Iklim Usaha Rentan Tertekan Kegaduhan
Pemilu 2024 pada Rabu (14/2) dipandang sejumlah pelaku usaha berlangsung
relatif kondusif. Pengusaha dan pelaku pasar berharap kondisi ini berlanjut karena
kegaduhan pascapemilu dapat menekan iklim usaha dan investasi. Meski begitu,
sejumlah pihak tetap memberikan catatan mengenai perlunya pemerintahan selanjutnya
membenahi tata kelola industri dan kepastian hukum untuk meningkatkan daya
saing ekonomi nasional. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta
W Kamdani menilai, situasi kondusif pascapemilu wajib dipertahankan di tengah
transisi kepemimpinan. Pasalnya, iklim usaha sangat rentan terganggu kegaduhan
politik.
”Bagi pelaku usaha, investor, dan pelaku pasar, pemilu yang lancar
atau tertib tanpa gangguan sosio-politik, kredibel, dan diterima hasilnya oleh
semua pihak adalah kondisi ideal yang dibutuhkan untuk memaksimalkan kegiatan
usaha,” ujar Shinta, Kamis (15/2). Para pelaku usaha berharap, kalaupun
terdapat sengketa pemilu, hal itu dapat diselesaikan melalui proses hukum yang transparan
sehingga menciptakan keadilan dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat
secara umum. Dengan begitu, iklim investasi, perdagangan, dan transaksi lain
akan terjaga dan berdampak positif pada pembukaan lapangan kerja dan penyerapan
tenaga kerja. Pada akhirnya hal itu mampu menopang pertumbuhan ekonomi
Indonesia. (Yoga)
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023