EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : Pamor Kinclong Mobil Setrum
Minat masyarakat Bali untuk menggunakan kendaraan listrik makin meningkat seiring dengan hadirnya beragam produk kendaraan listrik baik motor listrik maupun mobil listrik di Pulau Dewata. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penjualan mobil listrik pabrikan asal China, Wuling Motors (Wuling) yang bisa tembus hingga 100 unit per bulan sepanjang 2023. Sales Area Supervisor Wuling Motors Noor Fazrur mengatakan bahwa sepanjang tahun lalu penjualan mobil listrik di Bali menunjukkan konsistensinya.
Wuling Motors menargetkan penjualan mobil listrik di Pulau Dewata pada tahun ini bakal meningkat dibandingkan tahun lalu. Meski tak menyebut angka spesifi k, tetapi Fazrur optimistis realisasi penjualan bisa melampaui tahun sebelumnya.
Sementara itu, PR Manager Wuling Motors Brian Gom-gom menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat membeli kendaraan listrik juga datang dari pengalaman masyarakat yang sudah menggunakan kendaraan listrik sebelumnya. Selain itu, dia menilai bahwa insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemerintah juga mendorong minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik.
Jumlah kendaraan listrik hingga kuartal IV/2023 di Pulau Dewata mencapai 5.596 unit yang didominasi sepeda motor listrik 4.934 unit, minibus 589 unit, mobil roda tiga 61 unit, dan sedan 12 unit.
INDUSTRI BAJA : OPSI LEBAR DIVERSIFIKASI PASAR
Diversifikasi pasar dipandang menjadi langkah jitu guna meningkatkan ekspor baja Indonesia di tengah turunnya permintaan dari pasar China. Namun, pengelolaan pada pasar ekspor reguler juga tak boleh diabaikan.
Para produsen baja nasional dipandang perlu mencermati perkembangan potensi pasar ekspor di luar China agar dapat meningkatkan performa penjualan ke pasar luar negeri.Hal ini bukan tanpa alasan. China memang telah mendominasi pasar ekspor besi dan baja Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, porsinya mencapai 68,67% pada tahun lalu. Sementara, pasar Negeri Panda justru tengah lesu yang ditandai dengan lemahnya permintaan. Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) Purwono Widodo mengatakan bahwa konflik geopolitik dan kondisi ekonomi global masih menjadi hambatan terbesar bagi industri baja.
Data IISIA menunjukkan bahwa penurunan konsumsi besi dan baja China lantaran perekonomian negara ini yang masih berada dalam fase transisi struktural sehingga dapat menambah volatilitas dan ketidakpastian. Inflasi di China juga tercatat masih negatif -0,3% pada Desember 2023, meski pertumbuhan ekonomi negara ini tercatat mampu berada di level 4,9%. Namun demikian, sejatinya PMI manufaktur China masih berada di zona ekspansi dengan mencatatkan 50,8. “Target produksi dan penjualan 2024 diharapkan mengalami pertumbuhan seiring dengan pertumbuhan demand dan program-program pemerintah dalam mendukung industri baja nasional,” jelasnya.
Laporan IISIA menunjukkan bahwa pasar baja yang dinilai potensial meliputi Taiwan, India, dan negara-negara lainnya di kawasan Asean dan Uni Eropa.
Direktur Komersial PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) Akbar Djohan mengungkapkan bahwa pangsa pasar ekspor menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga peningkatan kinerja penjualan perseroan.
Baru-baru ini, PT Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) juga memperluas pasarnya dengan meningkatkan penetrasi di Amerika utara. Pada awal 2024, perseroan melakukan ekspor baja struktur sebanyak 1.500 metrik ton (MT) ke Kanada, dengan nilai sekitar US$2 juta. Presiden Direktur GGRP Fedaus mengungkapkan bahwa produk baja struktural yang diekspor perseroan pada awal tahun ini ditujukan guna mendukung pembangunan proyek Yukon Bridge di Kanada.
Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Investasi Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi mengapresiasi GGRP yang gencar menembus pasar ekspor.
Energi, Dalam Analisis Budaya
Matahari telah menjadi inspirasi untuk mengubah pandangan
teknologis, khususnya terkait transisi dari energy fosil menjadi energi
terbarukan. Perubahan teknologis tak cukup dimengerti saja dalam pengertian
perombakan alat dan mesin. Secara filosofis, transformasi teknologis harus didorong
pemahaman yang mendalam tentang dunia alamiah beserta tantangannya saat ini,
yaitu krisis iklim, yang membangunkan masyarakat dunia dari gagasan yang keliru
tersebut. Bookchin, pemikir kritis teori ekologi sosial, beranggapan bahwa
teknologi modern melupakan matriks sosial yang mempertimbangkan keadilan bagi sosial
dan ekologi.
Matriks sosial dalam hal ini tidak saja perihal pendapatan
ekonomi, tetapi juga pertimbangan etis mengenai konsekuensi pemanfaatan
teknologi tersebut secara holistik. Bookchin mengingatkan, terhubung dengan
energi surya, angin, atau biogas, latar belakang pengembangan teknologis kita
tak cukup hanya berkisar pada stimulan ekonomi, tetapi perlu juga memiliki
dasar desideratum, dimana hambatan-hambatan yang merintangi transisi energi,
salah satunya adalah masih minimnya riset dan karya ilmiah tentang energi
terbarukan di kampus ataupun lembaga riset di Indonesia. Para peneliti, bercerita
pentingnya sokongan terkait kebijakan pemerintah.
Kebijakan yang memprioritaskan pendanaan bagi pengarusutamaan
ekosistem penelitian dan laboratorium di Indonesia dalam pengembangan teknologi
energi terbarukan. Transformasi energi ini selain perlunya kegandrungan pada
sains, juga pendekatan etis tentang inovasi teknologi yang dapat membantu
cita-cita kehidupan bersama yang lebih baik. Secara politis, transisi ini
membutuhkan kepemimpinan visioner yang mengerti bahwa kebijakan publik dalam
bingkai krisis iklim, tidak lagi soal perhitungan efisiensi serta kesesuaian
industri dan pasar. Karena itu, transisi energi ini memerlukan kehendak dan komitmen
politis yang kokoh dan menyeluruh. (Yoga)
Mengurai Benang Kusut Pajak Hiburan
Awal tahun ini, para pengusaha hiburan digemparkan dengan
aturan baru tarif pajak hiburan jenis usaha tertentu yang berkisar 40-75 %. Mereka menilai, aturan baru itu membuat kalang kabut pengusaha. Apalagi, mereka
merasa tak dilibatkan dalam penyusunan aturan yang tertuang dalam UU No 1 Tahun
2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemda (UU HKPD). Dalam
regulasi itu, terdapat 12 kelompok jasa kesenian dan hiburan. Sebelas di
antaranya dipungut pajak hiburan maksimal 10 %. Sisanya masuk dalam kelompok
hiburan tertentu yang terdiri dari diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan
mandi uap/spa. Mereka harus membayar tarif 40-75 % dari pendapatan kotor.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi
Sukamdani mengatakan, banyak pihak mempertanyakan mengapa UU yang sudah
diresmikan pada 2022 itu baru diributkan sekarang. Itu semata-mata karena
mereka tak pernah dilibatkan dalam konsultasi publik saat UU HK-PD dirancang. ”Tidak
ada rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan pihak DPR dan tidak ada
pembicaraan dengan pemerintah. Setelah diundangkan, tidak ada sosialisasi karena
ini pajak daerah, harusnya pemda sudah memanggil para pelaku usaha,” tutur
Hariyadi di Jakarta, Jumat (26/1). (Yoga)
RI Belum Terdampak Anjloknya Harga Nikel Dunia
Nikel yang tengah didera kelebihan pasokan diperkirakan akan
terus mengalami penurunan harga dalam beberapa tahun ke depan. Situasi ini
perlu diwaspadai pelaku usaha pengolahan meskipun diprediksi tidak akan terlalu
merugikan Indonesia. Harga komoditas tambang yang tercatat di Bursa London Metal
Exchange, Jumat (26/1) itu sebesar 16.648 USD per ton. Nilai itu terus merosot
dari harga rata-rata di tahun 2023 yang 21.521 USD per ton. Bahkan, kini lebih anjlok
daripada harga nikel di 2022 yang berada di kisaran 25.834 USD per ton. Ketua
Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan,
ini bukan kali pertama harga nikel merosot. Siklus harga komoditas di pasar
global pernah membuat harga nikel jatuh ke level 9.595 USD per ton pada tahun
2016.
”Harga nikel saat ini diperkirakan cenderung akan turun lagi
dalam 2-3 tahun ke depan sampai tercapai keseimbangan harga yang baru. Harga
komoditas lebih banyak ditentukan oleh supply dan demand sehingga bila
kelebihan pasok, harga cenderung turun,” katanya saat dihubungi Kompas, Jumat. Masalah
kelebihan pasokan kerap dihubungkan dengan rendahnya penyerapan nikel untuk
produksi baterai kendaraan listrik. Perusahaan konsultan global Woodmac melaporkan,
kebutuhan nikel untuk industri baterai 480.000 ton atau 15 % kebutuhan nikel
global saat ini. Rendahnya pemanfaatan nikel untuk produksi baterai diduga
karena munculnya teknologi-teknologi baru untuk pembuatan baterai kendaraan listrik.
Sebagai contoh, lithium ferro phosphate (LFP) yang dikembangkan tanpa kandungan
nikel dan kobalt. (Yoga)
PLN Listriki 76.900 Desa dan Kelurahan
Prioritas Pengolahan Sampah dari Hulu
Pengolahan sampah dari sumbernya menjadi prioritas untuk diterapkan
di DKI Jakarta, menyusul kebijakan pemerintah yang tidak mengeluarkan izin
pembukaan tempat pemrosesan akhir (TPA) baru pada tahun 2030. Hal ini mengemuka
saat Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meresmikan tempat pengolahan sampah
reduce-reuse-recycle (TPS-3R) di dua tempat, yakni di Ciracas Jaktim dan Rawasari,
Jakpus, Jumat (26/1). Di dalam TPS3R berkapasitas 25 ton itu, sampah dipilah
antara organik dan non-organik. Selanjutnya, diproses menjadi pupuk kompos dan
bahan bakar alternatif (refuse derived fuel/RDF). Dengan pengelolaan ini, Budi
berharap dapat mengurangi penumpukan sampah di TPA. Ia pun menargetkan 44
kecamatan di DKI Jakarta memiliki TPS3R. Pada 2023, sebanyak 7 unit TPS3R sudah
dibangun. Pada 2024 ditargetkan ada 4 TPS3R tambahan yang dibangun. ”Sisanya
akan dibangun secara bertahap,” kata Budi.
Pembangunan TPS3R merupakan implementasi dari tugas yang
diberikan pemerintah pusat kepada setiap daerah guna mengurangi produksi
sampah, seiring kebijakan pemerintah yang tidak mengeluarkan izin pembukaan TPA
baru pada 2030. Edukasi masyarakat Kadis Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep
Kuswanto menambahkan, sebagian besar sampah yang diolah di TPS3R ini adalah limbah
rumah tangga. Sebelum diolah, sampah dipilah terlebih dahulu karena belum banyak
warga yang sadar untuk memilah sampahnya sendiri dari rumah. Direktur
Pengurangan Sampah KLHK Vinda Damayanti Ansjar menilai, cara paling efektif mengurangi
sampah adalah dengan mengolah sampah mulai dari sumbernya. Kesadaran inilah
yang perlu ditanamkan kepada warga, yakni untuk mulai memilah sampah dari
rumah. Peran bank sampah, sangat diperlukan untuk menyosialisasikan cara mengolah
sampah. Hanya saja, dari 16.000 bank sampah di Indonesia, tidak semua beroperasi
optimal. Banyak bank sampah yang mati suri. (Yoga)
Stok Beras Aman sampai Lebaran
Merayu Kaum Elite Naik Bus
Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memperluas
rute layanan bus Jabodetabek Residence atau JR Connexion (JRC). Langkah ini
untuk memfasilitasi warga di permukiman sekitar Ibu Kota menuju pusat Jakarta
dan sebaliknya. JR Connexion telah beroperasi sejak 2017 di beberapa wilayah
Bodetabek. Akan tetapi, belum semua warga Jabodetabek mengetahui keberadaan bus
eksklusif ini. Salah satunya warga Bekasi, Jabar, Nur Shalihah (35) yang sering
melihat bus besar di Mega City Bekasi. Namun, ia tidak tahu bus tersebut bisa
mengantarkan warga hingga Jakarta. Warga Bekasi lainnya, Dwi Arini (32), sudah
tahu ada JR Connexion. Ia beberapa kali naik bus ini dengan rute Grandhika City
Jatiwarna-Kuningan dengan ongkos Rp 25.000 sekali jalan.
Menurut Dwi, fasilitas di dalam bus cukup lengkap. Terlebih
ada untuk mengisi daya ponsel dan akses wi-fi. Bus juga sudah dilengkapi AC
yang sangat dingin. Meski demikian, Dwi tetap tidak menggunakan JR Connexion
sebagai moda transportasi sehari-hari. ”Kalau ke kantor harus naik moda
transportasi lainnya lagi. Jadi, saat ini masih sering pakai mobil untuk
sehari-hari,” kata perempuan yang bekerja di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat
(26/1). Bus JR Connexion merupakan angkutan umum massal premium untuk melayani
kebutuhan masyarakat di kawasan permukiman Bodetabek menuju simpul transportasi
utama di DKI Jakarta. Bus ini termasuk angkutan umum dalam kategori point to
point, yakni melayani langsung kebutuhan masyarakat dari titik keberangkatan
menuju lokasi tujuan dan tidak banyak berhenti di halte.
Besaran tarif JR
Connexion adalah Rp 20.000-Rp 25.000 sekali jalan, yang tergolong mahal dibandingkan
KRL Jabodetabek atau Transjakarta. Sejak diluncurkan pada 2017, JR Connexion
telah melayani 23 permukiman di Bodetabek. Saat ini, BPTJ Kemenhub berencana
menyediakan bus JR Connexion di 117 titik kawasan permukiman di Jabodetabek.
Tahun ini ditargetkan ada 40 titik terlayani. Pada 2024, BPTJ menargetkan
penambahan rute pelayanan JR Connexion di 40 perumahan Bodetabek, antara lain, Morizen,
Discovery Bintaro Jaya, Kota Harapan Indah, dan Alam Sutera. (Yoga)
WAJAH BARU PARIWISATA TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS
Setelah lebih dari dua tahun ditutup akibat pandemi Covid- 19,
Taman Nasional Way Kambas di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, kembali dibuka
untuk umum. Pariwisata TNWK kali ini mengedepankan kesejahteraan satwa, pemberdayaan
masyarakat, dan keberlanjutan. Adila Zakia (10) mengelus belalai gajah dengan
lembut di area Pusat Latihan Gajah, TNWK, Kamis (18/1/). Ia lantas memandikan
seekor gajah jinak dengan selang air, didampingi sang pawang. Adila yang datang
jauh-jauh dari Riau mengaku senang bisaberkunjung ke TNWK dan melihat
gajah-gajah jinak di sana. Sang ayah, Sunu Istiqomah Danu (47), mengatakan,
keluarganya sengaja berwisata ke TNWK untuk melihat gajah-gajah jinak yang
dipelihara di taman nasional tersebut.
Ia penasaran mendengar kabar TNWK buka dengan konsep baru.
”Kami kebetulan sedang pulang kampung ke Lampung. Kami ke sini karena ingin
mengenalkan anak-anak dengan alam,” kata Sunu. Sunu dan keluarganya membeli
beberapa paket wisata di TNWK, seperti memandikan gajah seharga Rp 150.000 per orang
dan paket berfoto dengan gajah Rp 20.000 per orang. Selain itu, wisatawan juga
membayar tiket masuk ke dalam TNWK Rp 5.000 per orang. Sunu senang bisa
mengajak anaknya berwisata ke TNWK. Meski begitu, ia merasa fasilitas yang
disediakan di TNWK masih terbatas, antara lain, tempat bersantai untuk
wisatawan masih terbatas. Ia berharap, pengelola TNWK bisa meningkatkan sarana
dan prasarana agar wisatawan lebih nyaman.
Selain itu, pengalaman yang ditawarkan dalam konsep baru wisata
alam TNWK juga dinilai masih terbatas. Pengelola perlu menyiapkan pengalaman
yang lebih seru untuk wisatawan. Annisa Putri (23), wisatawan asal Lampung
mengatakan ”Sekarang sudah enggak kayak dulu, kita bisa lihat gajah main sirkus
dan atraksi. Sekarang hanya bisa berfoto dengan gajah atau memandikan gajah,”
ucapnya.Ia sebenarnya berharap bisa menaiki gajah jinak yang ada di TNWK.
Namun, ternyata hal itu sudah tidak diperbolehkan karena dianggap tidak
memperhatikan kesejahteraan satwa.
Rudi Hartono (35) warga Desa Labuhan Ratu IX, yang juga
pelaku usaha jasa wisata, mengatakan, dengan konsep baru tersebut, tarif wisata
di TNWK menjadi lebih mahal. Ia mengaku kesulitan menawarkan paket wisata
kepada para agen travel. ”Kalau dulu paket wisata TNWK bisa saya jual Rp 90.000
per orang, sudah termasuk kendaraan, tour guide, makan dan minum, serta paket
wisata berkeliling satu hari di TNWK dan desa penyangga. Kalau sekarang, kita
tawarkan di harga Rp 150.000-Rp 190.000 per orang, tapi belum deal semua, masih
banyak yang pikir-pikir,” kata Rudi. Sukatmoko, Humas TNWK mengatakan, konsep baru
wisata alam di TNWK dilakukan dengan mengintegrasikan wisata desa yang dikelola
oleh masyarakat. Desa-desa penyangga yang ada di sekitar TNWK dilibatkan untuk
menyediakan sarana dan prasarana penunjang pariwisata di TNWK. (Yoga)









