;

2024, Pasar Smartphone Diproyeksikan Bangkit

Yuniati Turjandini 14 Feb 2024 Investor Daily
Pasar ponsel pintar (smartphone) global diproyeksikan mulai bangkit pada 2024 ini setelah lima tahunan terakhir dalam tren tertekan dan turun, permintaan konsumen yang masih rendah dan biaya produksi yang meningkat karena ekonomi global yang masih tertekan oleh masalah geopolitik/perang di Timur Tengah dan Rusia-Ukraina. Internasional Data Corporation (IDC) lembaga riset dan konsultan berbagai sektor bisnis yang berbasis di Amerika Selatan, memprediksi pemulihan pasar smartphone terjadi pada 202 ini dengan potensi pertumbuhan  5,9% dibandingkan tahun 2023. Namun, permintaan  konsumen yang rendah dan biaya produksi yang meningkat  juga akan membayangi potensi kebangkitan pasar pada tahun ini. Sementara itu, menurut data IDC, penjualan dan pengiriman (shipment) smartphone global sebanyak 1,17 miliar unit pada 2023, masih turun 3,2% dibandingkan  tahun 2022 sebanyak 1,21 miliar unit. (Yetede)

IHSG Koreksi Wajar, Bakal Kembali Melesat Usai Pemilu

Yuniati Turjandini 14 Feb 2024 Investor Daily (H)
Indeks  Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi kembali gagah di zona hijau usai gelaran pemilihan umum. Kalangan analis menilai, pelemahan IHSG sebesar 87,93 poin (1,2%) ke posisi 7.209 perdagangan kemarin merupakan  koreksi wajar dan hanya bersifat sementara. Senior Invesment Information Mirea Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, pelaku pasar tentunya sedang mencermati  hasil dari pemilu yang sedang berlangsung pada rabu (14/2/2024), berikut dengan teknis pemilu yang diharapkan berjalan jujur. "Lantaran apabila berjalan dengan tidak jujur, berpotensi terjadi sengketa pemilu dan akan membuat situasi pereokonomian tidak kondusif," ujar dia kepada Investor Daily. Selain soal pemilu dari dalam negeri, investor menantikan data makroekonomi berupa neraca perdagangan  yang diproyeksikan kembali melanjutkan surplus selama 45 bulan berturut-turut. Sedangkan dari global, pelaku pasar menantikan rilis data US Consumer Price Index yang diproyeksikan bakal dikisaran 2% dan memicu The Fed untuk menerapkan kebijakan yang mendukung dovish agar mempercepat perluasan policy keuangan. (Yetede)

Laba Himbara Nyaris Tembus Rp140 Triliun

Yuniati Turjandini 14 Feb 2024 Investor Daily (H)
Kuartet bank pelat merah terus mencetak kinerja positif sepanjang 2023. Tercermin dari laba bersih yang dapat didistribusi ke pemilik hampir tembus Rp 140 triliun berhasil dikantongi. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Investor Daily, pertumbuhan bersih empat bank BUMN  ini cukup tinggi berkisar 14-34% secara tahunan (year on year/yoy) jika dirinci, laba bersih PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara konsolidasi mencapai Rp60,1 triliun, tumbuh 17,45% (yoy) diakhir Desember 2023. Berikutnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni melesat 33,74% (yoy) untuk laba bersih konsolidasi yang senilai Rp55,06 triliun sepanjang 2023.  Lalu ada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang membukukan laba bersih Rp20,91 triliun atau meningkat 14,2% (yoy) di akhir Desember 2023. Terakhir PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang baru mempublikasikan laporan keuangan dimana laba bersih  mengalami peningkatan 15,13% (yoy) menjadi Rp3,5 triliun sepanjang Januari-Desember 2023. (Yetede)

Tak hanya Siap Menang, Juga Harus Siap Kalah

Yuniati Turjandini 14 Feb 2024 Investor Daily (H)
"Tidak hanya siap untuk menang, tapi juga harus siap untuk kalah." Pesan itu kembali diserukan oleh sejumlah elemen masyarakat, dari tokoh agama, hingga pelaku usaha, kepada semua kontestan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, menjelang momen pemungutan suara atau pencoblosan yang akan berlangsung pada hari ini, Rabu (14/02/2024).  Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR, DPRD, serta DPD. Karenanya, semua pihak, terlebih kontestan pemilu, harus menghormati apa pun hasil pemilu yang telah dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil luber-jurdil, para kontestan pemilu diminta menyelesaikan melalui jalur hukum yang ada, yakni gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). SIkap legowo terhadap hasil pemilu serta menghindari cara yang melawan hukum dalam penyelesaian perselisihan pemilu, akan lebih menjamin terciptanya kepastian hukum serta stabilitas politik, sosial dan keamanan. (Yetede)

Indonesia Melaksanakan Pesta Demokrasi!

Hairul Rizal 14 Feb 2024 Kontan (H)
Indonesia pada hari ini (14/2) menggelar hajatan besar nan strategis: Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Lebih dari 204 juta penduduk tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia, termasuk pemilih di luar negeri. Pasangan calon presiden - calon wakil presiden (capres - cawapres) nomor urut 1 Anis Baswedan - Muhaimin Iskandar; pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka; serta pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD akan berlaga menuju kursi kepemimpinan nasional selama lima tahun ke depan. Selain pemilihan presiden (pilpres), masyarakat juga akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan wakilnya yang kelak duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota. Masyarakat berharap Pemilu 2024 berlangsung jujur, adil dan transparan. Dengan begitu, hasil pemilu bisa diterima semua pihak dan menghasilkan kepemimpinan Indonesia dengan legitimasi kuat. Selamat memilih!

Penanaman Padi Diakselerasi

Yoga 14 Feb 2024 Kompas

Pemerintah menyiapkan empat solusi untuk mempercepat penanaman tanaman pangan, khususnya padi dan jagung, demi meningkatkan produksi. Solusi yang dimaksud adalah pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, insentif benih gratis, dan penambahan pupuk. Mentan Amran Sulaiman mengemukakan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/2). ”Tadi, kami dipanggil Presiden. Beliau menanyakan perkembangan tanaman, khususnya padi dan jagung,” ujar Amran. Menurut Amran, peningkatan produksi beras harus didorong lebih cepat karena harga beras dunia dan Indonesia meningkat. Terkait hal itu, dirumuskan empat solusi untuk mendorong upaya akselerasi.

”Kami laporkan ke Bapak Presiden, (pertama) bagaimana kita mengairi sawah-sawah di Pulau Jawa dan luar Jawa yang di wilayah itu ada sungai (besar), seperti Sungai Bengawan Solo. Kita bisa pompa airnya naik ke sawah, digunakan oleh petani,” ujar Amran. Solusi kedua adalah optimalisasi lahan rawa yang sebelumnya hanya ditanami satu kali agar bisa ditanami dua dan tiga kali. ”Ketiga adalah kita memberikan insentif benih gratis kepada petani yang mau melakukan perluasan tanam, contoh padi gogo,” kata Amran. Solusi keempat adalah tambahan pupuk agar bisa diperoleh petani dengan tepat waktu dan tepat volume. ”Pupuk tambahan dari Bapak Presiden nilainya Rp 14 triliun, bagaimana ini direalisasikan dengan cepat,” ujarnya.

Amran menegaskan, produksi mutlak ditingkatkan untuk menurunkan harga beras. Hal ini bukan hanya menyangkut harga beras Indonesia, melainkan juga harga beras dunia. ”Kita standing crop sekarang, yang kita tanam sejak Desember (dan) Januari, lebih kurang 4 juta hektar. Dikali saja dengan produksi, mudah-mudahan bisa produksi 5-8 ton per hektar,” ujarnya terkait target panen hingga Maret 2024. Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menambahkan, ketersediaan pupuk menjadi faktor utama dalam upaya peningkatan produksi beras. ”Oleh karena itu, kita sudah siapkan stok pupuk 2 juta ton, dimana 1,1 juta ton  sudah berada di kabupaten-kabupaten, siap untuk disalurkan,” katanya. Volume pupuk subsidi ini, menurut Rahmad, mencapai 4,7 juta ton. (Yoga) 

Efek Pemilu, Konsumen Masih Mengerem Belanja

Hairul Rizal 14 Feb 2024 Kontan
Denyut perekonomian nasional belum berdetak kencang di tahun politik. Sejumlah indikator, seperti indeks keyakinan konsumen dan indeks ekspektasi konsumen menunjukkan kenaikan tipis pada Januari 2024. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2024 sebesar 125,0, naik tipis dari posisi Desember 2023 di level 123,8. Keyakinan konsumen tersebut didorong oleh menguatnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Demikian pula dengan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (enam bulan mendatang), yang juga meningkat. Hanya saja, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, data terbaru yang dirilis BI masih menyisakan sejumlah catatan. Dia berpendapat, meski konsumen cukup optimistis dengan kondisi perekonomian saat ini, jika dilihat berdasarkan proporsi pengeluaran responden, maka terjadi peningkatan proporsi konsumsi dan tabungan. Adapun porsi cicilan pinjaman cenderung menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dengan kata lain, sekalipun keyakinan konsumen meningkat, hanya kategori konsumen dengan pengeluaran kurang dari Rp 2 juta yang mengalami peningkatan keyakinan. Oleh karena itu, menurut Josua, dalam jangka pendek ini pemerintah perlu menjaga stabilitas harga pangan, karena tren harga pangan terutama beras di pasar domestik cenderung meningkat, di sisi lain stok beras nasional menipis. Dalam setahun terakhir, harga rata-rata beras premium dan medium sudah menanjak masing-masing di atas 15%. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menyebutkan perekonomian saat ini masih ditopang konsumsi domestik. Salah satunya adanya momentum belanja Pemilu 2024. "Peningkatan kepercayaan konsumen lebih dipengaruhi aktivitas ekonomi yang cukup tinggi menjelang pemilu dan libur," ujar dia.

Limbung Beras

Yoga 14 Feb 2024 Kompas

Harga beras semakin tinggi. Pasar beras premium mulai tak terisi. Kala paceklik terjadi, banjir justru menghampiri. Kini, limbung beras tengah terjadi. Dalam setahun terakhir, harga beras medium naik 15,21 %. Panel Harga Pangan Bapanas menunjukkan, per 13 Februari 2024, harga rata-rata nasional beras medium Rp 13.870 per kg, lebih tinggi dari harga rerata Februari 2023, Rp 11.760 per kg. Begitu juga beras premium, harga rerata nasionalnya naik 15,34 % secara tahunan dari Rp 13.410 per kg menjadi 15.840 per kg. Selama enam bulan berturut-turut, Agustus 2023-Januari 2024, kenaikan harga beras telah memicu inflasi. Hal itu terjadi lantaran produksi beras nasional turun sekitar 650.000 ton dari 31,54 juta ton pada 2022 menjadi 30,89 juta ton pada 2023. Penurunan produksi itu membuat neraca produksi dan konsumsi beras di luar impor dan ekspor beras pada 2023 hanya surplus 270.000 ton.

Pada Januari-Februari 2024, BPS juga menyebutkan bakal terjadi defisit beras sebesar 2,83 juta ton. Neraca beras baru akan surplus mulai Maret 2024, diperkirakan 970.000 ton. Namun, surplus tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Maret 2023 di 2,59 juta ton. Perubahan cuaca, terutama fenomena El Nino yang berkepanjangan, menjadi biang keladinya. Hal itu juga membuat musim tanam I berikut panen raya padi mundur. Masa paceklik beras juga kian panjang. Pada periode 2022/2023, masa paceklik beras berlangsung selama enam bulan, yakni Agustus 2022-Januari 2023. Adapun pada periode 2023/2024, masa paceklik tersebut terjadi selama delapan bulan, yakni Juli 2023-Februari 2024. Saat neraca produksi-konsumsi beras mengalami defisit, banjir justru melanda sejumlah daerah di Indonesia. Kementan mencatat, banjir tersebut melanda 7.026 hektar lahan pertanian yang didominasi areal persawahan. Banjir tersebut memengaruhi psikologi pasar perberasan nasional sehingga harga beras kian melambung. Masyarakat juga mulai kesulitan mendapatkan beras premium di sejumlah minimarket dan swalayan atau pasar ritel modern dalam beberapa hari terakhir ini. (Yoga) 

Jaga Keberlanjutan Pembiayaan JKN, Pertimbangkan Opsi Kebijakan

Yoga 14 Feb 2024 Kompas

Keberlanjutan program Jaminan KesehatanNasional (JKN) jadi keniscayaan dengan besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat Indonesia. Namun, upaya menjaga keberlanjutan itu bukan tanpa tantangan. Tujuan menyehatkan warga bisa tercapai jika kondisi keuangan JKN sehat. Laporan keuangan BPJS Kesehatan per 31 Desember 2023 menunjukkan, kondisi keuangan jaminan sosial (DJS) kesehatan dalam pembiayaan JKN sesuai ketentuan dengan aset bersih Rp 57,76 triliun. Dengan aset itu, diestimasi cukup bagi 4,36 kali bulan bayar klaim ke depan, menurun dibandingkan Desember 2022 dengan aset bersih mencukupi untuk 5,9 kali bulan pembayaran klaim ke depan. Aset bersih dalam dana jaminan sosial menggambarkan kondisi pembiayaan sehat. Sebab, sejak diluncurkan pada 2014 sampai 2020, kondisi keuangan jaminan sosial kesehatan defisit. Pada 2019 defisit Rp 51 triliun.

Ketua Komisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien di Jakarta, Selasa (13/2) mengatakan, berdasarkan hitungan aktuaria, kondisi DJS kesehatan dalam JKN diestimasikan sehat sampai akhir tahun 2024. Karena itu, penyesuaian iuran untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan JKN belum diperlukan sampai akhir 2024. ”Perlu mitigasi risiko menghadapi soal DJS kesehatan tahun 2025 atau awal 2026,” ujarnya. Pembiayaan JKN jadi aspek penting untuk menjaga keberlanjutan program itu. Jadi perlu keseimbangan penerimaan dan pengeluaran dalam pemanfaatan layanan. Penerimaan DJS kesehatan terutama didapat dari iuran peserta JKN. Jika besaran iuran tak lagi sesuai beban biaya manfaat, iuran perlu disesuaikan. Berdasarkan Perpres No 64 Tahun 2020 Pasal 38, besaran iuran perlu ditinjau paling lama dua tahun sekali.

Menurut Guru Besar Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Ascobat Gani, kondisi DJS kesehatan yang sehat tak terjamin keberlanjutannya jika tanpa upaya antisipasi. ”Beban biaya kesehatan katastropik di masyarakat meningkat. Biaya untuk penyakit katastropik termasuk biaya paling besar yang dikeluarkan BPJS Kesehatan,” tutur Ascobat. Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2023, biaya untuk penyakit katastropik lebih dari Rp 34,7 triliun. Selain itu, selisih dana jaminan kesehatan dengan jumlah iuran diterima kian besar. Biaya manfaat JKN pada 2024 diproyeksikan Rp 176,8 triliun dan penerimaan iuran pada 2024 Rp 157,8 triliun. Selisih biaya manfaat dan iuran Rp 19 triliun dan ditutup dengan aset bersih DJS kesehatan (Kompas, 12/1). Menurut Ascobat, kenaikan iuran JKN tidak bisa dihindari dengan mempertimbangkan beban kesehatan makin besar. (Yoga) 

Panen Energi Terbarukan di Uruguay

Yoga 14 Feb 2024 Kompas

Saat negara-negara di berbagai belahan dunia tengah berupaya keras meningkatkan energi terbarukan, Uruguay, negara di Amerika Selatan yang luasnya 1,5 kali Pulau Jawa, seakan tinggal memanen energi terbarukan, setidaknya pada sektor ketenaga listrikan. Dengan memanfaatkan sumber energi alam yang  “gratis”, lebih dari 90 % pasokan listrik mereka dari energi terbarukan. Bahkan, pada tahun-tahun tertentu mencapai 98 %. Mengutip laporan Kementerian Industri, Energi, dan Pertambangan Uruguay (MIEM), sepanjang 2022 total pasokan energi secara keseluruhan di negara itu masih didominasi minyak dan produk minyak sebanyak 43 %, lalu disusul biomassa 39 %. Setelah itu ada hidro (air) 9 %, angin 7 %, serta gas alam dan energi surya (solar) masing-masing 1 %. Namun, khusus sektor ketenagalistrikan, energi terbarukan jadi juaranya. Dari total pasokan listrik 2022 sebesar 14.759 gigawatt-jam (GWh), kontribusi hidro mencapai 39 %, angin 32 %, termal biomassa 17 %, termal fosil 9 %, dan surya 3 %. Uruguay bahkan mengekspor listrik 1.416 GWh karena kebutuhan dalam negeri sebesar 13.343 GWh terpenuhi.

Awalnya, pada 2008 terjadi krisis energi di Uruguay akibat lonjakan harga minyak mentah yang mencapai 145 USD per barel pada Juli 2008. Sebagai negara pengimpor minyak, hal itu jadi masalah. Apalagi, permintaan energi naik 8,4 % dari tahun sebelumnya. Tidak hanya energi fosil, tetapi juga impor listrik. Di tengah kondisi itu, Ramón Méndez Galain, seorang ilmuwan dan fisikawan, mencoba mendalami persoalan energi yang kompleks dan punya banyak dimensi. Ia menggagas negara mesti focus pada transisi energi dengan target ambisius, termasuk pengembangan tenaga angin. Oleh Presiden, Galain ditawari posisi sebagai Direktur Nasional Energi Uruguay dan segera mengimplementasikan gagasan-gagasan yang ia miliki. Menurut dia, tantangan terbesar yang dihadapinya ialah mengubah narasi tentang energi terbarukan. Dengan penguatan narasi secara nasional, Pemerintah Uruguay memengaruhi masyarakat yang skeptis akan energi terbarukan, terutama potensi warga yang kehilangan pekerjaan.

Hasilnya, 50.000 pekerjaan tercipta dan gagasan transisi energi yang adil, tidak ada satu orang pun tertinggal, menjadi kebijakan sentral. Galain, dalam monolognya pada program TED Talks yang disiarkan di Youtube, Oktober 2023, mengatakan, saat hasil dari programnya belum sepenuhnya terlihat, pada 2009 berlangsung pemilihan umum di Uruguay. Untungnya, José Mujica, presiden baru, mempertahankan Galain dan idenya tentang energi terbarukan. Transformasi itu juga butuh model bisnis baru yang berbeda dengan model bisnis pembangkitan pada umumnya, antara lain basis kontrak jangka panjang. Ini didapat dari permodelan optimasi sumber energi terbarukan yang terbaik agar dapat menekan biaya secara keseluruhan. Selain kematangan perencanaan dan inovasi, fleksibilitas menjadi salah satu kunci dalam pengembangan energi terbarukan di Uruguay. Tenaga angin dan surya menjadi yang utama dalam pembangkitan listrik di Uruguay. (Yoga) 

Pilihan Editor