;

Umumkan Segera Tersangka Kasus di Kementan

Yoga 07 Oct 2023 Kompas (H)

Presiden Jokowi pada Jumat (6/10) telah menerima surat permohonan pengunduran diri Mentan Syahrul Yasin Limpo dari posisinya sebagai menteri. Presiden kemudian menunjuk Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi sebagai Pelt Mentan, sambil menunggu pengangkatan menteri yang definitif. Sementara itu, KPK mencegah sembilan orang bepergian ke luar negeri. Mereka disebut sebagai para tersangka dan pihak-pihak terkait dugaan korupsi di Kementan. Namun, KPK belum secara resmi mengumumkan tersangka dalam kasus korupsi di Kementan tersebut. Kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah spekulasi dalam pengusutan kasus ini. Apalagi, selain sudah ada dugaan pemerasan penanganan kasus ini yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya, kini juga beredar foto pertemuan antara Ketua KPK Firli Bahuri dan Syahrul yang diduga terjadi di lapangan bulu tangkis.

Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, berjanji akan secepatnya mengangkat menteri pertanian definitif untuk menggantikan Syahrul. Namun, Presiden tidak bersedia menjawab ketika ditanya apakah posisi mentan akan kembali diberikan kepada perwakilan dari Nasdem karena Syahrul sebagai salah satu kader partai itu. Saat menyerahkan surat pengunduran diri dari posisi mentan kepada Mensesneg Pratikno, Kamis (5/10), Syahrul mengaku mengundurkan diri untuk menghadapi persoalan hukum. Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD menyebut Syahrul telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Kementan yang disidik KPK. Ketua Kelompok Humas PPATK Natsir Kongah enggan memerinci isi laporan transaksi keuangan yang diserahkan kepada KPK. Ia hanya memastikan analisis PPATK memiliki indikasi pencucian uang dan korupsi. Sejauh ini KPK telah mengungkap ada tiga kluster perkara dalam dugaan korupsi di Kementan, yakni dugaan pemerasan dalam jabatan, penerimaan gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang. Dari serangkaian penggeledahan di rumah dinas dan pribadi Syahrul, termasuk kantor Kementan, KPK juga menyita sejumlah dokumen, uang puluhan miliar rupiah, 12 pucuk senjata, dan mobil Audi A6. (Yoga) 

Gen Z di Pasar Modal Indonesia

Yoga 07 Oct 2023 Kompas

Dipicu masifnya edukasi dan transformasi digital, Gen Z jadi kekuatan potensial dan mendominasi demografi investor individu di bursa saham kita, beberapa tahun terakhir. Sebanyak 57,04 % dari total 11,54 juta investor di pasar modal adalah Generasi (Gen) Z, dengan aset Rp 50,51 triliun per Agustus 2023 (Kompas, 6/10). Porsi penguasaan aset Gen Z masih sangat kecil dibandingkan investor berusia 60 tahun ke atas yang, meskipun jumlahnya hanya 2,88 %, menguasai Rp 896,44 triliun aset di pasar modal. Namun, tren dominasi Gen Z ini menggembirakan karena kehadiran mereka menunjukkan ada kesadaran tentang pentingnya berinvestasi sejak dini. Jika terus berlanjut, ini juga akan menjadi penopang penting pertumbuhan dan stabilitas pasar modal dan perekonomian nasional ke depan.

Gen Z adalah generasi terbesar di Indonesia, menurut Sensus Penduduk 2020, yakni 74,93 juta atau 27,94 % dari total penduduk. Generasi kelahiran 1996-2012 ini telah atau segera memasuki usia produktif, dengan potensi pendapatan yang juga terus meningkat beberapa tahun ke depan. Jumlah dan potensi mereka yang besar membuat Gen Z jadi salah satu sasaran utama program perluasan basis investor domestik dan pendalaman pasar finansial di dalam negeri. Karakteristik Gen Z yang sangat digitally savvy dan unik juga membuat kebutuhan investasi mereka berbeda dari generasi sebelumnya dan ini yang harus bisa dibaca pihak otoritas. Dari sisi demand, penguatan basis investor domestik dan pendalaman pasar selama ini dilakukan dengan meningkatkan jumlah investor baru, terutama investor ritel. Dari sisi supply, dengan menambah jumlah perusahaan atau emiten yang melakukan penawaran saham perdana (IPO) di pasar modal. (Yoga) 

DANA DESA 10 Persen Diusulkan untuk Tengkes

Yoga 07 Oct 2023 Kompas

Untuk mengejar penurunan angka tengkes 3,8 % per tahun hingga mencapai 14 % pada 2024, Tim Percepatan Penurunan Stunting Pusat mengusulkan 10 % dana desa dialokasikan untuk program tengkes (stunting). Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting Pusat Hasto Wardoyo saat menyampaikan laporan kepada Wapres Ma’ruf Amin dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023, Jumat (6/10) di Istana Wakil Presiden. ”Kami mengusulkan tiga  poin. Yang pertama, untuk mempercepat capaian (penurunan) 3,8 % per tahun, kami mengusulkan penambahan provinsi prioritas menjadi 17 provinsi,” kata Hasto.

Saatini ada 12 provinsi yang ditetapkan pemerintah sebagai provinsi prioritas penanggulangan tengkes karena menjadi penyumbang angka prevalensi tengkes tinggi. Ke-12 provinsi tersebut, antara lain, NTT, Sulawesi Barat, NTB, Aceh, dan Kalbar. ”Yang kedua, fokus konvergensi menggunakan dana desa perlu ditingkatkan, kami mohon izin mengusulkan jika diperkenankan, 10 % minimal dana desa. Juga, kami mohon izin mengusulkan Program Keluarga Harapan (PKH) difokuskan untuk pemberian makanan tambahan bagi keluarga berisiko stunting dan makanan tambahan produk lokal,” kata Hasto. Usulan ketiga adalah perlunya dukungan lintas sektor untuk penguatan pengisian Elsimil (aplikasi elektronik siap  nikah dan siap hamil) serta SIGA/Pendataan Keluarga. (Yoga) 

Pemerintah Perketat Impor, ”Jastip” Dibatasi Kurang dari 500 Dollar AS

Yoga 07 Oct 2023 Kompas
Pemerintah terus memperketat arus impor barang. Pengetatan ini disebut untuk melindungi produk-produk dalam negeri yang kesulitan bersaing harga dengan produk asing yang masuk melalui platform e-dagang. Salah satu yang dibatasi adalah jasa titip atau jastip. Pengetatan arus impor barang dagangan tersebut dibahas dalam rapat tertutup yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/10). Rapat ini menyusul rapat terbatas terkait pengaturan perdagangan elektronik yang membatasi media sosial hanya untuk promosi, tidak untuk transaksi langsung, Senin (25/9). Menko Bidang Perekonomian Airlangga menjelaskan, kebijakan ini berlatar keluhan asosiasi ataupun masyarakat akibat membanjirnya barang impor di pasar tradisional. Dari segi harga, barang-barang buatan lokal pun dinilai tak mampu bersaing dengan barang impor tersebut. 

Komoditas impor yang dibahas  dalam rapat tersebut, antara lain, mainan anak-anak, elektronik, alas kaki, kosmetik, barang tekstil, obat-obatan tradisional dan suplemen kesehatan, pakaian jadi dan aksesorinya, serta tas. Begitu pula pakaian bekas yang diimpor secara ilegal. ”Juga pembatasan jasa titipan barang impor. Kemenkeu sudah membuat regulasi mengenai barang impor yang boleh dibawa masuk ke Indonesia senilai 500 USD ke bawah. Sisanya, barang tetap akan dikenai bea masuk,” ujar Airlangga. Untuk memastikan kebijakan ini berjalan, akan dibentuk satgas yang terdiri dari Kepolisian Negara RI, Bea dan Cukai, Kemendag, Kemenperin, Kementerian Koperasi dan UKM, Kemenkominfo, serta Badan Karantina. Selain itu, secara digital, satgas ini juga akan diperkuat Badan Perlindungan Konsumen dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Dengan demikian, semua barang impor tetap harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), izin edar BPOM, serta sertifikasi halal. (Yoga)

Skema Subsidi untuk Energi Terbarukan Disiapkan

Yoga 07 Oct 2023 Kompas
Perencana Energi pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedi Rustandi, Jumat (6/10/2023), mengatakan, perlu ada pengalihan subsidi dari energi fosil ke energi terbarukan. Ini termasuk insentif-insentif untuk energi terbarukan yang sedang dirumuskan Bappenas. Rumusan itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Kendati akan ada pergeseran subsidi dari energi fosil ke energi terbarukan, menurut Dedi, energi fosil, bagaimanapun, masih tetap akan digunakan di Indonesia. (Yoga)

Dua Perusahaan Teknologi dan Konstruksi Masuk Bursa

Yoga 07 Oct 2023 Kompas
Perusahaan teknologi PT Sumber Sinergi Makmur Tbk dan perusahaan konstruksi PT Kokoh Exa Nusantara Tbk, Jumat (6/10/2023), resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejauh ini, sudah ada 68 emiten yang terdaftar atau melampaui rekor di 1990 di mana ada 66 emiten baru yang terdaftar. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, secara jumlah korporasi baru yang melantai di bursa memang membuat rekor. Namun, tidak dari segi dana yang dihimpun. Pada 2021 lalu, emiten Bukalapak berhasil menghimpun dana Rp 21,9 triliun. (Yoga)

Brick Mengakuisisi Saham Perusahaan Remitansi

Yoga 07 Oct 2023 Kompas
Brick, bersama mitra strategisnya di Indonesia, telah mengakuisisi saham mayoritas PT Eastern Global Remittance (ETR), pemilik lisensi Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 3 untuk layanan pengiriman uang dari Bank Indonesia. Co-Founder dan CEO Brick Gavin Tan, Kamis (5/10/2023), mengatakan, akuisisi ini merupakan langkah strategis Brick untuk menyediakan solusi pembayaran bisnis yang lebih inovatif bagi para pelanggannya. ”Kami akan memanfaatkan keunggulan kami di bidang teknologi dan infrastruktur pembayaran,” katanya. (Yoga)

Perdagangan Dunia Tumbuh 0,8 Persen

Yoga 07 Oct 2023 Kompas

Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO memperkirakan volume perdagangan barang dunia pada 2023 hanya tumbuh 0,8 %. Untuk meredam dampak rembetan perlambatan perdagangan dunia itu, Kemendag menggulirkan sejumlah strategi. Pada 5 Oktober 2023, WTO merevisi turun pertumbuhan volume perdagangan barang dunia menjadi 0,8 % dari proyeksi April 2023 yang sebesar 1,7 %.  Perlambatan perdagangan dunia itu merupakan imbas dari rentetan berbagai persoalan.

Persoalan itu mulai dari inflasi tinggi dan kebijakan moneter yang ketat di AS dan Uni Eropa serta sejumlah negara lain, hingga masih berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina. Faktor lainnya adalah terhambatnya pemulihan ekonomi China pascapandemi Covid-19 akibat tekanan pada pasar properti di negara tersebut. Kendati begitu, WTO melihat prospek perdagangan dunia pada 2024 relatif lebih positif. Volume perdagangan dunia tahun depan diperkirakan tumbuh 3,3 persen. Namun, prospek positif itu dapat terancam rantai pasok dunia yang mulai terfragmentasi akibat ketegangan geopolitik, termasuk konflik Rusia-Ukraina. (Yoga) 

Dana Pensiun Wajib Disosialisasikan

Yoga 07 Oct 2023 Kompas

Sosialisasi dana pensiun menjadi kewajiban perusahaan dan pengelola dana pensiun agar karyawan sebagai penerima manfaat dapat mengetahui besaran manfaat yang akan diterima, portofolio investasi, serta tingkat risiko. Saat ini, 12 dana pensiun berada dalam status pengawasan khusus OJK. Pengamat industri keuangan nonbank, Suheri, Jumat (6/10) mengatakan, transparansi pengelolaan dana pensiun merupakan hak bagi penerima manfaat atau karyawan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan edukasi dan pemahaman bagi penerima manfaat mengenai pengelolaan dana pensiun.

”Setiap orang berhak tahu (pengelolaan oleh dana pensiun) melalui sosialisasi, baik dari pengelola dana pensiun maupun perusahaan mengenai apa yang menjadi hak karyawan pada saat bekerja dan pensiun. Sosialisasi dana pensiun ini seharusnya juga dilakukan saat karyawan menjadi penerima manfaat sehingga mereka tahu rumus perhitungannya, pengelolaannya, dan portofolio investasinya sehingga nanti saat pensiun dapat diketahui besar manfaatnya,” ujar Suheri saat dihubungi dari Jakarta. Berdasarkan data OJK per 31 Agustus 2023, terdapat 198 dana pensiun yang terdiri dari 138 Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP), 36 DPPK Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), dan 24 Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Secara keseluruhan, total aset neto dana pensiun tersebut sebesar Rp 358,7 triliun. (Yoga) 

Stok dan Pasokan Nikel Mulai Kritis

Hairul Rizal 07 Oct 2023 Kontan (H)
Hilirisasi nikel mulai menuai masalah. Kini, sejumlah perusahaan pemurnian dan pengolahan (smelter) nikel kekurangan pasokan bijih nikel dari dalam negeri sehingga harus berebut pasokan dengan perusahaan lain. Bahkan sejumlah pengelola smelter nikel mulai mengimpor lagi bijih nikel dari Filipina demi memenuhi kebutuhannya. Alasannya, stok dan pasokan nikel dari dalam negeri semakin berkurang. Haykal Hubeis, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian (AP3I) menegaskan, melambatnya pasokan bijih nikel ini kontradiktif dengan gembar-gembor selama ini bahwa Indonesia merupakan sentra nikel dunia. Di sisi lain, para investor nikel terus menambah kapasitas smelter nikel tanpa diimbangi dengan eksplorasi sumber cadangan nikel baru. "Kita dihadang masalah short supply bijih nikel. Yang lebih meresahkannya, masalah ini datang tiba-tiba tanpa ada persiapan maupun pemberitahuan," kata Haykal kepada KONTAN, Jumat (6/10). Menurut Haykal, persoalan ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah agar segera dicari jalan keluarnya. Alexander Barus, Direktur Utama Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menyatakan, smelter nikel sudah membanjir sehingga mengerek permintaan bijih nikel. Di sisi lain, pasokan bijih nikel juga kian terbatas. "Jadi masalah sekarang adalah para smelter satu sama lain saling berebut bahan baku," ujarnya. Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana berjanji akan memantau produksi bijih nikel sesuai dengan RKAB tahun ini. "Kita produksinya lebih dari cukup untuk di dalam negeri," ujarnya, Jumat (6/10). Ia menambahkan, proses penerbitan RKAB untuk nikel prosesnya terus berjalan.

Pilihan Editor