Pilihan Kian Beragam, Konsumen Diuntungkan
Divestasi Vale Indonesia Ditargetkan Tuntas Pekan Depan
United Tractors Tetap Ekspansi ke Bisnis Mineral
Bank Muamalat Targetkan Penyaluran KPR Rp 5,3 Triliun
Telkom Terus Perkuat Bisnis Satelit
Pupuk Mahal dan Langka Picu Lonjakan Harga Beras
Tips Memanfaatkan Layanan Perbankan Digital
Perkembangan teknologi informasi berpengaruh pada berbagai
aspek kehidupan, yang juga memengaruhi preferensi, kebutuhan, dan cara konsumen
untuk mengakses produk dan layanan jasa keuangan. Konsumen juga membutuhkan
layanan yang cepat, tepat, dan aman ketika mengakses produk dan layanan jasa
keuangan (layanan yang tidak dibatasi ruang dan waktu). Untuk menjawab berbagai
kebutuhan dan tuntutan tersebut, lembaga jasa keuangan pun terus berinovasi.
Salah satu lembaga jasa keuangan ini ialah industri perbankan. Perbankan gencar
melakukan berbagai inovasi dengan mengembangkan layanan digital, dimana
konsumen dapat mengakses layanan perbankan di mana pun dan kapan pun
dibutuhkan. Transaksi dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor fisik bank. Melalui
layanan digital, bank dapat melayani nasabah dalam melakukan transaksi
keuangan, seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pengelolaan akun, dan
investasi secara daring, yang menjadikan bank lebih efisien.
Untuk mengatur dan mengawasi perkembangan layanan perbankan
digital di Indonesia, OJK mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) No 21 Tahun 2023
tentang Layanan Digital oleh Bank Umum. Regulasi ini dirancang untuk mengatur
dan memastikan bank-bank yang memiliki layanan digital beroperasi sesuai standar
yang ditetapkan untuk menjamin keamanan layanan dan melindungi hak-hak
konsumen, serta memastikan bahwa inovasi dalam layanan perbankan digital tetap
dalam koridor yang aman dan bertanggung jawab. Sebagai konsumen yang
menggunakan bank dengan layanan digital, perlu diperhatikan, antara lain: 1.
Cek legalitas bank yang akan digunakan Pastikan hanya menggunakan layanan
digital dari bank yang telah mendapatkan izin dari OJK.
2. Utamakan keamanan data pribadi. Data pribadi yang bocor
berpotensi digunakan oknum tak bertanggung jawab untuk kejahatan yang akan
merugikan korban, baik secara finansial, waktu, maupun emosional. Pastikan
untuk tidak membagikan username, personal identification number (PIN), kata sandi,
KTP, atau data pribadi lainnya kepada siapa pun. Pastikan juga alamat situs yang
digunakan untuk layanan internet banking adalah situs resmi bank. Selalu unduh
aplikasi perbankan dari sumber tepercaya, seperti Google Play Store untuk
Android atau App Store untuk IOS. 3. Pahami produk dan layanan digital sebelum
memanfaatkan layanan digital perbankan, antara lain, pelajarilah manfaat, biaya
transaksi dan administrasi yang dibebankan, syarat dan ketentuan yang berlaku,
serta potensi risiko keamanan. (Yoga)
Agar Kenaikan Harga Pangan Teredam
IDE BISNIS : USAHA WARALABA DI USIA SENJA
Memasuki usia pensiun, banyak orang yang mulai mencari cara agar bisa tetap aktif atau mendapatkan penghasilan, salah satunya dengan memulai usaha. Namun, dengan usia yang sudah senja memulai bisnis dari nol tampaknya sulit dilakukan, sehingga franchise menjadi pilihan yang tepat bagi seorang pensiunan.
Dengan mempunyai bisnis, bukan tidak mungkin para pensiunan ini bisa memiliki pendapatan yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan ketika masih bekerja sebagai pegawai, sehingga tidak perlu cemas dengan hilangnya rutinitas atau sumber penghasilan yang bisa mengancam kesejahteraan mereka. Meskipun banyak manfaat yang bisa diperoleh oleh pensiunan dengan memulai bisnis, mereka harus pintar-pintar dalam memilih bisnis. Konsultan franchise dari DK Consulting Djoko Kurniawan mengatakan, bisnis yang paling tepat dipilih oleh seorang pensiunan adalah yang tidak mengandung risiko besar, mengingat usia mereka yang tak lagi muda, sehingga harus mengambil bisnis dengan risiko rendah. Kemudian, bisnis tersebut harus dapat membantu mereka beraktivitas atau mengisi waktu, sehingga tidak mengalami post power syndrome.
Menurut Djoko, bisnis franchise memiliki dua tipe, yakni full operate dan owner operate. Bisnis full operate adalah investor menyetor dana kemudian bisnis tersebut dikelola oleh pemilik usaha atau franchisor, nantinya investor hanya tinggal menerima keuntungan bulanan. Tipe kedua owner operate, yaitu pihak franchisee menyetor sejumlah dana dan bisnis tersebut dijalankan sendiri, tetapi dengan bantuan dan bimbingan dari franchisor.
Adapun, beberapa contoh sektor bisnis waralaba yang menarik bagi pensiunan adalah retail, bisnis di bidang edukasi, F&B, serta sektor lifestyle.
Adapun, terkait dengan modal yang dikeluarkan untuk membeli paket franchise sebaiknya berasal dari hasil tabungan atau kalaupun menggunakan uang pensiunan, jangan seluruhnya digunakan. Misalnya saja seseorang mendapatkan dana pensiun sebesar Rp500 juta, maka dia bisa menggunakan 20% dana tersebut untuk membeli bisnis franchise.
Senada disampaikan oleh Elisa QM, pengamat bisnis franchiseyang menyarankan para pensiunan untuk memilih bisnis yang bersifat full operate, seperti Indomaret, Alfamart, maupun Erafone. Dengan nilai investasi yang terbilang cukup besar, maka dia menyarankan agar dana yang digunakan berasal dari uang dingin, baik dari tabungan maupun dana pensiun.
Menurut Elisa, bisnis kuliner mungkin cukup menarik, tetapi memiliki tingkat kebocoran yang tinggi, maka dibutuhkan sistem dan tim audit yang kuat agar bisnisnya bisa tetap berjalan dan menguntungkan.









