;

Setoran Pajak Terhambat Industri Pengolahan

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Kontan
Penerimaan pajak dari beberapa sektor usaha tumbuh melambat, bahkan terkontraksi. Kondisi ini diperkirakan membuat penerimaan pajak di akhir tahun 2023 tak sejalan dengan proyeksi terkini pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemkeu), penerimaan pajak dari sektor industri pengolahan periode Januari-September 2023 hanya tumbuh 2,3% year on year (yoy), melambat dari periode yang sama pada tahun lalu yang tumbuh dua digit mencapai 47,35% yoy. Padahal sektor ini merupakan tumpuan penerimaan pajak dengan kontribusi sebesar 27,3% terhadap total penerimaan pajak. Artinya, nilai setorannya mencapai Rp 378,86 triliun dari realisasi Rp 1.387,78 triliun di sepanjang Janauri-September 2023. Sektor pertambangan juga mencatatkan pertumbuhan melambat, yaitu dari 201,5% yoy pada periode sama tahun lalu menjadi hanya 35,7% yoy pada sembilan bulan pertama tahun ini. Adapun sektor pertambangan memberikan kontribusi sekitar 10,7% terhadap total penerimaan pajak. Sementara itu, sektor lain yang juga mengalami perlambatan adalah sektor perdagangan yang hanya tumbuh 4,8% yoy. Padahal di tahun sebelumnya tumbuh signifikan mencapai 67,8% yoy. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, perlambatan pertumbuhan setoran pajak berdasarkan lapangan usaha menunjukkan gejolak ekonomi saat ini. "Penerimaan berdasarkan sektor menggambarkan denyut ekonomi yang terpengaruh oleh kondisi global," terang Sri Mulyani, Rabu (25/10). Melambatnya pertumbuhan penerimaan pajak pada sektor pengolahan dan perdagangan sejalan dengan penurunan kinerja ekspor impor. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Januari-September 2023 terkontraksi 12,34% yoy dan impor menyusut 12,45% yoy. Direktur Eksekutif MUC Tax Research Wahyu Nuryanto melihat, tren perlambatan pertumbuhan penerimaan pajak dari sektor pengolahan akan bertahan selama beberapa waktu. "Karena tertekannya harga komoditas serta perlambatan ekonomi global," kata dia kepada KONTAN, Kamis (26/10). Hal itu juga terkonfirmasi lewat kontraksi pada kinerja penerimaan pajak dari sektor pertambangan. Juga kontraksi yang terjadi pada penerimaan terkait kegiatan perdagangan internasional, seperti pajak pertambahan nilai (PPN) impor maupun pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 impor.

Harga Minyak Sulut Saham Emiten Migas

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Kontan
Konflik di Timur Tengah masih mampu mengangkat harga minyak mentah dunia. Dikutip dari Bloomberg kemarin, harga West Texas Intermediate (WTI) kontrak Desember 2023 berada di atas level US$ 80 per barel, yakni US$ 85,01 per barel. Analis menilai, konflik yang terjadi di Timur Tengah masih menjadi katalis utama bagi pergerakan harga minyak. Terlebih konflik ini juga menyeret Iran. Israel telah lama menuduh Iran terlibat dalam perang, dengan mendukung kelompok Hamas. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan menyebut, konflik Iran dan Israel berpotensi menimbulkan gangguan di Selat Hormuz. Selat tersebut adalah sebuah perairan sempit di perbatasan selatan Iran yang menjadi jalur bagi lebih dari 20% minyak global yang diangkut melalui laut. Ada sekitar 17 juta barel minyak yang diekspor melakukan perjalanan setiap hari melalui perairan ini. Felix Darmawan, Analis Panin Sekuritas menjelaskan, adanya peningkatan harga rata-rata minyak ke level US$ 90 per barel di tahun 2023. Sementara di tahun depan rata-rata harga minyak ada di level US$ 85 per barel. Dengan kondisi itu, Hasan menyematkan overweight untuk saham sektor minyak dan gas, dan menjadikan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebagai pilihan utama (top pick) di tengah tingginya harga minyak. "Kami menyukai MEDC sebagai emiten yang berpotensi diuntungkan dari kenaikan harga minyak,” kata Hasan. Katalis utama bagi MEDC adalah harga gas yang lebih tinggi dari Blok Corridor, hingga tambahan volume produksi dari akuisisi di Timur Tengah. Analis CGS-CIMB Sekuritas, Bob Setiadi juga menyematkan rating overweight pada sektor ini. Selain adanya momentum positif kenaikan harga minyak baru-baru ini, valuasi saham di sektor ini  cukup menarik. Saham sektor migas saat ini diperdagangkan pada EV/EBITDA 4,5 kali.

Kejar Target Penyaluran KUR Jelang Akhir Tahun

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Kontan
Realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga September 2023 masih jauh dari target. Kementerian Keuangan melaporkan realisasinya Rp 177,5 triliun. Artinya, capaian itu baru 59,7% dari kuota KUR yang ditetapkan pemerintah tahun ini, yakni Rp 297 triliun. Menteri Keuangan telah mendorong agar perbankan mempercepat penyaluran sisa kuota KUR Rp 119,5 triliun tersebut. Di sisi lain, pemerintah akan kembali menebar insentif bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 12,39 triliun tahun 2023 dan 2024 dalam berbagai program. Salah satunya lewat KUR. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, penyaluran KUR BRI sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp 107,84 triliun. Realisasi ini baru 55,45% dari jatah KUR yang diberikan pemerintah ke BRI, yaitu Rp 194,4 triliun. Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, untuk memacu KUR, BRI menyasar segmen ultra mikro dan menangkap potensi segmen tersebut melalui sinergi dengan Pegadaian dan PMN. Sementara itu, BNI telah menyalurkan KUR Rp 14,7 triliun hingga Oktober 2023. Capaian ini melampaui jatah dari pemerintah tahun ini, yakni Rp 13,9 triliun. GM Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Sunarna Eka Nugraha menjelaskan, pihaknya menerapkan pendekatan value chain, akuisisi nasabah potensial dan penerapan digitalisasi pengajuan kredit sebagai strategi menyalurkan KUR. Bank Sumsel Babel (BSB) telah menyalurkan KUR senilai Rp 1,7 triliun hingga 26 Oktober. Kuota KUR yang diterima bank ini untuk 2023 adalah Rp 2,4 triliun. Nilai itu setara 70,83% dari kuota yang diperolehnya. Direktur Bisnis BSB Antonius Prabowo Argo bilang, pihaknya tetap berkomitmen merealisasikan kuota tersebut.

UJIAN RESILIENSI PASAR SAHAM

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Bisnis Indonesia (H)

Volatilitas tinggi sedang menyelimuti pasar saham Indonesia. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pun tak kuasa membendung gempuran sentimen negatif yang datang bertubi-tubi dari sisi eksternal.Tekanan pasar saham datang dari antisipasi pelaku pasar terhadap sikap hawkish bank sentral global, terutama The Fed dan European Central Bank, dalam penentuan kebijakan suku bunga acuan.Selain itu, gejolak geopolitik yang memanas akibat konflik Israel-Hamas turut diwaspadai efek dominonya terhadap pergerakan harga komoditas energi global.Dari dalam negeri, kejutan Bank Indonesia yang mengerek 7-Days Reverse Repo Rate ke level 6% dan depresiasi rupiah yang nyaris menyentuh Rp16.000 per dolar AS juga menekan minat investor di pasar saham.Pada perdagangan Kamis (26/10), IHSG menukik turun 1,75% dan parkir di level 6.714,51. IHSG makin menjauhi level tertinggi tahun ini 7.016,84 yang disentuh pada 22 September 2023.Alhasil, indeks komposit terkoreksi 1,99% sepanjang tahun berjalan 2023. Namun, Bursa Efek Indonesia bukan satu-satunya pasar saham regional yang merah membara. narno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan berbagai capaian ditorehkan dalam momentum 46 tahun reaktivasi pasar modal Indonesia. Di sisi lain, berbagai tantangan masih harus dihadapi. Meski tengah digempur sentimen negatif, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengaku optimistis pasar modal Indonesia masih berpeluang untuk balik arah dan membukukan kinerja positif hingga akhir 2023. Menurutnya, fluktuasi IHSG merupakan hal yang wajar di tengah dinamika sentimen global dan ekonomi Indonesia. Optimisme itu turut mendorong kepercayaan diri BEI terhadap prospek kenaikan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada 2024. BEI menargetkan RNTH menembus Rp12,25 triliun atau lebih tinggi dari target tahun ini yang direvisi turun menjadi Rp10,75 triliun. Dihubungi Bisnis, Head of Research NH Korindo Sekuritas Liza Camelia Suryanata mengatakan saat ini belum ada katalis positif yang dapat menopang pasar saham sehingga investor disarankan wait and see sambil menunggu IHSG mengalami pemulihan.Terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dia berpendapat investor asing harap-harap cemas sambil menunggu rencana kebijakan ketiga pasangan capres dan cawapres.Sementara itu, Managing Director UBS Indonesia Joshua Arief Tanja menuturkan kebijakan suku bunga yang lebih hawkish disoroti oleh pelaku pasar. Akibatnya, kalangan analis kembali mempertanyakan peluang penurunan suku bunga pada 2024.

Menyiasati Krisis Minyak Mentah Global

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Pertikaian antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza memicu risiko geopolitik di pasar keuangan berikut proyeksi bakal meroketnya harga minyak mentah global sejak invasi Rusia ke Ukraina. Eskalasi konflik yang terus memanas dikhawatirkan banyak negara bakal memengaruhi rantai pasok dan pengiriman minyak mentah dari kawasan Timur Tengah dan sekitarnya. Indonesia, misalnya, menjadi salah satu negara yang mewaspadai risiko konflik karena banyak mengimpor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) dari kawasan tersebut. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sepanjang 2022, Indonesia mengimpor minyak mentah sebesar 4,19 juta ton dari Arab Saudi, senilai US$3,12 miliar. Selain dari Arab Saudi, Indonesia juga mendatangkan minyak mentah dari Nigeria, Angola, Gabon, Aljazair, dan Azerbaijan. Pemerintah langsung menjajaki peluang impor minyak mentah dan BBM di luar negara-negara penjual tradisional. Manuver pemerintah untuk menjajaki peluang impor dari sejumlah negara baru menjadi krusial untuk mengantisipasi dampak kurangnya pasokan dan melambungnya harga minyak sepanjang akhir tahun ini. Secara menyeluruh, pemerintah turut menyiasati ketidakpastian global tersebut melalui pengelolaan migas dari sektor hulu hingga hilir. Beberapa strategi tersebut a.l. Pemerintah berupaya keras meningkatkan cadangan dan produksi migas melalui kegiatan eksplorasi dan eksploitasi. Dalam hal ini, pemerintah memberikan fleksibilitas pemilihan jenis kontrak kerja sama baik berupa PSC Cost Recovery atau Gross Split kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Pemerintah juga terbuka untuk memberikan perbaikan syarat dan kondisi kontrak kerja sama. Strategi selanjutnya adalah mengakselerasi sejumlah proyek di wilayah kerja migas Indonesia, semberi mengoptimalisasikan pemanfaatan gas domestik. Cadangan energi hijau yang sedemikian tumpah ruah di Tanah Air menjadi bekal untuk menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi pada industri dan masyarakat.

PENINGKATAN NILAI TAMBAH : PASAR TERBATAS HASIL PENGHILIRAN

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Minimnya serapan produk hasil penghiliran membuat cemas pelaku industri pertambangan yang sudah mengeluarkan modal cukup besar untuk membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian. Indonesia Mining Associa tion (IMA) mencatat serapan produk hasil penghiliran di dalam negeri hanya sekitar 20%—25%. Hal itu dinilai bakal membawa dampak negatif terhadap keberlangsungan usaha hulu pertambangan yang sekarang diwajibkan melakukan penghiliran.Rachmat Makkasau, Ketua Umum IMA, mengatakan bahwa perusahaan pertambangan telah menggelontorkan investasi yang tidak sedikit dalam melaksanakan penghiliran di dalam negeri. Padahal, sektor itu tergolong industri baru bagi penambang dan memiliki margin yang relatif tipis. Dia berharap pemerintah bisa meningkatkan kapasitas serapan produk hasil penghiliran di dalam negeri, seiring dengan meningkatnya komitmen penambang dalam menyelesaikan proyek smelter yang ada.Dengan begitu, investasi yang telah direalisasikan penambang tidak berakhir sia-sia dalam upaya mendukung program penghiliran mineral logam di dalam negeri. Kekhawatiran serupa sempat disampaikan oleh Presiden Joko Widodo yang ingin memastikan impian untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama di ekosistem kendaraan listrik.Presiden menyebut, pemerintah pun fokus untuk menyatukan potensi yang ada di dalam negeri agar sumber daya mineral yang terkandung di Tanah Air bisa terus diolah menjadi produk paling hilir, sehingga mampu menciptakan ekosistem kendaraan listrik. Dalam kesempatan terpisah, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta perbankan nasional untuk ikut memberi pembiayaan untuk proyek smelter di dalam negeri. Padahal, Bahlil menambahkan, sekitar 80% izin usaha pertambangan atau IUP di sisi hulu tambang dimiliki oleh perusahaan nasional. Sementara itu, pada sisi pengolahan dan pemurnian lebih lanjut mayoritas investasi justru berasal dari perusahaan asing. Di sisi lain, dia menambahkan, masifnya pembiayaan perbankan dari luar negeri membuat sebagian modal perusahaan smelter mesti lari ke luar negeri untuk membayar utang dan kredit bunga.

DAMPAK HARGA BATU BARA : ‘Honeymoon’ Alat Berat Sudah Berakhir

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Lesunya harga batu bara di pasar global menambah tekanan dari minimnya serapan anggaran pemerintah pada proyek infrastruktur dan tahun politik terhadap penjualan alat berat di Tanah Air.Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI) mencatat penurunan penjualan alat berat pada kuartal III/2023 mencapai 11% secara tahunan.Ketua Umum PAABI Etot Listyono mengatakan, turunnya penjualan alat berat disebabkan permintaan yang melemah di sektor konstruksi dan pertambangan, khususnya batu bara dan nikel.“Kalau akhir September 2023 itu dari data yang masuk market sizenya 14.000-an unit. Jadi memang ada penurunan sekitar 11% dibandingkan dengan tahun lalu,” katanya kepada Bisnis, Kamis (26/10). Hal tersebut menambah beban dari sektor pertambangan, di mana harga batu bara yang cenderung melemah, sehingga banyak pelanggan wait and see untuk melihat perkembangan ke depannya.Meski mengalami penurunan, Etot menilai penurunan penjualan alat berat tahun ini terbilang wajar setelah industri menikmati masa ‘honeymoon’ pada 2 tahun belakangan. “Demand terus meningkat sampai dengan 2022. Artinya, kalau kami hitung hingga kuartal III/2023, Agustus tahun ini sudah terjadi penurunan. Jadi honeymoonnya itu hampir 2 tahun lebih,” jelasnya.Adapun, produksi alat berat di Indonesia pada kuartal III/2023 mengalami penurunan sekitar 3,16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

INDUSTRI OTOMOTIF : PENJUALAN LCGC TETAP BERGAIRAH

Hairul Rizal 27 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Sejumlah pelaku industri otomotif menjaga penjualan segmen mobil murah dan ramah lingkungan tetap bergairah, di tengah tren suku bunga pembiayaan yang relatif tinggi. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa Toyota tetap menjaga kontribusi penjualan segmen mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) sekitar 20% hingga akhir tahun ini.“[Penjualan] tergantung tren market juga ya. Harapannya bisa tetap mempertahankan persentase kontribusinya,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (26/10).Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan (Gaikindo) menunjukkan penjualan secara wholesales LGCG Toyota mencapai 49.838 unit sepanjang Januari-September 2023 atau naik 5,15% secara year-on-year (YoY) daripada periode yang sama 2022 sebanyak 47.397 unit.Pencapaian penjualan itu terdiri atas model Agya dan Calya berkontribusi sekitar 20,22% dari total penjualan Toyota yang mencapai 246.382 secara wholesales sepanjang Januari-September 2023. Sales Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan bahwa segmen LCGC Honda masih menarik bagi konsumen. Dia menegaskan segmen LCGC merupakan salah satu yang paling diminati oleh para konsumen Indonesia. Segmen itu lebih menyasar para konsumen yang ingin memiliki kendaraan pertamanya atau firstcar buyer.“Harga yang lebih terjangkau dan hemat bahan bakar membuat segmen mobil ini paling diminati sekarang,” tuturnya. Yusak mengatakan penurunan penjualan secara bulanan masih dalam batas wajar, dan bahkan segmen ini disebut masih stabil. “Setiap bulan bisa saja naik dan turun. [Perubahan] masih dalam batas normal,” ujarnya.Dia hanya mengkhawatirkan adanya pengetatan dari lembaga pembiayaan yang dapat berdampak terhadap penjualan pada segmen LCGC. Dia menyebut naiknya kredit bermasalah alias non-performing loan (NPL) menjadi pemicu keringnya saluran kredit kendaraan bermotor. Dari data Gaikindo, penjualan mobil segmen LCGC tetap didominasi dua merek milik PT Astra International Tbk. (ASII) yaitu Daihatsu dan Toyota. Mobil LCGC merupakan salah satu program pemerintah yang diatur melalui Permenperin 36/2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah. Dalam beleid tersebut tertuang Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau LCGC merupakan kendaraan dengan besaran harga jual paling tinggi Rp135 juta.

Terumbu Karang Bontang Datangkan Ketenangan hingga Cuan

Yoga 27 Oct 2023 Kompas (H)

Yusta (36), warga Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim,  memperlihatkan daftar berisi 17 orang di telepon genggamnya, semuanya warga Bontang Kuala yang pernah dan masih aktif melakukan pengeboman terumbu karang. ”Sebanyak 12 orang di antaranya sudah bergabung dengan kami. Masih ada lima lagi yang tengah dibujuk untuk meninggalkan bom dan racun ikan,” kata Yusta, kini sebagai Ketua Kelompok Konservasi Terumbu Karang Bontang Kuala (Karaka), Sabtu (21/10). Anggota Karaka, semua warga Bontang Kuala yang aktif merawat terumbu karang di Tobok Batang. Letaknya di Selat Makassar, berjarak 2 kilometer dari rumah mereka. Sebelum membentuk Karaka, semua anggota mencari ikan dengan bom. Aktivitas yang dilakukan secara turun-temurun itu belakangan membuat mereka berhadapan dengan hukum karena merusak ekosistem laut. Setelah paham bom menghancurkan masa depan, mereka berubah.

Mereka merasakan sendiri kerusakan terumbu karang akibat bom, sejalan dengan semakin sulitnya nelayan mencari ikan. Tak jarang nelayan Bontang harus melaut hingga Kutai Timur, sekitar 1 jam dari Bontang, atau setara 20 liter solar. Untuk menghemat ongkos, mereka menginap dan meninggalkan keluarga ketimbang pergi-pulang. ”Jauh-jauh melaut hanya dapat Rp 2 juta per minggu. Sampai di rumah, setelah dipotong ongkos solar dan makan, tinggal Rp 200.000,” katanya. ”Konservasi terumbu karang menjadi jembatan mengerjakan berbagai hal baru. Kami ingin terus belajar agar semakin banyak membuka peluang baru berkelanjutan,” katanya. Salah satu anggota Karaka, Said Ahmad Rafi (33), merasakan kegiatan pelestarian terumbu karang sebagai terapi lepas dari trauma. Saat masih mengebom ikan, hidupnya tidak tenang karena khawatir ditangkap aparat. Kini, ia aktif mengonservasi terumbu karang dan menjadi pencari lobster. ”Semoga (terumbu karang yang dikonservasi) bisa menjadi rumah bagi ikan. Bila makin banyak ikan, yang untung nelayan juga,” katanya. (Yoga)

Kinerja APBN Jadi Bekal

Yoga 27 Oct 2023 Kompas

Beberapa tahun terakhir, kondisi perekonomian global kerap kali diliputi ketidakpastian. Negara-negara saling memengaruhi, misalnya akibat hubungan dagang. Dalam tiga bulan terakhir 2023, risiko dan ketidakpastian global kembali meningkat. Mengutip laman Kemenkeu, Menkeu Sri Mulyani mengingatkan, kondisi itu bisa merembes ke dalam negeri. Hal ini berisiko memengaruhi sejumlah hal, antara lain nilai tukar, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. ”Kita menjaga stabilitas ekonomi melalui berbagai alat kebijakan dan instrumen yang kita miliki,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers APBN Kinerja dan Fakta, Rabu (25/10). Nilai tukar, misalnya, berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada 26 Oktober 2023, sebesar Rp 15.933 per dollar AS. Nilai tukar tidak hanya di atas kertas, tetapi juga bisa memengaruhi sektor riil.

Sebab, ada kegiatan ekonomi yang memerlukan dollar AS sehingga pelemahan rupiah bisa memukul sektor tersebut. Misalnya, industri yang memerlukan bahan baku/penolong impor akan memerlukan rupiah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhannya. Kondisi akan lebih berat jika produksinya dijual di dalam negeri atau pendapatannya dalam rupiah. Pukulan pelemahan nilai tukar rupiah juga akan dirasakan melalui impor pangan dan minyak. Impor pangan, seperti beras, diperlukan untuk mengatasi produksi yang turun akibat El Nino. Sementara itu, Indonesia adalah importir minyak yang mesti mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Mengutip laman Kemenkeu, per September 2023, pendapatan negara Rp 2.035,6 triliun dan realisasi belanja negara Rp 1.967,9 triliun. Dengan demikian, APBN 2023 surplus Rp 67,7 triliun atau 0,32 % PDB per September 2023. Dalam UU No 28 Tahun 2022 tentang APBN Tahun 2023, defisit ditargetkan Rp 598,2 triliun atau kurang dari 3 % PDB. Pemerintah optimistis defisit APBN tahun ini sesuai target, ditopang kinerja APBN 2023 yang dinilai baik dan sesuai dengan rencana. (Yoga)

Pilihan Editor