;

APBN Tutup Buku, Kualitas Belanja Pemerintah Bisa Lebih Optimal

Yoga 06 Jan 2024 Kompas

Kendati realisasi belanja pemerintah tahun 2023 menembus target, kualitas belanja dinilai kurang optimal dalam menggerakkan perekonomian. Besarnya tanggungan pembayaran bunga utang dalam porsi belanja pemerintah patut diwaspadai karena bisa mempersempit ruang untuk belanja lainnya. Dari sisi pengelolaan fiskal, APBN 2023 ditutup dengan ”rapor” yang baik. Penerimaan negara mencapai 112,6 %, di atas target APBN awal atau 105,2 % di atas target proyeksi tengah tahun. Belanja pemerintah pun melampaui target, yakni 102 % di atas target APBN awal atau 100,2 % di atas target tengah tahun. Hal itu membuat defisit fiskal sepanjang 2023 dapat ditekan hingga 1,65 % dari PDB nasional, mencatat rekor terendah selama 12 tahun terakhir.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Jumat (5/1/2024) peran APBN sepanjang tahun 2023 bisa lebih optimal lagi untuk menggerakkan ekonomi. Meski uang negara per akhir tahun 2023 berhasil disalurkan hingga sedikit melewati target, dampaknya ke pertumbuhan ekonomi dinilai masih terbatas dan terkesan ”dikejar” di detik-detik akhir. Hal itu, terlihat dari konsumsi pemerintah yang pada triwulan III-2023 tumbuh minus 3,76 % akibat turunnya belanja pegawai, belanja barang, dan belanja bantuan sosial. Belanja pemerintah yang melambat itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang pada triwulan III hanya tumbuh 4,94 %, di tengah tekanan eksternal seperti pelemahan ekspor-impor.

Menjelang tutup buku APBN, per 12 Desember 2023, belanja negara masih jauh dari semestinya, yakni 84,5 % dari target  APBN awal atau 83 % dari target proyeksi tengah tahun. ”Di satu sisi, kinerja APBN memang akhirnya aman, stabil, dan konservatif, terlihat yang ingin disasar adalah menjaga stabilitas fiskal. Tetapi, akibatnya, dorongannya ke ekonomi kurang maksimal. Semestinya ketika sumber pertumbuhan lain melemah seperti sekarang ini, kebijakan fiskal bisa lebih berperan sebagai ’gas’ pertumbuhan ekonomi,” kata Faisal. (Yoga)

Sulit Genjot Minyak, Gas Jadi Harapan

Yoga 06 Jan 2024 Kompas

Di tengah sulitnya memenuhi target perolehan produksi siap jual atau lifting minyak bumi, sumber-sumber gas raksasa ditemukan di Indonesia. Pemerintah berupaya mengoptimalkan gas bumi dengan memacu infrastruktur pipanisasi gas. Selain pipa Cirebon-Semarang yang sudah tuntas separuh, pipa transmisi gas di Sumatera pun disiapkan. Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Jumat (5/1/2024) mengakui upaya mengejar target capaian minyak bumi menantang, di sisi lain, temuan sumber gas skala besar membawa harapan untuk memenuhi kebutuhan energi di masa depan. Apalagi, gas dianggap sebagai energi penjembatan dalam transisi energi. ”Kalau minyak memang agak berat ya, tetapi kita harus mensyukuri ada discovery (temuan) baru. Ada di Geng North (oleh) Eni, sebesar 5 TCF lebih plus kondensat. Lalu di Timpan ngebor lagi dan besar. Terbaru, di Layaran, ada 6 TCF lebih,” ujar Arifin.

Temuan-temuan itu bisa mendukung target perolehan gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030. Namun, menurut Arifin, infrastruktur perlu benar-benar disiapkan. Sebab, percuma jika suplai gas melimpah, tetapi tidak bisa dtransmisikan. Oleh karena itu, selain meneruskan proyek transmisi gas Cirebon-Semarang, yang saat ini sudah mengaliri gas ke Kawasan Industri Kendal (bagian dari tahap I), pembangunan pipa gas Sei Mangkei (Sumut)-Dumai (Riau) juga dipacu. ”(Sei Mangkei-Dumai) tahun ini mulai dan 2027 harus sudah selesai. Jadi, (ketersediaan gas), selain untuk bikin pupuk dan petrokimia di Lhokseumawe (Aceh), kita tarik juga ke bawah. Juga harus memikirkan membangun (kilang) LNG (gas alam cair) lagi di sana. Jadi, yang penting gas ini ada dan cukup untuk transisi energi,” lanjut Arifin. (Yoga)

Ekspor Mebel dan Kerajinan Indonesia Anjlok 28 Persen

Yoga 06 Jan 2024 Kompas
Nilai ekspor industri mebel dan kerajinan Indonesia anjlok 28 persen, dari 2,5 miliar dollar AS pada 2022 ke 1,8 miliar dollar AS pada 2023. Penurunan kinerja ekspor industri ini, antara lain, disebabkan ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan dunia yang memicu perlambatan ekonomi global. ”Penurunan permintaan ekspor termasuk dari kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Padahal, sebagian besar permintaan ekspor dari sana. Di sana, mereka lebih memprioritaskan komoditas pangan dan energi,” ujar Ketua Umum Himpunan Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Abdul Sobur yang dihubungi Jumat (5/1/2024). (Yoga)

"Montase” Perdagangan

Yoga 06 Jan 2024 Kompas

Sektor perdagangan tengah merepresentasikan satu wajah dua muka. Di dalam negeri, harga barang dan jasa serba naik. Di luar negeri, kemitraan dagang antar negara semakin mengotak dan restriksi dagang kian marak. Kondisi itu bak montase atau gambar dengan makna baru yang terbentuk dari potongan beberapa gambar yang ditempel dalam satu wadah. ”Montase” perdagangan itu menjadi ”menu” penutup pada 2023 sekaligus ”menu” utama pada 2024. Kenaikan harga pangan terutama terjadi akibat kenaikan biaya produksi, perubahan iklim, dan dampak kenaikan harga bahan baku impor. Beras medium, misalnya, harga rata-rata nasional tertingginya terjadi pada Oktober 2023, yakni Rp 13.210 per kg. Harga tersebut naik 16,24 % secara tahunan, disebabkan penurunan produksi akibat La Nina dan El Nino serta kenaikan biaya produksi padi. Biaya produksi padi meningkat akibat kenaikan harga pupuk, benih, BBM, sewa tanah, dan tenaga kerja.

Gula pasir juga senasib. Produksi gula nasional turun akibat dampak El Nino. Hal itu menyebabkan harga gula naik sejak Juli 2023. Harga rata-rata nasional gula konsumsi hingga pekan ketiga Desember 2023 Rp 17.260 per kg, naik 17,26 % secara tahunan. Harga gula dunia naik dibarengi depresiasi nilai tukar rupiah. Hal itu membuat perusahaan swasta dan milik negara diminta mengimpor 1 juta ton gula untuk cadangan gula pemerintah. Pemerintah perlu menyiapkan cadangan pangan yang harganya mudah bergejolak seturut pola musiman itu. Peran dan kehadiran Bapanas yang diperkuat Perum Bulog dan ID Food yang mendapat mandat menyiapkan 11 komoditas cadangan pangan pemerintah perlu diperkuat, dibarengi peningkatan produksi pangan yang dapat dibudidayakan di dalam negeri untuk mengurangi impor.

Kinerja ekspor Indonesia mulai turun seiring penurunan harga komoditas ekspor unggulan, seperti minyak sawit, batubara, besi dan baja, serta nikel. Untungnya penurunan kinerja ekspor terjadi pada nilai ekspor, bukan volume. Berdasar data BPS, nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Januari-November 2023 mencapai 221,96 miliar USD atau turun 12,47 % secara tahunan. Tapi volume ekspor nonmigas naik 6,92 % menjadi 612,42 juta ton. Positifnya, kinerja ekspor Indonesia ke depan semakin ditopang hilirisasi yang mencakup industri besi dan baja, gasifikasi batubara, bauksit, tembaga, pupuk, gula dan bioetanol, serta integrase nikel, baterai kendaraan listrik dan kendaraan listrik. Program hilirisasi itu turut menopang pertumbuhan investasi. Kementerian Investasi mencatat, nilai realisasi investasi untuk hilirisasi pada Januari-September 2023 sebesar Rp 266 triliun. (Yoga)

DKI Jakarta Dorong Pertanian Kota

Yoga 06 Jan 2024 Kompas
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta bersama mendorong pertanian kota (urban farming) guna meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Sinergi itu antara lain ditempuh melalui penanaman pohon dan tanaman produktif di Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/1/2024). Dalam kegiatan yang diinisiasi Kodam Jaya dan dihadiri Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono itu ditanam 100 pohon, antara lain mangga, nangka, sukun, sawo, dan belimbing. Selain itu, ada pula 2.000 bibit cabai rawit yang ditanam di lahan seluas 1.000 meter persegi. Menurut Heru, urban farming memiliki  peran vital, terutama terkait ketahanan pangan. (Yoga)

Ketahui Hak dan Kewajiban sebagai Bentuk Perlindungan Konsumen

Yoga 06 Jan 2024 Kompas

Media massa ramai memberitakan tentang permasalahan antara pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) dan konsumen beberapa waktu terakhir, yang disebabkan adanya ketidak sepahaman antara PUJK dan konsumen atas perjanjian yang telah disepakati. Asuransi unitlink merupakan produk asuransi yang memiliki manfaat investasi, tetapi sering kali dipahami secara berbeda oleh masyarakat dan pemegang polis. Perlu diingat, asuransi unitlink adalah produk asuransi, bukan produk investasi. Oleh karena itu, manfaat, risiko, biaya, dan ketentuan lainnya lebih ditekankan pada ketentuan asuransi. Manfaat investasi di asuransi unitlink adalah manfaat tambahan. Dengan memahami konsep ini, masyarakat dan pemegang polis dapat menyesuaikan penggunaan produk dengan tujuan keuangan dan profil risiko yang dimiliki. PUJK berkewajiban untuk menjelaskan secara detail kepada masyarakat dan pemegang polis tentang hal ini.

Permasalahan antara PUJK dan konsumen terekam dari jumlah pengaduan yang diterima OJK. Sejak awal Januari hingga 24 November 2023, OJK telah menerima 284.469 permintaan layanan, termasuk 20.622 pengaduan, 103 pengaduan berindikasi pelanggaran, dan 3.271 sengketa yang masuk ke dalam Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK). Sebanyak 18.120 pengaduan (87,87 %) terselesaikan penanganannya melalui proses Internal Dispute Resolution oleh PUJK. Sebanyak 2.502 pengaduan (12,13 %) sedang dalam proses penyelesaian. Guna mewujudkan perlindungan konsumen dengan tetap memperhatikan ruang tumbuh bagi lembaga jasa keuangan (LJK), dibutuhkan penguatan berbagai aspek. Pertama, peningkatan literasi masyarakat sebagai konsumen tentang produk dan layanan jasa keuangan, di antaranya berkaitan dengan manfaat, risiko, dan biaya. Kedua, menyediakan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan profil risiko konsumen.

Ketiga, peningkatan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajibannya sebagai konsumen di sektor jasa keuangan. Dengan mengetahui hak dan kewajibannya, konsumen akan dapat memaksimalkan manfaat dari produk dan jasa keuangan yang dimiliki dan jika terjadi permasalahan di masa depan, konsumen mengetahui langkah yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Bagi PUJK, hal ini membantu mengurangi permasalahan yang timbul di kemudian hari dan mendorong kinerja PUJK. Dengan mengetahui hak dan kewajiban yang dimiliki, akan mendukung konsumen untuk cerdas berinvestasi dan meminimalkan kemungkinan terjadinya permasalahan di masa yang akan datang. Konsumen diimbau untuk memahami klausul dari perjanjian sebelum menandatanganinya. Jika ada hal yang masih belum dipahami, konsumen dapat bertanya kepada petugas pemasaran lembaga jasa keuangan. (Yoga)

Wapres Tak Sepakat Jorjoran Bansos

Yoga 06 Jan 2024 Kompas

Wapres Ma’ruf Amin menyatakan, penyaluran bantuan sosial alias bansos bisa membantu masyarakat miskin. Namun, bansos bukan solusi jangka panjang. Untuk itu, perlu ada pemberdayaan supaya masyarakat bisa menjadi pengusaha dan semakin mandiri. Wapres Amin tidak berharap anggaran bansos terus-menerus ditambah. ”Kalau bansos ditambah dan diberikan terus, kan namanya melestarikan kemiskinan. Jadi, bagaimana supaya lama-lama bansos ini semakin sedikit, semakin sedikit, semakin sedikit,” tuturnya seusai menunaikan ibadah shalat Jumat dan makan siang bersama staf, perangkat, dan wartawan peliput di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (5/1/2024). Ke depan, anggaran pemberdayaan masyarakatlah yang perlu lebih diperkuat. Dengan demikian, masyarakat bisa semakin mandiri dan menjadi pengusaha, mulai dari UMKM sampai menjadi pengusaha besar.

Guna mengatasi kemiskinan, Wapres Amin berpendapat, pelaku UMKM harus naik kelas jadi pengusaha menengah dan kemudian menjadi pengusaha besar. Selama ini, ada yang stagnan, tetapi tak sedikit yang bisa terus berkembang menjadi pengusaha menengah dan pengusaha besar. ”Tergantung daripada upaya-upaya kita, dalam rangka pemberdayaannya. Itu nanti kita dorong supaya mempercepat pemberdayaan UMKM,” ujarnya. Setiap tahun politik, anggaran bansos selalu menggelembung. Alokasi anggaran perlindungan sosial pada 2023, sebesar Rp 433 triliun. Pada 2024, sebagaimana disampaikan Menkeu Sri Mulyani pada penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran dan dana transfer ke daerah di Istana Negara, Jakarta, 29 November 2023, alokasinya mencapai Rp 496,8 triliun. Artinya, anggaran perlindungan sosial melonjak lebih dari Rp 63 triliun atau naik 14,7 % ketimbang 2023. Alokasi ini juga lebih tinggi ketimbang anggaran perlindungan sosial di masa pandemi Covid-19 pada 2021 dan 2022. (Yoga)

Tabrakan Kereta Akibat Miskomunikasi

Yuniati Turjandini 06 Jan 2024 Tempo
JAKARTA – Dudi Purwadi, 52 tahun, masih setengah sadar ketika Zaki, 9 tahun, menepuk-nepuk bahu kanannya. Zaki mencoba membangunkan ayahnya yang tertidur dalam perjalanan karena kereta Commuter Line Bandung Raya yang ditumpanginya akan segera tiba di Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat—stasiun akhir rute Padalarang-Cicalengka.

“Saya bilang belum karena kereta dari Surabaya belum lewat,” kata Dudi di Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka, Jumat, 5 Januari 2024. “Tapi saat itu anak saya bilang kereta disuruh jalan.” Dudi dan Zaki merupakan penumpang kereta Commuter Line Bandung Raya dengan nomor KA 350. Keduanya berangkat dari Stasiun Padalarang pada pukul 04.25. Ia hendak pulang ke kediamannya di Cicalengka.

Kereta lokal yang ditumpangi ayah dan anak ini bertabrakan dengan kereta api Turangga relasi Surabaya-Bandung di Kilometer 181+5/4, Kampung Babakan Deka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada pukul 06.03 WIB kemarin. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dan 35 orang terluka. Keempat korban meninggal adalah masinis kereta Commuter Line Bandung Raya, Julian Dwi Setiono; asisten masinis kereta Commuter Line Bandung Raya, Ponisam; petugas keamanan Stasiun Cimekar, Enjang Yudi; dan train attendant Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Turangga, Ardiansyah. (Yetede)

Optimalkan Daya Tawar Dalam Diplomasi Ekonomi

Yuniati Turjandini 06 Jan 2024 Investor Daily (H)
Indonesia dinilai belum memanfaatkan secara optimal posisi daya tawar (bergaining power) ekonomi yang dimiliki, dalam diplomasi ekonomi internasional yang dilakukan  selama ini. Akibatnya, Indonesiapun kurang bisa mengapitalisasi kekuatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada dalam hubungan ekonomi global. Lebih dari itu, telah terjadi reduksi  terhadap pengertian dan cakupan  diplomasi ekonomi hanya dipandang sebatas diplomasi perdagangan dengan satu tujuan  untuk meningkatkan ekspor. Sejumlah persetujuan  perdagangan internasional yang dicapai juga belum membuahkan hasil yang diharapkan. Bahkan, di sejumlah kasus, Indonesia justru  dalam posisi tertekan, meski memiliki posisi bargaining power yang relatif kuat yang bisa mendukung kepentingan ekonomi nasional. (Yetede)

Jalur KA Track Butuh Perhatian Khusus

Yuniati Turjandini 06 Jan 2024 Investor Daily (H)
Peristiwa kecelakan kereta Api (KA) Turangga dengan KA Commuterline Bandung Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa barat, Jumat (5/1/2024), pukul 06.03 WIB, terjadi dijalur  satu rel (single track) yang rawan terjadi kecelakaan. Sebanyak empat petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) meninggal dunia dan sedikitnya 33 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan KA Commuterline Bandung raya dan KA Tarugga relasi Surabaya Gubeng-bandung di kilometer 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka. Adapun kedua kereta tersebut saling bertabrakan tepat di jalur single track. Dalam istilah perkeretapian, istilah single track merupakan lintasan kereta api yang hanya memiliki satu jalur rel. Jalur tunggal memungkinkan kereta api dapat berjalan dari dua arah. (Yetede)

Pilihan Editor