DKI Terapkan Tarif Parkir Tinggi
Juru Bicara Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Pemprov DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Rabu (6/9/2023), menyebutkan, Pemprov DKI menerapkan tarif parkir tinggi bagi kendaraan bermotor tak lolos uji emisi di 10 lokasi. Ke-10 lokasi itu, antara lain, pelataran parkir IRTI Monas, kawasan parkir Blok M Square, Kantor Samsat Jakarta Barat, dan pelataran parkir Taman Ismail Marzuki (TIM). Tarif parkir mobil Rp 7.500 per jam dan berlaku progresif. Kebijakan ini belum berlaku untuk sepeda motor. (Yoga)
Korban Ginjal Akut Belum Terima Santunan
Realisasi santunan bagi keluarga anak-anak korban obat sirop beracun penyebab gangguan ginjal akut progresif atipikal atau GGAPA masih menanti persetujuan Presiden Jokowi. Santunan ini sangat dinanti para korban sebagai tanggung jawab pemerintah atas tragedi peredaran obat sirop beracun pada 2022. Asisten Deputi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nia Reviani mengatakan, Sekretariat Kabinet telah menjadwalkan pembahasan pencairan anggaran santunan ini, dalam rapat terbatas (ratas) Kabinet Indonesia Maju, pekan depan.
Dia meminta para korban bersabar. ”Rencananya akan dibahas (pada) ratas minggu depan, sudah dijadwalkan kalau tidak hari Senin atau Selasa. Kami berkomitmen memberikan santunan kepada korban GGAPA, tetapi perlu arahan dan persetujuan dari Bapak Presiden terkait mekanisme pemberian santunan,” kata Nia, Rabu (6/9). (Yoga)
Tekanan Ganda Kenaikan Harga Minyak & Pangan
Gonjang-ganjing pasar global belum reda. Kondisi ini juga memantik harga energi dan pangan dunia.
Anggaran negara bisa goyang, sementara ancaman inflasi tinggi akibat kenaikan harga energi dan pangan terus mengintai.
Harga minyak mentah WTI untuk kontrak Oktober 2023 di Bursa New York, pada Selasa (5/9), ditutup US$ 86,69 per barel, posisi tertingginya dalam setahun terakhir. Bahkan di perdagangan intraday, harga minyak WTI nyaris menyentuh level psikologis US$ 90 per barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent sudah ditutup di level US$ 90,04 per barel di hari yang sama.
Kondisi ini tak lepas dari langkah Arab Saudi, produsen minyak terbesar dunia, yang akan memangkas produksi 1 juta barel per hari hingga akhir tahun ini. Pemangkasan itu bakal mengurangi produksi minyak hingga 9 juta barel per hari pada Oktober, November dan Desember. Sebelumnya, Rusia dan OPEC+ juga sepakat memangkas produksi minyaknya.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan mengakui, tren kenaikan harga energi dan pangan bisa mengerek inflasi. Namun demikian, dia menyatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 masih berperan sebagai shock absorber, melalui subsidi dan kompensasi energi. "Pemerintah terus memonitor perkembangannya," kata Ferry, kemarin.
Sejauh ini, pemerintah mulai mengantisipasi lonjakan harga minyak. Misalnya, asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) di Rancangan APBN 2024 dinaikkan menjadi US$ 82 per barel dari sebelumnya US$ 80 per barel.
"Namun tetap harus melihat bagaimana tren konsumsi BBM tahun ini karena mobilitas sudah normal, sehingga bisa saja permintaan naik di saat harga minyak mentah mahal. Ada potensi beban subsidi BBM meningkat," kata Ahmad Zuhdi Dwi Kusuma, Industry and Regional Analyst Bank Mandiri, kemarin.
Peneliti Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA), Putra Adhiguna menyatakan, menurut Nota Keuangan RAPBN 2024, imbas anggaran bisa mencapai Rp 6,5 triliun setiap kenaikan minyak mentah US$ 1 per barel.
Tiktok Dilarang Menjalankan Medsos Plus E-Commerce
Gelombang penolakan terhadap upaya TikTok bertransformasi dari media sosial menjadi
social commerce
terus bermunculan.
Kali ini, sikap kontra datang dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Ia menolak platform media sosial asal China itu lantaran menjalankan bisnis media sosial dan
e-commerce
secara bersamaan di Indonesia.
Mewakili pemerintah, sikap Teten ini bisa dibilang sebagai penolakan Indonesia terhadap TikTok. Layaknya sikap serupa yang pernah diambil Amerika Serikat (AS) dan India.
"India dan Amerika Serikat berani menolak dan melarang TikTok menjalankan bisnis media sosial dan
e-commerce
secara bersamaan. Sementara, di Indonesia TikTok bisa menjalankan bisnis keduanya secara bersamaan," kata Teten, Rabu (6/9).
Tak cuma ingin membuat aturan yang memisahkan media sosial dengan
e-commerce. pemerintah juga bermaksud mengatur perdagangan lintas batas agar UMKM dalam negeri bisa bersaing di pasar digital dalam negeri.
Ritel dari luar negeri tidak boleh lagi menjual produknya langsung ke konsumen. Mereka harus masuk lewat mekanisme impor biasa terlebih dahulu. Setelah itu, baru boleh menjual barangnya di pasar digital Indonesia.
Direktur Cnter of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, kegiatan TikTok Shop sebagai
social commerce
memang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero menyambut baik penolakan pemerintah terhadap TikTok. Menurut Edy, jika pemerintah berani melarang Tiktok Shop beroperasi, maka harga pasar akan kembali normal, dan perputaran ekonomi UMKM akan kembali stabil. "Jelas kami menyambut baik pelarangan TikTok," ujarnya, kemarin
Penjualan Bisa Ngebul Saat Pemilu
Emiten rokok bakal lebih ngebul menjelang musim kampanye pemilihan umum atau pemilu. Secara historis, permintaan rokok biasanya lebih tinggi pada tahun pemilu.
Hajatan politik itu katalis positif bagi kinerja PT Gudang Garam Tbk (GGRM) hingga akhir tahun 2023. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Stevanus Juanda mengatakan, secara historis, penjualan GGRM cenderung bertumbuh selama pemilu. Pada pemilu 1999 misalnya, penjualan GGRM naik 27,3% secara tahunan atau
year on year
(yoy).
Lalu, pada pemilu 2004, penjualan GGRM naik 5% yoy dan pada pemilu 2009 meningkat 9% yoy. Pada dua pemilu terakhir, GGRM mencetak pertumbuhan dobel
digit.
Rinciannya, penjualan GGRM naik 17,6% pada pemilu 2014 dan mendaki 15,5% pada pemilu tahun 2019 lalu.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama juga sepakat, penyelenggaraan pemilu di semester kedua ini bakal mengerek volume penjualan GGRM. Dari data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, produksi rokok pada tahun pemilu 2019 juta meningkat. "Ini menggambarkan saat pemilu daya beli masyarakat menguat," sambungnya. Hanya saja, GGRM dan perusahaan rokok besar terancam produk rokok yang harganya lebih murah.
RHB Sekuritas dalam riset 23 Agustus juga menilai, permintaan rokok mulai pulih dan bisa memicu pertumbuhan volume GGRM. Kinerja penjualan ini juga disebabkan menurunnya agresivitas GGRM dalam meningkatkan harga produk.
Di antara emiten rokok lainnya, RHB Sekuritas memilih GGRM sebagai saham pilihan teratas. Hal ini seiring dengan pulihnya margin dan kenaikan pangsa pasar di segmen sigaret kretek mesin (SKM).
Bank Menanti Kajian OJK Soal Kredit Kategori Hijau
Peluang sektor bisnis pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara masuk kategori kredit hijau masih terbuka. Peluang ini dibuka oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menegaskan, saat ini OJK tengah mengkaji perluasan indikator pembiayaan PLTU batubara yang bisa masuk dalam kategori hijau.
Sebelumnya, pembiayaan terhadap PLTU batubara bisa masuk kategori hijau jika hanya digunakan untuk transisi energi. Tapi kini, OJK akan memperluas peran PLTU batubara yang digunakan untuk menghasilkan produk hijau dan berkelanjutan.
Dari hasil kajian ini, OJK akan menentukan apakah sektor batubara bisa masuk taksonomi hijau atau tidak. Jika hasil kajian menyebut PLTU batubara bisa memberi dampak positif besar terhadap industri EBT, bisa saja sektor ini masuk kategori hijau.
Ekonom Perbankan Binus University Dody Arifianto menilai wajar jika kajian tersebut dilakukan OJK. Terlebih, sektor pertambangan termasuk batubara di Indonesia tergolong besar.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja juga menyambut baik langkah OJK. Menurut dia, kebutuhan batubara untuk pasar domestik masih besar. "Kebutuhan batubara cukup banyak, dan masih cukup menarik," ujar Jahja.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility
BCA Hera F. Haryn menambahkan, penyaluran kredit BCA ke sektor-sektor berkelanjutan masih besar. Per Juni 2023, total kredit BCA ke sektor ini mencapai Rp 181,2 triliun, naik 6,9% secara tahunan.
MEMBUKA GERBANG DAGANG ASEAN
Berstatus sebagai eksportir terbesar keempat di dunia rupanya tak membuat negara-negara di kawasan Asia Tenggara lekas berpuas diri. Buktinya, yurisdiksi yang tergabung dalam The Association of Southeast Asian Nations (Asean) terus berupaya membuka gerbang dagang lebih lebar.Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean pun dimanfaatkan betul untuk memperluas kemitraan dagang, baik secara bilateral maupun multilateral. Sejumlah negara mitra Asean pun berkomitmen untuk memperluas atau mengimplementasikan penuh kemitraan niaga lintas batas. Mulai dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Asean dengan lima negara Pasifi k, Asean Plus Three (APT), hingga kemitraan bilateral yang dijalin oleh kawasan ini.Indonesia yang memegang Keketuaan Asean 2023 pun tak tinggal diam. Strategi yang ditempuh antara lain mendorong seluruh anggota untuk meratifi kasi RCEP dengan lima negara Pasifi k yakni Australia, Cina, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru.Kemudian menegosiasikan kesepakatan secara bilateral di antaranya dengan Amerika Serikat (AS), China, Jepang, Korea Selatan, dan Kanada. Bahkan, Indonesia juga memfasilitasi negosiasi Asean dengan AS soal UU Infl ation Reduction Act (IRA).Tujuannya adalah terus menggenjot nilai perdagangan dari Asean ke pelosok bumi. Apalagi, nilai ekspor Asean ke seluruh negara mitra terus mencatatkan peningkatan.
Presiden Joko Widodo, dalam KTT ke-26 Asean Plus Three, Rabu (6/9), mengatakan seluruh pihak perlu terus meningkatkan kerja sama dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi kawasan.
Presiden menambahkan, Asean juga secara bulat menyepakati untuk terus menjalankan fungsinya sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas kawasan, yang dalam kaitan itu Indo-Pasifik harus menjadi platform bagi kolaborasi.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, meminta agar penyelesaian perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) dengan Asean dipercepat.
Perdana Menteri China Li Qiang, mengungkapkan komitmen Negeri Panda untuk mendukung peningkatan kemitraan yang saling menguntungkan dan produktif di Asean.Terlebih, hingga saat ini China merupakan negara mitra dagang terbesar Asean dengan nilai lebih dari US$970 miliar pada 2022 dan ditargetkan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyampaikan bahwa trilateral atau kerja sama tiga negara antara Korea Selatan, AS, dan Jepang akan terus mendukung arsitektur regional Asean. Sementara itu, Wakil Presiden AS Kamala Harris, menekankan akan terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia. Dia berharap kedua negara terus memperkuat kerja sama untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Perkuat Integrasi Ekonomi Kawasan
Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ke-43 Asean bakal menjadi momentum penting dalam upaya menyiapkan kawasan ini sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia. Salah satu langkah strategis yang wajib ditempuh, yakni mengakselerasi kerja sama ekonomi dengan sejumlah negara anggota Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Seperti diketahui, RCEP merupakan pakta kerja sama ekonomi komprehensif yang digagas oleh Indonesia dan negara anggota Asean lainnya, serta melibatkan lima negara mitra strategis, yakni China, Australia, Selandia Baru, Jepang, dan Korea Selatan. Agenda kemitraan multilateral ini pertama kali diresmikan dalam pertemuan puncak KTT Asean ke-21 di Phnom Penh, Kamboja pada 2012. Bagi negara anggota Asean, khususnya Indonesia, terlibat aktif dalam proyek kerja sama dengan lingkungan perdagangan yang kompetitif seperti ini tentu sangat vital guna mendongkrak kualitas dan produktivitas industri di kawasan regional, juga dalam negeri. Bersama China, misalnya Presiden Joko Widodo berulang kali menegaskan pentingnya kerja sama konkret yang saling menguntungkan dengan negara-negara anggota Asean. Momentum KTT Asean tahun ini juga dimanfaatkan Indonesia untuk merekatkan hubungan dengan China, terutama memastikan kerja sama terkait dengan penghiliran, pembangunan infrastruktur, serta mendukung pengembangan ekonomi berkelanjutan di dalam negeri. Selain enam agenda pembangunan yang tengah diinisiasi—penghiliran, digitalisasi, infrastruktur, pendidikan, distribusi ekonomi, dan dekarbonisasi—pembahasan megaproyek kereta cepat Jakarta—Bandung sudah pasti menjadi salah satu topik penting yang didalami bersama China. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dalam paparannya di hari kedua ASEAN-Indo-Pacific Forum 2023, turut menyampaikan komitmen untuk mempererat kerja sama dengan Asean. Salah satu manifestasi dari komitmen itu, yakni tecermin dalam Dana Integrasi Asean-Jepang atau The Japan-Asean Integration Fund senilai total US$100 juta. Beberapa inisiatif kerja sama Asean-Jepang di antaranya yakni di bidang transisi energi untuk mengatasi masalah perubahan iklim dan ancaman lingkungan, inovasi digital dalam mendukung ekonomi berkelanjutan, hukum dan peradilan, ketahanan pangan, serta penguatan dari sisi intelektual dan pendidikan.
Diplomasi Negatif Beras India
Keputusan India melarang ekspor beras sejak Juli 2023 telah membuat kepanikan baru di pasar beras global. Apalagi, diplomasi negatif itu dilakukan pada masa kekeringan ekstrem El-Nino yang melanda sebagian besar negara produsen beras Asia. Harga beras global merangkak naik menjadi US$547 per ton pada Juli 2023, lalu naik lagi menjadi US$635 per ton pada Agustus 2023 untuk beras kualitas Thai 5% broken. Harga beras medium (Thai 25% broken) di pasar global US$524 per ton pada Juli 2023, lalu naik lagi menjadi US$600 per ton pada Agustus 2023.Apakah diplomasi negatif India akan menghasilkan ‘kiamat beras’ di pasar global, seperti sering menjadi tajuk berita media nasional dan media sosial? Tidak separah itu. Artikel ini menganalisis pasar beras global setelah pelarangan ekspor beras oleh India dan konsekuensinya bagi ekonomi perberasan Indonesia.
Laporan Prakiraan Pasokan dan Permintaan Produk Pertanian yang dirilis oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) pada Agustus 2023 sedikit melegakan dibandingkan dengan Laporan serupa versi Juli 2023. Secara umum pada 2023/2024 ini terjadi peningkatan pasokan, penurunan konsumsi, penurunan ekspor, dan peningkatan stok dibandingkan dengan bulan lalu. Pasokan beras naik 0,4 juta ton menjadi 694,7 juta ton, terutama karena stok awal yang lebih besar di India.
Meskipun demikian, diplomasi negatif larangan ekspor beras India telah membuat banyak negara net-consumers beras, terutama di Asia, mulai kalang kabut dalam 2 bulan terakhir. Saat ini, 40 negara menggantungkan impor beras dari India. Bahkan, beberapa negara di Afrika dan Asia Selatan sekitar 80% impor berasnya bergantung kepada India.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan metode kerangka sampel area (KSA) menunjukan bahwa neraca beras mulai defisit lagi sejak Juli, Agustus, bahkan diperkirakan berlanjut hingga September dan Oktober 2023, bahkan mencapai total 720.000 ton. Strategi manajemen stok beras dan kemampuan pengelolaan psikologi pasar akan mampu menahan lonjakan harga beras di dalam negeri.
KEBIJAKAN EKONOMI : KALA CHINA MEYAKINKAN ASIA TENGGARA
Perdana Menteri China Li Qiang datang ke Jakarta dengan keyakinan tinggi. Kehadiran orang kepercayaan Presiden Xi Jinping itu seolah ingin menjawab berbagai keraguan terhadap masa depan ekonomi Negeri Tirai Bambu. Berbicara di hadapan para pemimpin Asean yang hadir dalam pertemuan 26th Asean+3 Summit di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean yang berlangsung di Jakarta, PM Li optimistis bahwa pemulihan ekonomi di China saat ini berada di jalur yang tepat. Pemerintah China di bawah kendali Presiden Xi telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi global. Kendati situasi internal di China tengah dibayangi berbagai risiko perlambatan, terutama yang dipicu dari kemerosotan sektor properti, PM Li menyatakan keyakinannya bahwa sasaran laju ekonomi negara itu akan mencapai 5% pada akhir tahun ini. Dia menyatakan ekonomi China memiliki prospek yang cerah dan akan terus menghasilkan peluang baru dan lebih besar bagi kawasan Asean dan seluruh dunia. Meski terjadi perbedaan kepentingan, persepsi, dan gangguan eskternal antara negara Asean+3, dia menegaskan China berupaya untuk mencari kesepakatan dan landasan bersama. Semua negara Asean+3, katanya berperan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi di Asia. Dalam 10 tahun terakhir, produk domestik bruto (PDB) gabungan negara-negara Asean+3 sebagai bagian dari ekonomi global meningkat dari 24,7% menjadi 27,6%. Dalam kesempatan itu, Li Qiang menegaskan agar negara anggota Asean tidak menaruh keberpihakan kepada salah satu negara atau blok yang dominan. Sementara itu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol sempat menyebutkan bahwa kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Amerika Serikat (AS), dan Jepang akan memperkuat Asean.









