Sebab di bulan Juni tak ada siklus pembayaran utang seperti bulan sebelumnya. Sehingga potensi kenaikan cadangan devisa terbuka lebar.
Secara keseluruhan, cadangan devisa diproyeksikan masih mampu mendukung posisi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. "Lebih dari cukup untuk menjaga pergerakan rupiah," tegas David kepada KONTAN, Jumat (9/6).
Konsolidasi Demi Perkuat Industri
Bank perekonomian rakyat, baik konvensional maupun syariah, tengah bergegas memenuhi kebijakan atas modal inti minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejumlah BPR yang kesulitan memenuhi kebijakan modal inti memilih melakukan konsolidasi antar BPR, atau menutup usahanya sama sekali.
Lembaga Simpanan Masyarakat (LPS) menyampaikan, saban tahun ada saja BPR yang bangkrut. Dalam rentan waktu lima tahun sejak 2019-2023, terdapat 27 BPR dan BPRS yang dicabut izin usahanya.
Sembilan di antaranya sedang dalam proses likuidasi. Terbaru, Februari lalu, PT BPR Bagong Inti Marga dicabut izin usahanya dan sedang dalam proses likuidasi oleh LPS.
Sekretaris LPS Dimas Yuliharto mengatakan, kebangkrutan BPR dan BPRS secara historis karena ada kelemahan di tatakelola. "Akhirnya terjadi mismanagement atau fraud," katanya, Jumat (9/6).
Menilik laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2023, tercatat jumlah BPR dan BPRS yang masih berdiri sebanyak 1.426 bank, dengan total kantor yang beroperasi sebanyak 6.301 unit. Angka ini menurun dari jumlah BPR dan BPRS di Desember 2022, yang mencapai 1.441 bank dengan total kantor yang beroperasi 6.044 unit.
Tedy Alamsyah, Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia menyampaikan, BPR sedang terus berupaya meningkatkan permodalan. Sehingga bisnis BPR dan BPRS dapat berkembang dengan layanan dan produk yang lebih banyak, beragam dan berbasis teknologi. "Kami juga terus meningkatkan tata kelola, manajemen risiko dan pengembangan SDM," kata dia.









