Pasar Modal Sambut Positif Pemilu Satu Putaran
Jokowi: Rakyat Sudah Gunakan Hak pilihnya dengan Sebaik-Baiknya
Berharap pada Pupuk Organik
Terimbas Anjloknya Harga Nikel
EXIT POLL PEMILU 2024 Prabowo-Gibran Unggul di Semua Gugus Pulau
Hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Presiden 2024 yang
dilakukan Litbang Kompas pada 14 Februari 2024 menunjukkan, perolehan suara pasangan
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah mencapai 58,90 %, saat jumlah sampel
masuk sebesar 86,55 % pada pukul 20.53. Dengan hasil ini, pilpres diprediksi
akan berlangsung satu putaran. Hasil suara untuk Prabowo-Gibran terpaut cukup
jauh dengan kedua pasangan lainnya, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di
24,89 % dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 16,22 %. Hasil survei setelah
pencoblosan (exit poll), yang dilakukan setelah pemilih keluar dari bilik
suara, juga menunjukkan Prabowo-Gibran unggul cukup jauh dari kedua pasangan
yang lain. Prabowo-Gibran mendapatkan suara 54,4 %, sedang Anies-Muhaimin 22,1 %
dan Ganjar-Mahfud 14,4 %. Sebanyak 9,1 % responden merahasiakan pilihan mereka.
Pasangan Prabowo-Gibran unggul di semua gugus pulau.
Hasil survei setelah pencoblosan memperlihatkan pasangan tersebut
unggul dengan 52,3 % suara di Pulau Jawa, di Sumatera 54,7 % dan Bali-Nusa
Tenggara 51,6 %. Di gugus Pulau Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku-Papua bahkan
dukungan terhadap mereka di atas 60 %. Prabowo-Gibran mendapatkan suara
terbesar di semua provinsi di Jawa. Di Jateng, suara mereka juga lebih unggul
daripada yang didapat Ganjar-Mahfud, dengan 45,5 % berbanding 30,6 %. Berdasarkan
hasil hitung cepat, sampai jumlah TPS masuk sebanyak 1.661 dari 2.000 TPS sampel,
selain di Aceh dan Sumbar, 36 provinsi lainnya cenderung menjadi wilayah penguasaan
Prabowo-Gibran. Dengan hasil ini, persyaratan penguasaan suara terkait sebaran
geografis relatif sudah terpenuhi oleh pasangan nomor urut 2 ini. Ketentuan
bahwa pemenang pilpres juga harus menguasai lebih dari 50 % jumlah provinsi
dengan raihan suara minimal 20 % tampaknya dengan mudah terlampaui. Hasil
perolehan suara Prabowo-Gibran yang tinggi tak lepas dari dukungan kuat dari
generasi muda, terutama kalangan generasi Z (<26 tahun). (Yoga)
Prabowo: Kami Akan Merangkul Semua Unsur
Calon presiden Prabowo Subianto yang unggul elektabilitasnya
dari dua calon lain pada Pemilihan Presiden 2024 berdasarkan hasil hitung cepat
Litbang Kompas menyatakan, kemenangan yang berhasil diraih merupakan kemenangan
untuk seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, bersama pasangannya, Gibran Rakabuming
Raka, Prabowo berjanji akan mengayomi seluruh rakyat serta merangkul semua
unsur dan kekuatan. Terlepas dari itu, ia meminta masyarakat untuk tetap menanti
hasil resmi rekapitulasi suara oleh KPU. Permintaan serupa disampaikan oleh
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, dua capres pesaing Prabowo.
”Kemenangan ini harus menjadi kemenangan untuk seluruh rakyat
Indonesia. Prabowo, Gibran, dan seluruh anggota dalam Koalisi Indonesia Maju,
kami akan merangkul semua unsur dan semua kekuatan. Kami akan menjadi presiden-wakil
presiden untuk seluruh rakyat Indonesia. Berkali-kali saya tegaskan, saya akan
memimpin, membela, mengayomi seluruh rakyat, apa pun suku, kelompok etnis, ras,
dan agamanya,” ujar Prabowo saat menyampaikan pidato kemenangan di Istora
Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (14/2) malam.
Prabowo yang didampingi Gibran juga berjanji akan menyusun
tim pemerintahan yang terdiri atas putra dan putri terbaik bangsa. Setelah
pemilu usai, Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengajak masyarakat untuk menatap
ke depan. Perseteruan selama masa kampanye harus diakhiri dan seluruh elemen masyarakat
bersatu kembali. ”Kami bersama Koalisi Indonesia Maju akan bekerja sekeras tenaga
untuk merajut, meng-ajak, menjalin kerukunan, persatuan, kekeluargaan, kekompakan,
dan kolaborasi untuk rakyat,” ujarnya. (Yoga)
Penggunaan Rekening Pihak Lain untuk Kepentingan Perpajakan
Penggunaan rekening pihak lain untuk menampung hasil tindak pidana merupakan hal yang cukup sering terdengar di Indonesia. Sebagaimana dilansir oleh detik.com, salah satu kasus yang terbaru adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang menggunakan rekening orang lain dalam kasus korupsi yang dilakukannya. Jaksa kasus Lukas Enembe mengatakan Lukas Enembe menerima uang Rp 10,4 miliar dari Piton Enumbi selaku pemilik PT Melonesia Mulia. Kemudian, Lukas Enembe juga menerima Rp 35,4 miliar dari Rijatono Lakka selaku Direktur PT Tabi Anugerah Pharmindo. Sebagian uang sebesar Rp 3 miliar dari Piton Enumbi untuk Lukas Enembe itu dikirimkan ke rekening bank atas nama Rifky Agereno. Selanjutnya, Piton mengirim uang kepada Lukas Enembe senilai Rp 2,5 miliar. Pada kasus lainnya, sebagaimana dilansir oleh Lampung Post, eks Kasatnarkoba Polres Lampung Selatan, AKP Andri Gustami, juga menggunakan rekening orang lain untuk menampung upah meloloskan narkotika.
Tidak hanya pada kasus korupsi dan narkoba, penggunaan rekening orang atau pihak lain sebagai usaha untuk melakukan penggelapan pajak (tax evasion) juga dilakukan oleh wajib pajak di Indonesia. Salah satu teknik yang sering dilakukan oleh wajib pajak adalah dengan menggunakan rekening pemegang saham/pengurus/karyawan perusahaan sebagai rekening operasional perusahaan. Hal ini juga disampaikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2021 tentang Indikator Transaksi Keuangan Mencurigakan Terkait Tindak Pidana Perpajakan. Selain itu, Alves dan Moreira dalam artikelnya yang berjudul "Shareholders Loans: A Simple Method of Money Laundering" juga menyatakan bahwa rekening direksi dan/atau pemegang saham sering digunakan untuk menampung invoiceless sales yang dilakukan oleh wajib pajak.
Setidaknya terdapat dua penyebab adanya modus penggunaan rekening pihak lain sebagai rekening operasional perusahaan: pertama, tidak adanya peraturan yang melarang wajib pajak untuk menggunakan rekening pihak lain sebagai rekening operasional usaha. Selain itu, masih sempitnya kewenangan permintaan informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan khususnya pada proses pemeriksaan pajak dimana pemeriksa pajak tidak dapat meminta informasi keuangan pihak lain yang terkait dengan wajib pajak juga menyebabkan modus ini dapat terjadi. Oleh karena itu, adanya peraturan yang melarang wajib pajak untuk menggunakan rekening pihak lain sebagai rekening operasional usaha serta perluasan kewenangan permintaan informasi keuangan pada proses pemeriksaan pajak seharusnya dapat mengatasi masalah ini.
Provinsi Kalimantan Timur, Perkuat Data Desa Presisi
"Implementasi perencanaan pembangunan melalui pemetaan Data Desa Presisi (DDP) terus diperkuat dan menjadi dasar, data valid, akurat dan terkini yang amat dibutuhkan sebagai fondasi perencanaan pembangunan," ujar Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat membuka acara Monitoring Evaluasi dan Laporan Data Desa dan Kelurahan, belum lama ini.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), Pemprov Kaltim telah menggandeng berbagai lembaga dan institusi, diantaranya IPB, untuk melakukan monitoring, evaluasi dan pralaporan Data Desa dan Kelurahan Presisi. Akmal menekankan pentingnya data akurat dan terperinci sebagai dasar untuk pembangunan. Dengan data yang presisi, dapat dirumuskan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran serta meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya yang tersedia. (Yoga)
Warga Buru Diskon Seusai Memilih
Hari Pemilihan Umum 2024 dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk
menghabiskan waktu ke taman rekreasi. Beragam promosi dan potongan harga yang digelontorkan
pengelola tempat rekreasi guna mengapresiasi warga yang menggunakan hak
pilihnya dimanfaatkan dengan baik. Antrean mengular di wahana dunia air atau
Sea World, di bawah PT Taman Impian Jaya Ancol. Para pengunjung rela mengantre
hingga lebih dari 100 meter demi mendapatkan potongan harga. Karin (30), salah
satunya, mengantre bersama suami dan anaknya. Mereka berangkat dari Bogor, Jabar,
setelah menggunakan hak pilihnya. ”Kalau hari biasa, kami (Karin dan suami)
bekerja. Jadi mumpung hari libur, kami ke Ancol bersama suami dan anak,”
ujarnya di kawasan Sea World, Ancol, Jakarta, Rabu (14/2). Mereka memutuskan ke
An- col setelah terpersuasi promosi di Tiktok. Hujan yang sempat melanda
Jakarta sejak dini hari tak menyurutkan antusiasme mereka.
Hal serupa dilakukan para pengunjung lain yang berburu
potongan harga. Guna memeriahkan Pemilu 2024, pengelola Ancol memberi potongan
harga bagi pengunjung yang menunjukkan jari bertinta, bukti menggunakan hak
pilihnya. Besaran diskon yang diberikan mencapai 50 % dibandingkan hari libur.Selain
itu, sejumlah gerai di kawasan Ancol juga memberikan beragam penawaran khusus.
Rumah Makan Bandar Djakarta, merilis program Tebus Murah Pemilu untuk
pengunjung yang menunjukkan jari bertintanya. Mereka bisa membeli makanan khas China,
mantau, seharga Rp 14.000 per porsi.
Pantauan Kompas di Mal Kelapa Gading 1-5 di Jakut, Rabu, mal
ramai dipadati warga yang memadati berbagai gerai toko, mulai dari busana, elektronik,
aksesori, hingga camilan. Di koridor food court, meja dan kursi dipadati pengunjung
yang sedang makan. Beberapa gerai toko memasang papan iklan promo diskon
pemilu. Toko yang menampilkan promo diskon terlihat dipadati pengunjung. Diskon
yang diberikan pun beragam, mulai dari Rp 14.000. Ada pula yang memberikan
diskon 14 %. Salah seorang pengunjung, Alvin (19), warga Cileungsi, Bogor,
mengatakan senang sekali dengan adanya promo diskon ini. Ia memperoleh diskon
hingga Rp 35.000 saat menyantap berbagai hidangan di Bakmi Naga. Ketua Program
Klingking Fun yang berlaku bagi konsumen dengan kelingkingnya yang berwarna
ungu, Fetty Kwartati mengatakan, program ini diyakini bisa mendongkrak
penjualan ritel pada hari dilaksanakannya pemilu. (Yoga)
Warga Rempang Mencoblos dalam Bayang-bayang Penggusuran
Warga Kampung Pasir Panjang di Pulau Rempang, Kota Batam,
Kepri, sudah berduyun-duyun ke TPS. Di bawah pokok mangga tepi pantai, di
Tempat Pemungutan Suara 009, itu masa depan kampung mereka jadi taruhan. Pasir
Panjang adalah satu dari lima kampung tua Melayu yang akan digusur pemerintah
untuk tahap pertama Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City, Batam,
Kepri. Lebih kurang ada 961 keluarga yang bakal terdampak. ”Saya nyoblos untuk
milih presiden yang lebih baik supaya anakku bisa dikeluarkan dari penjara,”
kata Ramli (53), Selasa (14/2). Anak Ramli, Rafi (23), sudah lima bulan
meringkuk di balik jeruji. Ia adalah salah satu dari 35 demonstran aksi bela
Rempang yang ditangkap polisi seusai ricuh di depan Kantor Badan Pengusahaan
(BP) Batam pada 11 September 2023. Warga lain, Sarmik (72), mengatakan bahwa ia
datang ke TPS untuk memperjuangkan kampungnya. Ia memilih pemimpin yang dirasa
akan mendengarkan suara warga Rempang yang menolak penggu- suran kampung tua
untuk PSN.
”Bisa saja ini adalah pemilu terakhir di kampung.Tergantung siapa
presiden yang terpilih. Kalau seperti presiden yang lama, kami jadi payah,”
ujarnya. Belum selesai Sarmik bicara, dua bus besar berhenti di ujung jalan
kampung tersebut. Orang-orang yang turun dari bus langsung berduyun-duyun menuju
TPS. ”Itu orang kampung yang setuju relokasi. Mereka sudah pindah ke Batam.
Kami menganggap mereka orang asing,” kata Sarmik sambil buru-buru meninggalkan
TPS. Bagi warga yang setuju direlokasi, pemerintah memberikan uang sewa rumah Rp
1,2 juta per keluarga setiap bulan. Selain itu, pemerintah juga memberikan uang
tunggu Rp 1,2 juta per kepala sampai rumah relokasi yang dijanjikan rampung
dibangun.
Warga yang menolak penggusuran langsung menjauhi TPS sampai
kelompok warga yang setuju relokasi selesai mencoblos. ”Kami semua saudara dan berbeda
pendapat itu harusnya hal biasa, termasuk soal setuju atau menolak relokasi,”
kata Arini (31). Keluarga Arini adalah salah satu dari lebih kurang 30 keluarga
di Pasir Panjang yang telah setuju pindah ke hunian sementara. Sejak lima bulan
lalu, ia tinggal di sebuah rumah kontrakan di Pulau Batam. ”Kami naik bus
ramai-ramai pulang lagi ke kampung karena penting sekali untuk memilih. Kampung
kami sedang bermasalah dan butuh solusi,” ujarnya. Antusiasme pemilih yang
tinggi di Rempang, dengan partisipasi 88,2 %, mengisyaratkan besarnya harapan
rakyat. Masa depan warga Rempang dan nasib kampung mereka ada di tangan
pemimpin baru. (Yoga)









