;

Pasar Perangkat Lunak Sistem Keamanan Tumbuh 10,8%

Yuniati Turjandini 10 Jun 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID- Lembaga riset Internasional Data Corporation (IDC) melaporkan, pasar perangkat lunak keamanan endpoint Indonesia  tumbuh 10,8% year on year (yoy) pada semester II-2022. Pemicunya, karena perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai menyadari pentingnya investasi dibidang keamanan untuk melindung perangkat dan aset perusahaan, seperti perangkat destop, laptop, perangkat seluler, server, dan perangkat lainnya yang terhubung ke jaringan. Pasalnya, keamanan siber dinilai penting, karena Indonesia sering menjadi target  serangan siber oleh pelaku yang tidak bertanggung jawaba.  Kasus terbaru, misalnya dialami oleh BSI. BSI mengalami serangan perangkat keras perusak atau yang dilakukan oleh kelompok peretasLockbit 3.0. Pelaku mengklaim berhasil mencuri  1,5 terbite data nasabah, dokumen finansial, dokumen legal, perjanjian kerahasiaan serta kata kunci (password) akses internal dan layanan perusahaan.  "Dalam peralihan perusahaan ke pangaturan  kerja yang lebih fleksibel dan adopsi teknologi cloud, mobile, dan Internet of Things (IoT), terjadi peningkatan kesadaran perusahaan  akan pentingnya memperkuat keamanan endpoint untuk mengatasi resiko keamanan siber terhadap bisnis mereka," kata Sandika Putra, associate Market Analyst IDC Indonesia dalam keterangan persnya, Jumat (9/6/2023). (Yetede)

Penagihan PNBP Lebih Tegas

Yoga 09 Jun 2023 Kompas

Untuk mengerek penerimaan negara, pemerintah akan lebih tegas menindak perusahaan yang kerap mangkir dari kewajiban melunasi tunggakan penerimaan negara bukan pajak atau PNBP. Korporasi yang tidak segera membayarkan kewajibannya otomatis akan mengalami pemblokiran sejumlah layanan dan tidak bisa melakukan kegiatan ekspor untuk sementara. Ketentuan tersebut diatur dalam Peemenkeu (PMK) No 58 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang merupakan revisi atas peraturan terdahulu, PMK No 155/2021. Secara umum, ada tujuh poin besar yang diubah melalui revisi regulasi yang disahkan pada 26 Mei 2023 tersebut.

Salah satunya adalah implementasi sistem blokir otomatis atau automatic blocking system (ABS) yang lebih ketat, seperti diatur dalam Pasal 182. Ketentuan itu berbunyi, pengelola PNBP dapat menghentikan layanan kepada perusahaan (wajib bayar) yang tidak menjalankan kewajibannya dalam membayar PNBP terutang,tidak memenuhi dokumen untuk monitoring dan verifikasi pembayaran, atau tidak mempertanggungjawabkan PNBP-nya.Selama ini, kebocoran penerimaan melalui sektor PNBP menjadi salah satu masalah yang menghambat laju pendapatan negara.

Kasus seperti itu kerap ditemukan di sektor komoditas berbasis sumber daya alam, seperti batubara dan sawit. Beberapa perusahaan terpantau sering mangkir dari kewajiban membayar tunggakan PNBP, tetapi masih tetap bisa mengekspor produk komoditasnya dengan leluasa. Direktur PNBP Kementerian/Lembaga Ditjen Anggaran Kemenkeu (DJA Kemenkeu) Wawan Sunarjo, Kamis (8/6) mengatakan, penerapan sistem blokir otomatis atau ABS yang lebih ketat itu bertujuan untuk mendorong kepatuhan perusahaan dalam membayar PNBP serta untuk mengoptimalkan penerimaan negara. (Yoga)


Prospek Industri Semen Dinilai Lebih Cerah

Yoga 09 Jun 2023 Kompas

Industri semen dinilai memiliki peluang tumbuh tahun ini kendati masih dibayangi kelebihan pasokan. Konsolidasi sejumlah perusahaan semen dan meningkatnya permintaan untuk pembangunan infrastruktur menjadi pemacu bagi industri ini untuk tumbuh. Selain itu, transisi energi turut menyumbang sentimen positif terhadap pertumbuhan tersebut. Dua perusahaan semen domestik, yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, menunjukkan kinerja psitif sejak awal tahun 2023. Pada triwulan I-2023, Semen Indonesia membukukan laba bersih Rp 562 miliar atau tumbuh 11 % dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara Indocement membukukan laba bersih Rp 371,4 miliar atau tumbuh 103 %.

Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Emma Almira Fauni berpendapat, penjualan semen tahun ini bisa tumbuh meski tidak signifikan. Pertumbuhan itu diproyeksikan 0-5 % dibandingkan tahun lalu yang minus 3 %. ”Perusahaan semen memiliki prospek untuk bertumbuh pada 2023. Namun, secara umum, masih akan tetap oversupply (kelebihan pasokan). Ini terjadi karena banyak pemain baru setelah sektor properti mulai  booming pada 2010 sampai 2014 sehingga membuat kompetisi kian meningkat dan pabrik-pabrik semen baru bermunculan,” ujarnya dalam diskusi tentang prospek industri semen yang digelar oleh Mirae Asset Sekuritas, di Jakarta, Kamis (8/6). (Yoga)


KEAMANAN PANGAN, Harmonisasi Standar, bak Pedang Bermata Dua

Yoga 09 Jun 2023 Kompas

Keinginan pelaku industry memanfaatkan momentum Hari Keamanan Pangan Sedunia pada 7 Juni untuk harmonisasi standar pangan antarnegara anggota ASEAN bak pedang bermata dua. Apabila mampu memenuhi standar itu, Indonesia berpeluang memperkuat daya saing komoditas pangan ekspornya. Jika sebaliknya, Indonesia bisa kehilangan pasarnya. Di kancah internasional, standar keamanan pangan mengacu Codex Alimentarius (Standar Pangan Internasional) yang dikelola Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Selain mengikuti ketentuan internasional itu, sejumlah negara umumnya menambah aturan standar keamanan pangan, termasuk anggota ASEAN.

Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) sekaligus Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, dalam keterangan persnya, Kamis (8/6) menggarisbawahi pentingnya harmonisasi standar pengolahan pangan di ASEAN. Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti berpendapat, inisiatif mengharmonisasi standar pangan perlu meninjau keuntungan yang dapat diperoleh Indonesia. ”Sisi positifnya, standar keamanan pangan (yang diharmonisasikan se-ASEAN) ’memaksa’ Indonesia memenuhi ketentuan itu,” ujarnya, Kamis. Konsekuensinya, kata dia, pemerintah dan pelaku bisnis mesti siap memenuhi kesepakatan. Jika tidak siap, harmonisasi standar justru dapat menjadi hambatan nontarif yang menghalangi masuknya produk pangan ekspor Indonesia ke pasar ASEAN. Selain itu, pasar Indonesia terancam diisi produk asing yang mampu memenuhi standar. (Yoga)


Setoran Dividen dan Pajak PLN Rp 37,5 Triliun

Yoga 09 Jun 2023 Kompas

Untuk tahun buku 2022, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyetorkan dividen Rp 2,19 triliun dan pajak Rp 35,33 triliun. Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Kamis (8/6/2023), setoran dividen tersebut meningkat 191,7 % dibandingkan pada 2021, sedangkan setoran pajak meningkat 13,1 persen dari 2021. Untuk kinerja pada 2022, PLN mencatatkan laba bersih Rp 14,44 triliun atau yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan. (Yoga)





Tegel Motif Partai Politik

Yoga 09 Jun 2023 Kompas

Tegel dengan motif partai politik yang dibuat di industri Win Art Solution, Desa Tamanagung, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/6/2023) banyak diminati kalangan pegiat partai politik. Setiap pekerja mampu menyelesaikan tegel motif parpol seluas 3 meter persegi per hari. Tegel semen yang dijual dengan harga Rp 280.000 per meter persegi sudah banyak dipesan oleh pegiat partai politik. (Yoga)

PERTAMBANGAN NIKEL, Warga Belum Nikmati Hasil, Cadangan di Sultra Menipis

Yoga 09 Jun 2023 Kompas

Cadangan nikel terbukti di Indonesia saat ini tersisa 9,5 tahun dengan jumlah kebutuhan pasokan nikel mencapai 114 juta ton per tahun. Saat semua smelter nikel selesai konstruksi dan berdiri, cadangan nikel terbukti hanya tersisa 5,5 tahun. Di satu sisi, masifnya pertambangan dan pengolahan nikel belum berdampak banyak ke daerah penghasil nikel, seperti Sultra. ”Cadangan nikelterbukti saat ini mencapai 1,085 miliar ton. Sementara jumlah kebutuhan nikel per tahun 114 juta ton untuk menyuplai 37 smelter nikel. Dengan kondisi saat ini, nikel akan habis 9,5 tahun mendatang,” kata Direktur Industri Logam Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Liliek Widodo di Kendari, Sultra, Kamis (8/6). Ia mengatakan hal itu selepas Rapat Koordinasi Pertambangan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah Provinsi Sultra, pemerintah kabupaten/kota, instansi terkait, serta sejumlah asosiasi pertambangan dan perdagangan.

Kepala Satgas Koordinasi Supervisi dan Bidang Pencegahan KPK Dian Patria menjabarkan, masifnya pertambangan nikel dan pembangunan smelter belum berdampak banyak ke daerah. Menurut Dian, pendapatan hingga angka kemiskinan di daerah tambang masih tinggi, daerah kaya nikel dan lokasi smelter justru memiliki angka kemiskinan yang tinggi selama bertahun-tahun terakhir. Di Konawe, jumlah penduduk miskin mencapai 32 % dari total penduduk, sementara di Kolaka sebanyak 31 %. Sejumlah kepala daerah juga mengeluhkan pengelolaan sektor pertambangan yang belum berdampak signifikan. Sementara dampak pertambangan terus dirasakan masyarakat, baik dalam pelaksanaan maupun dampak bencana yang terjadi. (Yoga)


OJK Harus Jadi Mediator Efektif

Yuniati Turjandini 09 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus segera turun tangan menjadi mediator efektif untuk memberikan solusi atas permasalahan gagal bayar dan tingginya pinjaman macet di banyak fintech P2P lending atau pinjol. Masalah ini juga sudah mengganggu industri jasa keuangan yang lain. Otoritas harus menerbitkan aturan pinjol yang mengikuti regulasi perbankan, guna mencegah menggunungkan kredit macet yang berdampak kasus gagal bayar yang merugikan para lender. Penyelenggara pinjaman online (pinjol) telah melakukan penghimpunan dana masyarakat, sehingga harus diatur secara ketat, baik dari aspek kepemilikan, pengurus, produk, standar operating procedure (SOP), dan hal-hal penting lainnya. Disisi lain, Directur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, OJK juga perlu menjadi mediator yang efektif untuk membantu penyelesaian masalah yang kini diperkirakan mengancam  ribuan pemberi pinjaman  (lender) pada fintech penyedian peer to peer (P2P) lending. Meski skemanya adalah investasi, lanjut Bima, fintech ini pada dasarnya adalah lembaga pembiayaan. "OJK harus dilibatkan aktif untuk menelusuri apakah gagal bayar karena fraud atau memang murni kondisi bisnis borrower. Jika ditemukan adanya fraud dan permainan dengan fintech, OJK jangan ragu menyeret ke ranah hukum," ujarnya kepada Investor Daily, Jakarta, Selasa (6/6/2023)

Siap Guncang Bekasi, Semesta Berpesta Ladang Cuan bagi UMKM

Yuniati Turjandini 09 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Setelah menggebrak Tangerang Semesta Berpesta siap mengguncang Parking Ground, Summarecon Mall Bekasi pada Sabtu, 10-11 Juni 2023. Perhelatan festival musik family frendly yang mengusung konsep musik, kuliner, fashion dan edukasi itu akan menghadirkan sederet bintang yang sedang hits, diantaranya Mahalini, Lyodra, Pamungkas, DMasiv, The Rain, Vieratale, Ardhito Pramono, Fourtwenty, Calliope, dan Huru-Hara Club. Semesta Berpesta juga bakal menjadi ladang rezeki alias cuan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Para pengunjung Semesta Berpesta  di Bekasi bakal dimanjakan oleh booth-booth kuliner UMKM disekitar kota satelite tersebut, antara lain Cake kers, Dimple's Cake, Secangkir Kerinduan, Bakoelan Disya, Souffle Pancake Indonesia, Sunny Chiken, minuman Bettatimo, Pondok Ojolali, Eatlah, Warung Bu Erna, Koffe 82, Arana, dan Rempahloka. Bekasi merupakan Kota ke-2 festival kolosal yang dihelat Royal Anugrah Multimedia (RAM) Entertainment selaku event organizer dan BTV sebagai broadcast partner ini. Sebelumnya, Semesta Berpesta digelar di ICE BSD City Tangerang pada 3-4 Juni 2023. Selain itu Tangerang dan Bekasi, event bertabur bintang yang disponsori Group Astra dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk itu bakal digelar di Bandung, Bogor, Yogyakarta, Surabaya, Solo, banjarmasin, Medan, Balikpapan, Palembang, dan Jakarta. (Yetede)

Kembangkan Ekosistem Digital Startup, Telkomsel Gelar NextDev Summit 2023

Yuniati Turjandini 09 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Operator seluler Telkomsel kembali menggelar konferensi teknologi tahunan NextDev Summit 2023 pada 7-8 Juni 2023. Kali ini, operator plat merah tersebut mengusung data 'Tech With Impact for Sustainable Living' untuk kemajuan para pelaku di ekosistem digital startup. Sejumlah pakar dari kalangan pegiat startup, teknologi, ekosistem digital, dan impact investor ditingkat nasional hingga Asia-Pacifik, hadir membahas sejumlah topik seputar inovasi, startup, teknologi, impact, hingga tren bisnis digital dan teknologi terkini. Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, dengan menggelar NextDev Summit 2023, Telkomsel memastikan konsitensi perusahaan dalam menjaga proses  bisnis berkelanjutan (sustainabel busines) selaras dengan prinsip Ecosytem, Social, dan Governance (ESG). "Nextdev Summit 2023 didorong untuk memfasilitasi para penggiat startup dengan mempertemukan seluruh stakeholders mereka, sehingga dapat memperluas dampak positif yang dihasilkan melalui kolaborasi dan membangun relasi baru bersama para mitra potensial, sekaligus memajukan perkembangan ekosistem pemberdayaan starup digital pencipta perubahan Tanah Air yang relevan serta adaptif dengan setiap perubahan," kata Saki dalam keterangan persnya. (Yetede)

Pilihan Editor