INDUSTRI HULU MIGAS : ANGIN SEGAR DARI TEMUAN ANYAR
Industri minyak dan gas bumi nasional kembali mendapatkan angin segar dari temuan cadangan bervolume besar oleh perusahaan raksasa asal Italia, Eni. Sentimen positif itu pun diharapkan bisa meningkatkan daya tarik sektor tersebut. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membeberkan bahwa Eni berhasil menemukan cadangan gas bumi di Wilayah Kerja North Ganal, Kalimantan Timur, dengan perkiraan awal gas in place 5 trillion cubic feet (Tcf). Dengan perkiraan awal discovered resources sekitar 609 juta barel setara minyak, laporan tersebut menjadikan temuan di sumur Geng North-1 sebagai salah satu dari tiga besar temuan eksplorasi dunia pada tahun ini. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa temuan tersebut bakal menjadi salah satu giant discovery yang akan meningkatkan cadangan gas secara signifikan untuk mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional secara berkelanjutan agar bisa mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari (bopd), dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (Bscfd) pada 2030. Penemuan raksasa tersebut pun diyakini dapat lebih mendorong investasi eksplorasi yang lebih masif di masa yang akan datang, mengingat potensi migas nasional masih menjanjikan, karena masih ada 68 cekungan dari total 128 cekungan yang belum dibor. SKK Migas pun segera melakukan koordinasi intensif dengan Eni guna merumuskan tahapan-tahapan selanjutnya agar penemuan raksasa tersebut dapat segera di monetisasi.
Eni menyampaikan bahwa temuan cadangan gas bumi dalam jumlah yang signifikan berasal dari sumur eksplorasi Geng North-1 di Blok North Ganal, sekitar 85 kilometer (km) lepas pantai Kalimantan Timur. Berdasarkan keterangan resmi Eni, perkiraan awal menunjukkan total struktur yang ditemukan sebesar 5 Tcf gas dengan kandungan kondensat sekitar 400 Mbbls. Sumur Geng North-1 dibor dengan kedalaman 5.025 meter pada kedalaman air 1.947 meter, melewati kolom gas setebal sekitar 50 meter di reservoir batu pasir miocene dengan sifat petrofisika yang baik. Penemuan Geng North berdekatan dengan kawasan Indonesia Deepwater Development (IDD) yang mencakup beberapa penemuan lawas yang tak kunjung dikembangkan di Blok Rapak dan Ganal, di mana Eni baru-baru ini mengumumkan akuisisi saham Chevron, meningkatkan hak partisipasinya, dan mengakuisisi kepemilikan operator. Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan temuan cadangan gas raksasa dari sumur eksplorasi Geng North-1, Blok North Ganal, garapan Eni dapat segera produksi dalam kurun 2 tahun ke depan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan bahwa pihaknya bakal memfasilitasi percepatan persetujuan rencana pengembangan lapangan atau plan of development (PoD) dari blok tersebut. Harapannya, rentang waktu persiapan eksploitasi dapat dipangkas menjadi lebih cepat. Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengatakan bahwa beberapa kali pembahasan teknologi dan keekonomian dari sebuah PoD yang diajukan terlalu detail dan sangat teknis, sehingga membuat prosesnya membutuhkan waktu panjang.
PENSIUN DINI PLTU : Pemerintah Cari Pembiayaan Alternatif
INDUSTRI PARIWISATA : Arus Wisman Belum Samai 2019
Mewujudkan Kemandirian Energi
Merdeka Cooper Gelontorkan Investasi Rp 4 Triliun
UE Meluncurkan Batas Tarif Karbon
Dukung Perekonomian, Fundamental Koperasi Perlu di Perkuat
Kereta Cepat diresmikan: Perlu Promosi Lebih demi Okupansi
Minat Investasi Retail Meningkat
SUARA PENGUSAHA, Berharap Pemilu Tanpa Gejolak
Di tengah persaingan antarcalon peserta Pemilu 2024 yang
sangat kompetitif, para pengusaha berharap penyelenggaraan pemilu berjalan aman
dan damai. Siapa pun yang terpilih nanti diharapkan bisa membawa perbaikan bagi
Indonesia. Para penyelenggara pemilu juga harus memastikan persiapan hingga
penyelenggaraan pemilu berjalan sesuai dengan rencana. Di sisi lain, pemilih
juga harus diedukasi agar memilih pemimpin yang kuat gagasan sekaligus mampu
memunculkan langkah-langkah konkret, serta memiliki rekam jejak yang baik. Harapan
itu, antara lain, mengemuka dari sejumlah peserta diskusi Kompas Collaboration
Forum-Afternoon Tea#15 bertajuk ”Peta Politik 2024” yang digelar harian Kompas
di Jakarta, Jumat (29/9). Diskusi dipandu Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta
Dharmasaputra.
Sekitar 20 pengusaha menghadiri acara ini, di antaranya CEO
Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani, CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi,
Komisaris Utama PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk Antonius J Supit, Presdir PT AKR
Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo, Komisaris Independen Bank OCBC NISP Betti
S Alisjahbana, dan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang. Dalam
diskusi tersebut Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan sejumlah harapan pengusaha
terkait Pemilu 2024. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia itu mengungkapkan,
salah satunya pemilu bisa berlangsung tenang dan tak ada gejolak dari sisi
keamanan. Para peserta pemilu juga diharapkan bisa berkompetisi secara jujur,
adil, serta saling menghargai hasil pemilu. Artinya, yang kalah harus menghargai
siapa pun yang keluar menjadi pemenang. ”Yang penting, dari hasilnya, jangan
ribut-ributlah. Silakan bertanding kalian, tetapi don’t make the winner takes
it all, silakan berbagi sehingga ini jadi pemilu yang siapa pun pemenangnya,
yang penting semua bisa baik untuk negeri,” ujar Shinta. (Yoga)









