;

China Waspada meski Pertumbuhan Melebihi Target

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Perekonomian China tumbuh sedikit di atas harapan. Meski demikian, Bejing tetap waspada karena masalah properti dan perlambatan ekspor tetap melanda. Dalam pernyataan pada Rabu (17/1) Biro Statistik Nasional (NBS) China mengungkapkan, PDB 2023 tumbuh 5,2 %. Capaian itu selaras dengan taksiran Bank Dunia dan sejumlah lembaga investasi. Sementara Pemerintah China dan IMF menaksir PDB China 2023 hanya tumbuh 5 %. Kini, perekonomian China bernilai 17,6 triliun USD, dan mempertahankan status sebagai perekonomian terbesar kedua setelah AS. PDB AS hampir 26 triliun USD.

Pertumbuhan PDB China lebih baik dibandingkan dengan global dan berbagai negara Eropa Barat serta Amerika Utara. Analis makroekonomi China Tian Yun menyebut, perekonomian China terbantu industri otomotif, manufaktur dirgantara, dan kapal. Secara umum, pertumbuhan sektor industri China di atas 4 %. Tahun lalu, China menjadi eksportir mobil terbesar di dunia. Bahkan, pada triwulan IV 2023, BYD dari China menjual lebih banyak mobil listrik dibandingkan Tesla. China juga sukses mengatasi persoalan industri teknologi tinggi. ”Stimulus bekerja dan tepat sasaran bisa memperkuat,” ujar Tian kepada media China, Global Times.

Meski melebihi harapan, pertumbuhan PDB China tetap memicu kewaspadaan. Sejak 2011, PDB China tak pernah tumbuh lebih dari 10 %. Tian juga memperingatkan persoalan yang belum selesai. Sektor properti terus menjadi beban perekonomian China. Banyak warga China berinvestasi pada property, tapi belakangan, harga properti China anjlok dan sejumlah pengembang bangkrut. Persoalan lain adalah perlambatan ekspor. Bea dan Cukai China mencatat, ekspor 2023 hanya tumbuh 0,2 %. Merujuk data Bank Dunia, 40 % PDB China didapatkan dari ekspor-impor. Kondisi ini dikhawatirkan belum membaik di 2024. Sebab, berbagai mitra terus membatasi perdagangan dengan China. (Yoga)

Pengusaha Spa Keberatan Digolongkan ke Hiburan

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Pengusaha spa menentang jenis usahanya digolongkan dalam kelompok hiburan yang terdampak kebijakan kenaikan tarif pajak hiburan sebesar 40-75 %. Pelaku usaha melihat kegiatan usaha mereka berkaitan dengan kebugaran dan kearifan lokal. Mereka meminta pemerintah menunda penerapan pajak itu. ”(Tarif pajak) Dari 15 %, sekarang jadi minimal 40-75 %, sangat mengagetkan dunia usaha,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, Bali, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya yang juga menaungi bisnis spa, Rabu (17/1). Ia menyayangkan, para pengusaha di Bali tak pernah dilibatkan menyusun regulasi UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) yang menetapkan pajak hiburan tertentu sebesar 40-75 %.

Karena itu, pihaknya mendukung uji materi yang tengah dilakukan pengusaha spa Indonesia ke MK. Rai berharap agar pemerintah menunda penerapan pajak hiburan. Selain pajak, pemerintah daerah di Bali juga menetapkan pungutan Rp 150.000 bagi wisatawan asing mulai 14Februari 2024. Pungutan ini digunakan untuk melestarikan budaya dan lingkungan di Bali, termasuk penanganan sampah. Rai menilai, banyaknya komponen yang perlu dibayarkan wisatawan itu memberatkan. Apabila hal ini terus terjadi, bukan tak mungkin mereka memilih berlibur ke negara-negara lain, seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam. (Yoga)

Asal Efisien dan Kompetitif, Ekonomi RI Tak Terpengaruh China

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Perekonomian China belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam waktu dekat. Kendati demikian, pelaku usaha optimistis kontraksi China tidak serta-merta melumpuhkan ekonomi Indonesia selama iklim usaha dan investasi dapat semakin efisien dan kompetitif untuk investor. Dalam laporan terbaru Bank Dunia bertajuk ”Prospek Ekonomi Global 2024” yang terbit Januari ini, ekonomi China sepanjang 2024 diproyeksi hanya tumbuh 4,5 %, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 5,2 %. Berdasarkan laporan itu, negara dengan perekonomian terbesar nomor dua di dunia ini tengah memasuki masa kritis dan sedang bergulat dengan perlambatan struktural yang ditandai dengan pelemahan daya beli, sulitnya warga untuk mendapatkan pekerjaan, dan terpuruknya kepercayaan investor.

Dari kacamata dunia usaha dalam negeri, perlambatan ekonomi China yang terjadi dalam satu hingga dua tahun belakangan turut memperlambat putaran roda ekonomi Indonesia. Sebab, di sektor perdagangan, China menjadi penyuplai terbesar bahan baku dan bahan penolong untuk Indonesia. Selain itu, China juga menjadi negara tujuan ekspor utama bagi Indonesia. BPS mencatat China sebagai mitra dagang utama baik dari sisi impor dengan nilai perdagangan 62,18 miliar USD (Rp 972 triliun) maupun ekspor yang mencapai 64,94 miliar USD (Rp 1.015 triliun) sepanjang 2023.

KomiteTetap Kebijakan Publik Kadin, Chandra Wahjudi, mengatakan, meski pelemahan ekonomi China dapat mengurangi volume ekspor Indonesia ke ”Negeri Tirai Bambu” tersebut, surplus neraca perdagangan tetap bisa terjaga tahun ini jika kebijakan hilirisasi industri diimplementasikan secara tepat. ”Neraca perdagangan akan tetap surplus bergantung pada implementasi kebijakan hilirisasi industri yang memberikan tambahan nilai yang lebih tinggi,” ujarnya, Rabu (17/1) di Jakarta. Selain menggelontorkan insentif untuk memacu hilirisasi industri, Chandra menilai pemerintah harus melakukan penyederhanaan regulasi dan perizinan ekspor untuk setiap produk ekspor.untuk memacu kinerja ekspor. (Yoga)

Program Kompor Listrik Didorong Lagi

Yoga 18 Jan 2024 Kompas
Program konversi elpiji ke kompor listrik induksi kembali didorong setelah sempat diuji coba, tetapi dibatalkan pada tahun 2022. Program itu direncanakan beriringan dengan pembagian alat penanak listrik yang dimulai pada tahun 2023. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto, di Jakarta, Rabu (17/1/2024), mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi telah menggelar rapat terkait bakal dimulainya program konversi elpiji ke kompor listrik induksi ini. (Yoga)

Pertamina Bangun Stasiun Pengisian Hidrogen

Yoga 18 Jan 2024 Kompas
Pertamina New & Renewable Energy (NRE) bersama Toyota membangun stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) Daan Mogot, Jakarta, Rabu (17/1/2024). SPBU itu menjadi SPBU pertama yang menyediakan bahan bakar minyak, gas, dan hidrogen. ”Ini menjadi salah satu milestone dalam membangun ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia,” kata CEO Pertamina NRE Dannif Danusaputro. (Yoga)

Reksa Dana Berbasis Global Bisa Jadi Pilihan

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Reksa dana dengan portofolio berupa efek perusahaan di luar negeri lebih rentan terdampak oleh pemburukan ekonomi global dibandingkan dengan investasi di dalam negeri. Namun, di sisi lain, diversifikasi portofolio menjanjikan keuntungan lebih. Reksa dana atau investasi efek yang dikelola manajer asset tak hanya menawarkan produk dari dalam negeri. Masyarakat juga memiliki pilihan untuk berinvestasi di saham, obligasi, atau aset jangka pendek lain yang diperdagangkan di luar negeri (offshore). ”Untuk investor yang dananya memadai dan melihat adanya ketidakpastian rupiah dan politik nasional, diversifikasi global bisa menjadi pilihan,” kata pengamat pasar modal UI, Budi Frensidy, Rabu (17/1).

Salah satu keuntungan berinvestasi di reksa dana offshore adalah apresiasi mata uang asing yang digunakan. Investasi reksa dana pendapatan tetap juga bisa menghasilkan keuntungan dalam bentuk capital gain. Perusahaan manajemen aset pun coba membuat produk reksa dana offshore lebih tersegmentasi sehingga menarik minat pasar. Seperti PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) yang baru saja meluncurkan Manulife Saham Syariah ESG Transisi Global Dolar AS (MAGET) Kelas A2 berdenominasi dollar AS. (Yoga)

Sawit Diandalkan untuk Perekonomian

Yoga 18 Jan 2024 Kompas

Komoditas kelapa sawit akan menjadi salah satu unggulan bagi para pasangan calon presiden dan calon wakil presiden guna memacu laju pertumbuhan ekonomi mendatang. Upaya tersebut didukung dengan peningkatan tata kelola dan kepastian hokum melalui pembentukan dewan atau lembaga khusus yang berwenang langsung terhadap sawit. Hal ini mengemuka dalam forum diskusi bertajuk ”Urun Rembuk Bersama Stakeholder Sawit Nasional” yang diselenggarakan harian Kompas, di Jakarta, Rabu (17/1). Acara tersebut dihadiri para pemangku kepentingan, antara lain Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin), dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir).

Turut hadir perwakilan Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin (Amin), Achmad Nur Hidayat; perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Panji Irawan; serta perwakilan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Danang Girindrawardana. Komoditas kelapa sawit merupakan salah satu contributor yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. BPS mencatat, ekspor CPO Indonesia ke lebih dari 160 negara pada 2022 mencapai nilai 29,62 miliar USD atau setara Rp 462,04 triliun. Selain itu, terdapat 16,2 juta orang yang terlibat dalam perkebunan kelapa sawit, baik sebagai tenaga kerja maupun pemilik perkebunan rakyat.

”Kami dari pasangan Amin punya concern serius menjadikan sawit sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.,” ujar Achmad.. Panji Irawan menyebut, salah satu fondasi Indonesia Maju sebagaimana visi yang diusung oleh pasangan Prabowo-Gibran adalah menjadikan Indonesia sebagai produsen sawit nomor satu di dunia untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Sementara itu, Danang Girindrawardana berpendapat, komoditas kelapa sawit akan menjadi salah satu penopang utama visi pasangan Ganjar-Mahfud untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 % dan menciptakan 17 juta lapangan kerja. (Yoga)

SDGs Indonesia Maju di Saat Negara Lain Mundur

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Pencapaian Target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 Indonesia berbeda dengan negara lain, baik di tingkat regional maupun global. Pasalnya, saat negara lain mengalami kemunduran, pencapaian target SDGs Indonesia justru kian maju atau meningkat tajam. "Indonesia relatif menjadi  pencilan atau outlier karena pencapaian Indonesia bagus. Jadi kalau ditingkat global itu 'kan pencapaian SDGs hanya 15%, kemungkinan di tingkat Asia Pasifik 14,4%, tapi kalau Indonesia pencapaiannya  sampai 62% jadi kita relatif baik," ucap manajer  Pilar Pembangunan Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Setyo Budiantoro kepada Investor Daily. Terkait dengan pencapaian SDGs laporan Sustainable Development Report 2023 menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke 75 dunia, naik tujuh level dibandingkan  dengan empat tahun sebelumnya dan melonjak hingga 27 level dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya yang masih diperingkat ke-102. (Yetede)

BI Tahan Suku Bunga, Fokus Jaga Rupiah

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan, BI rate, sebesar 6%, suku bunga deposit  facility sebesar 5,25%, dan suku bunga lending facility 6,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), 16-17 Januari 2024. Di sisi lain, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) tergelincir 0,58% ke level 7.200, kemarin, setelah BI mengumumkan kebijakan suku  bunga. Koreksi indeks sejalan pelemahan bursa saham Asia. Hal itu dipengaruhi  sikap pelaku pasar yang menurunkan ekspektasi penurunan  suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), dalam waktu dekat. Ini terjadi seiring pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller bahwa The Fed tidak bisa terburu-buru menurunkan suku bunga. Hal ini mendongkrak imbal hasil obligasi AS 10 tahun sebesar 11,9 basis poin menjadi 4,0695%, sedangkan yield obligasi di Eropa berfluktuatif. (Yetede)

Jokowi: Tidak Ada Alasan Ragu Berinvestasi di IKN

Yuniati Turjandini 18 Jan 2024 Investor Daily (H)
Presiden Joko WIdodo (Jokowi) meminta investor untuk tidak ragu-ragu untuk menanamkan modalnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) seiring dengan kemudahan yang ditawarkan pemerintah untuk berinvestasi di IKN. Hal tersebut dikatakan Presiden saat menghadiri pelaksanaan peletakan batu (groundbreaking) pertama  tahap 4 di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (17/1/2023). Terdapat 10 proyek yang dilakukan groundbreaking, diantaranya Nusantara Logistic Hub, Studio Siaran radio, Sun Hub, Jambuluwuk Hotel & Resort, Green Pesantren oleh Benihbaik.com, Nusantara Warehouse Park, Kantor Otorita IKN, Mesjid Negara, Memorial Park dan Kantor LPS. "Dengan perkembangan IKN seperti saat ini, setiap bulan ada groundbreaking pembangunan berbagai jenis infrastruktur maka tidak ada alasan bagi investor  untuk ragu-ragu berinvestasi di IKN, memanfaatkan sebaik-baiknya  berbagai insentif dan kemudahan berusaha  yang ditawarkan pemerintah," ucap Presiden. (Yetede)

Pilihan Editor