;

Kenaikan Beban Negara di Tahun Politik

Hairul Rizal 30 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Pada tahun ini pemerintah mematok penerbitan Surat Berharga Negara atau SBN senilai Rp666 triliun dalam APBN 2024. Nilai tersebut melesat 115% jika dibandingkan dengan realisasi pada 2023 senilai Rp308 triliun.Lonjakan rencana penerbitan SBN ini melebihi realisasi 2022 yang mencapai Rp658,8 triliun. Rekor penerbitan surat utang masih tercatat pada 2020 yang mencapai Rp1.177,2 triliun. Kala itu, pandemi Covid-19 menghantam dunia, termasuk Indonesia, sehingga utang membengkak.Lambat laun penerbitan surat utang sempat susut. Pada 2021 mencapai Rp877,5 triliun, dan mencapai titik terendah Rp308,7 triliun pada 2023. Angka tersebut lebih rendah dari periode sebelum Covid-19, tepatnya pada 2019, dengan penerbitan SBN Rp446,3 triliun.Pada tahun politik ini, pemerintah justru memompa belanja negara, sehingga defisit APBN diramal mencapai 2,29% dari PDB, atau setara Rp522,8 triliun. Rasio defisit lebih tinggi dari tahun lalu yang mencapai 1,65%. Adapun belanja negara dalam APBN 2024 direncanakan sebesar Rp3.325,1 triliun. Dengan alokasi terbesar untuk belanja pemerintah pusat Rp2.467,5 triliun, serta transfer ke daerah sebesar Rp857,6 triliun. Proyek tersebut seperti pembangunan IKN, penyediaan anggaran subsidi (energi dan non-energi), proyek infrastruktur prioritas, hingga pelaksanaan pemilu 2024 serta kenaikan gaji pokok PNS dan pensiunan. Lonjakan anggaran terbesar terjadi pada pos perlindungan sosial yang mencapai Rp496,8 triliun. Angka tersebut melesat hampir menyamai posisi 2020 sebesar Rp498 triliun. Padahal saat itu tengah terjadi pagebluk yang menyebabkan kemiskinan melebar. Pos anggaran jumbo lainnya, seperti infrastruktur sebesar Rp423,4 triliun dan anggaran hukum dan hankam sebesar Rp331,9 triliun. Pos terakhir ini untuk penguatan ketertiban dan keamanan pada Pemilu 2024, dukungan pengaman IKN, dan pelaksanaan kegiatan operasional hukum dan hankam. Lonjakan belanja negara yang dibiayai dari pundi-pundi utang bakal berdampak dalam jangka panjang. Pasalnya, per November 2023 utang pemerintah tercatat Rp8.041 triliun.Secara rasio utang terhadap PDB masih aman karena di bawah 40% dari batas aman dalam UU Keuangan Negara yang dipatok 60%. Akan tetapi, kurva kenaikan utang akan terus berjalan pada tahun ini.

BISNIS PROPERTI 2024 : SEKTOR RESIDENSIAL MASIH POTENSIAL

Hairul Rizal 30 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Pelaku usaha properti optimistis penjualan residensial pada tahun ini terkerek pada kisaran 10%—15%, sejalan dengan berlanjutnya program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2024. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Daniel Djumali mengatakan target itu sejalan dengan implementasi pembebasan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) periode November—Desember 2023 yang mampu mendongkrak penjualan perumahan.Akan tetapi, Daniel mempertanyakan keberlanjutan program insentif PPN DTP tahun anggaran 2024 setelah pemerintah tidak kunjung merilis instruksi pelaksanaan penerapan insentif itu. Menurutnya, payung hukum penerapan PPN DTP diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 120/2023 hanya mengatur realisasi pemberian PPN yang ditanggung pemerintah untuk tahun anggaran 2023. Khusus tahun ini, belum ada aturan turunannya. Alhasil, banyak developer properti yang menunda proses akad. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Joko Su ranto juga berkeyakinan sektor properti tumbuh mencapai 10% sepanjang 2024. Menurut perhitungan, dia menuturkan bahwa rata-rata pertumbuhan penjualan sektor properti sebesar 0,5%—0,75% per bulan karena terdorong implementasi insentif PPN DTP. Di samping itu, gelaran kontestasi politik juga dipercaya mengakselerasi geliat industri properti. Alasannya, Joko memprediksi bahwa setidaknya akan ada peningkatan uang beredar mencapai Rp200 triliun. Kebijakan fiskal pada sektor properti itu untuk mendongkrak ekonomi dalam negeri, mengingat industri properti memiliki efek berganda dan mampu menciptakan lapangan kerja yang juga cukup besar. Mengacu pada PMK 120/2023 Pasal 2 (1), insentif PPN DTP diberikan untuk pembelian rumah tapak maupun rumah susun yang memenuhi persyaratan, ditanggung oleh pemerintah untuk tahun anggaran 2023. Pemberian PPN 100% ditanggung pemerintah berlaku mulai November 2023 hingga Juni 2024 bagi rumah baru seharga Rp2 miliar. Untuk rumah dengan harga Rp5 miliar, hanya Rp2 miliar yang ditanggung 100%.

FASILITAS PENGOLAHAN MIGAS : PROBLEM PELIK KILANG DI TUBAN

Hairul Rizal 30 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Pengembangan megaproyek Grass Root Refinery Tuban masih menyisakan persoalan rumit setelah Rosneft Singapore Pte. Ltd. terkena impak ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina. Perburuan mitra strategis pun dilakukan agar proyek senilai US$13,5 miliar itu bisa berlanjut. Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas atau KPPIP Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut PT Pertamina (Persero) terus mencari mitra strategis untuk menopang aspek teknologi dan pembiayaan proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Pasalnya, sanksi yang mengenai Rosneft telah menghambat akses pendanaan, teknologi, dan jasa konstruksi dalam proyek yang ditujukan untuk memproduksi lebih banyak bahan bakar minyak atau BBM dengan kualitas standar Euro 5 di dalam negeri. Ketua KPPIP Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan bahwa pemerintah mendukung upaya Pertamina mencari mitra strategis yang bisa mendukung penyelesaian proyek GRR Tuban. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menagih kepastian investasi PSN itu sejak Juni 2023, setelah beberapa kali mengalami pengunduran. Hanya saja, hingga saat ini kepastian investasi proyek tersebut belum kunjung diteken. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji pun sebelumnya menyebutkan bahwa kementeriannya masih memberi tambahan waktu hingga 2024 setelah tenggat keputusan akhir investasi atau final investment decision (FID) proyek pengerjaan kilang baru itu beberapa kali mengalami kemunduran. Corporate Secretary Kilang Pertamina Internasional Hermansyah Y. Nasroen mengatakan bahwa penyelesaian FID proyek GRR Tuban masih dalam progres untuk diselesaikan. Dalam kesempatan terpisah, Pertamina juga mengharapkan dukungan pembangunan infrastruktur dan akses lahan kilang seperti yang tertuang dalam kesepakatan perusahaan patungan atau joint venture agreement antara Pertamina dan Rosneft. Dukungan tersebut antara lain berupa pembangunan ruas Tol Tuban dan rel kereta api Babat—Tuban. Perseroan juga meminta pelebaran jalan dan penguatan jembatan existing di ruas Gresik—Tuban, mengingat persetujuan pelebaran jalan yang sudah diperoleh saat ini hanya untuk sepanjang 3,6 kilometer dari target 10,5 kilometer. Direktur Utama Kilang Pertamina Internasional Taufik Aditiyawarman juga sempat mengatakan bahwa pengajuan mitra baru dilakukan sejak tahun lalu. Penambahan mitra baru menjadi hal strategis yang harus dilakukan untuk mengimbangi sanksi yang saat ini diterima oleh Rosneft. Adapun, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Yuliot Tanjung menuturkan bahwa posisi investasi Rosneft di Kilang Tuban saat ini masih terhambat akibat embargo dari negara-negara barat, padahal penyiapan investasi awal terkait dengan ketersediaan lahan sudah rampung. Sementara itu, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi meminta pemerintah untuk mulai mempertimbangkan pengalihan fokus pemenuhan kebutuhan energi nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT).

KASUS PEMANGKASAN INSENTIF : Hasil OTT KPK di Sidoarjo Satu Orang Jadi Tersangka

Hairul Rizal 30 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kasubag Umum dan Kepegawaian Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, Siska Wati, sebagai tersangka kasus dugaan pemotongan dana insentif Aparatur Sipil Negara (ASN) Siska Wati merupakan satu dari total 11 orang yang terjaring OTT KPK pada Kamis (25/1). Dari OTT tersebut, KPK menjaring sejumlah pihak di sekitaran Kabupaten Sidoarjo sekaligus barang bukti Rp69,9 juta dari dugaan pemotongan sekaligus penerimaan dana sekitar Rp2,7 miliar pada 2023. “Atas dasar kecukupan alat bukti, ditingkatkan lagi ke penyidikan dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka Siska Wati, Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD Kabupaten Sidoarjo,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada konferensi pers, Senin (29/1). Dari total 11 orang yang terjaring OTT, selain tersangka, tim KPK turut menangkap dan meminta keterangan kakak ipar Bupati Sidoarjo Robith Fuadi, asisten pribadi Bupati Sidoarjo Aswin Reza Sumantri, pimpinan cabang Bank Jatim Umi Laila dan sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo lainnya.  Besaran potongan insentif dimaksud yakni 10% sampai dengan 30% dari dana insentif yang diterima. Uangnya diserahkan secara tunai dengan mengoordinasikan setiap bendahara yang ditunjuk di tiga bidang pajak daerah dan bagian sekretariat.

KAMPANYE PILPRES 2024 : KETENAGAKERJAAN JADI SOROTAN

Hairul Rizal 30 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Pasangan calon presiden dan wakil presiden memiliki waktu 11 hari lagi untuk melakukan kampanye dan sekali kesempatan debat Pilpres. Isu terkait ketenagakerjaan menjadi sorotan pada saat debat maupun kampanye. Masa kampanye telah memasuki hari ke-64 pada hari ini dan akan berakhir pada 10 Februari 2024 mendatang atau sebelum memasuki masa tenang menuju hari pemilihan suara 14 Februari 2024. Pasangan capres dan cawapres mengoptimalkan sisa waktu kampanye dan momentum debat terakhir, Minggu 4 Februari 2024, untuk menyosialisasikan program-programnya. Debat kelima akan mengusung tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo akan membahas revisi UU Omninus Law Cipta Kerja (Ciptaker) hingga program afirmasi perempuan dan disabilitas pada debat kelima Pilpres 2024. Kesiapan Ganjar itu disampaikan oleh Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto. Dia meyakini pengalaman Ganjar sebagai anggota DPR hingga gubernur Jawa Tengah selama 10 tahun jadi bekal untuk kuasai tema debat kelima. Pasangan Ganjar-Mahfud, juga sudah menyiapkan banyak program kesejahteraan sosial seperti memaksimalkan bansos lewat KTP Sakti (Satu Kartu Terpadu Indonesia), perluasan PKH dari 10 juta menjadi 15 juta keluarga, dana abadi kesejahteraan sosial, sikat KKN program kesejahteraan sosial; 17 juta lapangan kerja yang kayak, termasuk untuk kelompok rentan; dan 10 juta hunian. Mantan gubernur Lemhannas ini juga berpendapat, iklusi merupakan tema yang ‘Ganjar banget’. Menurutnya, Ganjar melihat perempuan punya berperan penting untuk kemajuan bangsa dan disabilitas tidak bisa terus-menerus terpinggirkan. Sementara itu, topik mengenai UU Cipta Kerja juga menjadi perhatian capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat berkampanye. Anies berkomitmen mengkaji ulang UU Ciptaker yang tidak memberikan rasa keadilan untuk pekerja kerah biru. Mengutip data Badan Pusat Statistika (BPS), Anies mengatakan bahwa pengangguran turun 5,3% pada era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. Pada era pasca UU Ciptaker Presiden RI Joko Widodo, pengangguran hanya turun 0,73%. Mengutip data Badan Pusat Statistika (BPS), Anies mengatakan bahwa pengangguran turun 5,3% pada era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. Pada era pasca UU Ciptaker Presiden RI Joko Widodo, pengangguran hanya turun 0,73%. Di sisi lain, cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka melakukan kampanye di Pekalongan Jawa Tengah, kemarin. Gibran berjanji akan memberi pelatihan dan membantu mempromosikan batik pekalongan yang selama ini kebanyakan hanya berjualan secara offline. Menurut Gibran, Pemkot Solo sempat bekerja sama dengan Shopee Campus untuk memberikan pelatihan kepada UMKM agar bisa berjualan produk dari hulu hingga hilir. Selain pelatihan, Gibran juga berjanji akan membantu lewat penguatan koneksi internet, guna mendukung proses digitalisasi produknya.

Awas, Rupiah Terkena Serangan Sentimen Ganas

Hairul Rizal 29 Jan 2024 Kontan (H)
Nilai tukar rupiah terus melemah menuju level psikologis Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Narasi suku bunga acuan AS akan bertahan lebih lama di level tinggi menimbulkan tekanan pada mata uang global, termasuk mata uang Garuda. Dikutip dari Bloomberg, rupiah berada di posisi Rp 15.615 per dolar AS pada awal pekan lalu terjun bebas hingga hingga menembus level terendah Rp 15.826 dalam sepekan pada Kamis (25/1). Pada perdagangan Jumat (26/1), rupiah di pasar spot naik tipis ke posisi Rp 15.825. Dalam sepekan, rupiah sudah turun 1,34%. Sejak awal tahun, rupiah sudah terkoreksi 2,76% terhadap dolar AS. Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, ekspektasi suku bunga acuan AS bakal dipangkas pada bulan Maret 2024 mulai runtuh. Ini tercermin dari probabilitas The Federal Reserve memotong suku bunga pada Maret turun hingga ke bawah 50%. Sementara itu, stimulus China yang diharapkan berdampak positif untuk pasar Asia, belum mampu mengangkat rupiah. "Nilai tukar rupiah sangat mudah menembus level harga Rp 16.000 per dolar AS apabila Bank Indonesia (BI) tidak rutin intervensi," ujar Lukman, Minggu (28/1). Research And Development Handal Semesta Berjangka, Alwi Assegaf melihat, rupiah tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, indeks dolar AS baru-baru ini mencapai level tertinggi enam pekan terakhir. Pemicunya adalah sentimen yang menguatkan aset safe haven seperti dolar AS dan ekspektasi The Fed memangkas suku bunga di awal tahun ini yang perlahan memudar. Penguatan dolar AS juga berkat dorongan dari kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun yang kini berada di atas 4%. Tingginya imbal hasil (yield) obligasi AS dapat menarik lebih banyak dana investasi ke negari Paman Sam sehingga yang berdampak pada penguatan dolar AS.Pergerakan USD/IDR secara teknikal sudah overbought, sehingga memberi peluang rupiah bakal menguat. Hanya saja, Alwi mengamati, level 16.000 mungkin bakal menjadi area psikologis rupiah pada akhir kuartal I-2024, seiring narasi suku bunga tinggi masih membayangi pasar.

Sektor Batubara Masih Sengsara

Hairul Rizal 29 Jan 2024 Kontan
Sektor batubara masih dibayangi sejumlah sentimen pemberat. Perayaan tahun baru Imlek di China yang biasanya mengangkat permintaan batubara, diperkirakan tak terlalu berdampak ke harga komoditas ini. Secara historis konsumsi energi biasanya akan meningkat pada tahun baru China. Sebagai gambaran, Imlek 2575 Kongzili akan jatuh sebentar lagi, yakni pada 10 Februari 2024. Namun, menjelang tahun baru kalender lunar itu, harga batubara masih cenderung terkoreksi. Head of Business Development FAC Sekuritas Indonesia, Kenji Putera Tjahaja menilai, faktor perayaan imlek masih belum cukup mendongkrak harga batubara.Pasalnya, sentimen yang menjadi penekan harga masih cenderung dominan. Dari dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyusun peta jalan pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Yang pasti, ada dua PLTU yang akan dipensiunkan dini, yakni PLTU Cirebon-1 dan Pelabuhan Ratu. Di sisi lain, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas menilai, sentimen datangnya Imlek bisa saja mendongkrak harga batubara. Tapi, sifatnya cuma jangka pendek atau minimal hanya bisa menstabilkan harga batubara dari kejatuhan secara langsung. Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Thomas Radityo meyakini harga batubara akan tetap berada di atas US$ 100 per ton untuk tahun ini, dengan perkiraan rata-rata US$ 130 per ton. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diyakini menghasilkan yield dividend sebesar 9,5%, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dengan estimasi yield sebesar 15,3%, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan perkiraan yield sebesar 9,0%.

Potensi Penyaluran Kredit Hijau Semakin Besar

Hairul Rizal 29 Jan 2024 Kontan
Perbankan semakin gencar meningkatkan kontribusi pembiayaan hijau bagi kinerja. Jumlah portofolio hijau bank-bank besar tercatat tumbuh positif sepanjang tahun 2023. Tahun ini, pertumbuhan diperkirakan akan berlanjut, didukung oleh semakin tingginya kepedulian korporasi menjalankan prinsip berkelanjutan. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya, telah mencatatkan total kredit berkelanjutan sebesar Rp 202,6 triliun per akhir 2023, tumbuh 10,6% secara tahunan. Kredit berkelanjutan menyumbang 24,8% terhadap total kredit BCA. Sementara itu, kredit hijau telah mencapai Rp 87 triliun terhadap kredit berkelanjutan, tumbuh 7,4 %. Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja mengatakan, kredit berkelanjutan BCA tahun ini diperkirakan akan tumbuh sekitar 8%. Menurut dia, potensi pertumbuhan kredit berkelanjutan, termasuk kredit hijau, masih besar. Salah satu pendorongnya adalah sektor kendaraan listrik. Sementara BNI mencatatkan portofolio pembiayaan hijau mencapai Rp 67,9 triliun per akhir 2023. Realisasi ini tumbuh sebesar 13,6% dari tahun sebelumnya. BNI memiliki perhatian khusus pada risiko transisi yang dihadapi debitur dan telah menerapkan sustainability linked loan (SLL). Hingga akhir 2023, BNI telah menyalurkan SLL Rp 4,6 triliun. Direktur Manajemen Risiko BNI David Pirzada mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai inisiatif dalam implementasi ESG. Per September 2023, kredit hijau Bank Mandiri telah mencapai Rp 122 triliun. "Kami memperkirakan jumlah dan volume pembiayaan keberlanjutan yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan akan terus tumbuh secara sindikasi," kata Susana Indah Kris Indriati, Direktur Korporasi Bank Mandiri.

KUCURAN SERET PERUSAHAAN RINTISAN

Hairul Rizal 29 Jan 2024 Bisnis Indonesia (H)

Pendanaan ke perusahaan rintisan atau start-up pada 2023 terjun bebas. Selain terpengaruh ekonomi global yang melambat, situasi internal yang dihadapi oleh start-up dirasa cukup berat karena tidak bisa tumbuh sesuai dengan harapan.Lembaran baru bagi perusahaan rintisan dibuka lagi pada tahun ini. Sejumlah sektor yang terkait dengan energi baru terbarukan dan kesehatan, diperkirakan menjadi incaran para venture capital.Peluang bagi start-up mendulang pendanaan cukup terbuka. Namun, tantangannya seberapa mampu mereka menjaga tata kelola bisnis agar tak terjerembab dalam kerugian atau justru berujung masalah hukum.

PENDANAAN KE PERUSAHAAN RINTISAN : GUGUR SETELAH DIGUYUR

Hairul Rizal 29 Jan 2024 Bisnis Indonesia

Perusahaan rintisan atau start-up bak cendawan di musim hujan sejak 2020, tatkala dunia dihadapkan pada situasi krisis akibat pandemi Covid-19. Terbatasnya aktivitas masyarakat, melahirkan ide-ide bisnis baru untuk memberikan layanan kepada konsumen berbasis digital. Sekitar pertengahan Juni 2020, Fabelio mengumumkan per olehan putaran pendanaan Seri C senilai US$9 juta yang dipimpin oleh perusahaan ventura asal Taiwan, AppWorks, Endeavour Catalyst, dan MDI Ventures. Dengan kucuran modal itu, perusahaan peritel berbasis online tersebut secara total meraup dana hingga US$20 juta atau sekitar Rp300 miliar sejak berdiri. Fabelio pun percaya diri dengan rencana bisnis yang dijalankan untuk memacu ekspansi ke beberapa wilayah seperti Jawa Barat dan Bali.  Menurut CEO & Co-Founder Fabelio Marshall Tegar Utoyo, fokus perusahaan yakni meningkatkan kategori produk dan waktu pengiriman, termasuk memperluas bisnis ke seluruh Indonesia. Selang 2 tahun kemudian, Fabelio dinyatakan dalam keadaan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 5 Oktober 2022. Adalah PT Harta Djaya Karya yang membawa PT Kayu Raya Indonesia (Fabelio) ke meja hijau. Beberapa pihak yang mengetahui perkara tersebut menyatakan nilai kewajiban yang mesti dipenuhi oleh Fabelio sekitar Rp100 miliar. Kasus pailit dialami pula oleh start-up penyedia jasa working-space, Co-Hive atau PT Evi Asia Tenggara. Awal 2023, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan Evi Asia Tenggara (Co-Hive) dalam keadaan pailit menyusul gugatan yang diajukan oleh PT Bisnis Bersama Berkah. Rontoknya sejumlah perusahaan rintisan seolah menandai berakhirnya pesta ‘bakar uang’. 

Start-up yang gagal bersaing, tidak mampu menemukan model bisnis yang tepat, atau salah dalam tata kelola, pada akhirnya terpaksa gulung tikar. Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community (IDIEC) M. Tesar Sandikapura menyatakan fenomena tutupnya sejumlah start-up pada tahun lalu, justru terjadi kepada perusahaan yang disuntik dana besar dengan jumlah besar. Menurutnya, fenomena itu mesti menjadi perhatian pemerintah. Apabila fenomena start-up yang disuntik dana jumbo kemudian mati, dampaknya bisa memengaruhi pergerakan ekonomi seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tingkat kepercayaan investor terhadap aktivitas investasi di dalam negeri. Fenomena itu mirip dengan kondisi para perusahaan rintisan yang melakukan penawaran saham perdana di pasar modal, tapi justru harga sahamnya rontok. Para pemilik modal atau venture capital terlihat mencermati dalam kurun sekitar 5 tahun sebagai fase krusial untuk melihat perkembangan perusahaan rintisan semenjak pertama kali mendapat kucuran pendanaan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Bain & Company dan AC Ventures pada pengujung 2023, total pendanaan oleh venture capital sekitar US$700 juta. Jumlah itu melorot tajam dibandingkan dengan periode 2022 yang mencapai US$3,6 miliar. Menurut Co-Founder & Managing Partner at Ideosource VC Edward Ismawan Chamdani, sepanjang 2023 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi para start-up dengan situasi pasar yang sedang terkoreksi. Sisi baiknya, katanya, kondisi riil start-up sekarang ini menjadi lebih transparan dan tidak bisa menutup diri dengan berbagai macam dinamika di internal masing-masing. Ketua Umum Asosiasi Tech Startup Indonesia Handito Joewono menilai fenomena tutupnya perusahaan start-up merupakan sesuatu yang normal. Justru menjadi tidak normal ketika semua perusahaan start-up tumbuh pesat. Terlebih, dia menyebut, selama ini memang hanya kurang dari 5% start-up yang mampu melewati tantangan menjadi perusahaan yang stabil.

Pilihan Editor